Nehemia 2:3
Maka sembahku kepada baginda: Daulat tuanku sampai selama-lamanya! Bagaimana gerangan tiada suram muka patik, sedang negeri, tempat pekuburan nenek moyang patik, sudah rusak dan segala pintu gerbangnyapun sudah habis dimakan api?
Maka sembahku kepada baginda: Daulat tuanku sampai selama-lamanya! Bagaimana gerangan tiada suram muka patik, sedang negeri, tempat pekuburan nenek moyang patik, sudah rusak dan segala pintu gerbangnyapun sudah habis dimakan api?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Bermula, maka pada sekali peristiwa, yaitu pada bulan Nisan tahun yang kedua puluh dari pada kerajaan baginda raja Artahsasta, pada masa adalah air anggur di hadapan baginda, bahwa aku mengambil air anggur itu, lalu kupersembahkan dia kepada baginda; maka dahulu belum pernah aku berduacita di hadapan baginda.
2Maka titah baginda kepadaku: Mengapa maka suram mukamu sedang tiada engkau sakit? ini tiada lain, melainkan dukacita juga! Maka pada ketika itu ketakutanlah aku sangat.
4Maka titah baginda kepadaku: Apakah sekarang pintamu kepadaku? Maka pada ketika itu aku meminta doa kepada Allah yang di sorga!
5Lalu sembahku kepada baginda: Jikalau tuanku sudi dan tuanku berkenan akan patik di hadapan hadirat tuanku, suruhkan apalah patik ke tanah Yehuda, ke negeri tempat pekuburan nenek moyang patik, supaya patik bangunkan dia pula.
6Maka titah baginda kepadaku, sementara permaisuri adalah bersemayam pada sisi baginda: Berapa lama kiranya perjalananmu itu dan bilamana engkau akan kembali? Maka ridlalah baginda menyuruhkan daku, setelah sudah kutentukan harinya.
7Dan lagi sembahku kepada baginda: Jikalau tuanku sudi, hendaklah kiranya dikaruniakan kepada patik beberapa surat kiriman kepada penghulu-penghulu negeri di seberang sana sungai, supaya diberikannya penghantaran kepada patik sehingga sampai patik di tanah Yehuda.
8Dan lagi sepucuk surat kepada Asaf, penunggu taman tuanku, supaya diberikannya patik beberapa batang kayu akan alang-alang pintu kota, yang pada rumah itu dan akan pagar tembok negeri, dan akan rumah yang patik duduk dalamnya kelak. Maka dikaruniakan baginda surat itu kepadaku, sekadar tangan Allahku berlaku dengan baik atasku.
9Hata, maka sampailah aku kepada segala penghulu negeri yang di seberang sana sungai, lalu kusampaikanlah kepada mereka itu segala surat kiriman baginda. Maka bagindapun sudah menyuruhkan sertaku beberapa hulubalang dan orang berkendaraan.
10Adapun serta Sanbalat, orang Horoni, dan Tobia, hamba Ammoni, mendengar perkara itu, maka sangat seganlah keduanya akan hal ini, yaitu adalah datang seorang yang menuntut baiknya bani Israel.
11Hata, maka sampailah aku di Yeruzalem, lalu aku tinggal di sana tiga hari lamanya.
2maka datanglah Hanani, seorang saudaraku, dan beberapa orang Yehudapun sertanya, lalu aku bertanyakan mereka itu akan hal orang Yahudi yang telah luput dan yang lagi tinggal dari pada segala orang yang dipindahkan itu dan akan hal Yeruzalem.
3Maka katanya kepadaku: Adapun segala orang yang lagi tinggal dari pada segala yang dipindahkan itu, ia itu adalah di sana, di dalam negeri itu, dengan sangat kesukarannya dan dalam hal kecelaan, dan lagi pagar tembok Yeruzalem sudah terbelah dan segala pintu gerbangnyapun sudah dibakar habis dengan api.
4Demi kudengar segala perkataan ini maka duduklah aku sambil menangis dan berkabung beberapa hari lamanya, dan akupun berpuasa dan meminta doa di hadapan hadirat Allah yang di sorga.
5Sembahku: Ya Tuhan, Allah yang di sorga, Engkaulah Allah yang mahabesar dan haiban, yang memeliharakan perjanjian dan kemurahan kepada barangsiapa yang mengasihi akan Dikau dan yang memeliharakan segala firman-Mu.
15Maka pada malam itu juga berjalanlah aku naik dari pada lembah itu sambil memeriksa baik-baik pagar temboknya, lalu baliklah aku dan masuk pula dari pada pintu Lembah, demikianlah aku pulang.
16Maka tiada diketahui oleh segala orang besar-besar ke mana aku sudah pergi dan barang apa kuperbuat, karena sampai kepada masa itu belum juga aku menyatakan barang seperkara kepada orang Yahudi dan kepada segala imam dan orang bangsawan dan orang besar-besar dan segala orang lain yang mengerjakan pekerjaan itu.
