Wahyu 18:18
lalu berteriaklah mereka itu tatkala melihat asap api yang membakar dia, sambil berkata: Negeri manakah yang sama dengan negeri besar ini?
lalu berteriaklah mereka itu tatkala melihat asap api yang membakar dia, sambil berkata: Negeri manakah yang sama dengan negeri besar ini?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19Mereka itu menyiramkan debu ke atas kepalanya sendiri serta berteriak sambil menangis dan meratap, katanya: Wai, wai negeri besar, di dalamnyalah segala orang, yang berkapal di laut, sudah menjadi kaya dengan segala harta bendanya; maka di dalam satu jam sahaja lamanya ia sudah binasa.
20Hai isi surga, dan segala orang suci, dan rasul-rasul, dan nabi-nabi sorakkanlah dia! Karena Allah sudah menjatuhkan hukuman ke atasnya bagi kamu."
21Maka diangkatlah oleh seorang malaekat yang kuat sebuah batu yang seperti batu kisaran rupanya, lalu dicampakkannya ke laut sambil katanya, "Dengan suatu pelempar yang sedemikian inilah kelak Babil, negeri besar itu, akan tercampak, dan sekali-kali tiada kelihatan lagi.
22Dan bunyi orang yang bermain kecapi dan yang menyanyi dan yang meniup suling dan nafiri sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu, dan seorang yang berkepandaian di dalam sesuatu kepandaian sekali-kali tiada akan didapati lagi di dalammu, dan bunyi kisaran sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu,
23dan cahaya pelita sekali-kali tiada akan bercahaya lagi di dalammu, dan suara mempelai laki-laki dan mempelai perempuan pun sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu. Karena segala saudagarmu itu orang besar-besar di dunia; oleh sebab hobatanmu telah tersesat segala bangsa.
24Maka di dalamnya itu didapati darah segala nabi dan orang suci, dan darah segala orang yang dibunuh di atas bumi ini."
14Maka buah-buahan, yang diingini oleh hatimu sudah lenyap daripadamu, dan segala yang sedap dan indah-indah itu sudah hilang daripadamu; sekali-kali tiada akan didapati lagi.
15Segala saudagar dagangan ini, yang sudah dikayakan olehnya, akan berdiri dari jauh sebab takut akan sengsaranya, sambil menangis dan meratap,
16katanya: Wai, wai negeri besar, yang berhias dengan kain kasa dan kain ungu dan kain merah kirmizi, dan bersalut dengan emas dan permata dan mutiara!
17Di dalam satu jam sahaja lamanya segala kekayaan yang sebegitu besar sudah binasa. Maka tiap-tiap nakhoda kapal, dan tiap-tiap orang pelayaran, dan segala anak perahu, dan seberapa orang yang pencahariannya di laut itu berdiri dari jauh,
7Sebagaimana ia memegahkan dirinya serta hidup dengan lazat, sebanyak itulah juga hendaklah kamu beri dia sengsara dan ratap, karena ia berkata di dalam hatinya: Aku duduk seperti raja perempuan; bukannya aku janda, dan sekali-kali tiada aku akan meratap.
8Sebab itulah di dalam satu hari segala balanya akan datang, yaitu maut, dan ratap, dan kelaparan; maka ia akan dibakar dengan api; karena kuatlah Allah, Tuhan yang menghukumkan dia.
9Segala raja di dunia, yang sudah berzinah dan duduk dengan lazatnya bersama dengan dia, akan menangis dan meratapkan dia apabila mereka itu memandang asap api yang membakar dia,
10sambil berdiri dari jauh sebab takut akan sengsaranya, serta berkata: Wai, wai negeri Babil yang besar, negeri yang teguh itu! Di dalam satu jam sahaja lamanya hukuman atasmu sudah tiba.
