Wahyu 14:19

Terjemahan Lama

Lalu malaekat itu menyembatkan sabitnya itu ke bumi, serta mengumpulkan buah anggur bumi itu, sambil mencampakkan dia ke dalam irikan yang besar, yaitu murka Allah;

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ul 32:32-33 : 32 Karena pokok anggur mereka itu dari pada pokok anggur Sodom dan dari padang Gomorah asalnya, dan buah anggurnyapun buah anggur upas dan tandannya pahit maung belaka. 33 Air anggurnya itu bisa ular naga dan bisa ular beludak yang amat bengis.
  • Why 19:15-21 : 15 Dan daripada mulut-Nya keluar sebilah pedang yang tajam, supaya dengan dia itu Ia boleh memarang segala orang kafir. Maka Ia pun akan memerintah mereka itu dengan tongkat besi, dan Ialah yang mengirik irikan anggur, yaitu kehangatan murka Allah Yang Mahakuasa. 16 Pada jubah-Nya dan paha-Nya ada tertulis suatu nama, yaitu, "Raja atas segala raja, dan Tuan sekalian tuan." 17 Maka aku tampak pula seorang malaekat berdiri di dalam matahari, lalu ia bertempik dengan suara besar sambil berkata kepada segala burung yang terbang di udara, "Marilah berhimpun kepada perjamuan Allah yang besar, 18 supaya kamu boleh makan daging segala raja, dan daging panglima, dan daging orang yang gagah, dan daging segala kuda dan segala orang yang menunggang dia, dan daging sekalian orang, baik merdeka baik hamba, kecil dan besar." 19 Maka aku tampak binatang itu dan segala raja di bumi dengan tentaranya berhimpun hendak berperang dengan Dia yang menunggang kuda itu, dan dengan tentaranya itu. 20 Maka binatang itu pun tertangkaplah beserta dengan nabi palsu yang sudah mengadakan beberapa tanda ajaib di hadapannya. Dengan itu ia menyesatkan segala orang yang bertanda binatang itu, dan yang menyembah patungnya; maka keduanya itu dicampakkan hidup-hidup ke dalam laut api yang bernyala dengan belerang; 21 dan segala orang lain itu mati dibunuh dengan pedang Dia yang duduk di atas kuda itu, yaitu pedang yang keluar daripada mulut-Nya. Maka segala burung itu pun kenyanglah dengan daging mereka itu.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 91%

    14Maka aku tampak adalah suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang, rupanya seperti Anak manusia, bermakota emas di kepala-Nya dan di dalam tangan-Nya ada sebilah sabit yang tajam.

    15Maka keluarlah pula seorang malaekat yang lain dari dalam Rumah Allah, yang menyeru dengan suara besar kepada orang yang duduk di atas awan itu, katanya, "Sampaikanlah sabitmu dan hendaklah menuai, karena musim menuai sudah sampai, sebab tuaian bumi itu sudah sangat masak."

    16Lalu orang yang duduk di atas awan itu pun menyembatkan sabitnya ke bumi, lalu bumi itu pun dituailah.

    17Maka keluarlah seorang malaekat yang lain lagi dari dalam Rumah Allah yang di surga; ia juga ada memegang sebilah sabit yang tajam.

    18Maka keluarlah pula dari tempat persembahan seorang malaekat yang lain, yaitu yang berkuasa atas api, sambil bersuara dengan suara besar kepada dia yang memegang sabit yang tajam itu, katanya, "Sabitkanlah sabitmu yang tajam itu, kumpulkanlah segala gugusan anggur bumi, karena buahnya sudah cukup masak."

  • 20dan buah anggur itu diirik orang di luar negeri; maka darah pun mengalirlah dari dalam irikan itu setinggi kang di mulut kuda, sejauh seribu enam ratus setadi.

  • 79%

    13Suruhkanlah penyabit, karena segala buah-buahnya sudah masak; marilah, pijaklah apitan anggur, karena penuhlah ia, dan segala tempat air anggurpun sebaklah! Besarlah, besarlah juga kejahatan mereka itu.

    14Berkelompok-kelompok mereka itu terhantar di lembah gulung pengirikan, karena hampirlah hari Tuhan di lembah gulung pengirikan itu.

  • 78%

    6Maka aku tampak seorang malaekat yang lain terbang di tengah langit, dan padanya ada Injil yang kekal hendak diberitakannya kepada segala orang yang duduk di bumi ini, yaitu kepada tiap-tiap bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,

    7sambil katanya dengan suara besar, "Takutlah akan Allah dan hormatilah Dia, karena ketika hukuman-Nya sudah sampai, dan sembahlah Dia yang menjadikan langit dan bumi serta laut dan segala mata air."

