Rut 2:10
Maka Rutpun tunduklah dirinya dengan mukanya ke tanah sambil katanya kepadanya: Bagaimana sahaya telah beroleh keridlaan dari pada tuan, maka tuan mau tahu akan sahaya, yang seorang dagang jua!
Maka Rutpun tunduklah dirinya dengan mukanya ke tanah sambil katanya kepadanya: Bagaimana sahaya telah beroleh keridlaan dari pada tuan, maka tuan mau tahu akan sahaya, yang seorang dagang jua!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
11Maka sahut Boaz kepadanya: Sesungguhnya sudah diberitahu kepadaku segala sesuatu yang telah kauperbuat akan mentuamu kemudian dari pada mati lakimu, bagaimana engkau sudah meninggalkan ibu bapamu dan tanah tempat jadimu dan sudah pergi kepada suatu bangsa yang tiada kaukenal dahulu.
12Maka Tuhan apalah membalas perbuatanmu itu kepadamu biar sempurnalah pahalamu dari pada Tuhan, Allah orang Israel, yang di bawah sayapnya engkau telah datang berlindung.
13Maka kata Rut: Biarlah sahaya mendapat keridlaan dari pada tuan! bagaimana tuan telah menghiburkan sahaya, bagaimana segala kata tuan telah menyenangkan hati hamba tuan ini, jikalau sahaya tiada sama dengan salah seorang dari pada segala hamba tuan itu sekalipun.
14Maka pada ketika orang makan kata Boaz kepadanya: Marilah engkau di sini, makanlah dari pada roti ini dan celupkanlah suapmu dalam cuka. Maka duduklah Rut pada sisi orang pemotong, lalu ditunjuknya kepadanya emping, maka makanlah ia sampai kenyang, lagi adalah sisanya.
15Setelah sudah ia bangun pula hendak memungut, maka kata Boaz kepada hamba-hambanya: Apabila ia memungut di antara segala berkas, jangan kamu mengusik akan dia,
1Bermula, maka bagi Naomi adalah seorang sanak dari pada pihak lakinya, seorang yang terlampau kaya, dari pada bangsa Elimelekh, namanya Boaz.
2Maka kata Rut, orang Moabi itu, kepada Naomi: Biarlah kiranya aku pergi ke bendang dan memungut mayang gandum di belakang barangsiapa yang menaruh kasihan akan daku. Maka sahutnya kepadanya: Pergilah hai anakku.
3Maka pergilah ia lalu sampai ke bendang, dipungutnya mayang di belakang orang pemotong, maka dengan untungnya didapatnya akan sepotong bendang milik Boaz, yang dari pada bangsa Elimelekh.
4Maka tiba-tiba datanglah Boaz dari Betlehem, lalu katanya kepada orang pemotong itu: Hendaklah kiranya Tuhan serta dengan kamu! Maka sahut mereka itu kepadanya: Diberkati Tuhan kiranya akan tuan.
5Setelah itu maka kata Boaz kepada hambanya yang diangkat atas segala orang pemotong itu: Siapa punya orang perempuan muda ini?
6Maka menyahut hamba yang di atas segala orang pemotong itu, katanya: Bahwa perempuan muda ini orang Moabi, yang telah kembali serta dengan Naomi dari benua Moab.
7Maka ia telah berkata demikian: Biarlah aku pergi memungut dan mengumpulkan mayang di belakang orang pemotong dekat dengan berkas-berkas. Begitu juga ia sudah datang dan tetaplah ia dalam berbuat begitu dari pagi-pagi hari sampai sekarang, maka sekarang ia duduk dalam pondok baharu sekejap.
8Lalu kata Boaz kepada Rut: Dengarlah olehmu baik-baik, hai anakku! janganlah kiranya engkau pergi ke bendang lain hendak memungut, dan jangan engkau pergi dari sini ke tempat lain, melainkan hendaklah engkau selalu dekat dengan hambaku perempuan.
9Taruhlah matamu akan bendang tempat mereka itu memotong dan ikutlah mereka itu dari belakang; bahwasanya aku sudah berpesan kepada hambaku akan halmu, supaya jangan diusiknya akan dikau, maka apabila engkau berdahaga pergilah juga kepada buyung, minumlah dari pada air yang telah ditimba oleh budak-budak itu.
18Maka diangkatnya, lalu masuk ke dalam negeri, maka dilihat oleh mentuanya akan barang yang telah dipungutnya, maka dikeluarkannya dan diberikannya pula akan mentuanya sisa yang lagi tinggal setelah sudah ia makan sampai kenyang.
