Zakharia 4:14
Lalu katanya: Bahwa inilah kedua pucuk minyak yang berdiri di hadapan Tuhan seluruh bumi!
Lalu katanya: Bahwa inilah kedua pucuk minyak yang berdiri di hadapan Tuhan seluruh bumi!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
11Lalu sahut aku, kataku kepadanya: Apakah artinya kedua batang pokok zait pada kiri kanan kaki pelita itu?
12Dan pada kedua kalinya kataku kepadanya: Apakah artinya kedua cabang pokok zait yang di dalam kedua corong keemasan, dari padanya dituangnya ke dalam pelita keemasan itu?
13Maka jawabnya kepadaku, katanya: Tiadakah engkau tahu artinya ini? Maka sahutku: Tidak tahu, tuan!
1Maka kembalilah malaekat yang berkata dengan aku itu, lalu dijagakannya aku seperti orang yang dijagakan dari pada tidurnya.
2Maka katanya kepadaku: Apakah engkau lihat? Maka sahutku: Bahwasanya aku melihat sebuah kaki pelita dari pada emas belaka, dan tempat minyaknya adalah pada kepalanya, dan ketujuh pelitanyapun adalah padanya, dan lagi pada ketujuh pelita itu adalah tujuh cerat, yang di atas kepalanya.
3Dan adalah dua batang pokok zait di atasnya, sebatang pada sebelah kanan tempat minyak itu, dan sebatang pada sebelah kirinya.
4Maka sahutlah aku, kataku kepada malaekat yang berkata dengan aku itu: Ya tuan! Apakah artinya ini?
5Maka sahut malaekat yang berkata dengan aku itu, katanya kepadaku: Tiadakah engkau tahu artinya ini? Maka kataku: Tidak tuan!
4Maka itulah yang diumpamakan kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang tegak di hadirat Tuhan yang empunya bumi itu.
9Maka sembahku: Apakah artinya sekalian ini, ya tuan? Maka sahut malaekat yang berkata kepadaku itu: Bahwa Aku akan menyatakan kepadamu artinya sekalian ini.
10Lalu sahut orang yang berdiri di tengah-tengah pokok murd itu, katanya: Inilah dia, yang disuruhkan Tuhan keluar akan berjalan keliling pada seluruh bumi.
11Maka sahutlah mereka itu kepada Malaekat Tuhan, yang berdiri di tengah-tengah pokok murd itu, katanya: Bahwa kami sudah berkeliling di atas bumi, maka sesungguhnya seluruh bumi itu selamat sentosa.
4Maka ujar aku, kataku kepada malaekat yang berkata dengan aku: Apakah artinya ini, tuan?
5Maka sahut malaekat itu, katanya kepadaku: Bahwa inilah keempat angin di langit, yang keluar setelah sudah ia menghadap dahulu hadirat Tuhan seluruh bumi.
19Maka kataku kepada malaekat yang berkata dengan aku itu: Apakah artinya ini? Maka sahutnya kepadaku: Bahwa tanduk inilah dia yang sudah menganiayakan Yehuda dan Israel dan Yeruzalem.
20Setelah itu, maka ditunjuk Tuhan kepadaku empat orang tukang besi.
21Maka sembahku: Orang ini datang membuat apakah? Maka sahutnya: Ia inilah segala tanduk yang sudah menganiayakan Yehuda, sehingga seorangpun tiada berani mengangkat kepalanya, tetapi sekarang orang ini sudah datang mengejuti mereka itu dan mengempaskan tanduk segala bangsa yang sudah mengangkat tanduknya lawan negeri Yehuda hendak menganiayakan dia.
14Bukankah sekaliannya itu roh yang berkhidmat kepada Allah, yang diutuskan karena melayani manusia yang akan mewarisi keselamatan?
2Maka kataku: Engkau hendak kemana? Lalu katanya kepadaku: Hendak mengukur Yeruzalem, dan hendak melihat berapa akan lebarnya dan berapa akan panjangnya.
3Maka sesungguhnya berjalanlah malaekat yang berkata dengan aku itu, lalu keluarlah seorang malaekat yang lain bertemu dengan dia.
1Hata, maka pada sekali peristiwa datanglah kepadaku beberapa orang dari pada tua-tua Israel, lalu duduklah mereka itu di hadapan aku.
2Maka pada masa itu datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
19Dan lagi kata Mikha: Dengarlah olehmu firman Tuhan: Bahwa aku telah melihat Tuhan duduk di atas arasy-Nya dan segala balatentara yang di sorgapun berdiri pada sisi-Nya, yaitu pada kiri kanan-Nya.
18Lalu kata Mikha: Sebab itu dengarlah olehmu akan firman Tuhan: Bahwa aku telah melihat Tuhan bersemayam di atas arasy-Nya dan segala tentara yang di sorgapun berdiri pada kiri kanan-Nya.
4Maka pada hari itu kakinya akan berjejak pada Bukit Zaitun, yang pada sebelah timur Yeruzalem, dan Bukit Zaitun itu akan terbelah dua ke timur dan ke barat, sehingga jadi lembah yang amat besar; maka setengah bukit itu akan lalu ke utara dan setengahnya ke selatan.
