Rut 1:12
Pulang juga, hai anakku! pergi sahaja, karena sudah terlalu tua aku akan berlaki. Maka jikalau kiranya kataku sekalipun: Adalah harap bagiku; bahkan, jikalau pada malam ini juga aku berlaki atau beranak laki-laki sekalipun;
Pulang juga, hai anakku! pergi sahaja, karena sudah terlalu tua aku akan berlaki. Maka jikalau kiranya kataku sekalipun: Adalah harap bagiku; bahkan, jikalau pada malam ini juga aku berlaki atau beranak laki-laki sekalipun;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Sebermula, maka pada sekali peristiwa, yaitu pada zaman segala hakim memegang perintah, adalah bala kelaparan dalam negeri itu, maka sebab itu pergilah seorang laki-laki dari Betlehem-Yehuda hendak menumpang seperti orang dagang di benua Moab, baik ia baik bininya dan kedua orang anaknya laki-laki.
2Maka orang itupun bernama Elimelekh dan bininya bernama Naomi dan nama kedua anaknya seorang Makhlon dan seorang Khilyon, semuanya orang Eferati dari Betlehem-Yehuda, maka sampailah mereka itu ke benua Moab, lalu diamlah di sana.
3Hata, maka Elimelekh, laki Naomi itu, matilah; ketinggalan perempuan itu dengan kedua anaknya laki-laki.
4Maka keduanyapun mengambil perempuan Moab akan bininya: seorang bernama Orpa dan seorang bernama Rut; maka tinggallah mereka itu di sana kira-kira sepuluh tahun lamanya.
5Maka keduanya Makhlon dan Khilyonpun matilah, maka dalam hal yang demikian tinggallah perempuan itu kemudian dari pada mati lakinya dan kedua anaknya laki-laki.
6Maka bangkitlah ia berdiri serta dengan kedua menantunya perempuan, lalu berjalan pulang dari benua Moab, karena di tanah Moab kedengaranlah kabar kepadanya mengatakan Tuhan sudah menilik akan umat-Nya serta memberi makan kepadanya.
7Maka sebab itu keluarlah ia dari dalam tempat penumpangannya dan kedua menantunyapun adalah sertanya, maka dalam antara mereka itu berjalan hendak kembali ke tanah Yehuda,
8kata Naomi kepada kedua menantunya: Pergilah kamu pulang masing-masing ke rumah ibumu, maka Tuhan kiranya berbuatlah kebajikan akan kamu, seperti kamu juga sudah berbuat akan orangku yang sudah mati itu dan akan dakupun.
9Dikaruniakan Tuhan apalah kamu mendapat perhentian masing-masing di dalam rumah lakimu! Maka diciumnya akan keduanya, lalu mereka itupun menangislah dengan nyaring suaranya,
10katanya kepadanya: Tak akan jangan kamipun balik sertamu kepada bangsamu.
11Tetapi kata Naomi: Pulanglah juga, hai anakku! karena sebab apa kiranya kamu hendak berjalan sertaku? adakah lagi anak laki-laki di dalam rahimku, supaya ia itu boleh menjadi lakimu?
13manakah boleh kamu bernanti-nanti sampai ia itu sudah menjadi besar; manakah boleh kamu bertangguh-tangguh sebabnya, sehingga tiada kamu berlaki? Janganlah begitu, hai anakku, karena sangatlah susah rasa hatiku dari sebab hal kamu. Bahwa sesungguhnya tangan Tuhan juga telah keluar akan melawan aku.
14Maka menangislah pula mereka itu dengan nyaring suaranya, lalu dicium Orpa akan mentuanya, tetapi Rut lekat juga padanya.
15Maka kata Naomi: Lihatlah olehmu bahwa iparmu sudah pulang kepada bangsanya dan kepada dewa-dewanya; baiklah engkaupun pulang mengikut iparmu.
16Tetapi sahut Rut: Janganlah kiranya paksakan daku, sehingga aku meninggalkan dikau dan undur dari padamu lalu pulang, karena ke manapun baik engkau pergi, aku juga hendak ke sana, dan barang di manapun baik engkau bermalam, aku juga hendak bermalam di sana; bahwa bangsamu itulah bangsaku dan Allahmu itulah Allahku!
1Kemudian dari pada itu kata Naomi, mentuanya, kepadanya: Hai anakku! masakan tiada aku mencahari perhentian bagimu, supaya selamatlah engkau.
