Amsal 24:17
Jangan engkau bersukacita apabila jatuh seterumu, dan jangan hatimu bergemar apabila terantuklah ia.
Jangan engkau bersukacita apabila jatuh seterumu, dan jangan hatimu bergemar apabila terantuklah ia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
18Supaya jangan ia itu kelihatan kepada Tuhan dan jahatlah hal itu kepada pemandangan-Nya, sehingga dipalingkan-Nya murka-Nya dari pada orang itu kepadamu.
19Janganlah engkau merajuk kepada orang jahat dan jangan pula engkau menaruh dengki akan orang fasik.
15Hai orang fasik! jangan engkau mengintai rumah orang benar dan jangan engkau merusakkan pondoknya;
16karena jikalau kiranya orang benar itu jatuh sampai tujuh kali, maka berbangkitlah pula ia, tetapi segala orang fasik itu akan terperosok ke dalam jahat.
19Jangan kiranya mereka itu bersukacita akan halku; adapun yang seteruku dengan tiada sebab dan yang benci akan daku dengan tiada semena-mena itu jangan lagi mereka itu mengintai akan daku dengan pengolok-oloknya.
29Jikalau kiranya sudah aku suka akan celaka pembenciku, atau sudah aku bermegah-megah pada masa datanglah jahat atasnya;
4Pandanglah dan dengarlah kiranya akan daku, ya Tuhan, Allahku! terangkan apalah mataku, supaya jangan aku tidur mati!
1Janganlah engkau menaruh dengki akan orang jahat atau ingin hendak bertaulan dengan dia.
8Jangan engkau sukacita akan halku, hai seteruku! Jikalau kiranya aku sudah jatuh, maka aku akan bangun pula; apabila aku duduk dalam gelap, maka Tuhan juga akan menjadi terangku.
12Sekali-kali tiada patut engkau melihat-lihat sahaja pada hari saudaramu, pada hari celakanya! sekali-kali tiada patut engkau bersukacita akan hal bani Yehuda pada masa kebinasaannya, dan sekali-kali tiada patut engkau membesarkan mulutmu pada hari kepicikannya.
17Janganlah hatimu dengki akan orang yang berdosa, melainkan takutlah akan Tuhan pada tiap-tiap hari;
7Seteruku jadilah kiranya sama dengan orang fasik dan orang lawanku sama dengan orang jahat.
1Mazmur Daud.
7Jikalau jalan barang seorang memperkenankan Tuhan, maka segala seterunyapun kelak diperdamaikan oleh Tuhan dengan dia.
28Janganlah engkau naik saksi atas samamu manusia dengan tiada sebab, melainkan engkau menjadikan dirimu seorang penukas.
29Janganlah katamu: Seperti perbuatannya akan daku, demikianpun aku hendak membalas akan dia, aku hendak membalas masing-masing sekadar perbuatannya.
29Janganlah engkau mengupayakan jahat akan samamu manusia, sedang ia duduk sertamu dengan percayanya.
30Janganlah dengan tiada semena-mena engkau berbantah-bantah dengan orang yang tiada berbuat jahat akan dikau.
31Janganlah engkau dengki akan orang yang menganiaya dan jangan engkau menurut salah suatu jalannya.
6Bahwa kejahatannya juga menjadi jerat bagi orang jahat, tetapi orang benar itu lari luput lalu bersukacita hatinya.
17demikianpun hendaklah engkau hemat-hemat dengan kakimu berulang ke rumah sahabatmu, supaya jangan ia menjadi penat oleh sebab engkau, lalu benci akan dikau.
7Berdiamlah dirimu di hadapan Tuhan serta nantikanlah akan Dia; janganlah berbangkit amarahmu akan orang yang akan beruntung jalannya, akan orang yang melakukan daya upaya yang jahat.
8Jauhkanlah dirimu dari pada amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah engkau ngeran sehingga engkau juga memilih akan yang jahat kelak.