19Maka kata mentuanya kepadanya: Di mana engkau pungut pada hari ini? di mana engkau bekerja? Berkatlah kiranya atas orang yang telah menilik akan dikau! Maka diceriterakannyalah kepada mentuanya di tempat siapa ia telah bekerja, katanya: Adapun nama orang di tempatnya aku bekerja pada hari ini, yaitu Boaz.
20Lalu kata Naomi kepada menantunya: Berkatlah kiranya dari Tuhan atas orang itu, yang tiada mengurangi kebajikannya akan orang yang hidup dan akan orang yang sudah mati. Dan lagi kata Naomi kepadanya: Bahwa orang itu dari pada kaum keluarga kita, dan ia juga dari pada penebus kita.
21Maka sahut Rut, orang Moabi itu: Dan lagi kata tuan itu kepadaku: Hendaklah selalu engkau dekat dengan hamba-hambaku juga, sampai sudah dihabiskannya segenap pemotongan yang padaku.
22Maka kata Naomi kepada Rut, menantunya: Baiklah, hai anakku! engkau keluar juga serta dengan segala hambanya perempuan dan jangan didapati orang akan dikau pada bendang orang lain.
23Hata, maka selalu ia serta dengan segala hamba perempuan Boaz dalam memungut-mungut sampai sudah habis potongan syeir dan potongan gandum, setelah itu maka tinggallah ia pula dengan mentuanya.
5Maka kata Rut kepadanya: Segala sesuatu yang pesanmu kepadaku itu akan kuperbuat kelak.
6Maka turunlah ia ke tempat pengirik, diperbuatnya setuju dengan segala pesan mentuanya.
7Arakian, setelah Boaz sudah makan dan minum dan hatinyapun bersukacita, maka datanglah ia kepada kaki timbunan gandum, lalu berbaring; kemudian datanglah Rut diam-diam, dibukakannya selimut kakinya, lalu iapun berbaring juga.
8Maka tiba-tiba pada tengah malam terkejutlah orang itu, dirabanya kelilingnya, bahwasanya adalah seorang perempuan berbaring di bawah selimut kakinya.
9Maka katanya: Siapakah engkau? Maka sahutnya: Sahaya ini Rut, yaitu hamba tuan; kembangkan apalah sayap tuan atas sahaya, karena tuan juga penebus.
10Maka kata Boaz: Berkatlah kiranya atasmu dari pada Tuhan, hai anakku! tanda kasihmu yang kautunjuk kemudian ini terlebih baik lagi dari pada yang mula-mula itu, sebab tiada engkau sengajakan orang muda, baik kaya baik miskin.
11Maka sekarang, hai anakku! janganlah takut; segala sesuatu yang telah kaukatakan, ia itu akan kuperbuat kepadamu kelak, karena segenap orang isi negeri bangsaku tahu, bahwa engkau seorang perempuan yang baik.
14Maka berbaringlah ia di bawah selimut kakinya sampai dini hari; maka bangunlah Boaz pada waktu terang tanah pagi-pagi hari, karena katanya: Janganlah diketahui orang ada perempuan datang di tempat pengirik.
15Dan lagi katanya: Unjuklah selendang yang padamu itu, tadahkanlah dia. Maka ditadahkannya, lalu ditakarkannya enam takar syeir, ditanggungkannya padanya, lalu berjalan ia masuk ke dalam negeri.
16Arakian, maka datanglah Rut kepada mentuanya, lalu kata mentuanya: Siapa gerangan engkau, hai anakku! Maka diceriterakannya kepadanya segala sesuatu yang diperbuat oleh orang itu akan dia.
17Dan lagi katanya: Enam takar syeir ini telah diberikannya aku, karena katanya kepadaku: Jangan dengan hampa engkau pulang kepada mentuamu.
1Kemudian dari pada itu kata Naomi, mentuanya, kepadanya: Hai anakku! masakan tiada aku mencahari perhentian bagimu, supaya selamatlah engkau.
2Maka sekarang, adapun Boaz, yang engkau menyertai akan hambanya perempuan itu, bukankah ia dari pada keluarga kita? ketahuilah olehmu pada malam ini juga ia akan menampi syeir pada tempat pengirik.
3Sebab itu mandikanlah dirimu dan pakai bau-bauan dan kenakanlah pakaianmu, lalu turunlah ke tempat pengirik itu; tetapi jangan diketahui oleh orang itu akan dikau, sehingga ia sudah habis makan dan minum.
