Mazmur 109:16
Sebab tiada pernah ia ingat hendak berbuat kebajikan, melainkan dikejarnya akan orang yang papa dan miskin, dan akan orang yang hancur hatinyapun, hendak membunuh dia.
Sebab tiada pernah ia ingat hendak berbuat kebajikan, melainkan dikejarnya akan orang yang papa dan miskin, dan akan orang yang hancur hatinyapun, hendak membunuh dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Tegal kasihlah ia akan kutuk, biarlah kutukpun datang atasnya; tegal tiada pernah disukainya akan berkat, biarlah berkatpun jauh dari padanya.
12Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan, yang duduk di Sion! Masyhurkanlah perbuatan-Nya yang ajaib itu kepada segala bangsa!
15Biarlah ia itu selalu di hadapan Tuhan dan disapukannya peringatan akan dia dari atas bumi.
22Karena aku ini papa dan miskin dan hatiku yang di dalam aku telah luka parah.
9Biarlah segala anak-anaknya menjadi piatu, dan bininyapun menjadi janda.
10Biarlah anak-anaknya mengembara sana sini sambil meminta sedekah, sambil mencahari makan dalam rumahnya yang telah roboh itu.
11Biarlah orang piutang merampas segala sesuatu yang ada padanya dan orang lainpun merebut barang yang diusahakannya.
12Seorangpun jangan berbuat kebajikan akan dia dan seorangpun jangan mengasihani akan anak-anaknya yang piatu.
13Segala anak cucunya biarlah ditumpas dan namanyapun dihapuskan dengan gilir yang kedua.
19Sebab sudah dianiayakannya orang miskin dan dirampasinya, dan sudah dijarahnya rumah dan tiada dibangunkannya pula.
8Bahwa ia duduk dalam pengadangan di dusun-dusun; dari pada tempatnya yang sembunyi itu dibunuhnya orang yang tiada bersalah, dan matanyapun mengintai akan orang miskin.
9Bahwa ia mengadang pada tempat yang sembunyi, seperti seekor singa dalam guanya; ia mengadang hendak merampas akan orang yang miskin dan iapun merampas akan orang yang papa hendak menarik dia ke dalam jaringnya.
10Bahwa ia mengendap dengan menundukkan dirinya, sehingga orang-orang miskin jatuh ke dalam cakarnya yang kuat.
11Maka iapun berkata dalam hatinya: bahwa Allah lupa akan dia, ditudungi-Nya wajah-Nya, tiada dilihatnya sampai selama-lamanya.
2Maka dengan congkaknya orang fasik itu sangat menganiaya akan orang miskin. Biarlah mereka itu ditangkap dalam pedaya yang direkanya!
31Barangsiapa yang menganiayakan orang miskin, ia itu mencela akan Tuhan, yang telah menjadikan dia, tetapi orang yang mangsihankan dia, ia itu menghormat akan Tuhan.
14Maka orang fasik itu menghunus pedang dan meregangkan tali busurnya hendak membunuh orang yang teraniaya dan yang tiada dapat melawan, dan ia hendak membantai orang yang berjalan dengan tulus hatinya.
26Biarlah maligainya menjadi kerobohan, dan kemah-kemahnya jangan ada orang isinya.
18Orang jahat itu akan turun ke dalam neraka, yaitu segala orang kafir yang melupakan Allah.
25Bukankah aku sudah menangis akan orang yang mendapat hari kesukaran? bukankah hatiku sudah bercintakan orang celaka?
21Barangsiapa yang mencelakan kawannya, ia itu berbuat dosa besar, tetapi yang tetap kasihnya akan dia dalam hal kerendahannya, ia itu beroleh berkat selamat.
9Perempuan janda sudah kausuruh pergi dengan hampanya, dan lengan anak piatu sudah kauhancurkan.
2hendak menjauhkan orang miskin dari pada hukum, dan hendak menjadikan rampasan akan hak segala orang di antara umat-Ku yang tak dapat melawan, supaya segala janda perempuan akan jarahannya dan segala anak piatupun akan rampasannya!
6Akan janda perempuan dan orang dagang dibunuhnya, dan dibantainya anak piatu.
17Karena durhaka itu bernyala-nyala seperti api yang makan habis akan duri dan onak, maka ia itu akan menghanguskan segala belukar yang di hutan rimba, sehingga naiklah asapnya seperti uap yang kabus.
