Amsal 27:8
Seperti burung yang sesat dari pada sarangnya, demikianlah hal orang yang sesat dari pada tempatnya.
Seperti burung yang sesat dari pada sarangnya, demikianlah hal orang yang sesat dari pada tempatnya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2Seperti burung pipit terbang ke sana ke mari dan seperti burung layang-layang terbang berkeliling, demikianpun kutuk yang tiada dengan semena-mena itu tak boleh terkena.
23ke tempat anak panah makan terus di limpanya, dan seperti burung bersegera-segera mendapatkan jerat dan tiada diketahuinya bahwa disengajakannya matinya.
16Orang yang melarat dari pada jalan akal budi itu kelak turun ke dalam alam barzakh.
7Orang yang kenyang ia memijak-mijak jikalau air madu sekalipun, tetapi orang yang berlapar maka barang yang pahitpun menjadi manis baginya.
2Karena tiada lama lagi maka anak-anak perempuan Moab akan ada di penambangan Arnon seperti unggas melarat, yang dinyahkan dari dalam sarangnya.
7Bahwa unggas yang liar tiada mengetahui akan jalan ke sana, dan mata burung elangpun tiada tahu melihat dia.
27Seperti sangkaran penuh dengan burung, demikianlah rumah mereka itu penuh dengan tipu, maka oleh sebabnya mereka itu sudah menjadi besar dan kaya.
2Maka orang itu akan seperti perlindungan dari pada angin ribut dan persembunyian dari pada air bah dan seperti anak sungai di tempat yang kering dan seperti naung bukit batu besar di tanah yang kekeringan.
3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.
19Karena yang laki itu tiada di rumah, telah ia pergi kepada perjalanan yang jauh,
11Seperti ayam hutan mengeram telur yang bukan telurnya sendiri, demikianlah hal orang yang mengumpulkan harta benda tiada dengan benarnya; pada tengah umurnya ia itu akan meninggalkan dia dan kesudahannya akan seperti kesudahan orang ahmak.
20Maka kata Yesus kepadanya, "Bagi serigala ada lubangnya, dan bagi segala burung pun ada sarangnya, tetapi Anak manusia tiada bertempat hendak membaringkan kepala-Nya."
6Karena adalah halnya seperti pokok kerendang di padang, yang tiada merasainya apabila datang baiknya, dan tinggallah ia di tempat-tempat kering dalam gurun, di tanah masin, yang tiada diduduki orang.
5lepaskanlah dirimu seperti kijang dari pada tangan pemburu dan seperti burung dari pada tangan pemikat.
11Seperti burung nasar menunggui sarangnya dan melayang-layang atas anak-anaknya dan mengembangkan kepaknya, lalu diambilnya dan didukungnya akan dia di atas sayapnya,
6Takut dan ngeri berlakulah atasku dan dahsyat telah meliputi aku;
7sehingga kataku: Aduh! Biarlah aku bersayap seperti burung merpati, niscaya terbanglah aku barang ke mana tempat boleh aku diam.
19Yaitu jalan burung nasar di udara dan jalan ular di atas batu gunung dan jalan kapal di tengah-tengah laut dan jalan seorang laki-laki dengan anak dara.
17Bahwasanya cuma-cuma dibentangkan jaring di hadapan mata segala unggas.
17yaitu tempat segala unggas bersarang dan burung laklakpun membuat sarangnya di atas pohon eru.
23Ia mengembara ke sana ke mari hendak mencahari makan, diketahuinya bahwa beberapa hari kegelapan sudah ditentukan baginya.
17yang telah meninggalkan taulannya pada masa mudanya serta melupakan perjanjian Allahnya,
58Maka kata Yesus kepadanya, "Bagi serigala ada lubangnya, dan bagi segala burung pun ada sarangnya, tetapi Anak manusia tiada bertempat hendak membaringkan kepala-Nya."
21Bahwa iapun akan diangkat dan diterbangkan oleh angin timur dan diempaskan jauh dari pada tempatnya.
18Adapun akan hal ia membuat rumahnya, ia itu seperti perbuatan gegat dan seperti seorang penunggu kebun anggur membuat pondoknya.
1Barangsiapa yang berasing dirinya itu menurut kehendaknya sendiri dan iapun melawan segala akal budi.
