Matius 13:19

Terjemahan Lama

Bahwa apabila orang mendengar Perkataan kerajaan itu dan tiada ia mengerti, maka datanglah si Jahat merebut barang yang tertabur di dalam hatinya itu; inilah dia yang tertabur di tepi jalan.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Luk 8:11-15 : 11 Maka inilah arti perumpamaan itu: Adapun benih itulah Perkataan Allah. 12 Maka yang di tepi jalan itu, ialah orang yang mendengar, kemudian datanglah Iblis mengambil Perkataan itu dari dalam hatinya, supaya jangan mereka itu percaya dan diselamatkan. 13 Dan yang di atas batu itu, ialah orang, serta mendengar, menyambut Perkataan itu dengan sukacita; maka orang itu tiada berakar; mereka itu percaya untuk seketika sahaja, dan pada masa pencobaan undurlah mereka itu. 14 Maka yang jatuh di tengah-tengah semak duri itu, ialah orang yang sudah mendengar, dan serta berjalan dibantutkan oleh kuatir dan kekayaan dan kesukaan dunia ini, maka tiadalah mengeluarkan buah dengan sempurnanya. 15 Tetapi yang di tanah yang baik itu, ialah orang, yang sesudahnya mendengar Perkataan itu, berpegang teguh di dalam hati yang tulus dan baik, lalu mengeluarkan buah dengan bertekun.
  • Mat 13:38 : 38 dan ladang itu, ialah dunia ini; dan benih yang baik itu, ialah anak-anak kerajaan itu; dan lalang itu, ialah anak si Jahat.
  • Mat 4:23 : 23 Maka berjalanlah Yesus mengelilingi seluruh tanah Galilea sambil mengajar di dalam segala rumah sembahyang mereka itu, serta memberitakan Injil dari hal kerajaan Allah, dan menyembuhkan segala penyakit, dan melenyapkan segala aib tubuh orang di antara kaum itu.
  • Ibr 2:1 : 1 Sebab itu patutlah kita terlebih lagi ingat akan segala perkara yang sudah kedengaran itu, supaya jangan kita boleh hanyut.
  • 1Yoh 2:13-14 : 13 Hai segala bapa, aku menyuratkan bagimu sebab kamu sudah mengenal Dia yang sedia sudah ada dari mulanya. Hai segala orang muda, aku menyuratkan bagimu sebab kamu sudah mengalahkan si Jahat itu. 14 Hai anak-anakku, aku menyuratkan bagimu sebab kamu sudah mengenal Bapa. Hai segala bapa, aku telah menyuratkan bagimu sebab kamu sudah mengenal Dia yang sedia sudah ada mulanya. Hai segala orang muda, aku telah menyuratkan bagimu sebab kamu kuat, dan firman Allah tinggal di dalam kamu, dan kamu sudah mengalahkan si Jahat itu.
  • 1Yoh 3:12 : 12 bukannya seperti Kain, yang berasal daripada si Jahat, membunuh saudaranya. Apakah sebabnya ia membunuh dia? Sebab segala perbuatannya jahat, dan perbuatan saudaranya itu benar adanya.
  • 1Yoh 5:18 : 18 Maka kita mengetahui bahwa barangsiapa yang berasal daripada Allah tiada berbuat dosa, melainkan orang yang berasal daripada Allah itu memeliharakan diri, dan si Jahat itu tiada menjamah dia.
  • 2Tes 2:12 : 12 supaya sekalian yang tiada percaya akan yang benar dan yang berkenan akan yang jahat itu dihukumkan.
  • Mat 5:37 : 37 melainkan padalah perkataanmu dengan berkata: Ya, di atas yang ya, atau tidak, di atas yang tidak; lebih daripada itu jahat.
