Lukas 6:49
Tetapi orang yang mendengar dengan tiada menurut, ialah seumpama seorang, yang mendirikan sebuah rumah di atas tanah dengan tiada beralasan; maka arus pun menempuh rumah itu, lalu segera robohlah, maka besarlah kerusakan rumah itu."
Tetapi orang yang mendengar dengan tiada menurut, ialah seumpama seorang, yang mendirikan sebuah rumah di atas tanah dengan tiada beralasan; maka arus pun menempuh rumah itu, lalu segera robohlah, maka besarlah kerusakan rumah itu."
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
46Apakah sebabnya kamu memanggil Aku: Tuhan, Tuhan! tetapi tiada kamu perbuat menurut perkataan-Ku?
47Tiap-tiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengar perkataan-Ku serta menurut, maka Aku hendak menyatakan kepadamu seumpama siapa ia,
48yaitu seumpama seorang yang mendirikan sebuah rumah, dan yang menggali sehingga dalam, lalu ditaruhnya alasan di atas batu; maka apabila tiba air bah serta arus menempuh rumah itu, tiadalah dapat menggerakkan dia, karena perbuatannya kukuh.
24Sebab itu barangsiapa yang mendengar segala perkataan-Ku ini serta menurut dia, ialah diumpamakan dengan seorang yang bijak, yang mendirikan rumahnya di atas batu;
25maka turunlah hujan lebat dan air pun bahlah, serta angin kencang bertiup dan menempuh rumah itu; tetapi tiada ia roboh, karena ia beralaskan batu.
26Dan lagi, barangsiapa yang mendengar segala perkataan-Ku ini, tetapi tiada menurut dia, ialah diumpamakan dengan seorang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir;
27maka turunlah hujan lebat dan air pun bahlah, serta angin kencang bertiup dan menempuh rumah itu; lalu robohlah ia, maka sangatlah besar robohnya itu."
22Tetapi hendaklah kamu menjadi penurut pengajaran itu, bukannya orang yang mendengar sahaja dengan memperdayakan dirinya sendiri.
23Karena jikalau barang seorang menjadi orang yang mendengar pengajaran itu, tetapi tiada menurut, ialah seumpama orang yang memandang mukanya yang sebenar di dalam cermin;
24karena ia tampak dirinya dan pergi, langsung terlupa akan bagaimana rupanya itu.
25Tetapi orang yang menyelidik hukum yang sempurna, yaitu hukum kemerdekaan, serta bertekun, tiada menjadi orang mendengar yang terlupa, melainkan orang yang menurut dengan sebenarnya, maka ialah orang yang berbahagia di dalam hal ia menurut itu.
28Karena siapakah di antara kamu, yang hendak membangunkan sebuah menara, tiada duduk dahulu menganggarkan belanjanya, kalau-kalau cukup akan melengkapkannya?
29Supaya jangan, setelah dibubuhnya alas, maka tiada dapat menyudahkan, lalu segala orang yang melihat hal itu mulai mengolok-olokkan dia,
30katanya: Orang ini sudah mulai membangunkan bangunan, tetapi tiada dapat menyudahkan.
12Maka yang di tepi jalan itu, ialah orang yang mendengar, kemudian datanglah Iblis mengambil Perkataan itu dari dalam hatinya, supaya jangan mereka itu percaya dan diselamatkan.
13Dan yang di atas batu itu, ialah orang, serta mendengar, menyambut Perkataan itu dengan sukacita; maka orang itu tiada berakar; mereka itu percaya untuk seketika sahaja, dan pada masa pencobaan undurlah mereka itu.
18Sebab itu dengarlah oleh kamu pengertian perumpamaan orang yang menabur benih itu!
19Bahwa apabila orang mendengar Perkataan kerajaan itu dan tiada ia mengerti, maka datanglah si Jahat merebut barang yang tertabur di dalam hatinya itu; inilah dia yang tertabur di tepi jalan.
20Tetapi yang tertabur di tempat berbatu-batu, itulah orang yang mendengar Perkataan itu, lalu segeralah menyambut dia dengan sukacitanya;
21tetapi tiadalah ia berakar di dalam dirinya, hanyalah bertahan seketika sahaja. Lalu apabila datang kesusahan atau aniaya oleh sebab Perkataan itu, sebentar itu juga kecil hati mereka itu.
35Maka tiadalah ia berguna kepada tanah atau baja pun, melainkan akan dibuang sahaja. Siapa yang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar."
18Sebab itu beringatlah bagaimana kamu dengar; karena barangsiapa mempunyai sesuatu, kepadanya akan diberi lagi, dan barangsiapa yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang disangkanya ada padanya."
