Matius 23:16
Wai bagi kamu, hai pemimpin yang buta, yang berkata: Barangsiapa yang bersumpah demi Bait Allah, tiada mengapa; tetapi barangsiapa yang bersumpah demi emas Bait Allah, maka tertanggunglah.
Wai bagi kamu, hai pemimpin yang buta, yang berkata: Barangsiapa yang bersumpah demi Bait Allah, tiada mengapa; tetapi barangsiapa yang bersumpah demi emas Bait Allah, maka tertanggunglah.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Hai orang bodoh dan buta! Apakah yang lebih besar: Emaskah atau Bait Allah yang menguduskan emas itu?
18Dan lagi katamu: Barangsiapa yang bersumpah demi tempat korban, tiada mengapa; tetapi barangsiapa yang bersumpah demi persembahan yang di atas tempat korban itu, maka tertanggunglah.
19Hai orang buta, apakah yang lebih besar: Persembahankah atau tempat korban yang menguduskan persembahan itu?
20Sebab itu, siapa yang bersumpah demi tempat korban, ialah bersumpah demi tempat korban itu juga, dan demi segala sesuatu yang di atasnya.
21Dan siapa yang bersumpah demi Bait Allah, ialah bersumpah demi Bait Allah itu juga, dan demi Tuhan yang diam di dalamnya.
22Dan siapa yang bersumpah demi surga, ialah bersumpah demi arasy Allah, dan demi Tuhan yang duduk di atasnya.
23Wai bagi kamu, hai ahli Taurat dan orang Parisi, orang munafik! Karena kamu membayar sepersepuluh daripada selasih dan adas manis dan jintan, tetapi hal ihwal yang terlebih wajib di dalam Taurat, seperti keadilan dan belas kasihan dan setiawan, kamu tinggalkan. Inilah yang patut diperbuat, dan yang lain itu pun jangan ditinggalkan.
24Hai pemimpin yang buta, yang menapis nyamuk, tetapi menelan unta.
25Wai bagi kamu, hai ahli Taurat dan orang Parisi, orang munafik! Karena kamu membersihkan luar cawan dan pinggan, tetapi di dalamnya ada penuh dengan rampasan dan lobamu.
26Hai orang Parisi yang buta! Bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan dan pinggan, supaya luarnya pun menjadi bersih.
27Wai bagi kamu, hai ahli Taurat dan orang Parisi, orang munafik! Karena kamu seumpama kubur yang bersapu kapur; sungguhpun dari luar kelihatan elok, tetapi di dalamnya berisi tulang orang mati dan berbagai-bagai najis.
28Sedemikian juga kamu ini pun dari luar kelihatan benar kepada orang, tetapi di dalam penuh kamu dengan munafik dan dosa.
29Wai bagi kamu, hai ahli Taurat dan orang Parisi, orang munafik! Karena kamu memperbuat kubur nabi-nabi, dan menghiasi nisan kubur orang benar.
13Wai bagi kamu, hai ahli Taurat dan orang Parisi, orang munafik! Karena kamu menutup pintu kerajaan surga menahan orang,
14maka kamu ini tiada masuk, dan orang yang ingin masuk kamu tegahkan.
15Wai bagi kamu, hai ahli Taurat dan orang Parisi, orang munafik! Karena kamu mengelilingi laut dan darat hendak membawa seorang sahaja masuk agama; dan apabila ia sudah masuk, maka kamu jadikan dia anak isi neraka dua kali ganda daripada kamu sendiri.
42Wai kamu, hai orang Parisi! Karena kamu membayar sepersepuluh dari selasih dan inggu dan sayur-sayuran, pada halnya kamu melalui hukum dan kasih Allah. Inilah yang patut diperbuat, dan yang lain itu pun jangan ditinggalkan.
43Wai kamu, hai orang Parisi! Karena kamu suka duduk di kursi yang kehormatan di dalam segala rumah sembahyang dan kamu suka diberi hormat di pasar.
44Wai kamu, yang seumpama kubur, yang tiada kelihatan lagi, dan orang yang berjalan di atasnya tiada mengetahuinya."
33Lagi pula kamu sudah mendengar barang yang dikatakan kepada orang dahulu kala: Janganlah engkau bersumpah dusta, melainkan wajiblah engkau menyampaikan kepada Tuhan segala sumpahmu itu.
34Tetapi Aku ini berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali kamu bersumpah, baik demi langit, karena ia itu arasy Allah,
3Sebab itu, hendaklah kamu membuat dan menurut segala sesuatu yang dikatakannya kepadamu; tetapi perbuatannya jangan kamu lakukan; karena mereka itu berkata-kata sahaja, tetapi tiada mengamalkan.
4Maka diikatkannya tanggungan yang berat dan yang sukar dipikul, lalu meletakkan di atas bahu orang, tetapi mereka itu sendiri dengan jarinya pun tiada mau menggerakkan dia.
14Biarkanlah orang itu. Mereka itu pemimpin buta daripada orang yang buta. Jikalau orang buta memimpin orang buta, niscaya keduanya pun akan jatuh ke dalam lubang."
5Tetapi kata kamu ini: Barangsiapa yang berkata kepada bapanya atau ibunya, bahwa barang yang patut menjadi faedahmu daripadaku itulah kupersembahkan kepada Allah;
6maka tiada wajib orang itu memberi hormat kepada bapanya atau ibunya lagi. Demikianlah kamu meniadakan firman Allah oleh sebab adat istiadat orang tua-tua kamu.
7Hai orang munafik, benar sekali barang yang disabdakan oleh Nabi Yesaya dahulu dari hal kamu demikian ini:
46Maka kata Yesus, "Wai kamu juga, hai fakih! Karena kamu meletakkan ke atas orang tanggungan yang berat dan yang sukar dipikul, tetapi kamu sendiri dengan jarimu pun tiada menyentuh tanggungan itu.
47Wai kamu! Karena kamu memperbuat kubur nabi-nabi, tetapi orang tua-tuamu membunuh dia.
12Tetapi yang terutama sekali, hai saudara-saudaraku, jangan kamu bersumpah, baik demi surga baik demi bumi atau barang sumpah yang lain; melainkan biarlah "Ya" kamu di atas yang "Ya", dan "Tidak" kamu di atas yang "Tidak", supaya jangan kamu terkena hukum.
14Apabila orang Parisi, yang memang loba akan uang, mendengar segala perkataan itu, lalu diolok-olokkannya Yesus.
15Tetapi kata Yesus kepada mereka itu, "Kamulah, yang membenarkan dirimu sendiri di hadapan orang; tetapi Allah mengetahui hatimu; karena barang yang nampak tinggi pada pemandangan manusia, itulah kebencian kepada Allah.
4Janganlah kiranya kamu percaya akan perkataan penipu, demikian bunyinya: Inilah kaabah Tuhan, kaabah Tuhan, kaabah Tuhan.
26Dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sekali-kali tiada engkau dapat keluar dari sana, selagi engkau belum menjelaskan utangmu sehabis-habisnya.
18Kutuklah orang yang menyesatkan orang buta pada jalannya! Maka segenap orang banyak itu akan menyahut: Amin!
40dan yang menghabiskan harta segala janda, dan melanjutkan doanya dengan jalan berpura-pura; mereka itu pun akan terkena hukum yang terlebih berat."
4atau jikalau barang seorang sudah bersumpah dan telah ia membuka mulutnya dengan terlanjur, baik akan berbuat sesuatu yang jahat baik akan berbuat sesuatu yang baik, dalam dua-dua perkara itu, jikalau orang sudah bersumpah dengan tiada teringat lagi akan dia, maka ia itu terlindung dari padanya, kemudian diketahuinya akan dirinya bersalah;
5Tatkala orang berkata-kata akan hal Bait Allah itu terhias dengan batu yang indah-indah dan berbagai-bagai persembahan, maka kata Yesus,
6Tetapi Aku berkata kepadamu: Bahwa adalah di sini seorang yang lebih besar daripada Rumah Allah itu.
36dan jangan engkau bersumpah demi kepalamu, karena tiadalah engkau berkuasa menjadikan putih atau hitam sehelai rambut pun;
52Wai kamu, hai fakih! Karena anak kunci makrifat sudah kamu ambil; maka kamu sendiri tiada masuk, dan orang yang hendak masuk, kamu gendalakan."
17Lalu Ia mengajar, serta berkata kepada mereka itu, "Bukankah telah tersurat: Bahwa Rumah-Ku akan disebut rumah tempat berdoa bagi segala bangsa? Tetapi kamu sudah menjadikan dia gua orang penyamun."
17Jikalau barang seorang membinasakan rumah Allah, maka ia akan dibinasakan Allah; karena rumah Allah itu kudus, yaitu kamulah.
13serta berkata kepada mereka itu, "Telah tersurat: Bahwa Rumah-Ku akan disebut rumah tempat berdoa; tetapi kamu ini menjadikan dia gua penyamun."
46"Jagalah dirimu daripada segala ahli Taurat, yang suka berjalan-jalan dengan berjubah panjang, dan lagi suka diberi hormat kepadanya di pasar, dan suka akan kursi yang kehormatan di dalam segala rumah sembahyang, dan akan tempat yang mulia di dalam perjamuan,
47dan yang menghabiskan harta segala janda, dan melanjutkan doanya dengan jalan berpura-pura. Maka mereka itu akan terkena hukum yang terlebih berat."
46sambil berkata kepada mereka itu, "Adalah tersurat: Bahwa Rumah-Ku akan menjadi rumah tempat berdoa; tetapi kamu ini menjadikan dia gua penyamun."
39Maka dikatakan-Nya pula kepada mereka itu suatu perumpamaan, kata-Nya, "Dapatkah orang buta memimpin orang buta? Tiadakah kedua-duanya pun akan jatuh ke dalam lubang?
22Pada masa itu kamu kelak membilang najis jikalau akan perak persalutan segala berhalamu dan akan emas persalutan patung tuangan itu sekalipun, dan kamu akan membuang dia seperti kain cemar sambil katamu: Nyahlah engkau!
11Tetapi kamu ini berkata: Baiklah, jika seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Korban, (artinya persembahan kepada Allah) itulah barang yang patut menjadi faedahmu daripadaku,