Amsal 28:15
Seperti singa mengaum, dan seperti beruang berpusing-pusing, demikianlah peri kelakuan seorang penghulu yang jahat atas orang-orang miskin.
Seperti singa mengaum, dan seperti beruang berpusing-pusing, demikianlah peri kelakuan seorang penghulu yang jahat atas orang-orang miskin.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
16Seorang raja yang kurang akal itu sangat menganiayakan orang, tetapi orang yang benci akan tamak ia itu melanjutkan umurnya.
2Bahwa murka raja itu seperti pengaum-aum singa, barangsiapa yang menerbitkan dia, ia itu mempermainkan nyawanya sendiri.
1Bahwa orang jahat itu lari bila tiada yang mengejar, tetapi orang benar itu berani seperti singa adanya.
2Jikalau durhaka orang isi negeri, maka banyaklah pemerintahnya kelak; tetapi barang di mana orang yang suka akan benar itu, maka tetap pemerintahannya.
3Orang berharta yang menganiayakan orang miskin itu laksana hujan tempias yang tiada meninggalkan rezeki lagi.
8Bahwa ia duduk dalam pengadangan di dusun-dusun; dari pada tempatnya yang sembunyi itu dibunuhnya orang yang tiada bersalah, dan matanyapun mengintai akan orang miskin.
9Bahwa ia mengadang pada tempat yang sembunyi, seperti seekor singa dalam guanya; ia mengadang hendak merampas akan orang yang miskin dan iapun merampas akan orang yang papa hendak menarik dia ke dalam jaringnya.
10Bahwa ia mengendap dengan menundukkan dirinya, sehingga orang-orang miskin jatuh ke dalam cakarnya yang kuat.
1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.
2Apabila orang benar memegang kuasa maka tamasyalah orang banyak, tetapi apabila orang jahat memegang perintah maka orang sekalianpun berkeluh kesah.
12Adalah ia seperti singa yang hendak menerkam dan seperti singa muda menderum dalam tempat yang sembunyi.
38Seperti singa muda sudah ditinggalkannya perlindungannya, maka sebab itu tanah mereka itu sudah menjadi suatu kerusakan dari karena kehangatan pembinasa dan dari karena kehangatan murka-Nya.
16Barangsiapa yang menganiayakan orang miskin, ia itu menjadikan dia kaya; dan orang yang memberi hadiah akan orang kaya, ia itu membawa akan dia kepada kepapaan.
31Barangsiapa yang menganiayakan orang miskin, ia itu mencela akan Tuhan, yang telah menjadikan dia, tetapi orang yang mangsihankan dia, ia itu menghormat akan Tuhan.
29Penderu mereka itu akan seperti bunyi singa betina, seperti pengaum-aum singa yang buas, dengan gempita mereka itu akan menerkam jarahan dan membawa lari akan dia, sehingga seorangpun tiada yang dapat meluputkan dia.
30Maka pada hari itu penderu mereka itu akan seperti menderu laut! Pada masa itu orang akan melihat berkeliling negeri, tetapi sesungguhnya akan kegelapan belaka dan kepicikan, apabila terang dari langitpun sudah menjadi gelap.
13Beberapa lembu muda mengelilingi aku, dan lembu jantan dari Bazan yang kuat mengerubungi aku.
5Adalah pula suatu kejahatan telah kulihat di bawah langit, seolah-olah sesatan yang terbit dari pada hadirat pemerintahan;
10Bahwa Ialah bagiku akan beruang yang mengadang dan akan singa yang mengintai dari pada tempat sembunyi.
2Maka dengan congkaknya orang fasik itu sangat menganiaya akan orang miskin. Biarlah mereka itu ditangkap dalam pedaya yang direkanya!
7Orang kaya memerintah orang miskin, dan yang berutang menjadi hamba kepada orang yang mengutangi.
14Berbahagialah orang yang takut selalu, tetapi orang yang mengeraskan hatinya itu akan jatuh ke dalam celaka.
14Seorang raja yang membicarakan hal orang miskin dengan setia, maka takhtanya akan kekal tetap selama-lamanya.
30Yaitu singa yang terlebih gagah dari pada segala binatang dan tiada ia mau balik dari sebab barang sesuatu;
31dan anjing pemburu yang baik lambungnya, dan lagi seorang raja yang tiada terlawan.
