1 Korintus 6:7
Dengan sebenarnya hal itu memang menjadi cela kepadamu, bahwa kamu mendakwa sama sendirimu. Apakah sebabnya tiada kamu rela beralah? Apakah sebabnya tiada kamu rela tertipu?
Dengan sebenarnya hal itu memang menjadi cela kepadamu, bahwa kamu mendakwa sama sendirimu. Apakah sebabnya tiada kamu rela beralah? Apakah sebabnya tiada kamu rela tertipu?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
8Tetapi kamu sendiri berbuat salah dan menipu, apatah lagi kepada saudara-saudaramu!
4Sebab itu, jikalau kamu terkena menghakimkan hal ihwal kehidupan ini, adakah kamu hadapkan segala hal itu kepada pengadilan orang yang tiada terbilang kepada sidang jemaat itu?
5Aku mengatakan ini, supaya kamu berasa malu. Tiadakah seorang pun di antara kamu yang bijak, yang dapat memberi keputusan perkara antara saudara-saudaranya?
6Tetapi saudara dengan saudara pergi berhukum, apatah lagi hal itu kepada orang-orang kafir!
1Beranikah barang seorang di antara kamu, jikalau ada suatu pendakwaan ke atas sama sendiri, pergi berhukum di hadapan hakim kafir, dan tiada di hadapan orang suci?
2Atau tiadakah kamu mengetahui bahwa menghakimkan dunia ini terletak pada orang suci kelak? Dan jikalau dunia ini dihakimkan oleh kamu, tiadalah kamu berlayak menghakimkan perkara yang tersangat kecil?
57Apakah sebabnya tiada dapat kamu mengambil keputusan yang sungguh daripada dirimu sendiri?
58Karena jikalau engkau pergi bersama-sama dengan lawanmu menghadap hakim, perusahakanlah dirimu sementara berjalan itu, supaya engkau terlepas daripadanya; asal jangan ia membawa engkau kepada hakim, dan hakim pula menyerahkan engkau kepada pegawai, dan pegawai itu membuang engkau ke dalam penjara.
6dan jangan seorang pun melanggar hukum dan berbuat salah kepada saudaranya di dalam hal itu, karena Tuhan menjadi pembela atas segala perkara itu, seperti yang sudah kami katakan terlebih dahulu dan saksikan kepadamu.
11Hai saudara-saudaraku, jangan seorang mencela orang. Adapun orang yang mencela saudaranya atau menyalahkan saudaranya, ialah mencela hukum serta menyalahkan hukum. Tetapi jikalau engkau menyalahkan hukum itu, bukannya engkau penurut hukum itu, melainkan hakimnya.
4bukankah kamu sudah membuat perbedaan di dalam hatimu, dan menjadi hakim dengan pikiran yang jahat?
9Hai saudara-saudaraku, jangan bersungut sama sendiri, supaya jangan kamu terkena hukum. Ingatlah, bahwa hakim ada berdiri di muka pintu.
38Kamu sudah mendengar perkataan demikian: Mata ganti mata, dan gigi ganti gigi;
39tetapi Aku ini berkata kepadamu: Jangan melawan orang yang jahat, melainkan barangsiapa yang menampar pipi kananmu, berilah kepadanya pipi yang sebelah lagi.
40Dan jikalau seorang hendak mendakwa engkau, lalu mengambil bajumu, biarlah ia mengambil jubahmu juga.
2Dan kamu ini membesarkan dirimu, maka tiadakah lebih patut kamu berdukacita, supaya orang yang melakukan perbuatan ini dibuangkan dari antaramu?
1Hai saudara-saudaraku, jikalau seorang kedapatan di dalam barang sesuatu kesalahan, hendaklah kamu, yang rohani itu, membaikkan orang yang demikian, dengan roh yang lemah lembut sambil memperhatikan dirimu sendiri, supaya jangan engkau juga kena pencobaan.
2Bertolong-tolonganlah menanggung beban sama sendiri, maka demikianlah kamu menggenapkan hukum Kristus.