13Maka akan disayangkannya orang papa dan miskin serta dipeliharakannya orang yang kekurangan.
43Engkau sudah menudungi kami dengan murka dan sudah menghambat akan kami; Engkau sudah membunuh dengan tiada menaruh sayang!
6Tiada dibiarkan-Nya orang jahat itu hidup, dan lagi dibenarkan-Nya hal orang yang teraniaya.
3Ingatlah akan daku dan sahutilah akan daku, bahwa aku meratap dalam pengaduhanku serta aku meraung-raung,
1Mazmur Daud bagi biduan besar.
13Mengapa orang fasik itu selalu menghujat akan Allah serta berkata dalam hatinya bahwa tiada Engkau akan menuntutnya?
14Sesungguhnya Engkau melihat dia! Bahkan, Engkau melihat segala susah dan kesukaran itu; Engkau akan mengambil dia kepada hatimu; kepadamu juga orang miskin menaruhkan dirinya, karena Engkau memang penolong anak piatu.
15Patahkanlah kiranya lengan orang fasik dan balaslah segala kejahatan orang durhaka, sehingga Engkau tiada mendapat akan dia lagi.
16Bahwa ia sudah membenarkan hal orang papa dan miskin, sebab itu selamatlah ia; bukankah begini peri orang mengenal Aku? demikianlah firman Tuhan.
23Tetapi Engkau, ya Tuhan! mengetahui akan segala bicaranya hendak membunuh aku; jangan apalah Engkau mengadakan gafirat atas salahnya dan jangan Engkau menghapuskan dosanya dari hadapan hadirat-Mu, melainkan hendaklah mereka itu tumbang di hadapan hadirat-Mu. Perbuatlah oleh-Mu akan mereka itu demikian, apabila ketika murka-Mu sudah sampai.
15Tetapi pada masa aku pincang, mereka itu bersukacita dan berhimpunlah dengan sefakat, hendak melukai aku, maka tiada aku mengetahuinya, serta dicarik-cariknya akan daku dan tiada mereka itu diam.
7Orang benar itu memperhatikan hal perkara orang miskin, tetapi orang jahat tiada peduli akan dia.
29Jikalau kiranya sudah aku suka akan celaka pembenciku, atau sudah aku bermegah-megah pada masa datanglah jahat atasnya;
6Yang telah mengusik segala bangsa oleh geramnya dengan palu yang tiada berkeputusan, dan yang memerintahkan segala bangsa dengan amarahnya, yang menghambat, maka seorangpun tiada yang menegahkan dia.
20Bahwa Engkau juga mengetahui kecelaanku dan maluku dan kehinaanku, maka segala orang yang menyesakkan daku itu adalah di hadapan-Mu.
3Benarkanlah hal orang miskin dan anak piatu; benarkanlah orang yang teraniaya lagi papa;
21Bahwa perempuan mandul yang tiada beranak itu dianiayakannya dan akan perempuan janda tiada dibuatnya barang yang baik.
9Habiskah kemurahan-Nya sampai selama-lamanya? Putuskan janji-Nya bagi segala bangsa yang kemudian?
20Maka hendaklah sekalian ini menjadi upah segala lawanku dari pada Tuhan, dan upah segala orang yang fitnahnya menyengajakan matiku.
17Bahwa murka-Ku sudah berbangkit akan salah mereka itu yang bertimbun-timbun, lalu Kupalu akan mereka itu; dengan kehangatan murka-Ku Aku menyamarkan diri-Ku dari padanya; kendatilah dengan durhakanya selalu juga mereka itu menurut jalan hatinya.
17Bahwa orang yang murah hati itu berbuat baik akan jiwanya, tetapi orang yang bengis itu menyusahkan dirinya sendiri.
7Jikalau dalam hukum biarlah ia disalahkan dan sembahyangnyapun menjadi dosa.
11Katanya: Bahwa ia sudah ditinggalkan oleh Allah, kejarlah dan tangkaplah akan dia, karena tiadalah pembantunya.
28apabila didatangkannya seru orang miskin ke hadapan-Nya dan didengar-Nya akan tangis orang yang ternaiaya.
3Bagaimana seteru mengejar jiwaku! dipijak-pijaknya nyawaku ke bumi; didudukkannya aku dalam tempat gelap gulita, seperti orang yang sudah lama mati.