    8Maka ada yang lain lagi, yaitu malaekat yang kedua mengikut dia, serta berkata, "Sudahlah roboh, sudahlah roboh negeri Babil yang besar, yang memberi segala bangsa minum air anggur yang menaikkan hawa nafsu zinahnya."

    9Maka ada yang lain pula, yaitu malaekat yang ketiga mengikut keduanya itu, serta berkata dengan suara besar, "Jikalau barang seorang menyembah binatang itu dengan patungnya, serta menerima tanda di dahinya atau di tangannya,

    10maka ia juga akan minum kelak daripada air anggur, yaitu murka Allah yang tersedia dengan tiada bercampur di dalam cawan murka-Nya itu; dan ia akan disiksakan dengan api dan belerang, di hadirat segala malaekat yang kudus, dan di hadirat Anak domba itu,

  • 77%

    14Maka segala tentara yang di surga mengiringkan Dia dengan menunggang kuda putih, berkainkan kain kasa putih lagi bersih.

    15Dan daripada mulut-Nya keluar sebilah pedang yang tajam, supaya dengan dia itu Ia boleh memarang segala orang kafir. Maka Ia pun akan memerintah mereka itu dengan tongkat besi, dan Ialah yang mengirik irikan anggur, yaitu kehangatan murka Allah Yang Mahakuasa.

  • 19Maka negeri yang besar itu pun pecahlah belah tiga, dan segala negeri orang kafir itu pun robohlah, dan negeri Babil yang besar itu tiada dilupakan di hadirat Allah, sehingga ia diberi cawan air anggur, yaitu murka-Nya yang hangat itu.

  • 17Maka aku tampak pula seorang malaekat berdiri di dalam matahari, lalu ia bertempik dengan suara besar sambil berkata kepada segala burung yang terbang di udara, "Marilah berhimpun kepada perjamuan Allah yang besar,

  • 29Maka pada masa buahnya masak, lalu segera disuruhnya orang membawa sabit, sebab sudah sampai musim menuai."

  • 5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.

  • 1Maka aku tampak pula di langit suatu alamat yang lain, yang besar lagi ajaib, yaitu tujuh malaekat yang memegang tujuh bala yang akhir; karena dengan dialah penyudah murka Allah.

  • 73%

    39Dan seteru yang menabur lalang itu, ialah Iblis; dan musim menuai, ialah kesudahan alam; dan orang yang menuai itu, ialah segala malaekat.

    40Maka sama seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar habis dengan api, sedemikianlah akan jadi pada kesudahan alam.

    41Maka Anak manusia akan menyuruhkan segala malaekat-Nya, lalu malaekat itu akan mengumpulkan dari dalam kerajaan-Nya segala penggoda dan sekalian orang yang durhaka.

  • 2sebab segala hukumannya benar lagi adil; karena Ia telah menghukumkan sundal besar itu, yang merusakkan dunia dengan persundalannya itu, dan Ia telah membelakan darah segala hambanya atas sundal itu."

  • 39Maka mereka itu pun memegangkan dia serta mencampakkan ke luar dari dalam kebun anggur itu, lalu membunuh dia.

  • 19Maka aku tampak binatang itu dan segala raja di bumi dengan tentaranya berhimpun hendak berperang dengan Dia yang menunggang kuda itu, dan dengan tentaranya itu.

  • 18Segala orang kafir itu sudah naik marahnya, tetapi murka-Mu sudah sampai, dan ketika orang mati dihukumkan, dan sudah sampai ketika memberi pahala segala hamba-Mu, yaitu nabi-nabi dan orang-orang suci dan orang yang takut akan nama-Mu, baik kecil baik besar; dan lagi sudah sampai ketika membinasakan segala orang yang merusakkan bumi ini."

  • 73%

    16Maka roh setan-setan itu pun menghimpunkan segala raja-raja itu berhimpun ke tempat yang disebut dengan bahasa Ibrani Harmagedon.

    17Maka malaekat yang ketujuh itu pun mencurahkan bokornya ke atas udara, lalu kedengaranlah suatu suara besar dari dalam Rumah Allah, daripada arasy itu, berkata, "Semuanya sudah genap."

  • 1Maka aku dengar pula suatu suara besar dari dalam Rumah Allah itu berkata kepada ketujuh malaekat itu, "Pergilah kamu dan curahkan ketujuh bokor murka Allah itu ke bumi."

  • 9Maka mereka itu pun naiklah ke tanah yang luas, lalu mengepungi tempat bala tentara segala orang suci dan negeri yang dikasihinya itu, maka turunlah api dari langit menghanguskan mereka itu.

