Lukas 19:21

Terjemahan Lama

sebab hamba takut akan Tuan, karena Tuan seorang yang keras hati; Tuan mengambil yang tiada Tuan taruh, dan menuai yang tiada Tuan tabur.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Kel 20:19-20 : 19 sambil katanya kepada Musa: Hendaklah engkau sahaja berkata-kata dengan kami, maka kami akan dengar, tetapi jangan Allah berfirman kepada kami, asal jangan kami mati kelak! 20 Maka kata Musa kepada mereka itu: Jangan takut, karena Allah telah turun hendak mencobai kamu, supaya takut akan Tuhan selalu adalah di hadapanmu, asal jangan kamu berbuat dosa.
  • 1Sam 6:19-21 : 19 Hata, maka dipalu Tuhan akan orang Bait-Semes sebab mereka itu sudah mengintai ke dalam tabut Tuhan, bahkan, dipalu-Nya dari pada mereka itu tujuh puluh orang dari lima puluh ribu orang. Maka pada masa itu merataplah orang banyak, sebab dipalu Tuhan di antara mereka itu dengan palu yang besar. 20 Maka kata orang Bait-Semes: Siapa gerangan tahan berdiri di hadapan hadirat Tuhan, Allah yang mahasuci ini, dan kepada siapa dari pada kita sekalian ini Ia akan berjalan naik? 21 Lalu disuruhkannyalah utusan kepada orang isi Kiryat-Yearim, mengatakan: Bahwa orang Filistin sudah membawa balik akan tabut Tuhan, hendaklah kamu turun akan membawa dia naik ke hulu.
  • 1Sam 12:20 : 20 Maka kata Semuel kepada orang banyak itu: Janganlah kamu takut; sungguhpun kamu sudah berbuat segala jahat ini, tetapi sekarang sahaja janganlah kamu undur dari pada Tuhan, melainkan hendaklah kamu berbuat bakti kepada Tuhan dengan segenap hatimu.
  • 2Sam 6:9-9 : 9 Maka pada masa itu takutlah Daud akan Tuhan, sehingga titahnya: Bagaimana boleh tabut Tuhan itu dihantar kepadaku? 10 Maka Daud tiada mau tabut Tuhan dihantar kepadanya ke dalam negeri Daud, sebab itu disinggahkan Daud akan dia kepada rumah Obed-Edom, orang Geti. 11 Maka tinggallah tabut Tuhan dalam rumah Obed-Edom, orang Geti itu, tiga bulan lamanya, maka diberkati Tuhan akan Obed-Edom dan akan segala isi rumahnya.
  • Ayb 21:14-15 : 14 Maka sesungguhnya katanya kepada Allah: Hendaklah Engkau jauh dari pada kami, karena kami tiada suka tahu akan jalanmu. 15 Siapa gerangan Yang Mahakuasa itu, maka kami akan berbuat bakti kepadanya? apakah gunanya kami pergi meminta doa kepadanya?
  • Yeh 18:25-29 : 25 Mengapa maka katamu ini: Bahwa jalan Tuhan tiada betul adanya! Dengarlah olehmu, hai bangsa Israel! Bolehkah jalan-Ku tiada betul? bukankah istimewa pula segala jalan kamu tiada betul? 26 Jikalau seorang yang benar baik dari pada kebenarannya dan berbuat jahat, lalu mati olehnya, bukankah ia mati karena sebab jahat yang telah dibuatnya? 27 Dan jikalau seorang fasik bertobat dari pada kejahatannya, yang telah dibuatnya itu, lalu melakukan yang benar dan betul, serta memeliharakan hidup jiwanya; 28 maka pada masa itu juga ia sudah ingat dan bertobat dari pada segala kejahatan yang sudah dibuatnya, niscaya hiduplah juga ia, tiada ia akan mati. 29 Kendatilah, maka kata bangsa Israel juga: Bahwa jalan Tuhan tiada betul! Bolehkah jalan-Ku tiada betul, hai bangsa Israel! Bukankah istimewa pula segala jalan kamu tiada betul?
  • Mal 3:14-15 : 14 Bahwa katamu: Cuma-cuma juga berbuat ibadat kepada Allah! Dan apakah faedahnya kami melakukan pengawalannya dan kami berpakaikan kain perkabungan di hadapan hadirat Tuhan serwa sekalian alam! 15 Sekarangpun kami sebutkan berbahagia orang yang sombong, karena rumah orang yang berbuat jahat itu sentosa; jikalau orang yang mencobai Allah sekalipun, ia itu lepas dari pada celaka.
  • Mat 25:24-25 : 24 Maka orang yang telah menerima satu talenta itu pun datang menghadap, serta berkata: Ya Tuan, hamba mengetahui, bahwa Tuanlah seorang bengis, yang menuai di tempat Tuan tiada menabur dan mengumpulkan di tempat Tuan tiada menghambur; 25 sebab itu takutlah hamba, lalu pergi menyembunyikan talenta Tuan di dalam tanah. Tengok, inilah yang Tuan punya.
  • Rm 8:7 : 7 Karena pikiran tabiat duniawi itulah perseteruan dengan Allah, sebab tiada takluk ke bawah hukum Allah, bahkan, tiada dapat juga.
  • Rm 8:15 : 15 Karena bukannya kamu menerima roh perhambaan pula akan takut, melainkan kamu sudah menerima Roh menjadi anak angkat, yang di dalamnya kita menyeru, "Abba, ya Bapa."
  • 2Tim 1:7 : 7 Sebab Allah sudah mengaruniai kita bukannya suatu roh penakut, melainkan roh kuasa dan kasih dan memerintahkan diri.
  • Yak 2:10 : 10 Karena barangsiapa yang memegang segenap hukum itu, tetapi melangkah salah suatu perkara, maka salahlah ia kepada sekaliannya.
  • 1Yoh 4:18 : 18 Di dalam kasih tidak ada ketakutan, tetapi kasih yang sempurna membuangkan ketakutan, karena ketakutan itu mendatangkan siksa, dan orang yang takut itu belum sempurna kasihnya.
  • Yud 1:15 : 15 hendak memutuskan hukum-Nya atas orang sekalian, dan hendak menjatuhkan hukum ke atas segala orang fasik di dalam hal segala perbuatannya yang fasik itu, yang telah dilakukannya dengan fasiknya, dan di dalam hal segala kekerasan yang dikatakan oleh orang berdosa yang fasik ke atas-Nya."

