Kidung Agung 4:15
Hai pancaran air segala taman, hai mata air hidup, yang mengalir dari atas Libanon!
Hai pancaran air segala taman, hai mata air hidup, yang mengalir dari atas Libanon!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
16Bangunlah engkau, hai angin utara! marilah, hai angin selatan! bertiuplah kamu dalam tamanku, supaya semerbaklah bau harum segala rempah-rempahnya! Biarlah kiranya kekasihku datang ke tamannya dan makan dari pada buah-buahnya yang terutama.
5Kedua belah susumu seperti anak kijang yang kembar, yang mencahari makan di antara segala bunga bakung.
6Bahwa aku hendak pergi ke gunung mur dan ke bukit kemenyan sampai hari mulai sejuk dan bayang-bayangpun lenyap.
7Elok sekali engkau, hai adinda! dan barang suatu celapun tiada padamu.
8Turunlah sertaku dari atas Libanon, hai tunanganku! turunlah sertaku dari atas Libanon; tinggalkanlah kemuncak Amana dan kemuncak Senir dan Hermon, yaitu tempat kediaman singa dan pegunungan tempat harimau.
9Bahwa engkau sudah memberanikan hatiku, hai adinda, hai tunanganku! engkau sudah memberanikan hatiku dengan sekali pandang matamu, dengan seikal rambut yang pada lehermu.
10Bagaimana indahnya kasihmu, hai adinda, hai tunanganku! bagaimana sedap kasihmu, lebih dari pada air anggur dan dari pada harum minyak bau-bauan dan segala rempah-rempah!
11Bibirmu meniriskan titisan air madu, hai tunanganku! air lebah dan air susu adalah di bawah lidahmu, dan harum bau pakaianmu seperti harum bau Libanon.
12Bahwa engkau laksana taman yang berpagar kelilingnya, hai adinda, hai tunanganku! bagaikan pancaran air yang bersekat dan mata air yang termeterai.
13Segala pucukmu seperti taman penuh dengan pokok delima dan pelbagai buah-buah yang indah-indah, pokok kurma dan narwastu,
14narwastu dan kumkuma, deringu dan kayu manis serta dengan segala pokok kemenyan dan mur dan cendana dan segala jenis rempah-rempah yang terutama.
12Sementara baginda bersemayam dengan kemuliaannya semerbaklah bau narwastuku.
13Kekasihku itu bagiku akan mur serumbai, yang bermalam pada dapur susuku.
14Kekasihku itu bagiku akan bunga kurma setandan di dalam kebun anggur Enjedi.
15Bagaimana elokmu, hai adinda! bagaimana elokmu, dan matamu seperti burung merpati.
16Bagaimana elokmu, hai kekasihku! bahkan, sedap manis; lagi peraduan kita kehijau-hijauan.
17Bahwa kasau rumah kita itu dari pada kayu araz dan segala serambi kita dari pada kayu saru.
1Bahwa aku sudah datang ke dalam tamanku; hai adinda, hai tunanganku! aku sudah memungut murku dan segala rempah-rempahku, aku sudah makan sarang lebahku serta dengan air madunya, aku sudah minum air anggurku dan air susuku. Hai segala taulan, hendaklah kamupun makan minum, hendaklah kamu mabuk birahi!
2Bahwa tertidurlah aku, tetapi hatiku lagi berjaga, maka kedengaranlah bunyi suara kekasihku sambil mengetok pintu, katanya: Bukakanlah aku pintu, hai adinda, emasku, merpatiku dan kesempurnaanku! karena kepalaku dibasahkan oleh embun dan ikal-ikal rambutku oleh rintik-rintik malam.
13Hai engkau yang mengeduduki taman! segala sahabat mendengar akan bunyi suaramu; biarlah aku juga mendengar dia!
14Marilah dengan segera, hai kekasihku! hendaklah engkau bagaikan kijang atau anak rusa di atas bukit rempah-rempah!
2Bahwa kekasihku sudah pergi ke tamannya, ke petak-petak pokok yang harum baunya, hendak berjalan-jalan dalam taman itu sambil memungut bunga bakung.
3Bahwa kekasihku itu aku punya dan akupun kekasihku punya, yang menggembala di antara bunga bakung.
4Elok benar engkau, hai adinda! seperti Tirza, dan juwita seperti Yeruzalem, dan hebat seperti balatentara.
