Matius 13:25
maka sedang orang tidur, datanglah seterunya menabur pula benih lalang di dalam gandum itu, lalu ia pergi.
maka sedang orang tidur, datanglah seterunya menabur pula benih lalang di dalam gandum itu, lalu ia pergi.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
26Apabila tunasnya menyorong dan berbuah, baharulah lalang itu pun kelihatan.
27Maka datanglah segala hamba orang yang empunya ladang itu, serta berkata kepadanya: Tuan, bukankah Tuan menabur benih yang baik di ladang Tuan itu? Dari manakah lalang itu?
28Maka sahutnya kepada mereka itu: Bahwa seterulah yang membuat demikian itu. Maka kata segala hamba itu kepadanya: Sukakah Tuan, kami pergi memungut lalang itu?
29Maka katanya: Jangan, sebab barangkali apabila kamu pungut lalang itu, gandum itu pun tercabut juga sertanya.
30Biarlah kedua-duanya itu tumbuh bersama-sama sampai musim menuai. Pada ketika menuai itu kelak aku akan berkata kepada orang yang menuai: Kumpulkanlah lalang itu dahulu, dan ikatkanlah beberkas-berkas supaya dibakar, tetapi gandumnya itu bawalah masuk ke dalam lumbungku."
31Suatu perumpamaan yang lain pula dibentangkan-Nya di hadapan mereka itu, kata-Nya, "Bahwa kerajaan surga itu seumpama sebiji sesawi, yang diambil orang, ditaburkannya di ladangnya.
21tetapi tiadalah ia berakar di dalam dirinya, hanyalah bertahan seketika sahaja. Lalu apabila datang kesusahan atau aniaya oleh sebab Perkataan itu, sebentar itu juga kecil hati mereka itu.
22Maka yang tertabur di tengah semak duri itu, ialah orang yang mendengar Perkataan itu, tetapi bantutlah Perkataan itu oleh sebab percintaan dunia ini beserta segala tipu daya kekayaannya, sehingga tiada berbuah.
23Maka yang tertabur di tanah yang baik itu, ialah orang yang mendengar Perkataan itu serta mengerti dia; lalu berbuahlah ia sungguh-sungguh, sehingga mengeluarkan buah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, ada yang tiga puluh kali gandanya."
24Suatu perumpamaan yang lain pula dibentangkan-Nya di hadapan mereka itu, kata-Nya, "Bahwa kerajaan surga itu diumpamakan dengan seorang yang menabur benih yang baik di ladangnya;
36Kemudian daripada itu Yesus pun meninggalkan orang banyak itu, lalu masuklah Ia ke dalam rumah. Maka datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya, serta berkata, "Artikanlah kepada kami perumpamaan dari hal lalang yang di ladang itu."
37Maka jawab-Nya kepada mereka itu, "Adapun orang yang menabur benih yang baik itu, ialah Anak manusia;
38dan ladang itu, ialah dunia ini; dan benih yang baik itu, ialah anak-anak kerajaan itu; dan lalang itu, ialah anak si Jahat.
39Dan seteru yang menabur lalang itu, ialah Iblis; dan musim menuai, ialah kesudahan alam; dan orang yang menuai itu, ialah segala malaekat.
40Maka sama seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar habis dengan api, sedemikianlah akan jadi pada kesudahan alam.
41Maka Anak manusia akan menyuruhkan segala malaekat-Nya, lalu malaekat itu akan mengumpulkan dari dalam kerajaan-Nya segala penggoda dan sekalian orang yang durhaka.
3Maka dikatakan-Nyalah kepada mereka itu banyak perkara dengan perumpamaan, kata-Nya, "Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benih;
4maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu datanglah burung-burung makan sehingga habis benih itu.
5Ada separuh jatuh di tempat yang berbatu-batu, yang tiada banyak tanahnya; maka dengan segera benih itu tumbuh, sebab tanahnya tiada dalam.
6Akan tetapi, ketika matahari naik, layulah ia, dan sebab tiada berakar, keringlah ia.
7Ada juga separuh jatuh di tengah semak duri, maka duri itu pun tumbuh serta membantutkan benih itu.
8Dan ada pula separuh jatuh di tanah yang baik, sehingga mengeluarkan buah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, ada yang tiga puluh kali ganda banyaknya.
18Sebab itu dengarlah oleh kamu pengertian perumpamaan orang yang menabur benih itu!