11Dan segala saudagar di bumi akan menangis dan meratapkan dia, oleh sebab seorang pun tiada membeli dagangannya lagi,
12yaitu dagangan emas dan perak dan permata, dan berbagai-bagai mutiara, dan kain kasa, dan kain ungu, dan sutera, dan kain merah kirmizi, dan segala kayu yang harum baunya, dan segala bekas diperbuat dengan gading, dan segala bekas diperbuat dengan kayu yang berharga mahal, dan yang diperbuat dengan tembaga, dan besi, dan batu marmar,
18Maka sabung-menyabunglah kilat, dan kedengaranlah beberapa suara dan guruh, dan gempa bumi pun jadilah teramat sangat, seperti yang tiada pernah jadi semenjak manusia ada di bumi ini, yaitu gempa bumi yang sedemikian dan yang sebesar itu.
19Maka negeri yang besar itu pun pecahlah belah tiga, dan segala negeri orang kafir itu pun robohlah, dan negeri Babil yang besar itu tiada dilupakan di hadirat Allah, sehingga ia diberi cawan air anggur, yaitu murka-Nya yang hangat itu.
20Segala pulau pun lenyaplah, dan gunung-gunung pun tiada terjumpa lagi.
17Maka dibunyikannya kelak sebiji ratap akan halmu, katanya: Bagaimana engkau sudah hilang, engkau yang ramai terlebih dari pada laut! engkau sebuah negeri yang terpuji-puji! Ia yang pemerintah laut; bahkan, ia dengan segala orang isinya, yang memberi takut kepada segala orang, yang duduk di atas bumi.
18Maka sekarang begitulah halnya! segala anak kapalpun gentarlah pada hari jatuhmu dan segala tepi lautpun ngerilah akan kesudahanmu!
1Kemudian daripada itu aku tampak seorang malaekat yang lain turun dari langit, yang berkuasa besar, maka bumi itu diterangkan dengan kemuliaan malaekat itu.
2Maka bersuaralah ia dengan sekuat-kuat hati, katanya, "Sudahlah roboh, sudahlah roboh negeri Babil yang besar itu, dan telah jadi tempat kediaman segala setan, dan penjara tiap-tiap roh yang najis, dan suatu sangkaran tiap-tiap burung yang najis dan yang dibenci.
3Karena segala bangsa sudah mabuk dengan air anggur sundal itu yang menaikkan nafsu zinahnya, dan segala raja di bumi pun berzinahlah dengan dia, dan segala saudagar di bumi ini pun makin kaya dari sebab tersangat limpah kemewahannya."
4Lalu aku dengar suatu suara yang lain pula dari langit berkata, "Keluarlah daripadanya, hai kaumku, supaya jangan kamu terbabit di dalam segala dosanya, dan jangan kamu sama kena segala balanya;
5karena dosa-dosanya sudah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan diingati Allah akan segala kejahatannya.
30Di sana diperdengarkannya suaranya akan halmu, serta meraung dengan kepahitan hatinya, disiraminya kepalanya dengan duli dan bergelumanglah mereka itu dalam abu.
31Dan digundulkannya dirinya oleh karenamu, dan ia berpakaikan kain karung dan menangisi engkau dengan kepahitan hatinya dan dengan ratap yang amat pahit.
32Sambil meraung diangkatnya sebiji ratap akan dikau dan berkabung akan dikau, katanya: Siapa gerangan setara dengan Tsur, sebuah negeri yang bersentosa di tengah-tengah laut?
8Maka ada yang lain lagi, yaitu malaekat yang kedua mengikut dia, serta berkata, "Sudahlah roboh, sudahlah roboh negeri Babil yang besar, yang memberi segala bangsa minum air anggur yang menaikkan hawa nafsu zinahnya."
18Adapun perempuan yang engkau tampak itulah negeri besar, yang memerintah segala raja-raja di bumi."
8Maka pada masa itu, apabila sebanyak bangsa itu melalui negeri ini, serta katanya seorang kepada seorang: Mengapa dibuat Tuhan demikian akan negeri sebesar ini?
2sebab segala hukumannya benar lagi adil; karena Ia telah menghukumkan sundal besar itu, yang merusakkan dunia dengan persundalannya itu, dan Ia telah membelakan darah segala hambanya atas sundal itu."
