Bilangan 24:23
Dan lagi dimulainya mengatakan misalnya, katanya: Wai, siapakah boleh hidup, apabila diadakan Allah segala perkara ini?
Dan lagi dimulainya mengatakan misalnya, katanya: Wai, siapakah boleh hidup, apabila diadakan Allah segala perkara ini?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
24Maka kapal-kapal dari pantai orang Khitim akan mengusik Asyur dan mengusik Heber dan iapun akan binasa!
20Arakian, serta dilihatnya Amalek maka dimulainya mengatakan misalnya, katanya: Adapun mula segala bangsa, ia itu Amalek, tetapi akhirnya akan kebinasaan.
21Serta dilihatnya orang Keni, maka dimulainya mengatakan misalnya, katanya: Kendatilah teguh kedudukanmu dan sarangmu ditaruh di atas bukit batu;
22maka Kain selalu diusik juga sampai Asyur membawa akan kamu dengan tertawan.
24Bahwa kesusahan dan kepicikan mengejuti dia, dan mendatangi dia seperti seorang raja yang siap akan berperang.
22Maka nyawanya hampir kepada kebinasaan dan jiwanya kepada mati yang tertentu.
5Wai bagiku! adalah halku bagaikan orang dagang di Mesekh dan seolah-olah aku duduk dalam kemah Kedar!
11Hendaklah kamu langsung, hai perempuan penduduk Safir! dengan malu ketelanjanganmu; bahwa perempuan penduduk Zaanan tiada keluar; peratapan adalah di Bait-haizal dan ia itu menegahkan kamu dari pada tinggal di sana.
20Orang kemudian hari tercengang-cengang kelak akan halnya dan bangsa yang akhir itu akan kena dahsyat.
22Orang yang berkuasapun disentaknya oleh kuatnya, maka apabila ia bangkit berdiri seorangpun tiada yang tentu hidupnya.
8Bukankah oleh karena segala perkara ini gemparlah tanah itu dan segala orang penduduknyapun berkabung? bahkan, ia itu akan tenggelam sama sekali seperti dalam sungai dan diombang-ambing dan diliputi seperti oleh sungai Mesir.
1Bahwa inilah firman akan hal padang belantara yang pada tepi laut:
2Suatu wahyu yang hebat sudah dinyatakan kepadaku! Si penyamun itu lagi menyamun; si perusak itu lagi merusak; hai Elam! hendaklah engkau berjalan; hai Medi! hendaklah engkau menyerang. Bahwa aku juga memperhentikan segala pengeluh.
19Kedua perkara ini sudah berlaku atasmu, maka siapa gerangan mengasihani akan dikau? Adalah kerusakan dan kebinasaan dan kelaparan dan pedang; maka dengan siapa gerangan Aku akan menghiburkan dikau?
24maka pada masa itu akan dikatakan oleh segala bangsa: Mengapa maka Tuhan telah berbuat demikian akan negeri ini? Apakah mulanya kehangatan murka yang besar ini?
12Bahwasanya Ia merampas, maka siapa gerangan dapat menyuruh Dia mengembalikan? siapa gerangan dapat berkata kepada-Nya: Apakah perbuatan-Mu?
13Tetapi di tengah-tengah tanah di antara segala bangsa itu didapati lagi akan orang seperti buah pohon zait yang telah digoyang, dan seperti pungutan yang kemudian setelah sudah buah anggur habis dipetik.
7Maka akan jadi, apabila mereka itu bertanya akan dikau: Mengapa maka engkau berkeluh kesah begitu? hendaklah kausahut: Sebab kabar yang telah datang, karena tak dapat tiada hati tiap-tiap orang akan hancur dan segala tangan jadi lemah, dan segala nyawapun padam dan segala lutut lenyap seperti air! bahwasanya ia itu sudah sampai, sudah jadi, demikianlah firman Tuhan Hua!
11Tangislah kamu, hai segala orang isi Makhtesy! Karena segala orang Kanani itu sudah dibinasakan, dan segala orang yang mengangkat perak itu sudah ditumpas!
15Maka mulailah ia mengatakan misalnya, katanya: Bahwa Bileam bin Beor yang berkata, dan orang yang mencelikkan matanya itu bersabda!
2Sungguhpun, Ia juga Hakim, didatangkan-Nya jahat itu kelak dan tiada diubahkan-Nya janji-Nya; melainkan Iapun akan bangkit melawan isi rumah segala orang yang berbuat jahat, dan melawan pembantu segala orang yang berbuat salah.
5Bahwa engkau suka akan jahat terlebih dari pada akan yang baik, akan berkata dusta terlebih dari pada akan berkata benar. -- Selah.
3Bahwa negeri itu dihampakan sekali-kali dan dijarahi sekali-kali; karena Tuhan juga yang sudah berfirman demikian.
1Sebermula, maka inilah firman akan hal negeri Tsur. Hai orang isi segala kapal Tarsis! hendaklah kamu menangis, karena telah rusak negerinya dan pelabuhannya; maka dari pada negeri orang Khitim disampaikan kabar itu kepadanya.
28maka duduklah ia di dalam rumah yang sudah ditinggalkan oleh orang isinya, yang sedia akan menjadi suatu kerobohan batu.
