Amsal 8:20
Maka aku mengajar orang berjalan pada jalan kebenaran, pada tengah-tengah jalan keadilan;
Maka aku mengajar orang berjalan pada jalan kebenaran, pada tengah-tengah jalan keadilan;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
11Bahwa aku mengajar engkau akan jalan hikmat, aku memimpin akan dikau pada jalan yang betul.
20Maka sebab itu turutlah olehmu akan jalan orang yang baik dan tetaplah engkau pada jalan orang yang benar.
18Kekayaan dan kemuliaan adalah dengan aku, dan lagi harta benda yang indah-indah, yang diperoleh dengan patut.
19Bahwa buah-buahku itu terlebih baik dari pada emas tua dan dari pada emas tempawan, dan hasilku itu terutama dari pada perak pilihan.
8Maka ditunggui-Nya segala lorong hukum dan dipeliharakan-Nya jalan segala kekasih-Nya.
9Maka pada masa itu kelak engkau akan mengerti kebenaran dan hukum dan segala perkara yang patut dan segala jalan yang baik.
21demikianlah aku mengaruniai orang yang suka akan daku dengan barang yang tetap kekal akan pusakanya, dan akupun memenuhi perbendaharaannya.
7Bahwa jalan orang benar itu rata belaka, Engkau juga yang telah meratakan jalan orang benar itu.
8Tetapi oleh kebesaran kemurahan-Mu aku juga akan masuk ke dalam rumah-Mu; maka aku akan menundukkan diriku kepada istana kesucian-Mu dengan takut akan Dikau.
13Lagipun Tuhan akan mengaruniakan kebajikan, dan tanah kamipun akan menumbuhkan hasilnya. (85:14)Bahwa adalat akan berjalan di hadapan hadirat-Nya, pada segala jalan yang dijejak oleh tapak kaki-Nya.
28Pada jalan kebenaran adalah selamat, dan jalan itulah yang tiada menuju kematian.
14Bahwa serta dengan aku adalah bicara yang baik dan ketetapan; aku inilah akal budi dan perkasa.
15Oleh aku juga kerajaanlah segala raja dan segala penghulupun membuat hukum dan undang-undang yang betul.
16Oleh aku juga segala penghulu dan orang bangsawan memegang perintah, demikianpun segala hakim dalam dunia.
11Tetapi aku ini berjalan dengan tulus hatiku, maka hendaklah Engkau menebus akan daku dan mengasihankan daku.
4Adapun hal perbuatan manusia itu, bahwa aku telah memegang firman lidah-Mu, serta aku mengamat-amati segala jalan orang penggagah.
5Bahwa aku berjalan dengan langkah yang tetap pada jalan-jalan-Mu, dan langkahku itu tiada tergelincuh.
11Kakiku sudah berjalan selalu pada kesan-Nya, aku sudah menurut jalan-Nya dengan tiada menyimpang.
8Perolehan sedikit tetapi dengan kebenaran itu terlebih baik dari pada banyak hasil yang dengan tiada patut.
9Bahwa hati manusia memikirkan jalannya, tetapi Tuhan yang menentukan segala langkahnya.
8Kebenaran belaka adanya segala perkataan mulutku, satupun tiada dalamnya yang terputar atau terbalik.
9Hai Efrayim, apakah lagi perkara-Ku dengan berhala? bahwa Aku meluluskan permintaan doamu dan menilik kepadanya; bahwa Aku ini seperti pohon senobar yang hijau, oleh-Ku juga adalah buah padamu selalu. (14:10)Siapa gerangan bijak? hendaklah diperhatikannya sekalian ini! siapa gerangan berbudi? hendaklah diketahuinya akan ini, bahwa segala jalan Tuhan betul adanya dan orang yang benar itu menjalani dia, tetapi orang yang durhaka itu akan tergelincuh dan jatuh padanya.
2Maka di atas kemuncak tempat yang tinggi-tinggi, yaitu di tempat bertemu segala jalan, berdirilah ia.
