Matius 20:12
katanya: Bahwa orang yang terakhir ini bekerja hanya sejam sahaja lamanya, maka Tuan menyamakan dia dengan kami, yang sudah menanggung keberatan dan kepanasan sehari suntuk.
katanya: Bahwa orang yang terakhir ini bekerja hanya sejam sahaja lamanya, maka Tuan menyamakan dia dengan kami, yang sudah menanggung keberatan dan kepanasan sehari suntuk.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1"Karena kerajaan surga itu adalah seumpama seorang tuan rumah, yang keluar pada pagi-pagi hari hendak mengupah orang bekerja di dalam kebun anggurnya.
2Setelah ia bersetuju dengan orang upahan akan sedinar sehari, disuruhnya mereka itu masuk ke kebunnya itu.
3Maka keluarlah ia sekira-kira pukul sembilan pagi, maka dilihatnya pula orang lain terdiri-diri di pasar dengan sia-sia.
4Lalu katanya kepada mereka itu: Pergilah kamu pun ke kebun anggur itu, dan barang apa yang patut aku berikan kepadamu. Lalu orang itu pun pergilah.
5Kemudian pergi pula tuan itu ke luar sekira-kira pukul dua belas, dan pukul tiga petang, maka diperbuatnyalah demikian juga.
6Serta tuan itu keluar lagi sekira-kira pukul lima petang, didapatinya orang lain pula terdiri-diri sahaja, lalu katanya kepada mereka itu: Apakah sebabnya kamu berdiri di sini dengan sia-sia sehari suntuk?
7Maka kata mereka itu kepadanya: Oleh sebab seorang pun tiada mengupah kami. Lalu berkatalah ia kepadanya: Pergilah kamu juga ke kebun anggur itu.
8Setelah malam hari, maka kata tuan yang empunya kebun anggur itu kepada mandurnya: Panggillah orang yang bekerja itu, bayarlah upahnya, mulai daripada orang yang terakhir masuk sampai kepada yang mula-mula.
9Apabila datang orang yang baharu masuk pada pukul lima petang, tiap-tiap orang itu menerima satu dinar.
10Apabila datang orang yang mula-mula itu, disangkakannya akan menerima lebih; tetapi tiap-tiap orang itu pun menerima satu dinar.
11Setelah diterimanya, maka bersungut-sungutlah mereka itu kepada tuan rumah itu,
13Tetapi jawab tuan itu kepada seorang dari antara mereka itu: Hai sahabat, tiada aku membuat salah padamu, bukankah engkau bersetuju dengan aku satu dinar?
14Ambillah bahagianmu, dan pergilah; maka kepada orang yang terakhir ini, aku hendak memberi sama banyak dengan engkau pun.
15Tiadakah boleh aku berbuat sekehendakku atas milikku sendiri? Atau jahatkah pemandanganmu oleh sebab aku ini baik?
16Demikianlah orang yang terakhir itu akan menjadi yang mula-mula, dan yang mula-mula itu akan menjadi yang terakhir."
19Setelah beberapa lama kemudian daripada itu, maka tibalah tuan segala hamba itu memeriksai kira-kira mereka itu.
28Tetapi apakah pikiran kamu? Bahwa adalah seorang yang mempunyai dua orang anak laki-laki; maka pergilah ia kepada yang sulung serta berkata: Hai anakku, pergilah engkau bekerja hari ini di dalam kebun anggur itu.
30Sesungguhnya ada orang yang terkemudian akan menjadi yang terdahulu; dan ada orang yang terdahulu akan menjadi yang terkemudian."
9Maka mulailah Ia mengatakan perumpamaan ini kepada kaum itu, "Bahwa adalah seorang yang membuka kebun anggur; kemudian disewakannya kepada beberapa orang dusun, serta pergi beberapa lamanya ke negeri yang lain.
10Maka pada musim anggur disuruhkannya seorang hambanya kepada orang dusun itu, supaya mereka itu menyerahkan kepadanya sebahagian daripada buah kebun anggur itu. Tetapi orang dusun itu memalu dia serta mengusir pergi dengan tangan kosong.
11Lalu disuruhkannya pula seorang hambanya yang lain; maka hamba itu pun dipalunya dan dinistakannya sambil diusirnya pergi dengan tangan kosong juga.
12Kemudian disuruhkannya hambanya yang ketiga; tetapi hamba itu pula dilukakannya, lalu ditolakkannya ke luar.
15Maka pada harinya juga hendaklah kamu membayar upahnya dahulu dari pada masuk matahari atasnya, karena syaklah adanya dan hatinyapun merindu akan dia; supaya jangan ia berseru kepada Tuhan akan halmu dan dosapun tertangungglah atasmu.
30maka hamba yang tiada berguna itu, buangkanlah ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."