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 88%

    22Maka kata tuan itu kepadanya: Hai hamba yang jahat, dengan perkataanmu itu aku menghukumkan engkau. Sudahkah engkau ketahui, bahwa aku ini seorang yang keras hati, yang mengambil barang yang tiada kutaruh, dan menuai barang yang tiada kutabur?

    23Apakah sebabnya tiada engkau taruhkan uang perakku itu di tempat orang menjalankan uang? Supaya apabila aku kembali dapat kuambil balik beserta dengan bunganya?

    24Lalu ia berkata pula kepada orang yang berdiri di situ: Ambilkan daripadanya perak sekati itu, dan serahkan kepada orang yang menaruh sepuluh kati itu.

    25Maka kata orang kepadanya: Ya Tuan, sudah ada padanya sepuluh kati.

    26Maka Aku berkata kepadamu, barangsiapa yang mempunyai barang sesuatu, kepadanya akan diberi lagi, tetapi barangsiapa yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang ada padanya.

  • 81%

    24Maka orang yang telah menerima satu talenta itu pun datang menghadap, serta berkata: Ya Tuan, hamba mengetahui, bahwa Tuanlah seorang bengis, yang menuai di tempat Tuan tiada menabur dan mengumpulkan di tempat Tuan tiada menghambur;

    25sebab itu takutlah hamba, lalu pergi menyembunyikan talenta Tuan di dalam tanah. Tengok, inilah yang Tuan punya.