11Bersuka-sukaanlah kamu bagi Tuhan dan tamasyalah kamu, hai segala orang yang benar, dan nyanyilah dengan ramai-ramai, hai segala orang yang tulus hatimu!
12Apabila tamasyalah orang-orang benar maka adalah kemuliaan besar, tetapi apabila berbangkitlah orang-orang jahat, maka diselidiknya jikalau akan orang hina sekalipun.
24Hukumkanlah akan daku menurut keadilan-Mu, ya Tuhan, Allahku, supaya jangan mereka itu bersukacita akan halku.
25Janganlah dikatakannya dalam hatinya: Ah, demikianlah kehendak kami! dan jangan dikatakannya: Bahwa kami telah menelan akan Dia!
26Biar kemalu-maluanlah dan kena arang di muka mereka itu sekalian, yang bersukacita akan celakaku; biarlah mendapat malu dan kena aib segala orang yang membesarkan dirinya lawan aku.
24Janganlah bersahabat dengan orang pemarah, dan janganlah berjinak-jinakan dengan orang garang;
25supaya jangan engkau belajar tingkah lakunya serta memasang jerat akan jiwamu.
8Jangan gopoh-gopoh engkau masuk berhukum, kalau-kalau pada akhirnya engkau tiada boleh lepas, apabila lawanmu mendatangkan malu kepadamu.
10Jikalau orang yang benar itu dipemuliakan, maka berkesukaanlah senegeri, dan apabila binasalah orang jahat, maka adalah tempik sorak.
21Jikalau musuhmu berlapar berikanlah dia roti akan dimakan, jikalau ia berdahaga, berikanlah air akan diminum olehnya;
22karena dalam berbuat demikian engkau menimbunkan bara api di atas kepalanya, maka Tuhan akan membalasnya kepadamu kelak.
25Maka engkau tiada takut akan kegentaran yang datang sekonyong-konyong atau akan kebinasaan orang jahat, jikalau itu datang dengan segeranya sekalipun.
12Dalamnya itu telaga barang kebencian; tipu daya dan khianatpun tiada undur dari pada lorong-lorongnya.
11Hai anakku! hendaklah engkau berbudi, dan sukakanlah hatiku, supaya dapat aku memberi jawab akan orang yang mencelakan daku.
16Tetapi dengan hal yang demikian kamu memegahkan dirimu dengan jemawamu itu; maka semua kemegahan yang demikian itu jahat.
21Iapun lagi dapat memenuhi mulutmu dengan tertawa dan lidahmu dengan tempik sorak.
15Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita; dan menangislah dengan orang yang menangis.
16Apabila orang-orang jahat beroleh kuasa, maka bertambah-tambahlah jahat, tetapi orang benar akan melihat jatuhnya kelak.
8Maka biarlah kebinasaan datanglah atasnya dahulu dari pada diketahuinya, dan biarlah ia sendiri kena jaring yang telah disembunyikannya, serta masuk ke dalamnya akan kebinasaannya.
32Bahwa orang jahat itu mengintai akan orang yang benar, hendak membunuh dia,
10Hati orang juga yang amat mengetahui kedukaannya sendiri dan orang lainpun tiada dapat merasai kesedapan sukacitanya.
2Pada masa orang jahat dan segala lawanku dan segala musuhku datang menempuh aku hendak makan dagingku, maka mereka itu sendiri terantuk lalu jatuh.
20Melainkan jikalau seterumu lapar, berilah dia makan; jikalau ia dahaga, berilah dia minum. Karena dengan perbuatan yang demikian kelak engkau akan menimbunkan bara api atas kepalanya.
21Janganlah engkau ditewaskan oleh kejahatan, melainkan tewaskanlah kejahatan itu dengan kebajikan.
10Bahwa lezat kemuliaan tiada berpatutan dengan orang bodoh yang kaya, demikianpun tiada patut seorang hamba memerintahkan raja.
17Jangan dalam hatimu ada dengki akan saudaramu, melainkan hendaklah kamu menegur samamu manusia dengan nyata-nyata, maka tiada salah tertanggung atasmu karena sebabnya.
20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.