1 Korintus 2:14
Tetapi orang duniawi tiada menerima barang yang daripada Roh Allah itu, karena perkara itu menjadi kebodohan kepadanya, dan tiada dapat mengenalnya, sebab perkara itu diselidik dengan peri rohani.
Tetapi orang duniawi tiada menerima barang yang daripada Roh Allah itu, karena perkara itu menjadi kebodohan kepadanya, dan tiada dapat mengenalnya, sebab perkara itu diselidik dengan peri rohani.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Tetapi orang yang rohani itu menyelidiki segala perkara, maka ia sendiri tiada diselidik oleh seorang jua pun.
16Karena siapakah yang mengetahui kasad Tuhan sehingga dapat mengajar Tuhan? Tetapi kita ini menaruh kasad Kristus.
9melainkan seperti yang tersurat: Barang yang mata tiada tampak, dan telinga tiada mendengar, dan yang tiada timbul di dalam hati manusia, itulah yang disediakan Allah bagi orang yang mengasihi Dia.
10Tetapi kepada kita Allah sudah menyatakan itu dengan Roh-Nya, karena Roh itulah menyelidik segala sesuatu, walaupun perkara Allah yang dalam-dalam.
11Karena manusia yang manakah mengetahui batin orang, melainkan roh yang ada di dalam orang itu? Demikianlah juga tiada seorang pun mengetahui batin Allah, melainkan Roh Allah itu.
12Tetapi kita ini telah menerima bukannya roh dunia ini, melainkan Roh yang daripada Allah, supaya kita dapat mengetahui barang yang dikaruniakan Allah kepada kita.
13Maka barang yang kami katakan itu pun bukannya dengan pengajaran manusia, melainkan dengan pengajaran Roh, sambil membandingkan barang rohani dengan rohani.
18Janganlah seorang pun menipu diri. Jikalau barang seorang di antara kamu menyangka dirinya sendiri bijak di dalam dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya boleh ia menjadi pandai.
19Karena hikmat dunia ini menjadi kebodohan kepada Allah. Karena adalah tersurat: Bahwa Tuhan menangkap orang yang berhikmat itu di dalam cerdik orang itu sendiri.
20Dan lagi: Bahwa Tuhan mengetahui akan pikiran orang yang berhikmat itu sia-sia semuanya.
2Karena orang yang berkata-kata dengan karunia lidah itu, bukannya berkata kepada manusia, melainkan kepada Allah, karena tiada seorang pun mengerti, melainkan dengan Roh ia mengatakan rahasia.
18Karena pengajaran dari hal salib itu menjadi kebodohan kepada segala orang yang menuju kebinasaan; tetapi kepada kita yang menuju keselamatan itulah menjadi kuasa Allah.
19Karena adalah tersurat: Bahwa Aku akan membinasakan hikmat orang yang berhikmat itu, dan kebijakan orang yang bijak itu akan Kulenyapkan.
20Manakah orang yang bijak itu? Manakah ahli Taurat itu? Manakah pembahas di dalam zaman ini? Bukankah Allah menjadikan hikmat dunia ini bodoh?
21Karena sedang dunia ini dengan hikmatnya sendiri tiada dapat mengenal Allah di dalam hikmatnya, maka itulah sebabnya kehendak Allah menyelamatkan orang yang percaya dengan kebodohan pengajaran itu.
25Karena kebodohan Allah itu lebih besar hikmatnya daripada manusia; dan kelemahan Allah itu lebih gagah daripada manusia.
46Tetapi bukan mula-mula menjadi yang rohani, melainkan yang nafsani, kemudian yang rohani itu.
5Karena orang yang menurut tabiat duniawi, memikirkan hal dunia itu, tetapi orang yang menurut Roh itu, memikirkan hal rohani itu.
6Karena pikiran tabiat duniawi itulah maut; tetapi pikiran rohani itulah hidup lagi sentosa.
7Karena pikiran tabiat duniawi itulah perseteruan dengan Allah, sebab tiada takluk ke bawah hukum Allah, bahkan, tiada dapat juga.
8Maka orang yang di dalam tabiat duniawi itu, tiada dapat memperkenankan Allah.
9Tetapi kamu ini bukannya di dalam tabiat duniawi, melainkan di dalam Roh, yaitu jikalau Roh Allah ada diam di dalam dirimu. Jikalau barang seorang tiada menaruh Roh Kristus, bukannya ia milik Kristus.
6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.
5Mereka itu daripada dunia; sebab itulah mereka itu berkata-kata cara dunia, dan dunia ini menurut dia.
6Kita ini daripada Allah; dan orang yang mengenal Allah ialah mendengarkan kita; maka orang yang bukan daripada Allah tiadalah ia mendengarkan kita. Dengan yang demikian dapatlah kita mengenal roh yang benar dan roh yang sesat itu.
