1Maka kembali pula kuangkat mataku dan kulihat, bahwasanya adalah keluar empat buah rata dari antara dua buah gunung, maka gunung itu dari pada tembaga.
2Pada rata yang pertama adalah kuda merah dan pada rata yang kedua adalah kuda hitam,
3dan pada rata yang ketiga adalah kuda putih, dan pada rata yang keempat adalah kuda dauk, semua kuda teji.
4Maka ujar aku, kataku kepada malaekat yang berkata dengan aku: Apakah artinya ini, tuan?
5Maka sahut malaekat itu, katanya kepadaku: Bahwa inilah keempat angin di langit, yang keluar setelah sudah ia menghadap dahulu hadirat Tuhan seluruh bumi.
6Adapun raja yang berkuda hitam itu, ia itu keluar ke tanah Utara, dan yang putih itu keluar kemudian ke Barat, dan yang dauk itu keluar ke Selatan.
7Dan yang merah itu keluar sambil berjalan sambil mencahari berkeliling di bumi itu; karena sudah katanya: Pergilah, berjalanlah keliling di bumi. Lalu berjalanlah ia berkeliling di bumi itu.