    26Maka jawab tuannya, serta berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat dan malas, sudah engkau ketahui, bahwa aku menuai di tempat yang tiada aku tabur dan mengumpulkan di tempat yang tiada aku hamburkan;

    27sebab itu, wajiblah engkau menyerahkan uangku kepada orang yang menjalankan uang, supaya apabila aku datang kelak, boleh aku mendapat uangku kembali beserta dengan bunganya.

    28Sebab itu ambillah daripadanya talenta itu, berikanlah kepada orang yang menaruh sepuluh talenta itu.

  • 80%

    15Tatkala ia kembali daripada menerima kerajaan itu, maka disuruhnya panggil segala hamba yang diberi uang perak itu datang kepadanya, supaya diketahuinya berapa pendapatan masing-masing di dalam perniagaan itu.

    16Maka datanglah yang pertama itu menghadap, serta berkata: Ya Tuan, perak Tuan yang sekati itu menjadi sepuluh kati lebihnya.

    17Maka kata tuan itu kepadanya: Sabaslah, hai hamba yang baik; oleh sebab engkau setia dengan yang sedikit, engkau diberi kuasa memerintah sepuluh buah negeri.

    18Maka datanglah yang kedua menghadap, serta berkata: Ya Tuan, perak Tuan yang sekati itu sudah menjadi lima kati lebihnya.

    19Maka berkatalah juga tuan kepada orang itu: Engkau pun ditetapkan memerintah lima buah negeri.

    20Maka datanglah yang lain itu menghadap, katanya: Ya Tuan, inilah perak Tuan sekati itu, yang hamba menyimpan di dalam sapu tangan;

  • 72%

    2Maka tuan itu pun memanggil dia, serta berkata kepadanya: Apakah ini yang kudengar dari halmu? Serahkanlah kira-kira dari hal jawatanmu; karena tiada boleh lagi engkau menjadi jurukunci.

    3Maka kata jurukunci di dalam hatinya: Apakah hendak kuperbuat? Karena tuanku memecat aku daripada jawatan jurukunci ini? Bahwa mencangkul aku tiada kuat, meminta sedekah aku malu.

  • 72%

    18Tetapi orang yang menerima satu talenta itu pergi menggali lobang di tanah, menyembunyikan uang tuannya itu.

    19Setelah beberapa lama kemudian daripada itu, maka tibalah tuan segala hamba itu memeriksai kira-kira mereka itu.

    20Maka datanglah orang yang menerima lima talenta itu menghadap, serta membawa keuntungan yang lima talenta itu, katanya: Ya Tuanku, lima talenta Tuan serahkan kepada hamba; tengoklah kiranya hamba dapat keuntungan lima talenta.

    21Maka kata tuannya kepadanya: Sabaslah, hai hamba yang baik dan setiawan, atas yang sedikit pun engkau setia; aku akan menetapkan engkau atas hal ikhwal yang banyak. Masuklah engkau ke dalam kesukaan tuanmu.

  • 34Maka marahlah tuannya itu, lalu diserahkannya dia kepada penunggu penjara, sehingga dibayarnya semua utangnya itu.

  • 71%

    20Tetapi firman Allah kepadanya: Hai bodoh, bahwa malam ini juga nyawamu akan dituntut daripadamu; maka barang yang engkau sudah sediakan itu menjadi hak siapakah?

    21Demikianlah hal orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, tetapi tiada ia kaya kepada Allah."

  • 30maka hamba yang tiada berguna itu, buangkanlah ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."

  • 21Demikianlah sekarang kamupun tiada berfaedah kepadaku; baharu kamu melihat kegentaran itu maka kamu lari!

  • 70%

    31Apabila dilihat oleh segala kawannya barang yang berlaku itu, berdukacitalah mereka itu amat sangat, lalu pergi menyatakan kepada tuannya segala hal itu.

    32Kemudian dipanggil oleh tuannya hamba itu, lalu katanya kepadanya: Hai hamba yang jahat, bahwa semua utangmu itu sudah kuhalalkan sebab engkau meminta kepadaku.

  • 13Maka dipanggilnya sepuluh orang hambanya, lalu diberinya kepada mereka itu sepuluh kati perak, serta berkata kepadanya: Berniagalah kamu sehingga aku pulang.