5Maka mereka itu akan menganiaya seorang akan seorang, masing-masing akan kawannya, maka orang muda akan mendurhaka kepada orang tua dan orang hinapun kepada orang yang mulia-mulia.
15Bahwa beberapa singa sudah mangaum-aum akan dia dengan hebat bunyinya, dibinasakannya tanahnya dan ditunukannya segala negerinya, sehingga seorangpun tiada yang lagi mendudukinya.
11Barangsiapa yang hendak mendurhaka, ia itu menuntut jahat belaka, maka sebab itu pesuruhan bengis kelak disuruhkan kepadanya.
12Baiklah bertemu dengan beruang betina yang kecurian anak-anaknya dari pada bertemu dengan orang bodoh dalam kebodohannya.
24Bahwasanya bangsa itu akan bangun kelak seperti singa betina, lalu berdiri selaku singa jantan, maka iapun tiada menderum dahulu dari pada makan rampasannya dan minum darah barang yang dibunuhnya!
14Maka orang fasik itu menghunus pedang dan meregangkan tali busurnya hendak membunuh orang yang teraniaya dan yang tiada dapat melawan, dan ia hendak membantai orang yang berjalan dengan tulus hatinya.
12Bahwa murka raja itu seperti singa yang mengaum-aum, dan keridlaannyapun seperti embun yang turun kepada pokok muda-muda.
10Pengaum-aum singa dan bunyi singa buas dan segala gigi singa mudapun dipatahkan.
11Singa tuapun binasalah sebab kurang mangsanya, dan anak-anak singa betinapun tercarik-carik.
14Bahwa kehangatan murka raja itu seperti malak-almaut; maka sebab itu orang yang berbudi akan memadamkan dia.
12Jikalau seorang penghulu mengindahkan bohong, niscaya segala rakyatnya menjadi jahatlah kelak.
11Biarlah bara api dicucurkan kepadanya dan dibinasakan-Nya mereka itu dengan api dan dengan air bah, sehingga mereka itu tiada berbangkit pula.
7Orang benar itu memperhatikan hal perkara orang miskin, tetapi orang jahat tiada peduli akan dia.
15Bahwa harta orang kaya itu baginya akan kubu yang teguh, dan kepapaan orang miskin itu baginya akan kebinasaan.
11Di mana sekarang gua singa itu? Di mana gerangan tempat singa yang ganas? Yaitu tempat singa jantan dan betina berjalan dengan anaknya dan seorangpun tiada yang mengusik dia!
12Tempat singa merampas mangsanya cukup bagi segala anaknya dan mencekik mangsanya karena segala betinanya; dan dipenuhinya guanya dengan rampasan dan tempat kediaman dengan mangsanya.
3Segala penghulu yang di tengah-tengahnya itu seperti singa yang mengaum-aum, segala hakimnya seperti gurk pada malam, yang tiada mengikil akan tulang-tulang sampai kepada pagi hari.
28Dalam kebanyakan orang isi negeri adalah kemuliaan raja, tetapi dalam kekurangan orang isi negeri adalah kebinasaan raja.
22Seorang pemarah itu menerbitkan perkelahian, dan orang yang angat nafsunya itu melimpahkan kesalahan.
7digagahinya perempuan janda dan dibinasakannya segala negerinya; maka segenap negeri itu serta dengan segala isinyapun gentarlah akan bunyi pengaum-aumnya.
20Pada sebilang hari orang fasik itu menyebabkan kesukaran dirinya, maka hanya suatu bilangan tahun sudah ditentukan baginya.
40Maka dicurahkan-Nya kehinaan atas raja-raja, disesatkan-Nya mereka itu di tempat sunyi senyap yang tiada jalannya.
7Maka sebab itu juga Aku jadi baginya seperti singa. Aku mengintai seperti harimau kumbang di jalan.
6Karena suatu bangsa sudah berangkat akan mendatangi tanahku, bangsa yang besar dan tiada tepermanai banyaknya; giginya bagaikan gigi singa dan mereka itu bertaring seperti singa betina.
13Bahwa kata orang pemalas: Adalah singa di jalan, adalah singa di tengah-tengah jalan besar.