Roma 2:4
Atau engkau hinakankah kemurahan-Nya yang limpah dan sabar dan panjang hati-Nya, dengan tiada mengetahui bahwa kemurahan Allah itu menarik engkau kepada hal bertobat?
Atau engkau hinakankah kemurahan-Nya yang limpah dan sabar dan panjang hati-Nya, dengan tiada mengetahui bahwa kemurahan Allah itu menarik engkau kepada hal bertobat?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Tetapi menurut degilmu dan hati yang tiada mau bertobat, engkau menghimpunkan kemurkaan ke atas dirimu untuk hari murka dan kenyataan hukum Allah yang adil.
6Yang akan membalas ke atas tiap-tiap orang menurut perbuatan masing-masing,
1Sebab itu tiadalah dapat engkau mendalihkan dirimu, hai orang, siapa pun engkau yang menyalahkan orang; karena di dalam hal engkau menyalahkan orang lain, engkau sudah menyalahkan dirimu sendiri; sebab engkau yang menyalahkan itu berbuat sedemikian itu juga.
2Maka termaklumlah kepada kita bahwa hukum Allah itu jatuh dengan adil ke atas orang yang melakukan sedemikian itu.
3Hai orang, yang menyalahkan orang yang berbuat demikian itu, padahalnya engkau melakukan sedemikian itu juga, adakah engkau sangkakan, engkau ini terlepas daripada hukum Allah?
9Maka Tuhan tiada berlambatan di dalam hal perjanjian itu sebagaimana ada beberapa orang yang membilangkan hal itu lambat, melainkan panjang sabar akan kamu, tiada Ia gemar akan seorang pun binasa, melainkan sehingga sekaliannya sampai kepada tobat.
22Sebab itu bertobatlah engkau daripada kejahatanmu itu, dan berdoalah kepada Tuhan, kalau-kalau niat hatimu ini diampuni kelak.
21Karena jikalau Allah tiada menyayangi cabang-cabang yang asal itu, niscaya engkau pun tiada akan disayangi-Nya.
22Sebab itu perhatikanlah kemurahan dan kekerasan Allah; yaitu atas orang yang sudah jatuh itulah kekerasan-Nya; tetapi atas engkau kemurahan Allah, jikalau engkau tetap di dalam kemurahan-Nya. Jikalau tidak, maka engkau juga akan dikerat.
9Entah siapa tahu, mudah-mudahan kembalilah Allah dan menyesallah Ia dan berpaling dirinya dari pada kehangatan murka-Nya sehingga tiada kita binasa.
10Hata, maka dilihat oleh Allah akan perbuatan mereka itu, bahwa mereka itu bertobat dari pada jalannya yang jahat, lalu bersesallah Allah akan jahat yang telah Ia berfirman hendak berbuat kepada mereka itu, maka tiada juga sampai dibuat-Nya itu.
25dengan lemah lembut menegur ajar segala lawannya, mudah-mudahan Allah mengaruniakan mereka itu hal bertobat, sehingga sampai kepada pengenalan dari hal yang benar,
30Segala zaman jahiliah itu dialpakan juga oleh Allah, tetapi sekarang ini segala orang di mana-mana pun disuruhnya bertobat.
18Karena murka Allah dinyatakan dari surga atas segala keadaan fasik dan kelaliman orang, yang menimbuskan kebenaran dengan kelaliman,
22Tetapi bagaimanakah, jikalau Allah, sebab hendak menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, menanggung dengan panjang sabar akan bekas kemurkaan, yang disediakan kepada kebinasaan,
5Tetapi jikalau kesalahan kita menyatakan keadilan Allah, apakah hendak kita katakan? Lalimkah Allah menurunkan murka-Nya? (aku berkata ini cara manusia).
6Sekali-kali tidak, karena jikalau demikian, bagaimanakah Allah menghakimkan dunia ini?
17Sebab itu, jikalau orang yang tahu berbuat baik, pada halnya tiada diperbuatnya, maka menjadi dosalah baginya.
1Suatu syair Daud bagi biduan besar.
8Oleh sebab itu orang yang menolak, bukannya menolakkan manusia, melainkan Allah, yang mengaruniakan Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
9jikalau begitu, sudah nyata bahwa Tuhan tahu melepaskan segala orang yang beribadat dari dalam pencobaan, dan tahu mengawali orang-orang yang tiada benar sehingga sampai kepada hari hukuman, supaya disiksakannya mereka itu,
8tetapi murka dan geram itu ke atas orang yang loba dan tiada taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman,
2Lalu iapun meminta doa kepada Tuhan, sembahnya: Ya Tuhan! bukankah ini yang sudah kukatakan tatkala aku lagi dalam negeriku! maka sebab itu juga aku hendak mendahuluinya dengan lari ke Tarsis, karena kuketahuilah, bahwa Engkau Allah yang amat mengasihani dan amat sayang dan panjang sabarnya dan besar kemurahan-Nya dan yang bersesal akan jahat.
20Karena apakah kemegahannya, jikalau dengan sabar kamu tahan apabila kamu disiksakan dari sebab berbuat dosa? Tetapi jikalau dengan sabar kamu tahan sengsara dari sebab berbuat baik, maka itulah yang berkenan kepada Allah.
4Adakah sebab kebaktianmu maka disiksakan-Nya engkau dan Ia masuk berhukum dengan dikau?
