Mazmur 37:12
Bahwa orang fasik itu mencahari daya upaya akan melawan orang yang benar serta dikernyutkannya giginya akan dia.
Bahwa orang fasik itu mencahari daya upaya akan melawan orang yang benar serta dikernyutkannya giginya akan dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
32Bahwa orang jahat itu mengintai akan orang yang benar, hendak membunuh dia,
13Tetapi Tuhan tertawakan dia, karena dilihat-Nya harinya akan datang kelak.
14Maka orang fasik itu menghunus pedang dan meregangkan tali busurnya hendak membunuh orang yang teraniaya dan yang tiada dapat melawan, dan ia hendak membantai orang yang berjalan dengan tulus hatinya.
10Orang fasik akan melihat dia dan menjadi marah; iapun akan mengertak giginya, dan iapun akan dimakan oleh dengki; maka kehendak orang fasik itu dibatalkan juga adanya.
9Marahnya mencarik-carik dan Ia membenci aku, Ia mengerat giginya akan daku, seteruku menajamkan matanya kepadaku.
10Mereka itu mengangakan mulutnya kepadaku, mereka itu menampar pipiku dengan kecelaan; bersama-sama mereka itu berkerumun kepadaku.
16Di antara orang pendemap yang munafik dan segala pengolok-olok mereka itu mengernyut giginya akan daku.
10Seketika sahaja, maka orang fasik itu akan tiada lagi, jikalau engkau mengamat-amati tempatnya maka tiada lagi ia di sana.
11Tetapi orang yang lemah lembut hatinya itu akan memusakai tanah itu kelak dan merasai kesukaan dan sejahtera dengan kelimpahannya.
12Bahwa orang jahat itu menuju jaring orang jahat, tetapi akar orang yang benar makin lama makin banyak buahnya.
13Bahwa orang jahat itu kena jerat oleh salah perkataannya, tetapi orang yang tiada bersalah itu akan keluar dari pada kesukaran.
2Karena mulut orang fasik dan mulut penipu telah ternganga kepadaku, diumpatnya akan daku dengan lidah bercabang.
12Bahwa orang yang benar mencamkan baik-baik hal rumah orang jahat, bila dijatuhkannya dirinya ke dalam kebinasaan.
10Orang makan darah itu benci akan orang-orang saleh, tetapi orang yang benar itu menuntut belanya.
21Bahwa tiada kejahatan berlaku atas orang yang benar, tetapi orang fasik itu mengandung sarat dengan kejahatan.
14suatu bangsa yang giginya laksana pedang dan gigi gerahamnya laksana pisau, hendak makan habis akan segala orang miskin yang di dalam negeri, dan akan segala orang yang kekurangan di antara manusia.
6Maka engkau suka segala perkataan yang membinasakan dan akan lidah yang khianat.
2Maka dengan congkaknya orang fasik itu sangat menganiaya akan orang miskin. Biarlah mereka itu ditangkap dalam pedaya yang direkanya!
3Karena orang fasik itu bermegah-megah oleh kehendak hatinya; bahwa dipujinya akan orang yang kikir dan dihujatnya akan Tuhan.
15Hai orang fasik! jangan engkau mengintai rumah orang benar dan jangan engkau merusakkan pondoknya;
19Orang yang benar akan melihat kebinasaan mereka itu dengan sukahatinya dan orang yang suci dari pada salah itu akan mengolok-olok mereka itu,
7Jikalau orang datang melawat aku, iapun berkata-kata dengan culas hatinya, dikumpulkannya bakal fitnah, lalu keluar hendak memasyhurkan dia.
17Maka aku sudah mematahkan gigi geraham orang lalim, dan rampasannyapun sudah kusentak dari antara giginya.
7Maka mulutnya penuh dengan kutuk dan semu dan tipu daya, dan di bawah lidahnya adalah siksa dan khianat.
8Bahwa ia duduk dalam pengadangan di dusun-dusun; dari pada tempatnya yang sembunyi itu dibunuhnya orang yang tiada bersalah, dan matanyapun mengintai akan orang miskin.
5Pikiran orang yang benar itulah betul, tetapi ikhtiar orang jahat itu penipu adanya.
6Perkataan orang jahat itu mengendap hendak menumpahkan darah orang, tetapi lidah orang benar itu dapat memeliharakan orang.
21Maka dipeliharakan-Nya segala tulangnya, dan sebatang tulangnyapun tiada akan dipatahkan.
21Maka mereka itu berbicara hendak membunuh orang yang benar, dan dilaknatkannya darah yang suci dari pada salah.
1Mazmur Daud.
19Jangan kiranya mereka itu bersukacita akan halku; adapun yang seteruku dengan tiada sebab dan yang benci akan daku dengan tiada semena-mena itu jangan lagi mereka itu mengintai akan daku dengan pengolok-oloknya.
20Karena sesungguhnya bukan perkara selamat yang dikatakan, melainkan sebab hendak menghuru-harakan negeri mereka itu mereka perkataan dusta.
7Kerusakan orang jahat akan makan terus ke dalamnya, sebab engganlah mereka itu akan berbuat benar.
6Bahwa berkat adalah atas kepala orang yang benar, tetapi pergaduhan menudungi mulut orang jahat.
23Bahwa kehendak orang yang benar itu semata-mata baik, tetapi niat orang jahat itu percabulan jua.
2Karena bahwasanya orang fasik itu membentang busurnya, dikenakannyalah anak panahnya kepada talinya, hendak memanah dari tempat gelap akan orang yang tulus hatinya.
31Bahwa mulut orang yang benar itu berkelimpahan akal budi, tetapi lidah yang membinasakan itu akan dikerat.
17Tetapi engkau sudah menggenapi kejahatan orang fasik, maka engkau dipegang oleh hukum dan siksa.
19Janganlah engkau merajuk kepada orang jahat dan jangan pula engkau menaruh dengki akan orang fasik.
7Sekarang tiada aku takut akan berlaksa-laksa mereka, yang mengatur dirinya lawan aku berkeliling.
17Karena lengan orang fasik itu akan dipatahkan, tetapi Tuhan ada menyokong orang yang benar.
19Bahwa orang jahat akan menundukkan dirinya di hadapan orang yang baik, dan orang fasik itu di hadapan pintu orang yang benar.
11Maka Engkau akan membinasakan buahnya dari atas bumi dan benihnya dari antara segala anak Adam.
11Biarlah bara api dicucurkan kepadanya dan dibinasakan-Nya mereka itu dengan api dan dengan air bah, sehingga mereka itu tiada berbangkit pula.
7Seteruku jadilah kiranya sama dengan orang fasik dan orang lawanku sama dengan orang jahat.
6Yang tiada mendengar akan suara orang sahir, jikalau pandai ia membaca mantera sekalipun.
5Maka Iapun berfirman kepada mereka itu dengan amarah-Nya dan dikejutkan-Nya mereka itu dengan murka-Nya:
12Sebab rasa kejahatan itu sedap pada mulutnya, ditaruhnya akan dia di bawah lidahnya.
3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.
7Berdiamlah dirimu di hadapan Tuhan serta nantikanlah akan Dia; janganlah berbangkit amarahmu akan orang yang akan beruntung jalannya, akan orang yang melakukan daya upaya yang jahat.