Matius 3:10
Sekarang pun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuahkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api.
Sekarang pun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuahkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Maka kata Yahya kepada orang banyak yang datang dengan maksud dibaptiskannya itu, "Hai benih ular, siapakah menunjukkan kepadamu jalan melarikan dirimu daripada kemurkaan yang akan datang kelak?
8Keluarkanlah olehmu buah-buahan yang berpadan dengan tobat, dan janganlah kamu mulai berkata di dalam hatimu sendiri: Bahwa Ibrahimlah bapa kita. Karena aku berkata kepadamu, bahwa Allah berkuasa menjadikan anak-anak Ibrahim daripada batu-batu ini.
9Sekarangpun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuah yang baik, ia itu akan ditebang dan dibuang ke dalam api."
10Maka orang banyak itu pun menanya dia, katanya, "Apakah juga wajib kami perbuat?"
16Daripada buah-buahannya kamu akan mengenali dia. Pernahkah orang memetik buah anggur daripada pokok duri, atau buah ara daripada pokok onak?
17Demikian juga tiap-tiap pohon kayu yang baik, berbuahkan buah yang baik; tetapi pohon kayu yang jahat, berbuahkan buah yang jahat.
18Tiada dapat pohon kayu yang baik berbuahkan buah yang jahat, atau pohon yang jahat itu berbuahkan buah yang baik.
19Tiap-tiap pohon kayu yang tiada memberi buah yang baik, akan ditebang dan dibuangkan ke dalam api.
20Sebab itu daripada buah-buahannya kamu akan mengenali dia.
7Tetapi apabila dilihatnya banyak daripada orang Parisi dan Saduki pun datang minta dibaptiskan, berkatalah ia kepada mereka itu, "Hai bangsa ular, siapakah mengajar kamu melarikan dirimu daripada murka yang datang kelak?
8Keluarkanlah olehmu buah-buahan yang berpadan dengan tobat.
9Dan janganlah kamu sangka di dalam hatimu, mengatakan: Bahwa Ibrahim bapa kita; karena aku berkata kepadamu, bahwa Allah berkuasa menjadikan anak-anak Ibrahim daripada batu-batu ini.
33Jikalau dikatakan pohon kayu itu baik, maka buahnya pun baik, jikalau dikatakan pohon kayu itu jahat, maka buahnya pun jahat juga. Karena pohon kayu itu dapat dikenal daripada buahnya.
11Sungguhpun aku ini membaptiskan kamu dengan air, supaya kamu bertobat, tetapi Orang yang akan datang kemudian daripadaku, Ialah lebih berkuasa daripadaku; maka tiadalah berlayak aku menjadi pengangkat kasut-Nya: Ialah akan membaptiskan kamu dengan Rohulkudus dan api.
12Nyirunya ada di dalam tangan-Nya; maka Ia akan membersihkan segenap tempat pengiriknya, lalu Ia mengumpulkan gandumnya masuk ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan habis dibakar-Nya dengan api yang tiada dapat dipadamkan."
9jikalau ia berbuah lagi kemudian hari, baiklah; jikalau tiada, bolehlah Tuan menebang dia."
4Hendaklah kamu tetap di dalam Aku, dan Aku juga di dalam kamu. Sama seperti carang tiada dapat berbuah dengan kuasa dirinya sendiri, jikalau tiada tetap pada pokok anggur, demikian juga kamu pun tiada dapat, jikalau tiada kamu tetap di dalam Aku.
5Aku inilah Pokok Anggur yang benar, dan kamulah carang-carangnya. Siapa yang tetap di dalam Aku, dan Aku pun di dalam dia, ialah berbuah lebat; karena kalau tiada beserta dengan Aku, suatu pun tiada dapat kamu perbuat.
6Jikalau barang seorang tiada tetap di dalam Aku, terbuanglah ia ke luar sama seperti carang itu, serta menjadi kering; kemudian ia itu dikumpulkan orang, dibuangkannya ke dalam api, lalu hangus.
1"Aku inilah Pokok Anggur yang benar, dan Bapa-Ku ialah Pembelanya.
2Tiap-tiap carang di dalam Aku yang tiada berbuah dikerat-Nya; dan tiap-tiap carang yang berbuah dibersihkan-Nya, supaya makin lebat lagi ia berbuah.
43Karena tiadalah pohon kayu yang baik, yang berbuahkan buah yang tiada baik, atau pohon kayu yang buruk, yang berbuahkan buah yang baik,
44sebab tiap-tiap pohon kayu dikenal daripada buahnya sendiri, karena daripada pokok duri tiada orang memetik buah ara, dan daripada semak duri tiada orang memetik buah anggur.