  • 5Maka malaekat itu pun mengambil perukupan itu, serta mengisi itu dengan api dari tempat persembahan itu, sambil mencampakkan ke bumi; lalu jadilah beberapa bunyi guruh dan beberapa suara dan kilat, dan gempa bumi.

  • 6Di padang mereka itu menyabit makanannya dan dipetiknya buah yang ketinggalan di dalam kebun anggur si penganiaya itu.

  • 21Maka diangkatlah oleh seorang malaekat yang kuat sebuah batu yang seperti batu kisaran rupanya, lalu dicampakkannya ke laut sambil katanya, "Dengan suatu pelempar yang sedemikian inilah kelak Babil, negeri besar itu, akan tercampak, dan sekali-kali tiada kelihatan lagi.

  • 3Bahwa Aku seorang-orang-Ku juga sudah mengirik apitan air anggur, dan dari pada segala bangsa itu seorangpun tiada serta-Ku! Maka Aku sudah mengirik mereka itu dengan murka-Ku dan sudah memijak-mijak dia dengan kehangatan amarah-Ku, maka darahnya telah tepercik kepada pakaian-Ku dan segala kain-Ku sudah Kulumurkan.

  • 4Maka malaekat yang ketiga itu pun mencurahkan bokornya ke dalam segala sungai dan segala mata air; maka sekaliannya itu pun berubah menjadi darah.

  • 1Kemudian daripada itu aku tampak seorang malaekat yang lain turun dari langit, yang berkuasa besar, maka bumi itu diterangkan dengan kemuliaan malaekat itu.

  • 49Demikianlah akan jadi pada kesudahan alam: Segala malaekat akan keluar mengasingkan orang jahat dari antara orang yang benar.

  • 7Maka malaekat yang pertama itu meniup sangkakalanya, lalu turunlah hujan batu dan api bercampur dengan darah, maka sekaliannya itu dicurahkan ke bumi. Lalu hanguslah sepertiga bumi itu, dan hanguslah sepertiga segala pohon kayu, dan hanguslah segala rumput yang hijau itu.

  • 7Maka satu daripada keempat zat yang hidup itu mengunjukkan kepada ketujuh malaekat itu tujuh buah bokor emas, penuh dengan murka Allah yang hidup selama-lamanya.

  • 8Maka malaekat yang keempat itu pun mencurahkan bokornya ke atas matahari, lalu matahari itu beroleh kuasa menghanguskan segala manusia dengan api;

  • 21dan segala orang lain itu mati dibunuh dengan pedang Dia yang duduk di atas kuda itu, yaitu pedang yang keluar daripada mulut-Nya. Maka segala burung itu pun kenyanglah dengan daging mereka itu.

  • 71%

    3Karena segala bangsa sudah mabuk dengan air anggur sundal itu yang menaikkan nafsu zinahnya, dan segala raja di bumi pun berzinahlah dengan dia, dan segala saudagar di bumi ini pun makin kaya dari sebab tersangat limpah kemewahannya."

    4Lalu aku dengar suatu suara yang lain pula dari langit berkata, "Keluarlah daripadanya, hai kaumku, supaya jangan kamu terbabit di dalam segala dosanya, dan jangan kamu sama kena segala balanya;

  • 30Biarlah kedua-duanya itu tumbuh bersama-sama sampai musim menuai. Pada ketika menuai itu kelak aku akan berkata kepada orang yang menuai: Kumpulkanlah lalang itu dahulu, dan ikatkanlah beberkas-berkas supaya dibakar, tetapi gandumnya itu bawalah masuk ke dalam lumbungku."

  • 1Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat, yang membawa ketujuh bokor itu, bertutur dengan aku, katanya, "Marilah ke mari, aku hendak menunjukkan kepadamu hukuman atas sundal besar yang duduk pada air yang banyak;

  • 14mengatakan kepada malaekat yang keenam yang memegang sangkakala itu, "Lepaskanlah keempat malaekat yang terikat dekat sungai yang besar, yaitu Sungai Ferat."

  • 17Nyirunya ada di dalam tangan-Nya; maka Ia akan membersihkan segenap tempat pengirik-Nya, lalu Ia mengumpulkan gandum-Nya masuk ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan habis dibakar-Nya dengan api yang tiada dapat dipadamkan."

  • 15Karena demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel, kepadaku: Ambillah olehmu dari pada tangan-Ku akan piala ini, yang berisi anggur kehangatan murka, dan berilah minum dia kepada segala bangsa kepadanya Aku menyuruhkan dikau.

  • 10Maka adalah pada pokok anggur itu tiga cabang, rupanya seperti bertunas serta berkembanglah bunganya dan tanda-tandanya sudah bermasakkan buah anggur.