Matius 24:49
lalu dimulainya memukul teman-temannya, serta makan minum dengan orang pemabuk,
lalu dimulainya memukul teman-temannya, serta makan minum dengan orang pemabuk,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
43Berbahagialah hamba, yang didapati oleh tuannya sedang berbuat demikian ketika ia tiba itu.
44Dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu, ia akan menetapkan dia atas segala sesuatu miliknya.
45Tetapi jikalau hamba itu akan berkata di dalam hatinya: Tuanku lambat lagi datang; lalu mulai memukul hamba laki-laki dan perempuan, serta makan dan minum sampai mabuk,
46maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya, lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang kafir.
47Adapun hamba yang sudah mengetahui kehendak tuannya, pada halnya tiada ia bersiap atau melakukan kehendak tuannya itu, ia akan disesah amat sangat.
42Sebab itu berjaga-jagalah kamu, karena tiada kamu ketahui, pada hari yang mana Tuhanmu akan tiba.
43Tetapi perkara ini kamu ketahui: Bahwa jikalau tuan rumah sudah mengetahui pada waktu yang mana pencuri datang, tak dapat tiada berjaga-jagalah ia dan tiada dibiarkannya rumahnya dipecah.
44Oleh sebab itu hendaklah kamu juga bersedia; karena Anak manusia akan tiba pada suatu saat yang tiada kamu sangka-sangka.
45Siapakah kelak hamba yang setiawan dan budiman, yang ditetapkan oleh tuannya atas isi rumahnya akan memberi makanan kepadanya pada waktu yang tertentu?
46Berbahagialah hamba itu, yang apabila tuannya tiba, didapatinya sedang berbuat demikian.
47Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, ia akan menetapkan dia atas segala sesuatu miliknya.
48Tetapi jikalau hamba yang jahat itu berpikir di dalam hatinya: Tuanku lambat lagi datang;
50maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya,
51lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang munafik; maka di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."
36dan hendaklah kamu seumpama orang, yang menunggu tuannya apabila ia kembali daripada perjamuan kawin; supaya apabila ia datang serta mengetuk pintu, mereka itu boleh dengan segeranya membukakan pintu baginya.
37Berbahagialah segala hamba, yang didapati oleh tuannya sedang berjaga ketika ia tiba; sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa tuan itu pun akan mengikat pinggangnya sendiri, serta mempersilakan mereka itu duduk makan, lalu datang melayani mereka itu.
38Jikalau ia tiba pada waktu jaga yang kedua atau yang ketiga, serta didapatinya mereka itu ada demikian juga, maka berbahagialah hamba-hamba itu.
39Tetapi ini kamu ketahui: Bahwa jikalau tuan rumah itu sudah mengetahui pada waktu yang mana pencuri datang, tak dapat tiada berjaga-jagalah ia, dan tiada dibiarkannya rumahnya dipecah.
40Oleh sebab itu hendaklah kamu juga bersedia; karena Anak manusia akan tiba pada suatu saat yang tiada kamu sangka-sangka."
7Siapakah di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang menenggala atau menggembala, yang berkata tatkala hamba itu balik dari bendang: Mari lekas duduk makan?
8Bukankah ia akan berkata kepadanya: Siapkan makananku, ikatlah pinggangmu melayani aku, sehingga sudah aku makan minum, baharulah engkau pula makan minum?
30maka hamba yang tiada berguna itu, buangkanlah ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."
19Setelah beberapa lama kemudian daripada itu, maka tibalah tuan segala hamba itu memeriksai kira-kira mereka itu.
31Apabila dilihat oleh segala kawannya barang yang berlaku itu, berdukacitalah mereka itu amat sangat, lalu pergi menyatakan kepada tuannya segala hal itu.
21Karena di dalam perjamuan itu masing-masing berebut-rebut makan makanannya sendiri, sehingga ada yang lapar, ada yang mabuk.
13Maka titah baginda itu kepada hambanya: Ikatlah kaki tangannya, buangkan ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi.
39dan tiadalah mereka itu sadar, sehingga tiba air bah itu melenyapkan sekaliannya, demikian juga hal kedatangan Anak manusia itu.
3lalu menyuruhkan hamba-hambanya memanggil orang jemputan pada perjamuan kawin itu, tetapi tiadalah mereka itu mau datang.
