1 Tawarikh 23:22
Maka matilah Elezar tidak beranak laki-laki, melainkan perempuan jua, maka bani Kisy, saudara mereka itu, memperisterikan dia.
Maka matilah Elezar tidak beranak laki-laki, melainkan perempuan jua, maka bani Kisy, saudara mereka itu, memperisterikan dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
21Maka bani Merari itulah Mahli dan Musi dan bani Mahli itulah Eleazar dan Kisy.
28dan dari pada Mahli adalah Eleazar, yang tiada beranak laki-laki.
29Adapun akan Kisy, maka bin Kisy itulah Yerahmiel.
1Arakian, maka bani Harunpun adalah pangkat-pangkatnya. Adapun bani Harun itulah Nadab dan Abihu dan Eleazar dan Itamar.
2Tetapi Nadab dan Abihupun matilah di hadapan bapanya dengan tiada beranak, sebab itu Elezar dan Itamar menjadi imam.
23Maka bani Musi itulah Mahli dan Edar dan Yeremot, tiga orang.
33maka Zelafead bin Hefer itu tiada beranak laki-laki, melainkan anak perempuan sahaja, maka nama-nama anak perempuan Zelafead inilah: Makhla dan Noa dan Hojla dan Milka dan Tirza.
10Hata, maka dibuatlah oleh anak-anak perempuan Zelafead setuju dengan firman Tuhan yang kepada Musa.
11Karena Makhla, Tirza, Hojla, Milka dan Noa, anak-anak perempuan Zelafead itu, menjadi bini anak-anak laki-laki bapa saudaranya.
12Maka dari pada bangsa bani Manasye bin Yusuf juga diambilnya orang akan lakinya, sehingga kekallah bahagian pusaka mereka itu dengan suku bapanya.
3Tetapi Zelafead bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye itu tiada beranak laki-laki, melainkan perempuan sahaja, dan inilah nama-nama anaknya: Makhla dan Noa dan Hojla dan Milka dan Tirza.
4Maka datanglah mereka itu menghadap Eliazar, yang imam, dan menghadap Yusak bin Nun, di hadapan segala penghulu, katanya: Bahwa Tuhan telah berfirman kepada Musa memberikan kepada kami suatu pusaka di antara segala saudara kami. Maka sebab itu diberikannyalah kepada mereka itu suatu pusaka di antara segala saudara bapanya setuju dengan firman Tuhan itu.
7Bahwa benarlah sembah anak-anak perempuan Zelafead; tak akan jangan engkau memberikan mereka itu barang milik pusaka di antara segala saudara bapanya, dan pusaka bapanya hendaklah kaupulangkan kepada mereka itu.
8Dan katakanlah ini kepada segala bani Israel: Jikalau barang seorang mati tiada beranak laki-laki, maka hendaklah kamu memulangkan pusakanya kepada anaknya perempuan.
9Maka jikalau tiada ia beranak perempuanpun, maka hendaklah kamu memberikan pusakanya kepada saudaranya laki-laki.
10Jikalau tiada ia bersaudara laki-lakipun, maka hendaklah kamu memberikan barang pusakanya kepada saudara laki-laki bapanya.
22Maka Harun mengambil Eliseba, anak Aminadab, saudara Nahesyon, akan bininya, maka diperanakkannya baginya Nadab dan Abihu dan Eliazar dan Itamar.
23Maka anak-anak laki-laki Korah, inilah: Asyir dan Elkana dan Abiasaf; sekalian inilah isi rumah orang Korahi.
24Maka Eliazar bin Harun itu mengambil seorang dari pada segala anak perempuan Putiel akan bininya, diperanakkannyalah baginya Pinehas. Maka sekalian inilah kepala bapa-bapa orang Lewi dengan isi rumah-rumahnya.
25Maka inilah Harun dan Musa, yang firman Tuhan kepadanya: Hantarkanlah olehmu akan bani Israel keluar dari negeri Mesir sekadar segala tentaranya.
25Adalah dengan kami tujuh orang bersaudara laki-laki; maka yang pertama itu berbini lalu mati; dan sebab tiada beranak, tinggallah bininya bagi saudaranya.
1Sebermula, maka anak-anak perempuan Zelafead bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye, dari pada suku Manaye bin Yusuf, maka nama anak perempuan itu Makhla dan Noa dan Hojla dan Milka dan Tirza, sekalian itu datang hampir,
17Maka bani Eliezar itulah Rehabya yang kepala, maka pada Eliezar tiada anak lain, tetapi bani Rehabya itu bertambah-tambah banyaknya.
61Dan dari pada bani segala imam: bani Habaya, bani Hakkoz, bani Barzilai, yang sudah mengambil seorang anak perempuan Barzilai, orang Gilead itu, akan bininya dan diambilnya nama mereka itu bagi dirinya.
20Adalah orang bertujuh saudara. Maka yang pertama itu berbini, tetapi matilah ia dengan tiada beranak.