  • Mrk 4:15 : 15 Maka inilah yang di tepi jalan, di tempat Perkataan itu ditabur, yaitu apabila mereka itu mendengar, maka dengan seketika itu juga datanglah Iblis mengambil Perkataan, yang tertabur di dalam hatinya.
  • Ams 1:7 : 7 Bahwa takut akan Tuhan itulah permulaan segala pengetahuan, maka orang bodoh itu benci akan hikmat dan pengajaran.
  • Ams 1:20-22 : 20 Bahwa Hikmat yang Mahatinggi itu berseru-seru di luar dan dinyaringkannyalah suaranya di lebuh pekan. 21 Maka berserulah ia kepada tempat yang amat ramai dan pada pintu gerbang negeri diserukannya perkataannya: 22 Berapa lamakah, hai orang bodoh! kamu suka akan kebodohan, dan orang pengolok itu suka akan olok-olok dan orang ahmak itu benci akan pengetahuan?
  • Ams 2:1-6 : 1 Hai anakku! jikalau engkau menerima perkataanku serta menaruh hukum-hukumku dalam hatimu, 2 serta memberi telinga yang mendengar akan hikmat; jikalau engkau mencenderungkan hatimu kepada akal budi; 3 jikalau engkau berseru-seru minta pengetahuan serta menyaringkan suaramu minta akal budi; 4 jikalau engkau mencahari dia seperti perak dan menyelidik dia seperti mata benda yang tersembunyi; 5 maka engkau kelak mengerti hal takut akan Tuhan serta mendapat pengetahuan akan Allah. 6 Karena Tuhan juga yang mengaruniakan hikmat, dan dari pada firman-Nya datanglah pengetahuan dan akal.
  • Ams 17:16 : 16 Betapa uang pembelian itu pada tangan orang bodoh? Hendak ia membeli kepandaian tiada dengan akal budi!
  • Ams 18:1-2 : 1 Barangsiapa yang berasing dirinya itu menurut kehendaknya sendiri dan iapun melawan segala akal budi. 2 Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.
  • Luk 9:2 : 2 Maka disuruhkan-Nya mereka itu mengabarkan kerajaan Allah dan menyembuhkan orang sakit.
  • Luk 10:9 : 9 dan sembuhkanlah orang sakit di situ, serta katakan kepadanya: Kerajaan Allah sudah dekat dengan kamu.
  • Yoh 3:19-20 : 19 Maka inilah hukumannya, bahwa terang sudah datang ke dalam dunia, tetapi gelap itu lebih disukai manusia daripada terang itu, sebab segala perbuatan mereka itu jahat adanya. 20 Karena barangsiapa yang berbuat kejahatan, benci akan terang dan tiada datang kepada terang itu, supaya jangan kelak segala perbuatannya kena tempelak.
  • Yoh 8:43 : 43 Apakah sebabnya tiada kamu mengerti akan peribahasa-Ku? Memang sebab kamu tiada dapat mendengar perkataan-Ku ini.
  • Yoh 18:38 : 38 Kata Pilatus kepada-Nya, "Apakah kebenaran itu?" Setelah ia berkata demikian, maka keluarlah ia pula kepada orang Yahudi, lalu katanya kepada mereka itu, "Aku ini tiada mendapat suatu salah pun pada-Nya.
  • Kis 17:32 : 32 Apabila mereka itu sudah mendengar dari hal kebangkitan orang mati itu, maka setengah orang mengolok-olokkan; tetapi yang lain berkata, "Kita hendak mendengar engkau dari hal itu sekali lagi."
  • Kis 18:15 : 15 Tetapi jikalau ini masalah dari hal perkataan dan nama-nama atau hukum kamu, periksalah oleh kamu sendiri; aku ini tiada mau menjadi hakim atas perkara ini."
  • Kis 20:25 : 25 Sekarang ingatlah, aku ini ketahui bahwa kamu sekalian, yang sudah aku lewati dengan memberitakan kerajaan Allah itu, tiada akan memandang mukaku lagi.