7Siapakah di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang menenggala atau menggembala, yang berkata tatkala hamba itu balik dari bendang: Mari lekas duduk makan?
8Bukankah ia akan berkata kepadanya: Siapkan makananku, ikatlah pinggangmu melayani aku, sehingga sudah aku makan minum, baharulah engkau pula makan minum?
4Tengoklah, upah orang yang berusaha menuai di ladangmu, yang kamu tahan dengan tipu daya itu, berteriak dan teriak orang yang menuai itu telah masuk ke dalam telinga Tuhan segala tentara.
1Maka mulailah Yesus bertutur kepada mereka itu dengan perumpamaan, "Adalah seorang membuka kebun anggur, dipagarnya sekeliling, dan digalinya tempat apitan anggur, dan didirikannya suatu bangun-bangun, lalu disewakannya kepada beberapa orang dusun serta berangkat ke negeri yang lain.
2Maka pada musimnya disuruhkannya seorang hambanya kepada orang dusun itu, supaya ia dapat menerima hasil kebun anggur itu daripada tangan orang dusun itu.
30Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terkemudian, dan orang yang terkemudian itu akan menjadi yang terdahulu."
24Maka orang yang telah menerima satu talenta itu pun datang menghadap, serta berkata: Ya Tuan, hamba mengetahui, bahwa Tuanlah seorang bengis, yang menuai di tempat Tuan tiada menabur dan mengumpulkan di tempat Tuan tiada menghambur;
14Tetapi apabila orang dusun itu melihat anaknya itu, maka berbicaralah mereka itu sama sendirinya, katanya: Inilah warisnya; marilah kita membunuh dia, supaya pusakanya menjadi hak kita.
15Lalu dicampakkannya dia ke luar kebun anggur itu dan dibunuhnya. Apakah sekarang akan diperbuat oleh tuan kebun anggur ke atas orang dusun itu?
38Akulah menyuruhkan kamu akan menuai barang yang tiada kamu kerjakan; orang lain sudah bekerja, dan kamu pun masuk ke dalam pekerjaannya."
45Tetapi jikalau hamba itu akan berkata di dalam hatinya: Tuanku lambat lagi datang; lalu mulai memukul hamba laki-laki dan perempuan, serta makan dan minum sampai mabuk,
46maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya, lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang kafir.
7Tetapi kata orang-orang dusun itu sama sendiri: Inilah warisnya; mari, biarlah kita membunuh dia, dan pusaka itu menjadi hak kita.
26Maka jawab tuannya, serta berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat dan malas, sudah engkau ketahui, bahwa aku menuai di tempat yang tiada aku tabur dan mengumpulkan di tempat yang tiada aku hamburkan;
21Maka kembalilah hamba itu, serta memberitahu hal itu kepada tuannya. Lalu marahlah tuan rumah itu sambil berkata kepada hambanya itu: Keluarlah engkau pergi dengan segera ke jalan-jalan dan lorong negeri, bawalah ke mari orang miskin, dan orang kudung, dan orang buta, dan orang timpang.
10Demikianlah juga kamu, apabila kamu sudah berbuat segala perkara yang diperintahkan atasmu itu, berkatalah: Bahwa kami ini hamba yang tiada berguna; kami hanya berbuat barang yang wajib atas kami."
35Orang dusun itu pun memegangkan hamba-hambanya, yang seorang dipukulnya, dan seorang dibunuhnya, dan seorang lagi dirajamnya.
36Lalu disuruhkan oleh tuan itu pula hamba yang lain, lebih banyak daripada yang mula-mula itu; maka diperbuat oleh orang dusun ke atasnya seperti yang dahulu.
37Pada akhirnya disuruhkannya kepada mereka itu anaknya laki-laki, katanya: Tak dapat tiada orang dusun itu akan menghormatkan anakku ini.
40Apabila datang tuan yang empunya kebun anggur itu, apakah kelak diperbuatnya ke atas orang dusun itu?"
31Maka banyak orang yang dahulu akan terkemudian, dan yang kemudian itu terdahulu."
5Tetapi tiada juga mereka itu peduli serta pergi, seorang ke ladangnya, dan seorang ke perniagaannya.
36Maka orang yang menuai itu mendapat upah, dan mengumpulkan hasil bagi hidup yang kekal, supaya baik yang menabur, baik yang menuai itu, sama-sama bersukacita.
40Oleh sebab itu hendaklah kamu juga bersedia; karena Anak manusia akan tiba pada suatu saat yang tiada kamu sangka-sangka."
15Tatkala ia kembali daripada menerima kerajaan itu, maka disuruhnya panggil segala hamba yang diberi uang perak itu datang kepadanya, supaya diketahuinya berapa pendapatan masing-masing di dalam perniagaan itu.
23Sebab itulah kerajaan surga diumpamakan dengan seorang raja, yang hendak menjelaskan kira-kira dengan segala hambanya.