Wahyu 4:7
Adapun zat yang hidup yang pertama itu seperti rupa singa, dan zat yang hidup yang kedua seperti anak lembu, dan zat yang hidup yang ketiga seperti muka manusia, dan zat yang hidup yang keempat seperti burung nasar yang terbang.
Adapun zat yang hidup yang pertama itu seperti rupa singa, dan zat yang hidup yang kedua seperti anak lembu, dan zat yang hidup yang ketiga seperti muka manusia, dan zat yang hidup yang keempat seperti burung nasar yang terbang.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
3Maka empat ekor binatang yang besar-besar naiklah dari dalam laut, seekor berlainan dengan seekor.
4Yang pertama itu seperti singa dan ia bersayap seperti burung nasar; maka kulihat sampai tercabutlah segala bulu sayapnya, lalu diangkat dari atas bumi dan didirikan dengan kakinya seperti manusia dan diberikan kepadanya hati manusia.
5Maka sesungguhnya binatang yang kedua itu lain rupanya, adalah ia itu seperti beruang dan berdirilah ia pada sebelah satu, dan adalah tiga tulang rusuk dalam mulutnya di antara giginya, maka kata oranglah kepadanya demikian: Bangkitlah engkau berdiri, makanlah olehmu daging banyak!
6Kemudian dari pada itu kulihat bahwasanya adalah pula seekor binatang lain, seperti harimau kumbang rupanya, dan padanya adalah empat sayap burung pada belakangnya dan lagi ia berkepala empat; maka diberikan kepadanya pemerintahan.
7Kemudian dari pada itu kulihat dalam khayal pada malam bahwa sesungguhnya binatang yang keempat itu amat hebat dan teguh sendi-sendinya dan amat sangat kuat giginya dari pada besi amat besar; maka makanlah ia dan iapun menghancurkan dan sisanya dipijak-pijaknya dengan kakinya; maka berlainan ia dengan segala binatang yang dahulu dari padanya, dan adalah sepuluh tanduk padanya.
8Maka sementara aku mengamat-amati segala tanduk itu, heran, maka tumbuhlah sebatang tanduk yang kecil di tengah-tengahnya, olehnya juga tiga tanduk dari pada yang dahulu itu tercabut; maka sesungguhnya pada tanduk sebatang itu adalah mata seperti mata manusia dan suatu mulut, yang mengatakan perkara besar-besar.
5Maka keluarlah dari dalam arasy itu kilat dan beberapa suara dan guruh; dan ada tujuh buah pelita berpasang di hadapan arasy itu; yaitu ketujuh Roh Allah.
6Dan di hadapan arasy itu seolah-olah laut kaca, seperti hablur rupanya dan di tengah arasy serta berkeliling arasy itu ada empat zat yang hidup, penuh dengan mata di hadapan dan di belakang.
5Dan lagi dari tengahnya keluarlah rupa binatang empat ekor, maka inilah rupanya: Adalah padanya seperti rupa manusia juga.
6Dan tiap-tiap binatang itu bermuka empat, dan pada tiap-tiapnya adalah empat sayapnya,
7maka kakinya luruslah dan tapak kakinya seperti kuku lembu, gilang-gemilang seperti tembaga yang terupam.
8Dan di bawah sayapnya adalah tangan manusia pada keempat pihaknya, dan satu muka dan satu sayap adalah pada tiap-tiap keempat pihaknya itu.
9Maka segala sayapnya bersambatlah satu dengan satu, apabila ia berjalan tak usah ia berpaling dirinya, melainkan apabila ia berjalan ia menuju tempat yang di hadapan mukanya.
10Maka adalah rupa mukanya demikian: Adalah muka manusia dan muka singa pada sebelah kanannya dan muka lembu dan muka burung nasar pada sebelah kirinya, tiap-tiap muka itu arah ke pihaknya.
11Maka segala mukanya dan sayapnya bercerai di atas; segala sayap itu berdua-dua bersambat dan dengan dua ditudungkannyalah tubuhnya.
8Maka keempat zat yang hidup itu masing-masing ada bersayap enam, penuh dengan mata sekeliling di luar dan di dalam; maka keempatnya dengan tiada berhenti siang malam menyebut, "Kudus, kudus, kudus Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, Yang sudah sedia ada, dan Yang ada, dan Yang akan datang kelak."
9Dan tiap-tiap kali apabila zat yang hidup itu memuliakan dan menghormatkan serta mengucapkan syukur kepada Dia yang duduk di atas arasy itu dan yang hidup selama-lamanya,
17Adapun binatang yang amat besar ini, yang empat ekor bilangannya, ia itu empat orang raja yang akan berbangkit dari dalam bumi.
14Dan tiap-tiap kerubiun itu bermuka empat, muka yang satu itu muka kerubiun, dan muka yang kedua itu muka orang, dan yang ketiga itu muka singa, dan yang keempat itu muka burung nasar.
1Maka aku tampak pula seekor binatang buas ke luar dari dalam laut, yang bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh, dan di atas tanduknya itu bermakota sepuluh, dan di kepalanya beberapa nama hujat.
2Adapun binatang yang kutampak itu rupanya seperti harimau kumbang, dan kakinya seperti kaki beruang, dan mulutnya seperti mulut singa. Maka naga itu memberi dia kekuatannya sendiri, dan takhtanya, dan kuasa yang besar.
13Maka adapun rupa segala binatang itu kelihatannya seperti bara api yang bernyala, seperti pedamaran rupanya, dan lagi adalah api mengalir selalu di antara segala binatang itu, dan api itupun bercahayalah dan dari dalam api itupun keluarlah halilintar.