13Wai bagi orang yang membangunkan rumahnya di atas barang yang tiada benar dan anjung-anjungnya di atas barang yang tiada betul, yang menyuruh samanya manusia bekerja dengan cuma-cuma dan yang tiada memberi kepadanya upah pekerjaannya!
9Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar."
5Ada separuh jatuh di tempat yang berbatu-batu, yang tiada banyak tanahnya, maka dengan segera benih itu tumbuh, sebab tanahnya tiada dalam.
23Maka yang tertabur di tanah yang baik itu, ialah orang yang mendengar Perkataan itu serta mengerti dia; lalu berbuahlah ia sungguh-sungguh, sehingga mengeluarkan buah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, ada yang tiga puluh kali gandanya."
47Adapun hamba yang sudah mengetahui kehendak tuannya, pada halnya tiada ia bersiap atau melakukan kehendak tuannya itu, ia akan disesah amat sangat.
48Tetapi yang tiada mengetahui itu, serta melakukan barang yang patut ia disesah, maka ia akan disesah sedikit sahaja. Karena kepada tiap-tiap orang yang dikaruniakan banyak, daripadanyalah akan dituntut banyak, dan kepada orang yang diamanatkan banyak, daripadanyalah akan dituntut balik terlebih banyak.
5Ada separuh jatuh di tempat yang berbatu-batu, yang tiada banyak tanahnya; maka dengan segera benih itu tumbuh, sebab tanahnya tiada dalam.
15Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar.
18Maka katanya: Bahwa inilah kuperbuat; hendak kurombak segala lumbungku, lalu membangunkan yang lebih besar, di situ aku hendak menyimpan semua gandum dan hartaku.
16Barangsiapa yang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar."
23Jikalau barang seorang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar."
25Karena orang yang mempunyai barang sesuatu, kepadanya juga akan diberi lagi, dan orang yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang ada padanya."
17Sebab itu, jikalau orang yang tahu berbuat baik, pada halnya tiada diperbuatnya, maka menjadi dosalah baginya.
21Bukannya tiap-tiap orang yang menyeru Aku, Tuhan, Tuhan, akan masuk ke dalam kerajaan surga; hanyalah orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga.
44Maka barangsiapa yang jatuh di atas batu itu, ia akan remuk; tetapi orang yang ditimpa oleh batu itu, hancurlah ia kelak."
15Tetapi yang di tanah yang baik itu, ialah orang, yang sesudahnya mendengar Perkataan itu, berpegang teguh di dalam hati yang tulus dan baik, lalu mengeluarkan buah dengan bertekun.
11Karena sesungguhnya Tuhan juga berfirman dan dipalunya rumah besar itu dengan belah-belahan dan rumah kecil itu dengan celah-celahan.
9Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Barangsiapa yang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar."
10Maka menurut sebagaimana anugerah Allah yang dikaruniakan kepadaku menjadi seperti kepala tukang rumah yang pandai, aku sudah meletakkan alas, maka orang lain membangunkan rumah di atasnya. Tetapi biarlah masing-masing memperhatikan bagaimana ia membangunkan di atasnya itu.
11Karena lain alasan tiadalah dapat diletakkan oleh seorang jua pun, kecuali yang sudah terletak, yaitu Yesus Kristus.
18Oleh kesangatan malas rapuhlah kasau, dan oleh kelemahan tangan bocorlah rumah.
17Tetapi tiadalah ia berakar di dalam dirinya, hanyalah bertahan seketika sahaja, lalu apabila datang kesusahan atau aniaya oleh sebab Perkataan itu, sebentar itu juga kecillah hati mereka itu.
28Tetapi kata Yesus, "Bahkan, berbahagialah orang yang mendengar firman Allah serta memegangnya."
21Dengarlah olehmu akan ini, hai bangsa yang bodoh dan tiada berakal! yang bermata, tiada juga melihat, yang bertelinga, tiada juga mendengar!
6Jikalau barang seorang tiada tetap di dalam Aku, terbuanglah ia ke luar sama seperti carang itu, serta menjadi kering; kemudian ia itu dikumpulkan orang, dibuangkannya ke dalam api, lalu hangus.
15Dan orang yang di atas sotoh rumah, janganlah turun ke bawah atau masuk membawa ke luar apa-apa dari dalam rumahnya;
18Maka tiap-tiap orang yang jatuh di atas batu itu, ia akan remuk; tetapi orang yang ditimpa oleh batu itu, hancurlah ia kelak."
19Tiap-tiap pohon kayu yang tiada memberi buah yang baik, akan ditebang dan dibuangkan ke dalam api.