  • Kis 24:25-26 : 25 Tetapi tatkala Paulus bertutur dari hal keadilan dan hal tahan nafsu dan hukuman yang akan datang itu, maka takutlah Pelik, lalu menjawab, "Sudah sekarang, pergilah, bila ada kelapangan aku akan memanggil engkau." 26 Dan lagi ia harap akan Paulus memberi dia uang. Sebab itu disuruhnya dia berulang-ulang datang menghadap, lalu bercakap-cakap dengan dia.
  • Kis 25:19-20 : 19 melainkan ada beberapa masalah sahaja ke atasnya dari hal agama mereka itu sendiri, dan lagi tentang seorang bernama Yesus yang sudah mati itu, yang diaku Paulus Ia hidup. 20 Maka oleh sebab patik ini sudah serba salah di dalam pemeriksaan perkara itu, lalu patik bertanya kalau-kalau ia mau pergi ke Yeruzalem, dan dihakimkan perkara itu di sana.
  • Kis 26:31-32 : 31 dan setelah undur mereka itu pun bercakap-cakaplah sama sendiri, katanya, "Orang ini berbuat suatu pun tiada yang berpadan dengan hukum bunuh atau penjara." 32 Maka sabda Agerippa kepada Pestus, "Orang ini sudah boleh dilepaskan, kalau tiada ia memanjat pengadilan Kaisar."
  • Kis 28:23 : 23 Setelah ditetapkannya suatu hari kepada Paulus, maka amatlah banyak orang datang kepadanya ke tempat ia menumpang itu. Maka kepada mereka itu ia menerangkan segala hal itu sambil menyaksikan kerajaan Allah; dan mulai dari dalam Taurat Musa dan dari dalam kitab nabi-nabi ia meyakinkan mereka itu dari hal Yesus, dari pagi hingga petang.
  • Rm 1:28 : 28 Maka sebab mereka itu enggan berpegangkan Allah di dalam marifatnya, maka mereka itu diserahkan Allah kepada angan-angan yang keji, sehingga melakukan barang yang tiada senonoh,
  • Rm 2:8 : 8 tetapi murka dan geram itu ke atas orang yang loba dan tiada taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman,
  • Rm 14:17 : 17 karena kerajaan Allah itu bukannya hal makan minum, melainkan kebenaran dan sejahtera dan kesukaan di dalam Rohulkudus.
  • 2Kor 4:2-3 : 2 tetapi kami sudah membuangkan segala perkara tersembunyi yang mendatangkan malu, dan tiada kami melakukan diri dengan tipu daya atau memutarkan firman Allah, melainkan dengan menyatakan yang benar itu kami mengenalkan diri kami kepada perasaan hati orang sekalian di hadirat Allah. 3 Akan tetapi jikalau Injil kami terlindung, maka terlindunglah ia kepada orang yang akan binasa,
  • Ef 3:8 : 8 Maka kepada aku ini, yang terlebih hina daripada segala orang suci, sudah dikaruniakan anugerah ini akan memberitakan kepada orang kafir kekayaan Kristus yang tiada terkira-kira itu,
  • 1Yoh 5:20 : 20 Tetapi kita mengetahui bahwa Anak Allah sudah tiba, lalu mengaruniakan kita akal supaya kita mengenal akan yang Benar; maka kita ini ada di dalam Yang Benar, yaitu di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus. Maka inilah Tuhan yang sebenarnya, yaitu Allah, dan hidup yang kekal.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 18Sebab itu dengarlah oleh kamu pengertian perumpamaan orang yang menabur benih itu!