9Dikaruniakan Tuhan apalah kamu mendapat perhentian masing-masing di dalam rumah lakimu! Maka diciumnya akan keduanya, lalu mereka itupun menangislah dengan nyaring suaranya,
10Maka sahut Yakub: Janganlah kiranya demikian, tegal sekarang hamba sudah mendapat kasihan dari pada tuan, hendaklah tuan terima juga hadiah ini dari pada tangan hamba, karena adapun hamba melihat muka tuan itu serasa hamba melihat wajah Allah, serta tuanpun berkenan akan hamba.
48Maka hambapun menundukkan kepala hamba serta menyembah sujud kepada Tuhan, serta memuji Tuhan, yaitu Allah tuan hamba Ibrahim, yang telah menghantarkan hamba pada jalan yang betul akan mengambil anak saudara tuan hamba itu bagi anaknya.
18Maka kata Hanna: Biarlah kiranya hambamu ini beroleh kasihan kepada pemandangan tuan! Setelah itu maka pergilah perempuan itu, lalu iapun makanlah dan rupa mukanyapun tiada muram lagi.
4Maka bersembah perempuan Tekoi itu kepada baginda sambil menyembah sujud dengan mukanya sampai ke bumi, sembahnya: Ya tuanku! tolong apalah akan patik.
22Maka menyembah sujudlah Yoab dengan mukanya sampai ke tanah serta menjunjung karunia baginda, sambil sembahnya: Bahwa pada hari ini juga patik mengetahui akan hal patik sudah beroleh keridlaan di hadapan tuanku, ya tuanku! yaitu tegal tuanku menurut akan sembah patik ini.
6Maka bangkitlah ia berdiri serta dengan kedua menantunya perempuan, lalu berjalan pulang dari benua Moab, karena di tanah Moab kedengaranlah kabar kepadanya mengatakan Tuhan sudah menilik akan umat-Nya serta memberi makan kepadanya.
7Maka sebab itu keluarlah ia dari dalam tempat penumpangannya dan kedua menantunyapun adalah sertanya, maka dalam antara mereka itu berjalan hendak kembali ke tanah Yehuda,
15Maka kata Naomi: Lihatlah olehmu bahwa iparmu sudah pulang kepada bangsanya dan kepada dewa-dewanya; baiklah engkaupun pulang mengikut iparmu.
3sambil sembahnya: Ya Tuhan, jikalau kiranya Tuhan kasih akan hamba, maka jangan apalah Tuhan lalu dari hadapan hambamu;
14Maka biarlah jadi kelak, adapun dayang, yang hamba kata kepadanya: Turunkan apalah buyungmu supaya aku minum, maka sahutnya: Minumlah dan akan untamupun kuberi minum juga, ia itulah dia yang telah Tuhan tentukan bagi hambamu Ishak, maka akan hal itulah boleh hamba ketahui bahwa Tuhan berbuat kebajikan akan tuan hamba itu.
19Jikalau kiranya hamba telah mendapat kasihan dari pada hadirat Tuhan, hendaklah kiranya Tuhan membesarkan pula rahmat Tuhan, yang telah Tuhan tunjuk kepada hamba, tegal Tuhan hendak memeliharakan nyawa hamba, karena hamba tiada sampai kuasa hendak lari ke gunung, kalau-kalau celaka itu lekat pada hamba, lalu hamba mati.
41Maka bangkitlah Abigail berdiri, lalu tunduk dengan mukanya ke bumi, sambil katanya: Bahwasanya biarlah hamba tuan ini menjadi sahaya akan membasuh kaki hamba-hamba tuan.
17Maka sembahnya kepadanya: Jikalau kiranya hamba telah beroleh rahmat dari pada hadirat Tuhan, nyatakan apalah dengan suatu tanda kepada hamba, bahwa Engkau juga Tuhan yang berfirman kepada hamba.
14Maka pada masa itu kata segala orang perempuan kepada Naomi: Segala puji bagi Tuhan, yang tiada menahankan dari padamu seorang penebus, yang akan termasyhur namanya di antara segala orang Israel.
11Maka kata orang banyak yang dalam pintu gerbang itu dan segala tua-tua: Kami sekalian menjadi saksi. Adapun perempuan ini, yang kelak masuk ke dalam rumahmu, hendaklah kiranya Tuhan menjadikan dia seperti Rakhel dan seperti Lea, yang telah membangunkan rumah Israel; lakukanlah dirimu dengan perkasa dalam Eferata dan masyhurkanlah namamu dari dalam Betlehem!