17Maka pada masa itu kataku kepada mereka itu: Bahwa kamu melihat kesukaran yang ada kita dalamnya, bagaimana Yeruzalem sudah rusak dan segala pintu gerbangnyapun habis dimakan api; mari, biarlah kita membangunkan pula pagar tembok Yeruzalem, supaya jangan lagi kita menjadi suatu kecelaan.
18Lalu aku memberi tahu mereka itu bagaimana tangan Allahku sudah berlaku dengan baik atasku, dan lagi segala titah baginda yang dikatakan baginda kepadaku. Maka sahut mereka itu: Baiklah kita bangkit dan membangunkan dia pula! Demikianlah dikuatkannya tangannya bagi perkara yang baik itu.
12maklumlah kiranya kepada tuanku, bahwa segala orang Yahudi, yang sudah meninggalkan tuanku, lalu datang mendapatkan patik ke Yeruzalem, dan membangun pula negeri yang durhaka dan jahat itu, didirikannya pula pagar temboknya dan sudah dibubuh mereka itu segala alasnya.
13Maka maklumlah kiranya kepada tuanku, jikalau negeri itu sudah dibangunkan dan segala pagar temboknya didirikan pula, niscaya tiada mereka itu akan membayar upeti atau cukai dan bea, maka dengan demikian peri khazanah tuanku akan kerugian kelak.
14Maka oleh sebab patik sekalian ini makan ayapan dari dalam istana tuanku, tiada patut patik melihat tuanku kurang dihormati, maka patik melayangkan sepucuk surat ini hendak memaklumkan dia kepada tuanku.
15Hendaklah kiranya diselidik dalam kitab tawarikh nenenda moyangda tuanku, niscaya didapati dalamnya tersebut, bahwa dahulu negeri itu negeri durhaka adanya, yang sudah mempersakiti hati segala raja dan penghulu negeri, dan dari pada zaman dahulukalapun sudah diadakannya durhaka di dalamnya, dan sebab itu negeri itu dahulu dibinasakan.
16Maka patik ini memaklumkan kepada tuanku, jikalau negeri itu dibangunkan dan segala pagar temboknya didirikan pula, niscaya kelak tiada lagi pada tuanku bahagian di seberang sini sungai itu.
27Maka segala puji bagi Tuhan, Allah nenek moyang kita, yang sudah menggerakkan hati baginda akan mempermuliakan rumah Tuhan, yang di Yeruzalem itu,
28dan dicenderungkannya kepadaku keridlaan baginda dan segala menterinya dan segala panglima perang baginda! Maka sebab itu aku telah memberanikan diriku, sekadar tangan Tuhan, Allahku, berlaku atasku, sehingga segala penghulu dari antara orang Israel telah kuhimpunkan akan berjalan sertaku.
10Serta kedengaranlah kepada permaisuri segala perkara yang telah jadi pada baginda dan segala menteri baginda, lalu langsung permaisuri ke tempat perjamuan itu, serta sembahnya: Daulat tuanku! jangan apalah kepikiran tuanku mendebarkan kalbu tuanku dan jangan seri wajah tuanku berubah begitu.
6Karena bagaimana dapat patik memandang jahat yang berlaku atas bangsa patik, dan bagaimana dapat patik memandang kebinasaan segala kaum keluarga patik?
9Karena kami ini lagi diperhamba, tetapi dalam hal perhambaan itu tiada ditinggalkan Allah kami akan kami, melainkan dicenderungkannya kepada kami keridlaan raja-raja Farsi, hendak menghidupi kami pula sedikit, sehingga kami dapat membangunkan bait Allah kami dan membaiki segala kerobohannya, dan hendak diberikannya akan kami sebuah pagar di Yehuda dan di Yeruzalem.
26hendaklah kaukatakan kepada mereka itu: Bahwa aku sudah mempersembahkan pintaku ke bawah duli baginda, supaya jangan pula baginda menyuruh aku dibawa balik ke dalam rumah Yonatan akan mati di sana.
8Maka maklumlah kiranya tuanku bahwa patik sekalian ini sudah pergi ke tanah Yehuda, ke bait-Ullah yang mahabesar, maka bait itu diperbuat dari pada batu besar-besar dan segala dindingnya lagi dilapis dengan kayu, maka pekerjaan itu dibuatnya dengan segera dan lagi jadi dengan selamat oleh tangan mereka itu.
9Maka patik sudah bertanyakan segala tua-tua mereka itu serta kata patik kepadanya: Siapa sudah menyuruh kamu membangunkan rumah ini dan mendirikan pula pagar tembok ini?
13Maka pada malam aku berjalan keluar dari pada pintu Lembah, serta lalu dari pada mata air Naga langsung ke pintu Baja, maka aku periksa baik-baik akan segala pagar tembok Yeruzalem, yang sudah terbelah-belah, dan segala pintu gerbangnyapun, yang sudah habis dimakan api.