  • 70%

    17Maka berpikirlah ia di dalam hatinya, katanya: Apakah patut kuperbuat? Karena aku tiada bertempat hendak menyimpan segala hasil ladangku.

    18Maka katanya: Bahwa inilah kuperbuat; hendak kurombak segala lumbungku, lalu membangunkan yang lebih besar, di situ aku hendak menyimpan semua gandum dan hartaku.

  • 29Pada masa itu hendaklah kamu takut akan pedang, karena dengan murkanya dibalasnya akan segala kejahatan pedang, supaya diketahui olehmu bahwa adalah pehukuman.

  • 4Maka beberapa lamanya hakim itu enggan; tetapi akhirnya berkatalah ia di dalam hatinya: Meskipun aku tiada takut akan Allah dan tiada mengindahkan manusia,

  • 5Tetapi Aku hendak menyatakan kepadamu akan siapa yang patut kamu takut, yaitu takutlah akan Dia, yang sesudah Ia membunuh, berkuasa membuangkan ke dalam neraka, bahkan, Aku berkata kepadamu: Hendaklah kamu takuti Dia.

  • 28Tetapi apabila hamba itu keluar, bertemulah ia dengan seorang kawannya yang berutang padanya seratus dinar; maka dipegangkannya dia serta dicekikkannya lehernya, katanya: Bayarlah utangmu kepadaku.

  • 69%

    23Sebab itulah kerajaan surga diumpamakan dengan seorang raja, yang hendak menjelaskan kira-kira dengan segala hambanya.

    24Apabila dimulainya menjelaskan kira-kira itu, dibawa oranglah kepadanya seorang yang berutang uang selaksa talenta.

    25Tetapi sebab tiada padanya pembayar itu, diperintahkan oleh tuannya, bahwa ia dijualkan bersama-sama dengan anak bininya, dan segala sesuatu yang ada padanya menjadi pembayar utangnya itu.

  • 69%

    46maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya, lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang kafir.

    47Adapun hamba yang sudah mengetahui kehendak tuannya, pada halnya tiada ia bersiap atau melakukan kehendak tuannya itu, ia akan disesah amat sangat.

  • 2kata-Nya, "Bahwa di dalam sebuah negeri adalah seorang hakim yang tiada takut akan Allah, dan tiada mengindahkan manusia.

  • 5Maka dipanggilnya tiap-tiap orang berutang kepada tuannya, serta berkata kepada yang pertama: Berapa banyak engkau berutang kepada tuanku?

  • 29Maka katanya: Jangan, sebab barangkali apabila kamu pungut lalang itu, gandum itu pun tercabut juga sertanya.

  • 27Maka datanglah segala hamba orang yang empunya ladang itu, serta berkata kepadanya: Tuan, bukankah Tuan menabur benih yang baik di ladang Tuan itu? Dari manakah lalang itu?

  • 33"Dengarlah suatu perumpamaan yang lain: Bahwa adalah seorang tuan rumah membuka kebun anggur, dipagarnya sekeliling, dan digalinya tempat apitan anggur, dan didirikannya suatu bangun-bangun, lalu disewakannya kebun itu kepada beberapa orang dusun, serta pergi ke negeri yang lain.

  • 25Karena orang yang mempunyai barang sesuatu, kepadanya juga akan diberi lagi, dan orang yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang ada padanya."

  • 41Maka kata mereka itu kepada-Nya, "Dengan sejahat-jahat bunuh tuan itu akan membunuh orang jahat itu, dan kebun anggur itu pun disewakannya pula kepada orang dusun yang lain, yaitu yang menyerahkan buah kepadanya pada musimnya."

  • 68%

    37Karena di dalam hal inilah sebenar-benar makna pepatah itu: Lain orang menabur, lain orang menuai.

    38Akulah menyuruhkan kamu akan menuai barang yang tiada kamu kerjakan; orang lain sudah bekerja, dan kamu pun masuk ke dalam pekerjaannya."