Mazmur 37:24
Maka jikalau ia jatuh sekalipun, tiada ia tinggal terhantar, karena Tuhan memegang tangannya.
Maka jikalau ia jatuh sekalipun, tiada ia tinggal terhantar, karena Tuhan memegang tangannya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
14Bahwa Tuhan memapah segala orang yang hendak jatuh dan ditegakkan-Nya pula segala orang yang tertunduk.
17Karena lengan orang fasik itu akan dipatahkan, tetapi Tuhan ada menyokong orang yang benar.
18Bahwa Tuhan mengetahui akan segala hari orang yang tulus hatinya, maka bahagian pusakanya itu kekal selama-lamanya.
23Bahwa oleh Tuhan ditetapkan kejejakan orang yang Ia berkenan akan jalannya.
25Dahulu aku muda, kemudian jadi tua, tetapi tiada pernah kulihat orang yang benar itu ditinggalkan atau anak cucunya meminta sedekah.
16karena jikalau kiranya orang benar itu jatuh sampai tujuh kali, maka berbangkitlah pula ia, tetapi segala orang fasik itu akan terperosok ke dalam jahat.
33tetapi tiada ditinggalkan Tuhan akan dia dalam tangannya dan tiada disalahkan-Nya akan dia apabila dihukumnya.
34Nantikanlah akan Tuhan dan peliharakanlah jalan-Nya, maka Iapun akan meninggikan dikau, supaya engkau mempusakai tanah itu, maka apabila orang jahat itu dibinasakan engkau akan melihatnya.
22Lembutlah mulutnya dari pada minyak sapi, tetapi hatinya bantahan juga; perkataannya lebih lembut dari pada minyak, tetapi ia itu bagaikan pedang yang terhunus adanya.
4orang tergelincuh sudah dibangkit pula oleh perkataanmu dan lutut yang lipat sudah kauteguhkan.
23Maka sebab itu senantiasa aku hendak hampir dengan Dikau, maka Engkau juga yang memegang tanganku kanan.
13Sungguhpun kamu telah menolak akan daku, sampai nyaris aku jatuh, tetapi Tuhan sudah menolong aku.
2Berbahagialah orang yang berlaku dengan akal budi akan orang yang miskin; bahwa Tuhan akan meluputkan dia pada hari kesukaran.
24Bahwa tiada juga dipanjangkannya tangannya kepada bukit pekuburan; adakah pada mereka itu penangis di dalam kesukarannya?
22Orang yang berkuasapun disentaknya oleh kuatnya, maka apabila ia bangkit berdiri seorangpun tiada yang tentu hidupnya.
23Maka akan orang yang begitu dikaruniakannya selamat sentosa, jikalau matanya mengamat-amati jalannya sekalipun.
29Jikalau direndahkan orang maka katamu: Baiklah ditinggikan, lalu mata yang tunduk itu akan menengadah kepada keluasan.
31Maka firman Allahnya adalah dalam hatinya, dan jejaknyapun tiada tergelincir.
26Karena Tuhanlah akan menjadi kuatmu serta Ia memeliharakan kakimu dari pada jerat.
14Karena tiada dilalaikan Tuhan akan umat-Nya, dan tiada ditinggalkan-Nya akan pusaka-Nya.
10Maka jikalau jatuh, seorang dapat membangkitkan seorangnya; tetapi wai bagi dia yang seorang orang sahaja apabila ia jatuh, karena tiada jodohnya akan membangkitkan dia pula.
7Karena Engkau menjadikan dia berkat selama-lamanya, dan Engkau menyukakan dia dengan kesukaan besar di hadapan hadirat-Mu.
18Maka pada masa kataku: Ya Tuhan! kakiku hendak tergelincuh; lalu kemurahan-Mu menyokong aku.
11Sampaikanlah kiranya kemurahan-Mu kepada segala orang yang mengenal Engkau dan kebenaran-Mu kepada segala orang yang tulus hatinya.