17Maka dibunyikannya kelak sebiji ratap akan halmu, katanya: Bagaimana engkau sudah hilang, engkau yang ramai terlebih dari pada laut! engkau sebuah negeri yang terpuji-puji! Ia yang pemerintah laut; bahkan, ia dengan segala orang isinya, yang memberi takut kepada segala orang, yang duduk di atas bumi.
18Maka sekarang begitulah halnya! segala anak kapalpun gentarlah pada hari jatuhmu dan segala tepi lautpun ngerilah akan kesudahanmu!
9Karena dari atas kemuncak bukit batu aku melihat dia dan dari atas gunung kupandang akan dia, bahwasanya ia itulah suatu bangsa yang duduk berasing dan yang tiada mau dibilangkan dengan segala orang kafir.
24Bahwa tiada juga dipanjangkannya tangannya kepada bukit pekuburan; adakah pada mereka itu penangis di dalam kesukarannya?
19Bagaimana hal mereka itu dibinasakan dalam sesaat jua; mereka itu tercabut dan berkeputusan dari karena terkejut.
1Seberrmula, maka sesungguhnya negeri itu dihampakan dan disunyikan oleh Tuhan, di balik belahnya akan dia dan dicerai-beraikannya segala orang isinya.
3Sebab itu murunglah tanah itu dan segala orang penduduknyapun jadi lemah, demikianpun segala binatang yang di padang dan segala unggas yang di udara, bahkan, segala ikan di lautpun dihapuskan.
17Sementara orang ini lagi berkata-kata, tiba-tiba datanglah seorang lain pula, mengatakan: Bahwa orang Kasdim itu sudah menaruh tiga pasukan, dilanggarnya akan segala unta dan dirampasnya dan dibunuhnya akan segala hamba itu dengan mata pedang, hanya hamba seorang jua luput akan memberitahu tuan.
4Berapa lama lagi tanah itu akan murung dan segala tumbuh-tumbuhan di padangpun menjadi layu oleh karena jahat segala orang penduduknya? Segala binatang dan unggaspun sudah lenyap, sedang kata mereka itu: Tiada dilihatnya kesudahan kami.
23Bukannya demikian, melainkan selalu aku sudah takut akan siksa yang dari pada Allah, dan kuketahuilah akan lemahku di hadapan Yang Mahatinggi.
15Wah, bagaimana hari itu! niscaya hari Tuhan adalah hampir; maka datanglah ia seperti suatu kebinasaan dari pada pihak Yang Mahakuasa!
25Bahwa keputusannya datang; mereka itu akan mencahari perdamaian, tetapi perdamaianpun tiada.
7Maka akan jadi bahwa barangsiapa yang melihat engkau itu akan lari dari padamu sambil katanya: Bahwa Ninewe sudah binasa; entah siapa sayang akan dia? Di mana aku mencahari penghibur bagimu?
29Jikalau kamu hendak mengambil anak inipun dari padaku, lalu datang sesuatu bahaya atasnya, niscaya kamu kelak memasukkan ubanku ini dengan dukacita ke dalam kubur.
9Bolehkah Allah mendengar akan teriaknya apabila datang kepicikan atasnya?
17Demikianlah Edom akan menjadi suatu kerobohan, barangsiapa yang melalui tanahnya itu akan tercengang-cengang, serta bersindir-sindir akan segala balanya.
16Apabila ia itu kudengar maka berdebarlah hatiku, akan bunyi suara itu gemetarlah bibir mulutku, dan lemahlah segala tulang-tulangku dan berantuklah lututku. Tetapi sekarang senanglah aku pada hari kepicikan, karena Iapun akan berangkat melawan bangsa yang sudah menempuh kepada kami dengan gagahnya.
15Arakian, maka datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
19Wai bagiku dari karena lukaku! bagaimana pedih rasanya penyakitku! sehingga kataku: Aduh, apa macam penyakit ini, bagaimana aku dapat menderita dia?
13Bahwa Tuhan juga akan memutuskan hukum kelak antara patik dengan tuanku, dan Tuhan juga akan membalas hal patik kepada tuanku, tetapi tangan patik tiada akan melawan tuanku.
31Siapa gerangan membangkit-bangkit kepadanya kelakuannya? siapa gerangan membalas kepadanya sekadar perbuatannya?
12Siapa gerangan orang berbudi, yang mengerti perkara ini? kepada siapa gerangan lidah Tuhan sudah berfirman, sehingga ia boleh memberitahu apa sebabnya maka tanah ini sudah rusak dan dibakar habis seperti padang tandus, sehingga seorangpun tiada lalu dari sana?
7Aduh, bagaimana hebat hari itu, belum pernah ada sebagainya; bahwa inilah masa kepicikan bagi Yakub! kendatilah begitu, iapun akan dilepaskan juga dari padanya,
7Bukankah sekonyong-konyong akan berbangkit segala orang piutangmu dan berjaga segala pengusikmu, lalu engkau dijarahi olehnya?
20Bagaimana dimaklumkan kepadanya jikalau aku hendak berkata-kata, maka jikalau orang hendak berkata-kata sekalipun, niscaya perkataannya tertelan dalam kerongkongannya.