13Maka seorang dari antara ketua-ketua itu bertanya serta berkata kepadaku, "Orang-orang yang berjubah putih ini, siapakah mereka itu dan dari manakah mereka itu datangnya?"
14Lalu kataku kepadanya, "Tuan juga yang mengetahuinya." Maka katanya kepadaku, "Inilah orang-orang yang datang ke luar daripada kesusahan besar itu, dan mereka itu sudah membasuh jubahnya dan memutihkan dengan darah Anak domba itu.
15Maka itulah sebabnya mereka itu ada di hadapan arasy Allah, dan mereka itu beribadat kepada-Nya siang malam di dalam rumah-Nya; dan Ia yang duduk di atas arasy itu akan membentangkan kemah-Nya menaungi mereka itu.
16Maka menghampirilah aku kepada seorang dari pada mereka yang berdiri di situ, lalu bertanyalah aku kepadanya akan ketentuan segala perkara ini; maka berkatalah ia kepadaku, dinyatakannya kepadaku tabir segala perkara ini.
17Adapun binatang yang amat besar ini, yang empat ekor bilangannya, ia itu empat orang raja yang akan berbangkit dari dalam bumi.
1Maka tiba-tiba aku tampak Anak domba itu berdiri di atas Gunung Sion, dan beserta dengan Dia ada seratus empat puluh empat ribu orang yang tertulis nama Anak domba dan nama Bapa-Nya itu di dahinya.
8Arakian, maka datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
2Bahwa segala raja di atas bumi telah berbangkit dan segala penghulupun bermusyawarat bersama-sama hendak melawan Tuhan dan melawan Masih-Nya, katanya:
14Maka sahutnya kepadaku: Sampai dua ribu tiga ratus kali pagi dan petang, kemudian tempat suci itu akan dibaiki pula.
14Maka kata Elisa: Demi Tuhan serwa sekalian alam, yang hidup dan yang aku menghadap hadirat-Nya, jikalau kiranya tiada aku berkenankan muka Yosafat, raja orang Yehuda itu, niscaya tiada kuindahkan dikau atau kupandang akan dikau!
17Dan lagi kata patik tuanku demikian: Bahwa titah baginda kelak akan menyenangkan hati, karena seperti seorang malaekat Allah demikianlah baginda tuanku hendak mendengar akan baik jahatnya; maka dalam itupun hendaklah kiranya Tuhan, Allah tuanku, menyertai akan tuanku.
2Maka dalam khayal dari pada Allah dibawanya akan daku ke tanah Israel, ditaruhnya aku di atas sebuah gunung yang amat tinggi, dan di atasnya adalah seperti bangunan negeri pada sebelah selatannya.
2Kamu yang berdiri dalam rumah Tuhan, pada halaman rumah Allah kami!
11Segala malaekat itu pun berdirilah sekeliling arasy dan sekeliling segala ketua dan keempat zat yang hidup itu, lalu sujud di hadapan arasy serta menyembah Allah,
4Dan keliling arasy itu ada dua puluh empat takhta dan di atas segala takhta itu ada duduk dua puluh empat ketua-ketua, yang berpakaian putih dan di atas kepalanya bermakota emas.
5Arakian, maka kemudian dari pada itu kulihatlah, yaitu aku ini, Daniel, bahwa sesungguhnya adalah lagi berdiri dua orang yang lain, seorang pada tepi sungai seberang sini dan seorang pada tepi sungai seberapa sana;
13Dan lagi kulihat dalam khayal kepalaku di atas peraduanku, sesungguhnya turunlah seorang utusan, seorang suci dari langit,
10Barangsiapa yang berbantah-bantah dengan Tuhan, ia itu akan dibinasakan kelak; Tuhanpun akan berguruh atasnya dari langit; Tuhan menghukumkan segala ujung bumi; hendaklah dikaruniakan-Nya kemuliaan kepada Raja-Nya dan ditinggikan-Nya tanduk Almasih-Nya!
5kuangkatlah mataku lalu kulihat bahwasanya adalah di sana seorang yang berpakaikan kain khasah, pinggangnya bercindaikan emas dari Ufas.
4Maka sesungguhnya adalah di sana kemuliaan Allah orang Israel, serupa dengan lembaga yang kelihatan kepadaku di lembah itu.
4Tetapi ketakutanlah mereka itu amat sangat, serta katanya: Bahwasanya dua orang raja tiada tahan berdiri di hadapannya, masakan kita ini tahan kelak?
14Maka aku tampak adalah suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang, rupanya seperti Anak manusia, bermakota emas di kepala-Nya dan di dalam tangan-Nya ada sebilah sabit yang tajam.
16Tetapi tiba-tiba rupa seorang manusia juga mencecah bibir mulutku, lalu kubukakan mulutku dan berkata-kata, serta kataku kepada orang yang berdiri di hadapanku: Ya tuan! khayal ini mendatangkan penyakit kepada hamba, sehingga tiada hamba bergaya lagi!