19Bahwa apabila orang mendengar Perkataan kerajaan itu dan tiada ia mengerti, maka datanglah si Jahat merebut barang yang tertabur di dalam hatinya itu; inilah dia yang tertabur di tepi jalan.
5"Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benihnya; maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu dipijak-pijak orang, dan burung-burung dari udara pun makan sehingga habis benih itu.
26Maka kata-Nya lagi, "Demikianlah kerajaan Allah sebagai seorang yang menabur benih di tanah,
27lalu ia tidur dan bangun malam dan siang, maka benih itu pun timbul dan tumbuh, tetapi tiada diketahuinya bagaimana tumbuhnya itu.
5Maka pada ketika pengantin itu terlambat datang, mengantuklah mereka itu sekalian, lalu tertidur.
3"Dengarlah olehmu! Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benih.
4Maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu datanglah burung-burung makan sehingga habis benih itu.
33Dan lagi suatu perumpamaan yang lain dikatakan-Nya kepada mereka itu, "Bahwa kerajaan surga itu seumpama ragi, yang diambil oleh seorang perempuan, dibubuhnya dalam tepung tiga sukatan, sampai khamir semuanya."
11Maka inilah arti perumpamaan itu: Adapun benih itulah Perkataan Allah.
14Adapun penabur itu, ialah yang menabur Perkataan.
15Maka inilah yang di tepi jalan, di tempat Perkataan itu ditabur, yaitu apabila mereka itu mendengar, maka dengan seketika itu juga datanglah Iblis mengambil Perkataan, yang tertabur di dalam hatinya.
13Sebab itu hendaklah kamu berjaga-jaga, karena tiada kamu ketahui akan hari atau waktunya."
14"Karena hal itu sama seperti seorang yang hendak pergi ke tanah yang lain; maka dipanggilnya segala hambanya yang khas, lalu diserahkannya miliknya kepadanya.
1Maka mulailah Yesus bertutur kepada mereka itu dengan perumpamaan, "Adalah seorang membuka kebun anggur, dipagarnya sekeliling, dan digalinya tempat apitan anggur, dan didirikannya suatu bangun-bangun, lalu disewakannya kepada beberapa orang dusun serta berangkat ke negeri yang lain.
44"Adapun kerajaan surga itu seumpama mata benda yang tersembunyi di dalam tanah, yang didapati oleh orang, lalu disembunyikannya pula; maka sebab sukacitanya pergilah ia menjualkan segala sesuatu yang ada padanya, lalu dibelinya tanah itu.
13Maka jawab Yesus, kata-Nya, "Sesuatu tanaman, yang tiada ditanam oleh Bapa-Ku yang di surga, ialah akan dicabut.
26Maka jawab tuannya, serta berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat dan malas, sudah engkau ketahui, bahwa aku menuai di tempat yang tiada aku tabur dan mengumpulkan di tempat yang tiada aku hamburkan;
7Ada juga separuh jatuh di tengah-tengah semak duri; maka duri itu pun tumbuh bersama-sama, serta membantutkan benih itu.
7Ada juga separuh jatuh di tengah semak duri, maka duri itu pun tumbuh serta membantutkan benih itu, sehingga tiadalah ia berbuah.
18Maka yang ditabur di tengah semak duri itu pula, ialah orang yang sudah mendengar Perkataan itu,
19Yaitu seumpama sebiji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di dalam kebunnya sendiri; maka tumbuhlah benih itu, lalu menjadi pohon, dan burung-burung di udara pun bersarang di cabang-cabangnya."
36Supaya jangan tiba-tiba ia datang, serta mendapati kamu tertidur.
13serta berkata, "Katakanlah olehmu: Murid-murid-Nya datang pada malam, tengah kami tidur, serta mencuri Dia.
47"Dan lagi pula kerajaan surga itu seumpama pukat, yang dilabuhkan orang di laut dan yang mengumpulkan berjenis-jenis ikan.
9Maka mulailah Ia mengatakan perumpamaan ini kepada kaum itu, "Bahwa adalah seorang yang membuka kebun anggur; kemudian disewakannya kepada beberapa orang dusun, serta pergi beberapa lamanya ke negeri yang lain.
9Maka murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya apa arti perumpamaan ini.
1"Karena kerajaan surga itu adalah seumpama seorang tuan rumah, yang keluar pada pagi-pagi hari hendak mengupah orang bekerja di dalam kebun anggurnya.