12Janganlah kiranya aku dipijak-pijak oleh kaki orang sombong atau aku dihalaukan oleh tangan orang fasik. (36:13)Maka di sanalah telah jatuh orang yang berbuat jahat; mereka itu telah rebah, tiada dapat bangkit berdiri pula.
6Bahwasanya pada selama-lamanya tiada ia tergelincir, dan peringatan akan orang yang benar itu kekal selama-lamanya.
6Maka Tuhanpun menetapkan segala orang yang lembut hatinya, tetapi direndahkan-Nya segala orang fasik sampai ke bumi.
7Tatkala aku berjalan di tengah-tengah kepicikan, maka Engkau telah menghidupi aku, tangan-Mu telah menahankan amarah seteruku dan tangan-Mu kananpun telah memeliharakan daku.
3Maka tiada diberi-Nya kakimu tergelincir, dan Penunggumu itu tiada akan mengantuk.
10di sana juga tangan-Mu akan menyertai aku dan tangan-Mu kanan memegang aku.
9Tetapi orang yang benar itu akan memeliharakan jalannya dan orang yang suci tangannya itu akan bertambah-tambah ketetapannya.
19Maka Tuhan itu hampirlah pada segala orang yang hancur hatinya, dan akan orang yang luluh lantak hatinyapun ditolong-Nya.
31Karena tiada Tuhan menolak sampai selama-lamanya,
17Ia sudah dibakar habis dengan api serta ditebang, maka mereka itu dibinasakan oleh hardik dari hadirat-Mu.
16Bahwa tangan kanan Tuhan itu amat tinggi adanya, dan tangan kanan Tuhanpun mengerjakan pekerjaan orang perkasa.
5Bahwa aku berjalan dengan langkah yang tetap pada jalan-jalan-Mu, dan langkahku itu tiada tergelincuh.
11dan malaekat itu akan menatang Engkau di tangannya, supaya jangan terantuk kaki-Mu pada batu."
28Karena Tuhan mengasihi akan yang benar dan tiada akan ditinggalkan-Nya orang saleh-Nya; mereka itu terpelihara pada selama-lamanya, tetapi anak cucu orang jahat itu akan ditumpas.
7Langkahnya, yang kuat begitu, akan dipicikkan, dan bicaranyapun akan menjatuhkan dia.
36Maka Engkau juga yang telah mengaruniakan kepadaku perisai selamat yang dari pada-Mu itu, dan tangan kanan-Mu telah menyokong aku, dan lemah lembut-Mu telah membesarkan aku.
12Maka mereka itu akan menatang engkau di atas tangan-Nya, supaya jangan terantuk kakimu kepada batu.
4Maka telah diberikan-Nya dalam mulutku suatu nyanyian baharu, yaitu suatu pujian bagi Allah kita; maka banyak orang akan melihatnya serta takut dan harap akan Tuhan.
10Janganlah takut, karena Akulah sertamu! jangalah engkau bimbang, karena Akulah Allahmu; Aku menguatkan dikau, lagi Aku menolong engkau, lagi Aku memapah engkau dengan tangan kanan kebenaran-Ku.
117Bantulah akan daku, niscaya terpeliharalah aku; maka selalu hatiku bersukacita akan segala syariat-Mu.
11Kakiku sudah berjalan selalu pada kesan-Nya, aku sudah menurut jalan-Nya dengan tiada menyimpang.
13Karena Akulah Tuhan, Allahmu, ada memegang tanganmu kanan serta firman-Ku kepadamu: Janganlah takut; Aku yang menolong engkau.
9Yang menghidupkan jiwa kita dan yang tiada memberi kaki kita tergelincuh.
3Sungguh tongkat kejahatan itu tiada akan lekat pada bahagian pusaka orang yang benar, supaya jangan orang yang benar itupun mengedangkan tangannya kepada kesalahan.
8Karena Engkau telah menjadi penolongku, maka di bawah naung sayap-Mu aku akan menyanyi dengan sukacita.
37Bahwa Engkau telah meluaskan tempat kejejakanku, sehingga mata kakiku tiada tergelincuh.