14Apabila binatang itu berjalan dan balik pula maka adalah seperti halilintar sabung-menyabung rupanya.
15Maka bila kulihat binatang itu sesungguhnya di tanah adalah suatu jentera pada sisi tiap-tiapnya, yang ada empat tepinya.
16Maka rupa jentera dan perbuatannya seperti warna permata firuzah, dan rupanya sama pada keempat tepinya, dan lagi rupanya dan perbuatannya seperti kalau ada jentera lagi pada sama tengah jentera itu.
17atau rupanya seperti barang sesuatu binatang yang berkaki empat, yang di atas bumi, atau rupanya seperti barang sesuatu unggas yang bersayap yang terbang di udara,
23Lalu katanya demikian: Bahwa binatang yang keempat itulah kerajaan yang keempat, yang akan ada di atas bumi dan yang akan berlainan dengan segala kerajaan, maka ia itu akan makan habis akan segenap isi bumi dan memijak-mijak dia, dan menghancurkan dia.
19Maka rindulah aku hendak mengetahui ketentuan akan binatang yang keempat itu, yang berlainan dengan sekaliannya, dan yang amat hebat dan bergigi besi dan berkuku tembaga, dan yang makan dan menghancurkan dan memijak-mijak sisanya dengan kakinya.
20Dan akan sepuluh tanduk yang pada kepalanya dan sebatang tanduk yang tumbuh, sehingga dari pada yang dahulu itu gugur tiga batang, yaitu akan tanduk yang bermata dan bermulut yang mengatakan perkara besar-besar dan yang rupanya jadi besar dari pada segala temannya.
22Dan di atas kepala segala binatang itu adalah rupa bentangan langit, kelihatannya seperti hablur dan amat hebat, ia itu terbentang di atas kepalanya.
23Maka di bawah bentangan langit itu adalah sayapnya terkembang tegak-tegak sampai bertemu satu dengan satu; tambahan pula adalah pada masing-masing itu lagi dua sayap, yang dipakainya pada kiri kanannya akan menudungi tubuhnya.
21Masing-masingnya bermuka empat dan masing-masingnya bersayap empat dan sesuatu yang serupa dengan tangan manusia adalah di bawah sayapnya.
7Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang keempat itu, aku dengar suara zat yang hidup yang keempat itu berkata, "Marilah."
11Maka pada masa itu kulihat-lihat apakah akan jadi dari bunyi perkataan besar-besar yang dikatakan oleh tanduk itu; maka sementara kulihat itu binatang itupun dibunuh dan tubuhnya dibinasakan, dan diserahkan akan dibakar habis dengan api.
6Maka aku tampak di tengah-tengah arasy, di antara keempat zat yang hidup, dan di tengah segala ketua-ketua itu terdirilah seekor anak domba seperti sudah tersembelih rupanya, yang bertanduk tujuh, dan bermata tujuh, yaitu ketujuh Roh Allah, yang sudah disuruhkan ke seluruh bumi ini.
11Maka aku tampak seekor binatang buas yang lain keluar dari dalam bumi yang bertanduk dua, seperti tanduk Anak domba; maka ia bertutur seperti seekor naga;
9Dan dadanya seperti baju besi, dan bunyi sayapnya seperti bunyi angkatan perang yang berkuda banyak berlari-lari hendak berperang.
18Maka birai-birainya adalah amat tinggi dan hebat rupanya, karena birai-birai itu penuh dengan mata keliling pada keempat pihaknya.
19Apabila berjalanlah binatang itu maka berpusinglah segala jentera itupun pada sisinya, dan apabila binatang itu naik dari atas bumi, maka segala jentera itupun naiklah.
14Maka keempat zat yang hidup itu mengatakan, "Amin." Dan segala ketua itu sujudlah menyembah.
12Maka segenap tubuh kerubiun itu dan lagi belakangnya dan tangannya dan sayapnya dan jentera itupun penuh dengan mata kelilingnya, dan keempat itupun berjentera.
1Maka aku tampak bagaimana Anak domba itu membuka satu dari antara ketujuh meterai itu, lalu aku dengar satu dari antara keempat zat yang hidup itu berkata seperti bunyi guruh, "Marilah."
4sambil menyembah naga itu, oleh sebab ia sudah memberi kuasa kepada binatang itu; maka binatang itu pun disembahnya juga serta berkata, "Siapakah yang sama dengan binatang ini? Dan siapakah yang dapat melawan dia?"
2Langsunglah aku digerakkan oleh Roh, maka kelihatanlah arasy terdiri di surga, dan Yang duduk di atas arasy itu.
3Maka Ia yang duduk itu rupanya seperti permata yasib dan akik; dan ada suatu pelangi melengkung arasy itu, seperti zamrud rupanya.
7Maka satu daripada keempat zat yang hidup itu mengunjukkan kepada ketujuh malaekat itu tujuh buah bokor emas, penuh dengan murka Allah yang hidup selama-lamanya.
7Adapun rupa belalang itu seperti rupa kuda yang bersedia hendak berperang, maka di kepalanya ada seperti makota yang serupa dengan emas, dan mukanya seperti muka manusia.
10Maka rupanya sama pada keempat sisinya seperti adalah lagi satu jentera pada sama tengah satu jentera.
26Maka di atas bentangan langit yang di atas kepalanya itu adalah seperti rupa arasy, rupanya seperti permata nilam dan di atas rupa arasy itu adalah seperti rupa manusia bersemayam di atasnya.
11Adapun binatang yang dahulu ada dan yang sekarang tidak, ialah yang kedelapan, dan yang terhisab kepada ketujuhnya itu, dan ia juga masuk ke dalam kebinasaan.