15Janganlah kamu mengasihi dunia atau barang yang ada di dalam dunia. Jikalau barang seorang mengasihi dunia, maka kasih Bapa itu tiadalah ada di dalam dia.
16Karena segala yang ada di dalam dunia, yang keinginan tubuh dan keinginan mata, dan hidup dengan jemawa itu bukannya daripada Bapa, melainkan daripada dunia.
19Maka mereka itulah yang membuat penceraian, yaitu orang yang menurut hawa nafsu dan yang tiada berisi Roh.
5supaya imanmu jangan bergantung kepada akal manusia, melainkan kepada kuasa Allah.
6Adapun hikmat itu kami katakan di antara orang yang sempurna. Tetapi bukannya hikmat dunia ini, dan bukannya hikmat raja-raja dunia ini, yang ditiadakan kelak,
7melainkan kami mengatakan hikmat Allah yang sudah dirahasiakan dan yang tersembunyi, dan yang sudah ditetapkan Allah terlebih dahulu daripada dunia ini untuk kemuliaan kita,
20Hai saudara-saudaraku, janganlah kamu menjadi budak-budak di dalam akalmu, melainkan di dalam hal kejahatan patutlah kamu menjadi kanak-kanak; tetapi di dalam akalmu itu hendaklah kamu menjadi sempurna.
2Jikalau seorang menyangkakan dirinya mengetahui barang sesuatu, belumlah ia mengetahui sebagaimana patut diketahuinya.
8Oleh sebab itu orang yang menolak, bukannya menolakkan manusia, melainkan Allah, yang mengaruniakan Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
1Hai saudara-saudaraku, dahulu tiada dapat aku mengatakan kepada kamu seperti kepada orang yang rohani, melainkan seperti kepada orang yang di dalam tabiat duniawi, yaitu seperti kepada orang yang menjadi kanak-kanak di dalam Kristus.
15Maka kebijakan itu bukan kebijakan yang datang dari atas, melainkan dari dunia, yaitu yang berasal daripada hawa nafsu, dan kehendak Iblis.
17yaitu Roh kebenaran, yang dunia ini tiada dapat menyambut, oleh sebab tiada ia nampak Dia, dan tiada kenal Dia; tetapi kamu ini kenal Dia, karena Ia tinggal beserta dengan kamu, dan Ia akan ada di dalam kamu.
1Adapun akan hal segala karunia yang rohani, hai saudara-saudaraku, tiada aku suka kamu tiada mengetahui.
27tetapi yang bodoh di dalam dunia ini dipilih Allah, supaya Ia mempermalukan orang yang berhikmat itu, dan yang lemah di dalam dunia ini dipilih Allah, supaya Ia mempermalukan yang gagah itu;
38Tetapi jikalau barang seorang tiada hendak mengetahuinya, biarlah ia tiada mengetahui.
4yang telah dibutakan oleh penghulu dunia mata hati orang yang tiada percaya itu, supaya jangan mereka itu diterangi oleh cahaya Injil kemuliaan Kristus, yaitu bayang-bayang Allah.
32Maka Ia pun menyaksikan tentang barang yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi seorang pun tiada menerima kesaksian-Nya itu.
18digelapkan akalnya, dijauhkan daripada kehidupan dengan Allah oleh sebab kejahilan yang ada di dalam dirinya, dan oleh sebab kedegilan hatinya.
6Barang yang diperanakkan daripada tabiat tubuh, tubuh juga; dan barang yang diperanakkan daripada Roh, Roh juga.
14Karena jikalau aku berdoa dengan karunia lidah, maka rohku berdoa, tetapi akalku tiada mendatangkan faedah.
16Jikalau tiada demikian, apabila engkau mengucapkan syukur dengan roh, bagaimanakah orang, yang tiada berkarunia itu, boleh mengaminkan ucapan syukurmu, sedang ia tiada mengerti apa katamu?
2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.
18Bahwa mereka itu tiada berpengetahuan dan tiada berpengertian, karena mata mereka itu terkatup lekat-lekat, sehingga tiada ia melihat, dan hatinyapun sehingga tiada ia mengerti.
12Tetapi orang-orang ini seumpama makhluk yang tiada berakal, bertabiat binatang yang diburu dan dibunuh, mencela segala perkara yang mereka itu sendiri jahil; maka tak dapat tiada mereka itu akan binasa oleh sebab perbuatannya sendiri yang binasa,
6Segala hal ini, hai saudara-saudaraku, kuambil kias atas diriku sendiri dan Apollos oleh karena kamu, supaya kamu dapat mempelajari di dalam hal kami "bahwa janganlah melampaui barang yang tersurat", supaya jangan seorang membesarkan diri atas nama seorang mengatas orang yang lain.