3Dan lagi kata mereka itu pada kedua kalinya, "Halleluyah! Bahkan, asapnya naik selama-lamanya."
8Maka sekonyong-konyong Babil sudah roboh dan pecah, tangislah akan dia, ambillah masuh akan penyakitnya, kalau-kalau ia dapat disembuhkan.
54Adalah bunyi penangis dari Babil dan kabar kealahan yang besar dari negeri orang Kasdim!
19Demikianlah perihal Babil; kebesaran segala kerajaan dan kemuliaan dan kemegahan segala orang Kasdim itu akan disamakan dengan Sodom dan Gomorah, yang dibongkar balik oleh Allah.
5dan di dahinya ada tertulis suatu nama, yaitu rahasia, "Babil yang besar, ibu segala sundal dan segala haram yang di bumi."
6Maka aku tampak perempuan itu mabuk darah, yaitu darah segala orang suci dan darah segala saksi Yesus itu. Maka heranlah aku melihat dia dengan heran yang amat sangat.
8Maka negeri ini akan Kujadikan suatu kerobohan dan campah, barangsiapa yang melalui dia itu akan tercengang-cengang dan membuat olok-olok akan dia dalam segala celakanya.
18Oleh kebesaran kejahatanmu dan lalim perniagaanmu sudah kauhinakan takhtamu yang suci itu; maka sebab itu Kusuruh keluar api dari dalammu yang makan habis akan dikau kelak dan Aku menghamburkan dikau seperti abu kepada tanah di hadapan mata segala orang yang melihat engkau.
27Segala hartamu yang indah-indah dan segala daganganmu dan segala benda perniagaanmu dan segala awak kapalmu dan segala nakhodamu dan mereka yang memakai celahan perahumu dan yang melakukan daganganmu dan segala orang perang yang di dalammu dan segenap orang banyak yang di tengahmu, semuanya tenggelamlah dalam lautan besar pada hari jatuhmu.
26Maka isi segala pintu gerbangnya akan meratap dan berkabung dan mereka itu akan duduk di bumi dengan hampanya.
15Bersorak-soraklah kelilingnya! ia menyerahkan dirinya; telah robohlah segala bangun-bangunannya, dirombak oranglah akan segala pagar temboknya! karena inilah pembalasan dari pada Tuhan; balaslah kepadanya dan buatlah akan dia sama seperti yang telah dibuat olehnya!
15Maka katanya kepadaku, "Adapun segala air yang engkau tampak di tempat perempuan sundal itu duduk, itulah beberapa kaum dan orang banyak dan segala bangsa dan bahasa.
1Bermula, maka bagaimana sudah duduklah sunyi negeri yang dahulu ramai begitu! ia telah menjadi seperti seorang perempuan janda; yang dahulu besar di antara segala orang kafir, seperti permaisuri di antara segala negeri, sekarang ia sudah takluk dan membawa upeti.
7Maka akan jadi bahwa barangsiapa yang melihat engkau itu akan lari dari padamu sambil katanya: Bahwa Ninewe sudah binasa; entah siapa sayang akan dia? Di mana aku mencahari penghibur bagimu?
9Tiba-tiba adalah datang beberapa orang berkendaraan, orang berkuda berdua-dua! Kemudian berserulah ia pula demikian: Sudah roboh, sudah roboh Babil itu, dan segala berhalanyapun hancur luluh tercampak ke bumi.
15Inikah negeri yang amat ramai dan yang duduk dengan sentosa, dan yang berkata dalam hatinya: Akulah dia dan lain dari padaku satupun tiada! Bagaimana ia sudah jadi suatu kerobohan, suatu tempat perhentian binatang yang ganas; barangsiapa yang berjalan melalui dia itu akan menyindirkan dia dan menunjuk dengan tangannya kepadanya.
1Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat, yang membawa ketujuh bokor itu, bertutur dengan aku, katanya, "Marilah ke mari, aku hendak menunjukkan kepadamu hukuman atas sundal besar yang duduk pada air yang banyak;