  • 84%

    14Adapun penabur itu, ialah yang menabur Perkataan.

    15Maka inilah yang di tepi jalan, di tempat Perkataan itu ditabur, yaitu apabila mereka itu mendengar, maka dengan seketika itu juga datanglah Iblis mengambil Perkataan, yang tertabur di dalam hatinya.

    16Demikian pula, yang ditabur pada tempat yang berbatu-batu, yaitu apabila mereka itu mendengar Perkataan itu, segeralah disambutnya dengan bersukacita hatinya.

    17Tetapi tiadalah ia berakar di dalam dirinya, hanyalah bertahan seketika sahaja, lalu apabila datang kesusahan atau aniaya oleh sebab Perkataan itu, sebentar itu juga kecillah hati mereka itu.

    18Maka yang ditabur di tengah semak duri itu pula, ialah orang yang sudah mendengar Perkataan itu,

    19lalu masuk ke dalam hatinya segala percintaan dunia ini beserta segala tipu daya kekayaan dan keinginan akan berbagai-bagai perkara yang lain sambil membantutkan Perkataan itu, sehingga tiada ia berbuah.

    20Tetapi inilah, yang ditabur pada tanah yang baik, yaitu orang yang mendengar Perkataan itu serta menerima dia, lalu berbuahlah ia, ada yang tiga puluh ganda, ada yang enam puluh, ada yang seratus kali gandanya."

  • 83%

    11Maka inilah arti perumpamaan itu: Adapun benih itulah Perkataan Allah.

    12Maka yang di tepi jalan itu, ialah orang yang mendengar, kemudian datanglah Iblis mengambil Perkataan itu dari dalam hatinya, supaya jangan mereka itu percaya dan diselamatkan.

    13Dan yang di atas batu itu, ialah orang, serta mendengar, menyambut Perkataan itu dengan sukacita; maka orang itu tiada berakar; mereka itu percaya untuk seketika sahaja, dan pada masa pencobaan undurlah mereka itu.

    14Maka yang jatuh di tengah-tengah semak duri itu, ialah orang yang sudah mendengar, dan serta berjalan dibantutkan oleh kuatir dan kekayaan dan kesukaan dunia ini, maka tiadalah mengeluarkan buah dengan sempurnanya.

    15Tetapi yang di tanah yang baik itu, ialah orang, yang sesudahnya mendengar Perkataan itu, berpegang teguh di dalam hati yang tulus dan baik, lalu mengeluarkan buah dengan bertekun.

  • 83%

    20Tetapi yang tertabur di tempat berbatu-batu, itulah orang yang mendengar Perkataan itu, lalu segeralah menyambut dia dengan sukacitanya;

    21tetapi tiadalah ia berakar di dalam dirinya, hanyalah bertahan seketika sahaja. Lalu apabila datang kesusahan atau aniaya oleh sebab Perkataan itu, sebentar itu juga kecil hati mereka itu.

    22Maka yang tertabur di tengah semak duri itu, ialah orang yang mendengar Perkataan itu, tetapi bantutlah Perkataan itu oleh sebab percintaan dunia ini beserta segala tipu daya kekayaannya, sehingga tiada berbuah.

    23Maka yang tertabur di tanah yang baik itu, ialah orang yang mendengar Perkataan itu serta mengerti dia; lalu berbuahlah ia sungguh-sungguh, sehingga mengeluarkan buah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, ada yang tiga puluh kali gandanya."

    24Suatu perumpamaan yang lain pula dibentangkan-Nya di hadapan mereka itu, kata-Nya, "Bahwa kerajaan surga itu diumpamakan dengan seorang yang menabur benih yang baik di ladangnya;

    25maka sedang orang tidur, datanglah seterunya menabur pula benih lalang di dalam gandum itu, lalu ia pergi.

    26Apabila tunasnya menyorong dan berbuah, baharulah lalang itu pun kelihatan.

    27Maka datanglah segala hamba orang yang empunya ladang itu, serta berkata kepadanya: Tuan, bukankah Tuan menabur benih yang baik di ladang Tuan itu? Dari manakah lalang itu?

    28Maka sahutnya kepada mereka itu: Bahwa seterulah yang membuat demikian itu. Maka kata segala hamba itu kepadanya: Sukakah Tuan, kami pergi memungut lalang itu?

    29Maka katanya: Jangan, sebab barangkali apabila kamu pungut lalang itu, gandum itu pun tercabut juga sertanya.

