Matius 14:30
Tetapi apabila dirasainya angin ribut itu, takutlah ia; serta hampirlah ia tenggelam, berteriaklah ia, katanya, "Ya Tuhan, tolonglah hamba!"
Tetapi apabila dirasainya angin ribut itu, takutlah ia; serta hampirlah ia tenggelam, berteriaklah ia, katanya, "Ya Tuhan, tolonglah hamba!"
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
31Maka dengan segeranya Yesus mengulurkan tangan-Nya mencapai dia sambil berkata kepadanya, "Hai engkau yang kurang percaya; apakah sebabnya bimbang hatimu?"
32Setelah keduanya naik ke dalam perahu, maka berhentilah angin itu.
33Maka segala orang yang di dalam perahu itu pun datanglah sujud menyembah Yesus sambil katanya, "Sesungguhnya Tuhanlah Anak Allah."
24Adapun perahu itu sudah sampai di tengah tasik dengan terlalu kesusahan sebab ombak, karena angin sakal.
25Maka pada waktu lepas pukul tiga malam, datanglah Yesus kepada mereka itu, berjalan di atas air tasik itu.
26Apabila dilihat oleh murid-murid-Nya akan Dia berjalan di atas air tasik itu, maka terkejutlah sekaliannya sambil katanya, "Itu hantu!" Lalu berteriaklah mereka itu sebab takutnya.
27Tetapi dengan segeranya Yesus bertutur kepada mereka itu, kata-Nya, "Tetapkanlah hatimu, inilah Aku, jangan takut."
28Maka sahut Petrus serta berkata kepada-Nya, "Ya Tuhan, jikalau sungguh Tuhan, suruhlah hamba datang kepada Tuhan, berjalan di atas air juga."
29Maka kata-Nya, "Marilah." Lalu turunlah Petrus dari dalam perahu, serta berjalan di atas air hendak mendapatkan Yesus.
23Apabila Yesus naik ke dalam sebuah perahu, lalu diiringkan oleh murid-murid-Nya.
24Maka sekonyong-konyong turunlah angin ribut yang besar ke tasik itu, sehingga perahu itu ditimbus ombak; akan tetapi Yesus ada tidur juga.
25Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya, "Ya Tuhan, tolonglah, binasa kami!"
26Maka berkatalah Ia kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu takut, hai kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Ia sambil melarang angin dan ombak itu; maka jadilah teduh sekali.
27Maka heranlah sekalian orang, katanya, "Siapakah gerangan orang ini, sehingga angin dan laut pun menurut perintah-Nya?"
47Setelah sudah petang hari, maka perahu itu pun sampai di tengah tasik, sedang Yesus seorang diri di darat.
48Maka dilihat-Nya mereka itu sangat payah berdayung karena angin sakal, lalu pada waktu lepas pukul tiga malam datanglah Ia kepadanya, yaitu dengan berjalan di atas air tasik, hendak melintas mereka itu.
49Akan tetapi ketika mereka itu nampak Dia berjalan di atas air tasik itu, disangkakannya hantu, lalu berteriaklah mereka itu,
50karena sekaliannya memandang Yesus sehingga terkejut, tetapi dengan segeranya Ia bertutur dengan mereka itu, serta berkata kepadanya, "Tetapkanlah hatimu, inilah Aku, jangan takut!"
51Lalu naiklah Yesus ke dalam perahu mendapatkan mereka itu, maka berhentilah angin itu, sehingga sekaliannya heran dan tercengang-cengang di dalam dirinya terlalu sangat;
22Adalah pada suatu hari Yesus dengan murid-murid-Nya naik ke dalam sebuah perahu, lalu berkata kepada mereka itu, "Marilah kita menyeberang ke seberang tasik." Maka bertolaklah mereka itu.
23Tetapi sementara mereka itu berlayar, tertidurlah Ia, lalu turunlah angin ribut ke tasik itu, memenuhi perahu itu dengan air, sehingga nyaris bahaya.
24Maka datanglah mereka itu mendapatkan Yesus, serta membangunkan Dia, katanya, "Ya Rabbi, ya Rabbi, binasalah kita!" Maka bangunlah Ia sambil melarang angin dan gelombang itu; lalu berhentilah, menjadi teduh.
25Maka kata-Nya kepada mereka itu, "Di manakah imanmu?" Maka takutlah mereka itu serta heran sambil berkata seorang kepada seorang, "Siapakah Ia ini, yang memerintah angin dan air, sehingga menurut Dia?"
35Pada hari itu juga, ketika petang, kata Yesus kepada mereka itu, "Marilah kita menyeberang ke seberang."