6Siapa gerangan dia, yang datang naik dari padang belantara bagaikan tiang asap, terukup dengan mur dan kemenyan, dan bau segala jenis rempah yang indah-indah?
13Pokok ara bermasakkan buahnya dan pokok anggurpun berbunga dan semerbaklah baunya. Bangkitlah kiranya, hai adinda, yang amat elok; marilah ke luar!
15Baiklah engkau minum air dari pada kolammu sendiri dan air yang mengalir dari pada telagamu sendiri.
16Biarlah pancaran airmu mengalir keluar seperti anak sungai yang pada sisi jalan.
12Hendaklah pagi-pagi kita pergi ke bukit kebun anggur serta melihat kalau pokok anggur bertunas dan bunganyapun berkembang, kalau pokok delima berbunga! Di sana aku hendak menunjuk kasihku akan dikau.
13Bahwa semerbaklah bau buah dudayim dan pada pintu kita adalah pelbagai buah-buah yang indah-indah, dari pada yang baharu dan lama; itu sudah kutaruh bagimu, hai kekasihku!
6Bagaimana elok engkau, bagaimana manis, hai pengasihan, dengan pelbagai lezat!
7Lembagamu boleh diumpamakan dengan pokok kurma dan susumu dengan tandan buah-buah.
10Maka bermadah kekasihku, katanya kepadaku: Bangkitlah, hai adinda, yang amat elok, hendaklah engkau keluar!
16Bahwa segala pohon kayu Tuhanpun dikenyangkan, dan segala pohon araz di Libanon, yang telah ditanam-Nya;
13Pipinya seperti petak pokok rempah-rempah, bagaikan bukit yang harum baunya, bibirnya bagaikan bunga bakung, yang bertitik-titik minyak mur.
6Bahwa Aku jadi bagi Israel akan air embun, dan iapun akan berbunga seperti bakung, dan akarnyapun akan menjalar seperti di Libanon.
2Hendaklah dikucupinya aku dengan kucup mulutnya, karena cumbuanmu itu terlebih sedap dari pada air anggur.
3Bau minyakmu itu harum, maka namamu seperti minyak bau-bauan yang tercurah, sebab itu segala anak darapun birahi akan dikau.
4Tariklah akan daku, maka kamipun akan mengikut engkau! Bahwa baginda sudah membawa aku masuk ke dalam maligai; maka kamipun akan bergemar dan bersukacita akan dikau dan memuji birahimu terlebih dari pada air anggur; segala orang yang tulus hatinya itu kasih akan dikau.
16Langitan mulutnya semata-mata manisan dan segala sesuatu yang padanya itu keinginan belaka. Demikianlah peri kekasihku, demikianlah peri sobatku, hai segala puteri Yeruzalem!
5Siapa gerangan dia yang datang naik dari padang belantara sambil bersandar pada kekasihnya dengan manis lakunya? Di bawah pokok limau itu telah kusadarkan kasihmu, di sanapun ibumu sudah bertunangkan dikau dengan aku; ia yang sudah memperanakkan dikaupun bertunangkan dikau dengan aku.
1Bahwa akulah bunga air mawar dari Syaron, dan bunga bakung dari lembah.
3Seperti pokok jeruk di antara segala pohon kayu hutan, demikianlah kekasihku di antara segala anak teruna. Adapun duduk dalam naungnya itulah kesukaanku dan sedaplah buahnya kepada langitan mulutku.
4Dihantarnya aku ke dalam bilik air anggur dan kasihnya adalah bagiku akan panji-panji.
18Berkatlah kiranya atas pancaranmu, dan bersukacitalah engkau akan bini yang pada masa mudamu.
17Dan aku sudah meraksi tempat tidurku dengan mur dan gaharu dan cendana.
1Bahwa sesungguhnya amat eloklah engkau, hai adinda! amat eloklah engkau! matamu seperti burung merpati di belakang layahmu dan tokong-tokong rambutmu itu seperti sekawan kambing yang makan rumput di bukit Gilead.
16Kekasihku itu aku punya, dan akupun dia punya, yang menggembala di antara segala bunga bakung.
10Bahwa aku ini kekasihku punya, dan akan daku adalah segala rindu hatinya.
1Bahwa sekarang aku hendak menyanyikan sebiji, nyanyian akan hal kekasihku, sebiji nyanyian akan hal kebun anggur sobatku: Bahwa pada kekasihku adalah sebuah kebun anggur yang subur di atas bukit.