17Adapun jalannya itu jalan kesedapan dan segala lorong-lorongnyapun sejahteralah adanya.
6Dengarlah kiranya, karena indah-indahlah perkara yang kukatakan, dan pembukaan bibirku itu perkara yang amat patut.
32Maka sekarangpun, hai anak-anakku, dengarlah kiranya akan daku, karena berbahagialah segala orang yang memeliharakan jalanku.
9Barangsiapa yang berjalan dengan tulus hatinya, ia itu berjalan dengan ketentuan, tetapi orang yang membengkang-bengkokkan jalannya itu kelak akan ketahuan.
18Akan tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya terang, makin lama makin bercahaya sampai kepada siang yang sempurna.
8Bahwa Iapun sudah menyakat jalanku dengan pagar tembok, sehingga tiada dapat aku melantas, dan pada segala jalanku diadakannya kegelapan.
35Berilah aku menurut jalan hukum-Mu, karena ia itu yang aku suka.
30Maka telah kupilih akan jalan kebenaran, dan hukum-hukum-Mu telah kutaruh selalu di hadapanku.
13dari pada orang yang meninggalkan jalan betul, hendak menurut jalan-jalan yang gelap,
12Bahwa aku ini, Hikmat, adalah duduk bersama-sama dengan akal tajam, dan aku telah mendapat segala pengetahuan dan kepandaian.
15Hai anakku! janganlah engkau pergi serta mereka itu pada jalan itu dan jauhkanlah kakimu dari pada lorong-lorongnya.
6Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bengkang-bengkok jalannya, jikalau ia kaya sekalipun.
3Disegarkan-Nya jiwaku dan dihantar-Nya aku pada jalan kebenaran karena nama-Nya.
6Ketahuilah akan dia pada segala jalanmu, maka Iapun akan meratakan jalanmu.
1Mazmur Daud. -- Benarkan apalah halku, ya Tuhan! karena aku melakukan diriku dengan tiada bersalah dan aku harap akan Tuhan; janganlah beri aku tergelincuh.
8Bagi orang yang menanggung berat adalah segala jalan berlekak-lekuk dan bengkang-bengkok, tetapi bagi orang yang tiada kena tanggungan, ringanlah juga segala pekerjaannya.
21Barangsiapa yang menuntut kebenaran dan kemurahan, ia itu kelak akan mendapat selamat dan keridlaan dan hormat.
8Biarlah perhimpunan segala bangsa mengelilingi akan Dikau, dan naiklah kepada arasy-Mu yang tinggi di atasnya.
21Bahwa dibalas Tuhan akan daku sekadar kebenaranku, dan dianugerahinya aku sekadar kesucian tanganku.
10Adapun segala jalan Tuhan itu kemurahan dan kebenaran bagi segala orang yang memeliharakan perjanjian-Nya dan kesaksian-Nya.
6Bahwa kebenaran itu memeliharakan orang yang jalannya betul, tetapi kejahatan menumbangkan orang yang berdosa.
17Adapun jalan raya orang saleh itu, ia itu menjauhkan dirinya dari pada jahat, dan barangsiapa yang memperhatikan jalannya, ia itu memeliharakan nyawanya.
1Bahwa Engkau juga adil, ya Tuhan! jikalau aku masuk berhukum dengan Dikau sekalipun; kendatilah, biar aku juga berkata-kata dengan Dikau akan hal hukum-Mu: Mengapa gerangan jalan orang fasik itu beruntung? Mengapa dalam hal sentosa mereka itu sekalian, yang pembelot khianat adanya?
5Bahwa kebenaran orang saleh itu meratakan jalannya, tetapi orang jahat jatuh oleh kejahatannya sendiri.
23Melainkan segala hukum-Nya adalah selalu di hadapanku dan segala firman-Nyapun tiada kutolak dari padaku.
15Maka hukum akan kembali kepada pengadilan, dan segala orang yang tulus hatinya itu akan menurut dia.
23Melainkan segala hukum-Nya adalah selalu di hadapanku, dan segala firman-Nyapun tiada kujauhkan dari padaku.