4Maka disuruhkannya pula hamba yang lain, titahnya: Katakanlah kepada orang jemputan itu: Ingatlah, perjamuanku sudah aku sediakan, maka lembu-lembuku dan binatang yang tambun sudah bersembelih, dan semuanya sudah sedia; datanglah kepada perjamuan kawin.
5Tetapi tiada juga mereka itu peduli serta pergi, seorang ke ladangnya, dan seorang ke perniagaannya.
6Maka orang lain pula memegangkan hamba-hambanya, menistai dan membunuh dia.
21Maka kembalilah hamba itu, serta memberitahu hal itu kepada tuannya. Lalu marahlah tuan rumah itu sambil berkata kepada hambanya itu: Keluarlah engkau pergi dengan segera ke jalan-jalan dan lorong negeri, bawalah ke mari orang miskin, dan orang kudung, dan orang buta, dan orang timpang.
34Maka marahlah tuannya itu, lalu diserahkannya dia kepada penunggu penjara, sehingga dibayarnya semua utangnya itu.
26Maka jawab tuannya, serta berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat dan malas, sudah engkau ketahui, bahwa aku menuai di tempat yang tiada aku tabur dan mengumpulkan di tempat yang tiada aku hamburkan;
24Karena Aku berkata kepadamu: Bahwa seorang pun tiada dari antara segala orang jemputan itu akan merasai perjamuan-Ku itu."
34Apabila hampir musim buah, maka disuruhkannya segala hambanya kepada orang dusun itu akan menerima buahnya.
35Orang dusun itu pun memegangkan hamba-hambanya, yang seorang dipukulnya, dan seorang dibunuhnya, dan seorang lagi dirajamnya.
26baharulah kamu akan mulai berkata-kata: Kami sudah makan minum di hadapan Tuan, dan Tuan mengajar di lorong-lorong negeri kami.
40Apabila datang tuan yang empunya kebun anggur itu, apakah kelak diperbuatnya ke atas orang dusun itu?"
41Maka kata mereka itu kepada-Nya, "Dengan sejahat-jahat bunuh tuan itu akan membunuh orang jahat itu, dan kebun anggur itu pun disewakannya pula kepada orang dusun yang lain, yaitu yang menyerahkan buah kepadanya pada musimnya."
34Adalah hal itu seumpama seorang yang pergi ke luar negerinya, yang meninggalkan rumahnya dan yang memberi kuasa kepada segala hambanya serta menentukan pekerjaannya masing-masing, lalu berpesan kepada penunggu pintu, supaya berjaga-jaga.
19Maka aku akan berkata kepada jiwaku: Hai jiwaku, engkau ada banyak harta tersimpan untuk beberapa tahun, senangkanlah dirimu, makan minum dan bersukacitalah.
17Karena mereka itu makan rezeki kejahatan serta minum air anggur kekerasan belaka.
8Lalu titahnya kepada segala hambanya: Sungguhpun perjamuan kawin itu sudah sedia, tetapi orang jemputan itu tiada berlayak.
5Maka pada ketika pengantin itu terlambat datang, mengantuklah mereka itu sekalian, lalu tertidur.
9Apakah kelak diperbuat oleh tuan yang empunya kebun anggur itu? Tak dapat tiada ia akan datang membunuh segala orang dusun itu, lalu memberikan kebun anggur itu kepada orang lain.
36Supaya jangan tiba-tiba ia datang, serta mendapati kamu tertidur.
22Maka kata tuan itu kepadanya: Hai hamba yang jahat, dengan perkataanmu itu aku menghukumkan engkau. Sudahkah engkau ketahui, bahwa aku ini seorang yang keras hati, yang mengambil barang yang tiada kutaruh, dan menuai barang yang tiada kutabur?
10Maka pada musim anggur disuruhkannya seorang hambanya kepada orang dusun itu, supaya mereka itu menyerahkan kepadanya sebahagian daripada buah kebun anggur itu. Tetapi orang dusun itu memalu dia serta mengusir pergi dengan tangan kosong.
34Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan ditakluk oleh gelojoh dan mabuk dan percintaan kehidupan ini, sehingga dengan tiada disangka-sangka hari itu terentang ke atasmu seperti jerat.