6maka oleh sebab segala perkara itulah datang murka Allah;
5Itulah menjadi suatu tanda hukuman Allah yang adil, bahwa kamu dihisabkan berlayak bagi kerajaan Allah, maka karena itulah juga kamu merasai sengsara;
4Di dalam hal itu mereka itu memikirkan ganjil, bahwa kamu tiada mengikut menyertai mereka itu di dalam segala lubuk percabulan itu juga, sehingga mereka itu mengumpat kamu;
19Barangkali sekarang engkau berkata kepadaku, "Apakah sebabnya Ia lagi mencari salah? Karena siapakah dapat melawan kehendak-Nya?"
5dan kamu sudah lupa akan nasehat yang mengingatkan kamu seperti mengingatkan anak-anak, katanya: Hai anakku, janganlah engkau meringankan ajaran Tuhan, dan jangan tawar hati apabila engkau terkena hukuman-Nya;
5bukannya di dalam keinginan hawa nafsu, seperti orang kafir yang tiada mengenal Allah;
13Koyakkanlah hatimu, jangan pakaianmu; tobatlah kepada Tuhan, Allahmu, karena Ialah amat mengasihani dan rahmani dan panjang sabar dan besarlah kemurahan-Nya dan bersesallah Ia akan jahat itu.
14Siapa tahu? mudah-mudahan Ia kembali dan bersesal, dan ditinggalkan-Nya suatu berkat di belakang-Nya akan persembahan makanan dan persembahan minuman bagi Tuhan, Allahmu.
29Karena Allah tiada menyesal akan segala karunia-Nya, dan akan panggilan-Nya itu.
30Karena seperti kamu ini dahulu durhaka kepada Allah, tetapi sekarang beroleh rahmat oleh sebab kedurhakaan bani Israel itu,
17Bahwa sesungguhnya berbahagialah kiranya orang yang diajar oleh Allah, sebab itu janganlah engkau mengejikan sesah pengajaran Allah yang Mahakuasa itu;
18Bahwa Tuhanlah panjang sabar, dan besarlah kemurahan-Nya, diampuni-Nya kesalahan dan dosa, maka orang yang salah sekali-kali tiada dibilangkannya suci, melainkan kejahatan bapa-bapa dibalasnya akan anak-anaknya datang kepada gilir yang ketiga dan keempat.
5Bahwa Engkau juga bertemu dengan orang yang berbuat baik dengan suka hatinya, yang ingat akan Dikau pada segala jalan-Mu; bahwasanya Engkau sudah murka sangat, sebab kami sesat dari padanya, jikalau kiranya selalu kami tetap padanya, niscaya terpeliharalah kami.
19Bahwa kejahatanmu juga akan menyengsarakan dikau dan khianatmu akan menyiksakan dikau; karena ketahuilah dan lihatlah olehmu, bahwa jahatlah dan pahitlah adanya jikalau engkau meninggalkan Tuhan, Allahmu, jikalau tiada didapati padamu takut akan Daku; demikianlah firman Hua, Tuhan serwa sekalian alam.
11Hai anakku! janganlah engkau membuang akan pengajaran Tuhan dan jangan engkau menjadi syak akan siksa-Nya;
20Karena amarah manusia itu bukannya mengerjakan yang benar kepada Allah.
14Apakah yang hendak kita katakan? Lalimkah Allah itu? Mustahil.
28Maka sebab mereka itu enggan berpegangkan Allah di dalam marifatnya, maka mereka itu diserahkan Allah kepada angan-angan yang keji, sehingga melakukan barang yang tiada senonoh,
9maka sekarang sukacitalah aku. Bukannya sebab kamu sudah berdukacita itu, melainkan sebab kamu berdukacita sehingga bertobat. Karena kamu berdukacita itu menurut kehendak Allah, supaya di dalam barang sesuatu hal jangan kamu mendapat rugi oleh sebab kami.
10Karena dukacita yang menurut kehendak Allah mengerjakan tobat menuju selamat, yang tiada mengadakan sesal; tetapi dukacita dunia ini membawa kepada maut.
11Karena perhatikanlah perkara itu juga, yang kamu berdukacita itu menurut kehendak Allah, betapa besarnya usaha yang dikerjakan-Nya di dalam kamu, dan lagi jawab dan gusar dan ketakutan dan kerinduan dan kerajinan dan pembalasan. Di dalam segala sesuatu itu kamu sudah menyatakan dirimu suci di dalam perkara itu.
3Adakah baik bagi-Mu menindih dan membuang perbuatan tangan-Mu, sementara Engkau memberi cahaya kepada bicara orang-orang fasik?
4Bahkan, engkau meniadakan takut akan Allah, dan engkaupun mengurangkan hormat akan Allah.
6Biarlah jangan orang memperdayakan kamu dengan perkataan yang sia-sia; karena itulah sebabnya datang murka Allah atas anak-anak durhaka.
17Maka engganlah mereka itu mendengar dan tiada diingatnya akan segala perkara ajaib yang sudah Kauperbuat kepadanya, melainkan ditegarkannya tengkuknya dan dengan durhakanya ditentukannya seorang penghulu hendak kembali kepada hal perhambaannya itu. Kendatilah demikian tiada juga Kautinggalkan mereka itu, sebab Engkaulah Allah yang amat mengampuni dan amat mengasihani dan yang rahmani dan panjang sabar dan besarlah kemurahan-Mu.