20Maka akupun menyahut kepada mereka itu, kataku: Bahwa Allah yang di sorga juga kelak menguntungkan pekerjaan kami ini, maka kami ini, hamba-Nya, berbangkit hendak membangunkan pula; tetapi bagi kamu tiada bahagian atau hak atau peringatan di dalam Yeruzalem!
11Tetapi kataku: Seorang seperti aku ini masakan lari? mana boleh seorang seperti aku ini masuk ke dalam kaabah lalu tinggal hidup! Tiada mau aku masuk ke dalamnya.
17Maka sekarang, ya Allah kami! dengar apalah akan doa hamba-Mu dan akan segala pemohonnya, dan karena Tuhan juga hendaklah terang hadirat-Mu bercahaya kepada tempat kesucian-Mu, yang sudah rusak itu!
18Cenderungkanlah telinga-Mu, ya Allahku! dan dengarlah; bukakanlah mata-Mu dan lihatlah segala kerusakan kami dan negeri yang atasnya sudah disebut nama-Mu, karena kami mempersembahkan segala permintaan doa kami di hadapan hadirat-Mu bukan dengan bertumpu pada kebenaran kami, melainkan pada segala rahmat-Mu, yang amat limpah!
6Tetapi dalam antara sekalian ini tiada aku di Yeruzalem, karena pada tahun yang ketiga puluh dua dari pada kerajaan Artahsasta atas Babil datanglah aku kembali menghadap baginda, tetapi selang beberapa hari bermohonlah aku pula kepada baginda.
11Ya Tuhan! biar apalah telinga-Mu mengeling akan doa hamba-Mu ini dan akan doa segala hamba-Mu yang suka takut akan nama-Mu, dan peruntungkanlah kiranya hari ini bagi hamba-Mu, dan berilah kiranya ia mendapat rahmat di hadapan orang manusia ini! Hata, maka adalah aku ini penjawat minuman baginda.
2Maka berkata-katalah ia di hadapan segala saudaranya dan segala tentara Samaria, katanya: Apakah perbuatan orang Yahudi yang letih lesu ini? Patutkah orang membiarkan dia? Bolehkah mereka itu mempersembahkan korban kelak? Dapatkah mereka itu menyudahkannya pada sehari jua? Dapatkah mereka itu menghidupkan pula batu-batu dari pada kerobohan yang sudah dibakar adanya?
22Perhatikanlah baik-baik, jangan kamu lalaikan perkara ini; betapa gerangan jahat itu makin akan bertambah-tambah dan dipersakitinya lagi hati segala raja?
3dan akan bertanyakan segala imam yang di dalam rumah Tuhan serwa sekalian alam dan segala nabipun demikian: Haruskah kami menangis pada bulan yang kelima dan mengasingkan diri kami seperti biasa kami berbuat sekarang sudah beberapa berapa tahun lamanya?
12Tetapi banyaklah imam dan orang Lewi dan penghulu bapa-bapa, yang sudah tua dan yang sudah tahu melihat rumah yang dahulu itu, apabila alas rumah ini adalah di hadapan matanya, menangislah mereka itu dengan suara yang nyaring, sementara orang banyak itu bersorak ramai-ramai dari sukacita hatinya.
22Karena malulah aku meminta kepada baginda barang tentara dan orang berkendaraan akan menolong kami dari pada segala musuh di jalan, tegal kami sudah bersembah kepada baginda demikian: Bahwa tangan Allah kami adalah dengan baiknya atas segala orang yang mencahari Dia, tetapi kuasa-Nya dan murka-Nya melawan segala orang yang meninggalkan Dia.
23Maka segala sesuatu yang dengan keridlaan Allah yang di sorga itu hendaklah diperbuat dengan rajin akan guna bait Allah yang di sorga; karena mengapa gerangan tulah kelak akan berlaku atas kerajaan baginda dan atas segala putera baginda?
9sahutnya dan sembahnya kepada baginda raja Nebukadnezar: Daulat tuanku!
20Maka sekarangpun, ya tuanku, biarlah kiranya pinta patik dipersembahkan kepada hadirat tuanku, jangan apalah patik dikembalikan ke dalam rumah Yonatan, karkun itu, asal jangan patik mati di sana.
4Adapun negeri itu banyak luasnya dan besar adanya, tetapi dalamnya adalah sedikit jua orang isinya dan rumah-rumahnyapun belum dibangunkan pula.
12Tetapi setelah sudah bapa-bapa kami membangkitkan murka Allah, Tuhannya segala langit itu, maka diserahkannya mereka itu kepada tangan Nebukadnezar, raja Babil, orang Kasdim itu, yang sudah merobohkan rumah ini dan memindahkan bangsa itu ke Babil.
19Maka kata orang banyak itu kepadaku: Tiadakah engkau memberi tahu kami apa artinya engkau berbuat demikian?
7Jangan kamu mengusik pekerjaan pada bait-Ullah itu; biarkanlah penghulu negeri orang Yahudi dan segala tua-tua orang Yahudi membangunkan pula bait-Ullah itu pada tempatnya.