16maka jawab Yahya serta berkata kepada sekalian orang itu, "Aku ini membaptiskan kamu dengan air, tetapi adalah kelak datang seorang yang lebih berkuasa daripadaku, maka menguraikan tali kasut-Nya pun aku ini tiada berlayak, Ialah akan membaptiskan kamu dengan Rohulkudus dan api.
17Nyirunya ada di dalam tangan-Nya; maka Ia akan membersihkan segenap tempat pengirik-Nya, lalu Ia mengumpulkan gandum-Nya masuk ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan habis dibakar-Nya dengan api yang tiada dapat dipadamkan."
5Aku berkata kepadamu: Bukannya begitu; tetapi jikalau tiada kamu bertobat, niscaya kamu sekalian pun akan binasa sedemikian itu juga."
6Maka dikatakan-Nya perumpamaan ini, "Adalah seorang mempunyai sepohon ara ditanam di dalam kebun anggurnya; maka datanglah ia mencari buahnya pada pohon itu, tetapi tiada didapatinya.
7Lalu katanya kepada penunggu kebun itu: Tengoklah, sudah tiga tahun lamanya aku datang mencari buah pada pohon ara ini, tiada dapat; tebanglah dia, apa gunanya lagi ia menyempitkan tanah itu?
13Maka jawab Yesus, kata-Nya, "Sesuatu tanaman, yang tiada ditanam oleh Bapa-Ku yang di surga, ialah akan dicabut.
5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.
8Tetapi jikalau tanah itu mengeluarkan semak duri dan onak, terbuanglah ia dan berdekat dengan laknat, maka kesudahannya akan terbakar.
19Serta dipandang-Nya sepohon ara di sisi jalan, pergilah Ia ke situ, dan didapati-Nya satu apa pun tiada di pohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah Ia kepadanya, "Janganlah jadi buah daripadamu lagi selama-lamanya." Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu.
42Lalu dibuangkan-Nya ke dalam dapur yang berapi; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi.
43Sebab itu Aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah akan diambil daripadamu, dan diberikan kepada suatu bangsa yang menerbitkan buahnya.
14Karena Aku akan membalas kepada kamu sekadar hasil perbuatanmu, demikianlah firman Tuhan, dan Aku akan memasang suatu api di dalam hutanmu, yang makan habis kelak akan segala sesuatu yang kelilingnya.
50Lalu membuangkan mereka itu ke dalam dapur yang berapi; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi.
6Maka sebab itu firman Tuhan Hua: Seperti kayu pokok anggur di antara segala pohon kayu di hutan yang Kuserahkan kepada api akan dimakan habis, demikianpun Kuserahkan segala orang isi Yeruzalem,
18Maka oleh karena kehangatan murka Tuhan serwa sekalian alam tanah itu akan kegelapan dan segala orang isinya seperti makanan api, sehingga orang tiada sayang akan saudaranya.
29Maka dikatakan-Nya kepada mereka itu suatu perumpamaan, "Tengoklah pohon ara dan segala pohon lain!
2katanya, "Bertobatlah kamu, karena kerajaan surga sudah dekat."
3Karena inilah dia, yang dikatakan halnya oleh Nabi Yesaya: Suara orang yang berseru-seru di padang belantara: sediakanlah jalan Tuhan, luruskanlah segala lorongnya.
40Maka sama seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar habis dengan api, sedemikianlah akan jadi pada kesudahan alam.
31Karena jikalau demikian perbuatannya pada kayu yang hidup, apatah lagi pada yang kering?"
45Dan jikalau kakimu mendatangkan kesalahan padamu, keratlah dia;
20Tatkala mereka itu lalu pada pagi-pagi, mereka itu nampak pohon ara itu sudah kering sampai ke akarnya.
3Karena syariat segala bangsa itu sia-sialah adanya, karena kayu juga adanya barang yang telah ditetak di dalam hutan, suatu perbuatan tukang yang telah diperbuat dengan lengan tersingsing.
7Sudah digundulkannya pokok anggurku dan tunggul mati pokok araku; sudah dikulitinya dan ditumbangkannya sekali-kali, dan cabang-cabangnya sudah putih.
16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.
4Bahwasanya kepada api juga diserahkannya akan dimakan habis, kedua ujungnya sudah habis dimakan api dan tengahnya sudah hangus, bolehkah lagi ia itu berguna kepada barang sesuatu pekerjaan?
29Maka pada masa buahnya masak, lalu segera disuruhnya orang membawa sabit, sebab sudah sampai musim menuai."