21Dan yang kedua pun mengambil perempuan itu, lalu mati dengan tiada beranak; dan yang ketiga itu pun demikian.
29Adalah orang bertujuh saudara laki-laki, maka yang pertama itu berbini, lalu mati dengan tiada beranak;
30maka yang kedua,
31dan yang ketiga pun memperisterikan bini itu; maka demikianlah ketujuh-tujuhnya itu pun mati dengan tiada meninggalkan anak.
15Maka Makhir itupun berbinikan saudara Hupim dan Supim, yang bernama Maakha. Maka nama anaknya yang kedua itu Zelafead, dan pada Zelafead itu adalah anak perempuan belaka.
15Maka di seluruh tanah itu tiada didapati akan perempuan yang elok seperti anak Ayub itu, maka bapanya memberikan dia bahagian pusaka di antara segala saudaranya laki-laki.
34Maka Sesan itu tiada beranak laki-laki, melainkan perempuan belaka; maka adalah pada Sesan seorang hamba Mesir bernama Yarha.
33Dan lagi matilah Eliazar bin Harun, lalu dikuburkannyalah akan dia di atas bukit Pinehas, yang telah diberikan kepadanya di pegunungan Efrayim.
8Maka mulai dari pada sekarang tiap-tiap anak perempuan yang beroleh bahagian pusaka di antara segala suku bani Israel, ia itu hendaklah menjadi bini seorang yang dari pada suku bangsa bapanya sahaja, supaya dapat bani Israel mempusakai masing-masing akan bahagian pusaka bapanya,
6maka diambilnya anak mereka itu akan bininya, dan diberikannya anaknya kepada anak-anak mereka itu laki-laki, serta disembahnyalah kepada dewata mereka itu.
32Maka bani Yada, adik Samai, itulah Yeter dan Yonatan; maka Yeter itupun mati dengan tiada beranak.
3Bahwa bapa hamba telah mati di padang Tiah, tetapi tiada ia dari pada orang yang sefakat, yang mendurhaka kepada Tuhan dalam fakatan Korah, jikalau ia telah mati sebab dosanya sekalipun, maka tiada ia beranak laki-laki.
4Mengapa maka nama bapa hamba dibuang dari antara bangsanya, sedang tiada ia beranak laki-laki? Berikan apalah hamba barang milik pusaka di antara segala saudara bapa hamba.
2Melainkan dari pada karena keluarganya yang berdamping dengan dia, yaitu dari karena ibunya atau bapanya atau anaknya laki-laki atau anaknya perempuan atau saudaranya laki-laki.
4Tetapi Nadab dan Abihu matilah di hadapan hadirat Tuhan tatkala mereka itu membawa api yang lain ke hadapan hadirat Tuhan dalam padang Tiah maka tiadalah anak pada mereka itu; tetapi Eliazar dan Itamar mengerjakan imamat di hadapan Harun, bapanya.
6Maka inilah firman Tuhan akan hal anak-anak perempuan Zelafead, bunyinya: Hendaklah mereka itu menjadi bini barangsiapa yang baik kepada pemandangannya, tetapi hendaklah mereka itu menjadi bini orang yang dari pada suku bangsa bapanya sahaja.
60Maka bagi Harun diperanakkanlah Nadab dan Abihu dan Eliazar dan Itamar.
5Jikalau ada orang kakak adik duduk seorang dekat dengan seorang, maka seorang mati tiada beranak, janganlah bini orang yang mati itu menjadi bini orang lain yang di luar, melainkan hendaklah iparnya pergi mendapatkan dia dan mengambil dia akan bininya dan berbuat akan dia barang yang wajib atas ipar.
63Dan dari pada segala imam adalah bani Habaya, bani Hakkoz, bani Barzilai, orang Gilead itu, dan sudah mengambil nama mereka itu akan dirinya.
22Maka akan jadi kelak apabila bapa-bapa dan saudara-saudara mereka itu datang hendak mengadukan halnya kepada kami, maka kami hendak berkata kepadanya demikian: Kasihankan apalah akan mereka itu oleh karena kami, sebab dalam perang itu tiada kami mendapat seorang bini bagi masing-masing mereka itu; bahwasanya bukan kamu yang sudah memberikan dia kepadanya, maka sebab itu sekarang sekali-kali tiada kamu bersalah dengan demikian.
23Hata, maka oleh bani Benyamin dibuat juga begitu, dibawanya lari akan orang perempuan sekadar bilangannya, direbutnya dari pada segala anak-anak perempuan yang menari itu; maka mereka itupun berjalan pergi, lalu pulang kepada bahagiannya pusaka, dibangunkannya pula akan segala negerinya, lalu duduklah mereka di dalamnya.
4Maka Eleazar beranaklah Pinehas dan Pinehas beranaklah Abisuwa,
7Apakah yang boleh kita perbuat akan orangnya yang lagi tinggal itu dari hal orang perempuan; karena kita telah bersumpah demi Tuhan, bahwa dari pada anak perempuan kita seorangpun tiada akan kita berikan kepadanya akan bininya.