12Tambahan pula tiada diketahui orang akan ajalnya, seperti ikan tertangkap dengan pukat celaka, dan seperti burung tertangkap dengan jerat, demikianpun anak-anak Adam terjerat apabila jahat menempuh kepadanya dengan sekonyong-konyong.
7Bahwa aku sudah menjadi seperti burung enggang di gurun dan seperti burung pungguk di hutan rimba.
9Terlebih baik duduk di penjuru sotoh rumah dari pada duduk serumah dengan bini yang bantahan.
2Aduh, jikalau kiranya padaku sebuah rumah wakaf orang perjalanan di padang belantara, niscaya kutinggalkan bangsaku kelak dan aku menjauhkan diriku dari padanya, karena mereka itu sekalian orang bermukah dan suatu pasukan orang khianat adanya.
21Bahwa terlindunglah ia dari pada mata segala sesuatu yang hidup, dan tersembunyilah ia dari pada segala unggas yang di udara.
25Ke manapun baik kupandang seorangpun tiada, jikalau unggas yang di udara sekalipun sudah terbang semuanya.
6Maka apabila terlihatlah engkau akan sarang burung di hadapanmu pada jalan di atas barang pokok atau di atas bumi, di dalamnya ada anak burung atau telur dan emaknya ada duduk di atas anaknya atau di atas telurnya, tak boleh engkau mengambil emaknya dan anak-anaknyapun sekali.
14Seperti akan sebuah sarang burung demikianlah tanganku menangkap akan bangsa yang kuat-kuat; seperti orang memungut telur yang sudah ditinggalkan, demikianpun kuambil segala negeri, maka seorangpun tiada yang bergerak sayap atau membuka paruh atau bercicit.
4Yang telah mengembara di padang belantara pada jalan yang sunyi dan tiada mendapat tempat kedudukan.
19Seperti patah gigi dan tergelincir kaki, demikianlah hal bergantung kepada orang yang tiada setia pada masa kepicikan.
14Mereka itu akan seperti kijang yang diburu dan seperti kambing domba yang tiada terhimpunkan oleh seorang juapun; masing-masing akan balik kembali kepada bangsanya dan masing-masingpun ke negerinya.
9Minyak harum dan bau-bauan menggemari hati orang, demikianpun kemanisan sahabat dari karena nasihat hatinya.
18Seperti orang yang pura-pura main gila, tetapi dilontarkannya api dan anak panah dan segala perkakas kematian berkeliling,
28Tinggalkanlah olehmu akan negeri-negeri dan duduklah dalam bukit-bukit batu, hai orang isi Moab! jadilah engkau bagaikan burung punai, yang memperbuat sarangnya dalam celah-celah pada tepi bukit batu.
23Maka kuketahui, ya Tuhan! bahwa jalan manusia itu tiada dalam kuasanya sendiri, tiada dalam kuasa orang yang berjalan itu mematutkan langkahnya.
12Baiklah bertemu dengan beruang betina yang kecurian anak-anaknya dari pada bertemu dengan orang bodoh dalam kebodohannya.
10Tiada ia balik kembali kepada rumahnya, dan tempat kedudukannyapun tiada mengenai akan dia pula.
3Bahwa hatiku ingin dan asyik dan rindu akan halaman Tuhan; badan dan jiwakupun bersorak kepada Allah yang hidup.
7Tetapi manusia diperanakkan akan kesusahan, seperti bunga bara api berbangkit akan beterbang.
26Karena oleh seorang sundal masuklah orang dalam hal kekurangan makan, dan bini orang lain menghambat akan jiwa orang yang amat indah.
24Bahwa segala langkah orang dari pada Tuhan juga asalnya, maka bagaimana gerangan orang dapat mengerti jalannya sendiri?
4Bahwa manusia itu seumpama uap yang sia-sia dan umur hidupnyapun seperti bayang-bayang yang lalu.
5Masakan engkau mengamat-amati barang yang satupun tiada, bahwasanya ia itu bersayap kelak dan terbang ke langit seperti burung nasar.
21Karena jalan tiap-tiap orang adalah nyata di hadapan mata Tuhan, maka Tuhanpun menyelidik akan segala bekas tapak kakinya.