2Maka sekarang, adapun Boaz, yang engkau menyertai akan hambanya perempuan itu, bukankah ia dari pada keluarga kita? ketahuilah olehmu pada malam ini juga ia akan menampi syeir pada tempat pengirik.
18Setelah dilihat Naomi akan tetap hatinya hendak berjalan sertanya, maka berhentilah ia dari pada berkata-kata dengan dia.
19Arakian, maka berjalanlah keduanya sampai datang ke Betlehem, maka sesungguhnya serta keduanya masuk ke dalam Betlehem, gemparlah segenap orang isi negeri oleh karenanya, maka kata orang itu: Iakah ini Naomi?
20Maka katanya kepada mereka itu: Jangan apalah kamu memanggil Naomi akan daku, melainkan si Mara, karena yang Mahakuasa itu sudah memberi mara akan daku sangat.
21Dengan sepenuh-penuhku aku telah berjalan dari sini, tetapi dikembalikan Tuhan akan daku dengan hampaku. Betapa gerangan kamu menamai akan daku Naomi, sedang Tuhan sudah naik saksi atasku dan yang Mahakuasa itu sudah mengadakan jahat padaku.
22Maka dalam hal yang demikian pulanglah Naomi dan Rut, perempuan Moabi, yaitu menantunya, adalah sertanya, maka kembalilah ia dari benua Moab, lalu sampai ke Betlehem pada masa orang mulai memotong syeir.
13Arakian, maka Boazpun mengambil Rut akan bininya, lalu bersetubuh dengan dia, maka dengan takdir Tuhan juga hamillah ia, lalu beranaklah ia laki-laki seorang.
14Maka pada masa itu kata segala orang perempuan kepada Naomi: Segala puji bagi Tuhan, yang tiada menahankan dari padamu seorang penebus, yang akan termasyhur namanya di antara segala orang Israel.
15Hendaklah ia menjadi penghibur hatimu dan pemeliharaan pada masa tuamu, sebab ia telah diperanakkan oleh menantumu, yang kasih akan dikau dan yang lebih baik bagimu dari pada anak laki-laki tujuh orang.
16Maka oleh Naomi diambil akan kanak-kanak itu, diribanya dan iapun menjadi pengasuhnya.
19Maka kata mentuanya kepadanya: Di mana engkau pungut pada hari ini? di mana engkau bekerja? Berkatlah kiranya atas orang yang telah menilik akan dikau! Maka diceriterakannyalah kepada mentuanya di tempat siapa ia telah bekerja, katanya: Adapun nama orang di tempatnya aku bekerja pada hari ini, yaitu Boaz.
20Lalu kata Naomi kepada menantunya: Berkatlah kiranya dari Tuhan atas orang itu, yang tiada mengurangi kebajikannya akan orang yang hidup dan akan orang yang sudah mati. Dan lagi kata Naomi kepadanya: Bahwa orang itu dari pada kaum keluarga kita, dan ia juga dari pada penebus kita.
21Maka sahut Rut, orang Moabi itu: Dan lagi kata tuan itu kepadaku: Hendaklah selalu engkau dekat dengan hamba-hambaku juga, sampai sudah dihabiskannya segenap pemotongan yang padaku.
22Maka kata Naomi kepada Rut, menantunya: Baiklah, hai anakku! engkau keluar juga serta dengan segala hambanya perempuan dan jangan didapati orang akan dikau pada bendang orang lain.
23Hata, maka selalu ia serta dengan segala hamba perempuan Boaz dalam memungut-mungut sampai sudah habis potongan syeir dan potongan gandum, setelah itu maka tinggallah ia pula dengan mentuanya.
1Bermula, maka bagi Naomi adalah seorang sanak dari pada pihak lakinya, seorang yang terlampau kaya, dari pada bangsa Elimelekh, namanya Boaz.
2Maka kata Rut, orang Moabi itu, kepada Naomi: Biarlah kiranya aku pergi ke bendang dan memungut mayang gandum di belakang barangsiapa yang menaruh kasihan akan daku. Maka sahutnya kepadanya: Pergilah hai anakku.
16Arakian, maka datanglah Rut kepada mentuanya, lalu kata mentuanya: Siapa gerangan engkau, hai anakku! Maka diceriterakannya kepadanya segala sesuatu yang diperbuat oleh orang itu akan dia.
