Mazmur 77:2
Bahwa suaraku adalah kepada Allah serta aku berseru, bahkan, suaraku adalah kepada Allah, maka Iapun akan mencenderungkan telinga-Nya kepadaku kelak.
Bahwa suaraku adalah kepada Allah serta aku berseru, bahkan, suaraku adalah kepada Allah, maka Iapun akan mencenderungkan telinga-Nya kepadaku kelak.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
3Maka pada hari kepicikanku aku mencahari akan Tuhan; telah kutadahkan tanganku pada malam dengan tiada berkeputusan dan hatikupun enggan dihiburkan.
4Apabila aku terkenangkan Allah, maka bergaduhlah aku, dan apabila aku berpikir-pikir, maka gundahlah hatiku. -- Selah.
1Mazmur Asaf bagi biduan besar, pada Yeduton.
2Ya Allahku! ya Allahku! mengapa Engkau telah meninggalkan aku? dan jauh Engkau dari pada menolong aku dan dari pada bunyi peraungku.
16Maka sebab itu sekarang nyawaku mencucurkan dirinya di dalam aku, dan hari kesukaran sudah menangkap aku.
17Pada malam tulang-tulangku ditebuk dalam segenap tubuhku dan segala bala yang mengikil akupun tiada berhenti.
3Sementara aku lagi berdiam diriku maka tulang-tulangku menjadi tua dalam peraungku pada segenap hari.
4Karena pada siang dan malam tangan-Mu beratlah menekan aku dan airku telah kekeringanlah seperti pada musim kemarau adanya. -- Selah.
8Bahwa tubir berseru kepada tubir di tengah-tengah bunyi segala pancaran air-Mu; segala ombak dan gelombang-Mu telah lalu lampau dari atasku!
9Maka pada siang hari Tuhan menyuruhkan kemurahan-Nya dan pada malam nyanyian-Nya adalah sertaku dan doa kepada Allah yang menghidupkan daku.
7Pada masa jiwaku kepicikan dalam aku, maka teringatlah aku akan Tuhan, lalu sembahku sampailah kepada-Mu di dalam kaabah tempat kesucian-Mu.
6Maka aku terkenangkan zaman dahulu dan segala tahun yang telah lalu.
1Nyanyian Hamaalot. -- Bahwa dalam kepicikanku telah aku berseru kepada Tuhan, maka didengar-Nya akan daku.
3Bahwa jiwaku berdahaga akan Allah, akan Allah yang hidup; bilakah aku akan masuk menghadap hadirat Allah?
1Karangan Daud, suatu doa tatkala ia dalam gua.
2Bahwa kepada Tuhan juga berserulah aku dengan nyaring suaraku, dan kepada Tuhan juga aku meminta doa dengan yakin.
3Bahwa aku mencurahkan pengaduhanku di hadapan hadirat-Nya, dan aku memaklumkam kepada-Nya kepicikanku.
4Pada masa hatiku hancurlah dalam aku, maka Engkau juga mengetahui akan jalanku; bahwa sembunyi-sembunyi mereka itu telah memasang jerat pada jalan yang hendak kuturut.
2Ya Tuhan, jangan kiranya Engkau menghardikkan daku dengan amarah-Mu dan jangan menyiksakan daku dengan murka-Mu!
3Kasihankanlah kiranya aku, ya Tuhan! karena lemah keadaanku; sembuhkanlah aku, ya Tuhan! karena gemetarlah segala tulangku.
6Bahwa aku menadahkan tanganku kepada-Mu, maka jiwaku di hadapan-Mu seperti tanah yang ringkai. -- Selah.
3Maka tali maut telah melengkung aku dan segala hebat neraka telah berlaku atasku, dan aku merasai kesukaran dan kedukaan.
4Tetapi berserulah aku kepada nama Tuhan demikian: Ya Tuhan! luputkan apalah jiwaku!
6Karena pada tempat maut itu tiadalah barang peringatan akan Dikau, dan dalam alam barzakh itu siapakah yang memuji akan Dikau?
7Maka pada masa kepicikan aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menyahuti aku.
1Nyanyian mazmur dari pada bani Korah bagi biduan besar, pada Mahalat Leanot, karangan Heman, orang Ezrahi itu.
3Pada masa aku berseru Engkau telah mendengar akan daku, dan Engkau telah mempertetapkan hatiku dengan kuat.
1Bahwa pada suatu malam di atas tempat tidurku aku mencahari kekasih hatiku; aku mencahari, tetapi tiada kudapati akan dia. Maka kataku:
27Segala isi perutku seperti mendidih dengan tiada berhentinya, beberapa hari kesukaran sudah menempuh aku.
17Tetapi akan daku, bahwa aku berseru kepada Allah, maka Tuhanpun akan meluputkan aku.
8Karena Engkau, ya Tuhan! oleh keridlaan-Mu telah menetapkan gunungku, tetapi Engkau menyembunyikan hadirat-Mu, lalu terkejutlah aku.
2Ya Tuhan! dengar apalah akan doaku, dan biarlah seruku sampai kepada-Mu.
9Maka tiada Engkau menyerahkan aku kepada tangan seteru, melainkan Engkau telah menjejakkan kakiku pada tempat yang luas.
7Bahwa aku benci akan orang yang mengindahkan perkara sia-sia dan aku percaya akan Tuhan.
9Maka Engkau telah menjauhkan segala kekenalanku dari padaku, dan Engkau telah menjadikan daku suatu kebencian besar kepada mereka itu; bahwa akulah terkurung dengan tiada dapat keluar pula.
4Apabila aku berbaring maka kataku: Bila gerangan aku akan bangun? tetapi malam juga dilanjutkan dan akupun dipenatkan dengan beberapa berapa percintaan sampai kepada dini hari.
7Maka dalam ketakutan aku berseru kepada Tuhan dan kunyaringkan penangisku kepada Allahku, maka didengar-Nya dari pedalamannya akan suaraku, dan seruku akan Dia sampailah kepada telinga-Nya.
4Tetapi, ya Tuhan, Engkau juga perisai yang menudungi aku; Engkaulah kemuliaanku dan yang meninggikan kepalaku.
5Dengan nyaring suaraku telah aku berseru kepada Tuhan, dan disahut-Nya akan daku dari atas bukit kesucian-Nya. -- Selah.
3Bahwa aku sudah tenggelam dalam lumpur yang tiada terduga, di tempat tiada dapat orang bertumpu; aku telah sampai kepada air yang dalam dan air pasangpun meliputi aku.
6Beberapa tali neraka telah menyesakkan daku dan jerat maut telah kulihat di hadapanku.
13Jikalau kataku: Bahwa tempat tidurku kelak menghiburkan daku dan tempat pembaringanku akan mengurangi kesusahanku,
1Surat peringatan Daud bagi biduan besar, pada Altasyet, pada masa ia telah lari dari hadapan Saul ke dalam gua.
2Bahwa aku hendak memuliakan Dikau, ya Tuhan! sebab Engkau telah menarik aku naik dari tempat yang dalam, dan tiada Engkau membiarkan seteruku bergemar akan daku.
6Bahwa segala lukaku telah menjadi busuk dan bernanah oleh karena bebalku.
8Kepadamu juga hatiku berkata, akan Dikau juga mataku mencahari; bahwa aku mencahari hadirat-Mu, ya Tuhan!
18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
17Segala kepicikan hatiku telah meluaskan dirinya; keluarkanlah kiranya aku dari dalam kesesakanku.
40Adalah halku pada siang hari dihanguskan oleh panas terik dan pada malam dirusakkan oleh sejuk, sehingga tidurpun hilanglah dari pada mataku.