36Setelah disuruh-Nya orang banyak itu pergi, lalu murid-murid-Nya membawa Yesus seada-adanya ke dalam perahu, yaitu bersama-sama dengan beberapa buah perahu kecil yang lain pun.
37Maka tiba-tiba turunlah angin ribut yang besar, lalu gelombangnya pun menempuh masuk ke dalam perahu, sehingga hampir penuh dengan air.
38Maka Ia sendiri ada di buritan sedang tidur di atas bantal, lalu mereka itu membangunkan Dia, katanya, "Ya, Guru! Tiadakah Tuan peduli kita ini binasa?"
39Maka bangunlah Ia, lalu melarang angin itu serta berkata kepada tasik itu, "Diam, teduhlah engkau!" Maka berhentilah angin itu, lalu teduh benar-benarlah.
40Maka berkatalah Yesus kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu begitu takut? Belumkah kamu percaya?"
41Maka takutlah mereka itu sangat-sangat, lalu berkata seorang kepada seorang, "Siapakah gerangan orang ini, sehingga angin dan tasik pun menurut perintah-Nya?"
16Setelah petang hari turunlah murid-murid-Nya ke tasik,
17lalu mereka itu naik ke dalam perahu akan menyeberang tasik menuju ke Kapernaum. Pada ketika itu hari sudah gelap, tetapi Yesus belum datang kepada mereka itu.
18Maka tasik itu pun sangat berombak, sebab angin keras bertiup.
19Setelah mereka itu berdayung sekira-kira dua tiga mil jauhnya, tiba-tiba dilihatnya Yesus berjalan di atas air tasik, datang menghampiri perahunya, lalu takutlah mereka itu.
20Tetapi kata Yesus kepada mereka itu, "Inilah Aku, jangan takut."
21Sedang mereka itu tengah suka hendak menyambut Dia naik ke dalam perahu, langsunglah perahu itu sampai ke pantai, ke tempat yang ditujuinya.
11Lalu kata mereka itu kepadanya: Engkau hendak kami pengapakan, supaya teduhlah laut ini bagi kami? karena makin lama makin bergelora laut itu.
12Maka sahutnya kepada mereka itu: Angkatlah olehmu akan daku, buanglah aku ke dalam laut, maka lautpun akan teduh bagi kamu, karena ketahuilah aku bahwa ribut besar ini berlaku atas kamu oleh karena aku.
13Maka orang itu berdayung-dayunglah hendak membawa kapal itu balik ke darat, tetapi tiada dapat, karena makin lama makin bergelora laut itu baginya.
3Maka naiklah Yesus ke dalam perahu yang sebuah, yaitu perahu Simon, lalu meminta dia tolakkan jauh sedikit dari darat. Maka duduklah Ia, lalu mengajar orang banyak dari perahu itu.
4Setelah sudah Ia berhenti bertutur, maka kata-Nya kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang dalam, dan labuhkanlah pukatmu akan menangkap ikan."
5Maka sahut Simon, katanya, "Ya Rabbi, semalam-malaman kami berlelah, suatu pun tiada dapat; tetapi sebab perkataan Rabbi hamba melabuhkan pukat itu."
6Setelah dilabuhkan, dilengkungnya ikan terlalu banyak, sehingga koyaklah pukatnya itu.
7Maka mereka itu pun menggamit kawan-kawannya, yang di dalam perahu lain itu, supaya datang membantu; maka datanglah mereka itu, lalu diisinya sarat kedua buah perahu itu, sehingga hampir tenggelam.
8Apabila Petrus melihat hal itu, sujudlah ia pada lutut Yesus, katanya, "Ya Tuhan, tinggalkanlah kiranya hamba, karena hamba ini orang yang penuh dosa."
9Sebab tercengang-cenganglah ia beserta dengan orang-orang yang ada bersama-sama dengan dia, karena perolehan ikan yang didapatinya itu;
6Maka bersabdalah Yesus kepada mereka itu, "Labuhkanlah pukatmu di sebelah kanan perahu itu, niscaya kamu beroleh." Maka dilabuhkannya pukatnya, lalu oleh sebab teramat banyak ikan masuk, tiada dapat mereka itu menariknya.
7Maka kata murid yang dikasihi oleh Yesus itu kepada Petrus, "Itulah Tuhan." Setelah didengar oleh Simon Petrus bahwa Ialah Tuhan itu, maka diikatkannya bajunya pada pinggangnya, sebab tiada ia berbaju, lalu terjunlah ia ke dalam laut.
6Karena tiada diketahuinya apa yang hendak dikatakannya, sebab mereka itu terlalu sangat takut.
7Maka datanglah Yesus menjamah mereka itu sambil berkata, "Bangunlah, dan jangan kamu takut."