17Dan lagi katanya: Enam takar syeir ini telah diberikannya aku, karena katanya kepadaku: Jangan dengan hampa engkau pulang kepada mentuamu.
18Maka kata Naomi: Diamlah juga, hai anakku! sampai kauketahui akan perkara itu bagaimana jatuhnya, karena orang itu tiada akan berhenti, jikalau sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga.
10Maka kata Boaz: Berkatlah kiranya atasmu dari pada Tuhan, hai anakku! tanda kasihmu yang kautunjuk kemudian ini terlebih baik lagi dari pada yang mula-mula itu, sebab tiada engkau sengajakan orang muda, baik kaya baik miskin.
11Maka sekarang, hai anakku! janganlah takut; segala sesuatu yang telah kaukatakan, ia itu akan kuperbuat kepadamu kelak, karena segenap orang isi negeri bangsaku tahu, bahwa engkau seorang perempuan yang baik.
12Maka akan daku, sesungguhnya aku ini penebus, tetapi adalah penebus yang dekat dari pada aku.
13Bermalamlah di sini, maka akan jadi kelak pada pagi hari, jikalau kiranya ia hendak menebus engkau, baiklah, biarlah iapun menebus, tetapi jikalau tiada ia mau menebus engkau, demi Tuhan yang hidup, aku juga yang penebusmu. Berbaringlah juga sampai dini hari.
5Setelah itu maka kata Boaz kepada hambanya yang diangkat atas segala orang pemotong itu: Siapa punya orang perempuan muda ini?
6Maka menyahut hamba yang di atas segala orang pemotong itu, katanya: Bahwa perempuan muda ini orang Moabi, yang telah kembali serta dengan Naomi dari benua Moab.
7Maka ia telah berkata demikian: Biarlah aku pergi memungut dan mengumpulkan mayang di belakang orang pemotong dekat dengan berkas-berkas. Begitu juga ia sudah datang dan tetaplah ia dalam berbuat begitu dari pagi-pagi hari sampai sekarang, maka sekarang ia duduk dalam pondok baharu sekejap.
8Lalu kata Boaz kepada Rut: Dengarlah olehmu baik-baik, hai anakku! janganlah kiranya engkau pergi ke bendang lain hendak memungut, dan jangan engkau pergi dari sini ke tempat lain, melainkan hendaklah engkau selalu dekat dengan hambaku perempuan.
13Maka kata Rut: Biarlah sahaya mendapat keridlaan dari pada tuan! bagaimana tuan telah menghiburkan sahaya, bagaimana segala kata tuan telah menyenangkan hati hamba tuan ini, jikalau sahaya tiada sama dengan salah seorang dari pada segala hamba tuan itu sekalipun.
5Tetapi kata Boaz: Pada hari engkau menerima tanah itu dari pada tangan Naomi, maka engkau menerima dia juga dari pada Rut, orang Moabi, yaitu bini orang yang mati itu, supaya kauterbitkan nama orang yang mati itu atas bahagiannya pusaka.
37Dan lagi katanya kepada bapanya: Hanya seperkara ini juga berilah kiranya akan daku, biarkanlah aku dua bulan lamanya, supaya boleh aku pergi ke pegunungan dan menangisi hal perdaraanku di sana, baik aku baik segala taulanku.
38tetapi pergilah engkau ke rumah bapaku dan kepada kaum keluargaku, caharikanlah anakku seorang isteri di sana.
10dan lagi Rut, orang Moabi, yaitu bini Makhlonpun aku terima akan biniku, supaya kuterbitkan nama orang yang mati itu atas bahagiannya pusaka, asal jangan nama orang yang mati itu diparangkan dari antara segala saudaranya dan dari dalam pintu negerinya; bahwa pada hari ini juga kamu sekalianpun menjadi saksi!
11Maka kata orang banyak yang dalam pintu gerbang itu dan segala tua-tua: Kami sekalian menjadi saksi. Adapun perempuan ini, yang kelak masuk ke dalam rumahmu, hendaklah kiranya Tuhan menjadikan dia seperti Rakhel dan seperti Lea, yang telah membangunkan rumah Israel; lakukanlah dirimu dengan perkasa dalam Eferata dan masyhurkanlah namamu dari dalam Betlehem!