  • 83%

    3Maka dikatakan-Nyalah kepada mereka itu banyak perkara dengan perumpamaan, kata-Nya, "Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benih;

    4maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu datanglah burung-burung makan sehingga habis benih itu.

    5Ada separuh jatuh di tempat yang berbatu-batu, yang tiada banyak tanahnya; maka dengan segera benih itu tumbuh, sebab tanahnya tiada dalam.

    6Akan tetapi, ketika matahari naik, layulah ia, dan sebab tiada berakar, keringlah ia.

    7Ada juga separuh jatuh di tengah semak duri, maka duri itu pun tumbuh serta membantutkan benih itu.

    8Dan ada pula separuh jatuh di tanah yang baik, sehingga mengeluarkan buah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, ada yang tiga puluh kali ganda banyaknya.

    9Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar."

  • Luk 8:5-9
    5 ayat
    81%

    5"Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benihnya; maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu dipijak-pijak orang, dan burung-burung dari udara pun makan sehingga habis benih itu.

    6Ada separuh jatuh di atas batu; setelah tumbuh, layulah ia sebab tiada lembab.

    7Ada juga separuh jatuh di tengah-tengah semak duri; maka duri itu pun tumbuh bersama-sama, serta membantutkan benih itu.

    8Dan ada pula separuh jatuh di tanah yang baik, lalu tumbuh sehingga mengeluarkan buah seratus kali ganda." Sedang Ia berkata demikian ini, maka berserulah Ia, "Barangsiapa yang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar."

    9Maka murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya apa arti perumpamaan ini.

  • Mrk 4:3-7
    5 ayat
    79%

    3"Dengarlah olehmu! Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benih.

    4Maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu datanglah burung-burung makan sehingga habis benih itu.

    5Ada separuh jatuh di tempat yang berbatu-batu, yang tiada banyak tanahnya, maka dengan segera benih itu tumbuh, sebab tanahnya tiada dalam.

    6Akan tetapi ketika matahari naik, layulah ia, lalu keringlah, sebab tiada berakar.

    7Ada juga separuh jatuh di tengah semak duri, maka duri itu pun tumbuh serta membantutkan benih itu, sehingga tiadalah ia berbuah.

  • 78%

    37Maka jawab-Nya kepada mereka itu, "Adapun orang yang menabur benih yang baik itu, ialah Anak manusia;

    38dan ladang itu, ialah dunia ini; dan benih yang baik itu, ialah anak-anak kerajaan itu; dan lalang itu, ialah anak si Jahat.

    39Dan seteru yang menabur lalang itu, ialah Iblis; dan musim menuai, ialah kesudahan alam; dan orang yang menuai itu, ialah segala malaekat.

  • 31Suatu perumpamaan yang lain pula dibentangkan-Nya di hadapan mereka itu, kata-Nya, "Bahwa kerajaan surga itu seumpama sebiji sesawi, yang diambil orang, ditaburkannya di ladangnya.

  • 13Oleh sebab itu Aku bertutur kepada mereka itu dengan perumpamaan, karena mereka itu melihat dengan tiada melihat, dan mendengar dengan tiada mendengar atau mengerti.

  • 19Yaitu seumpama sebiji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di dalam kebunnya sendiri; maka tumbuhlah benih itu, lalu menjadi pohon, dan burung-burung di udara pun bersarang di cabang-cabangnya."

  • 18Sebab itu beringatlah bagaimana kamu dengar; karena barangsiapa mempunyai sesuatu, kepadanya akan diberi lagi, dan barangsiapa yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang disangkanya ada padanya."

  • 44"Adapun kerajaan surga itu seumpama mata benda yang tersembunyi di dalam tanah, yang didapati oleh orang, lalu disembunyikannya pula; maka sebab sukacitanya pergilah ia menjualkan segala sesuatu yang ada padanya, lalu dibelinya tanah itu.

  • 26Maka kata-Nya lagi, "Demikianlah kerajaan Allah sebagai seorang yang menabur benih di tanah,

  • 9Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Barangsiapa yang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar."