Matius 24:46
Berbahagialah hamba itu, yang apabila tuannya tiba, didapatinya sedang berbuat demikian.
Berbahagialah hamba itu, yang apabila tuannya tiba, didapatinya sedang berbuat demikian.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
42Maka kata Tuhan, "Siapakah jurukunci yang setiawan dan budiman, yang ditetapkan oleh tuannya atas isi rumahnya, akan membahagikan makanan masing-masing pada waktu yang tertentu?
43Berbahagialah hamba, yang didapati oleh tuannya sedang berbuat demikian ketika ia tiba itu.
44Dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu, ia akan menetapkan dia atas segala sesuatu miliknya.
45Tetapi jikalau hamba itu akan berkata di dalam hatinya: Tuanku lambat lagi datang; lalu mulai memukul hamba laki-laki dan perempuan, serta makan dan minum sampai mabuk,
46maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya, lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang kafir.
47Adapun hamba yang sudah mengetahui kehendak tuannya, pada halnya tiada ia bersiap atau melakukan kehendak tuannya itu, ia akan disesah amat sangat.
42Sebab itu berjaga-jagalah kamu, karena tiada kamu ketahui, pada hari yang mana Tuhanmu akan tiba.
43Tetapi perkara ini kamu ketahui: Bahwa jikalau tuan rumah sudah mengetahui pada waktu yang mana pencuri datang, tak dapat tiada berjaga-jagalah ia dan tiada dibiarkannya rumahnya dipecah.
44Oleh sebab itu hendaklah kamu juga bersedia; karena Anak manusia akan tiba pada suatu saat yang tiada kamu sangka-sangka.
45Siapakah kelak hamba yang setiawan dan budiman, yang ditetapkan oleh tuannya atas isi rumahnya akan memberi makanan kepadanya pada waktu yang tertentu?
36dan hendaklah kamu seumpama orang, yang menunggu tuannya apabila ia kembali daripada perjamuan kawin; supaya apabila ia datang serta mengetuk pintu, mereka itu boleh dengan segeranya membukakan pintu baginya.
37Berbahagialah segala hamba, yang didapati oleh tuannya sedang berjaga ketika ia tiba; sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa tuan itu pun akan mengikat pinggangnya sendiri, serta mempersilakan mereka itu duduk makan, lalu datang melayani mereka itu.
38Jikalau ia tiba pada waktu jaga yang kedua atau yang ketiga, serta didapatinya mereka itu ada demikian juga, maka berbahagialah hamba-hamba itu.
39Tetapi ini kamu ketahui: Bahwa jikalau tuan rumah itu sudah mengetahui pada waktu yang mana pencuri datang, tak dapat tiada berjaga-jagalah ia, dan tiada dibiarkannya rumahnya dipecah.
40Oleh sebab itu hendaklah kamu juga bersedia; karena Anak manusia akan tiba pada suatu saat yang tiada kamu sangka-sangka."
47Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, ia akan menetapkan dia atas segala sesuatu miliknya.
48Tetapi jikalau hamba yang jahat itu berpikir di dalam hatinya: Tuanku lambat lagi datang;
49lalu dimulainya memukul teman-temannya, serta makan minum dengan orang pemabuk,
50maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya,
51lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang munafik; maka di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."
18Tetapi orang yang menerima satu talenta itu pergi menggali lobang di tanah, menyembunyikan uang tuannya itu.
19Setelah beberapa lama kemudian daripada itu, maka tibalah tuan segala hamba itu memeriksai kira-kira mereka itu.
20Maka datanglah orang yang menerima lima talenta itu menghadap, serta membawa keuntungan yang lima talenta itu, katanya: Ya Tuanku, lima talenta Tuan serahkan kepada hamba; tengoklah kiranya hamba dapat keuntungan lima talenta.
21Maka kata tuannya kepadanya: Sabaslah, hai hamba yang baik dan setiawan, atas yang sedikit pun engkau setia; aku akan menetapkan engkau atas hal ikhwal yang banyak. Masuklah engkau ke dalam kesukaan tuanmu.
22Maka datanglah pula orang yang menerima dua talenta itu menghadap, serta berkata: Ya Tuanku, dua talenta Tuan serahkan kepada hamba; tengoklah kiranya hamba dapat keuntungan dua talenta.
23Maka kata tuannya kepadanya: Sabaslah, hai hamba yang baik dan setiawan, dengan yang sedikit pun engkau setia; aku akan menetapkan engkau atas hal ikhwal yang banyak. Masuklah engkau ke dalam kesukaan tuanmu.
24Maka orang yang telah menerima satu talenta itu pun datang menghadap, serta berkata: Ya Tuan, hamba mengetahui, bahwa Tuanlah seorang bengis, yang menuai di tempat Tuan tiada menabur dan mengumpulkan di tempat Tuan tiada menghambur;
34Adalah hal itu seumpama seorang yang pergi ke luar negerinya, yang meninggalkan rumahnya dan yang memberi kuasa kepada segala hambanya serta menentukan pekerjaannya masing-masing, lalu berpesan kepada penunggu pintu, supaya berjaga-jaga.
35Sebab itu berjagalah kamu, karena tiada kamu mengetahui, bilakah tuan rumah itu tiba kelak, entahkan pada petangkah, atau tengah malamkah, atau ketika ayam berkokok, atau pagi harikah?
36Supaya jangan tiba-tiba ia datang, serta mendapati kamu tertidur.
26Maka jawab tuannya, serta berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat dan malas, sudah engkau ketahui, bahwa aku menuai di tempat yang tiada aku tabur dan mengumpulkan di tempat yang tiada aku hamburkan;
27sebab itu, wajiblah engkau menyerahkan uangku kepada orang yang menjalankan uang, supaya apabila aku datang kelak, boleh aku mendapat uangku kembali beserta dengan bunganya.
7Siapakah di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang menenggala atau menggembala, yang berkata tatkala hamba itu balik dari bendang: Mari lekas duduk makan?
8Bukankah ia akan berkata kepadanya: Siapkan makananku, ikatlah pinggangmu melayani aku, sehingga sudah aku makan minum, baharulah engkau pula makan minum?
9Adakah diucapkannya syukur kepada hamba itu sebab diperbuatnya seperti yang disuruhnya itu?
30maka hamba yang tiada berguna itu, buangkanlah ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."
31"Apabila Anak manusia datang kelak dengan kemuliaan-Nya, dan segala malaekat-Nya pun serta-Nya, lalu Ia akan duduk di atas takhta kemuliaan-Nya;
13Maka dipanggilnya sepuluh orang hambanya, lalu diberinya kepada mereka itu sepuluh kati perak, serta berkata kepadanya: Berniagalah kamu sehingga aku pulang.
24Seorang murid tiada lebih daripada gurunya, dan seorang hamba pula tiada lebih daripada tuannya.
13Sebab itu hendaklah kamu berjaga-jaga, karena tiada kamu ketahui akan hari atau waktunya."
14"Karena hal itu sama seperti seorang yang hendak pergi ke tanah yang lain; maka dipanggilnya segala hambanya yang khas, lalu diserahkannya miliknya kepadanya.
21Maka kembalilah hamba itu, serta memberitahu hal itu kepada tuannya. Lalu marahlah tuan rumah itu sambil berkata kepada hambanya itu: Keluarlah engkau pergi dengan segera ke jalan-jalan dan lorong negeri, bawalah ke mari orang miskin, dan orang kudung, dan orang buta, dan orang timpang.
22Maka kata hamba itu: Ya Tuan, apalah yang Tuan suruh itu sudahlah diperbuat, tetapi tempat ada lagi.
34Kemudian Raja itu pun kelak bertitahlah kepada mereka itu yang di sebelah kanan-Nya: Marilah, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, memiliki warisan, yaitu kerajaan yang disediakan bagimu daripada awal kejadian alam.
15Tatkala ia kembali daripada menerima kerajaan itu, maka disuruhnya panggil segala hamba yang diberi uang perak itu datang kepadanya, supaya diketahuinya berapa pendapatan masing-masing di dalam perniagaan itu.
40Apabila datang tuan yang empunya kebun anggur itu, apakah kelak diperbuatnya ke atas orang dusun itu?"
23Sebab itulah kerajaan surga diumpamakan dengan seorang raja, yang hendak menjelaskan kira-kira dengan segala hambanya.
27Karena Anak manusia akan datang dengan kemuliaan Bapa-Nya beserta dengan segala malaekat-Nya; pada masa itu Ia akan membalas kepada tiap-tiap orang menurut perbuatannya.
17Maka kata tuan itu kepadanya: Sabaslah, hai hamba yang baik; oleh sebab engkau setia dengan yang sedikit, engkau diberi kuasa memerintah sepuluh buah negeri.
10Sepeninggal mereka itu pergi membeli minyak, maka tibalah pengantin itu, dan anak dara yang bersedia itu pun masuklah mengiringkan pengantin itu kepada perjamuan kawin; maka pintu pun terkuncilah.