26Pada keesokan harinya pula datanglah ia tatkala orang berkelahi, dan mendamaikan mereka itu, katanya: Hai Tuan-tuan, kamu ini bersaudara; apakah sebabnya kamu beraniaya-aniaya sama sendiri?
27Tetapi orang yang menganiayakan kawan itu menolakkan dia, katanya: Siapakah yang menjadikan engkau penghulu dan hakim atas kami?
6Tetapi kamu ini sudah menghinakan orang miskin. Bukankah segala orang kaya menganiayakan kamu, dan menghela kamu ke dalam mahkamat?
7Bukankah mereka itu yang menghujat nama yang mulia, yang disebutkan atas kamu itu?
2Bukakanlah hatimu kepada kami. Bahwa seorang pun tiada kami aniayakan, seorang pun tiada kami rusakkan, dari seorang pun tiada kami mencari laba.
1Sebab itu tiadalah dapat engkau mendalihkan dirimu, hai orang, siapa pun engkau yang menyalahkan orang; karena di dalam hal engkau menyalahkan orang lain, engkau sudah menyalahkan dirimu sendiri; sebab engkau yang menyalahkan itu berbuat sedemikian itu juga.
29Kepada orang yang menampar pipimu sebelah, berilah juga kepadanya pipi yang sebelah lagi; dan orang yang mengambil jubahmu, jangan ditegahkan mengambil bajumu lagi.
30Berilah kepada tiap-tiap orang yang meminta kepadamu; dan daripada orang yang mengambil barang-barangmu, jangan dituntut kembali.
20Karena kamu menderita, jikalau orang memperhambakan kamu, jikalau orang makan kamu, jikalau orang menawan kamu, jikalau orang meninggikan dirinya, jikalau orang menampar mukamu.
5Itulah menjadi suatu tanda hukuman Allah yang adil, bahwa kamu dihisabkan berlayak bagi kerajaan Allah, maka karena itulah juga kamu merasai sengsara;
6sedangkan pada pemandangan Allah menjadi adil membalaskan kesusahan kepada orang yang menyusahkan kamu,
1"Janganlah kamu menuduh orang, supaya jangan kamu dituduh.
12Oleh yang demikian, walaupun aku sudah menyurat kepadamu, itu bukannya karena sebab orang yang berbuat salah, dan bukannya karena sebab orang yang menanggung salah, melainkan supaya taatmu karena kami dinyatakan kepadamu kelak di hadirat Allah.
6Kamu sudah menghukumkan dan membunuh orang yang benar itu; ia tiada melawan kamu.
3Apakah sebabnya engkau memandang selumbar yang di dalam mata saudaramu itu, tetapi balok yang di dalam matamu sendiri tiada engkau sadar?
13Karena di dalam hal manakah yang kamu terkurang bertentangan sidang jemaat yang lain-lain itu, kecuali yang aku sendiri tiada menjadi beban kepada kamu? Maafkanlah khilafku ini.
9janganlah kamu membalas kejahatan dengan kejahatan atau membalas maki dengan maki, melainkan memintakan berkat, karena bagi yang demikian itu kamu sudah dipanggil, supaya kamu mendapat berkat akan menjadi warisanmu.
4Maka sebab itu hukum dihalai-balaikan dan insafpun tiada lagi boleh menang; karena orang fasik merajalela atas orang yang benar; maka sebab itu hukumpun keluar terbalik.
15Jikalau saudaramu bersalah kepadamu, pergilah engkau menasehatkan dia di antara engkau dengan dia sendiri; jikalau ia menurut nasehatmu, sudahlah engkau mendapat balik saudaramu itu.
12Karena apakah wajibnya aku menghakimkan orang luar? Bukankah wajib kamu menghakimkan orang dalam?
13Tetapi orang luar itu, Allah yang menghakimkan. Maka jauhkanlah orang yang jahat itu dari antara kamu.
25Lekaslah engkau berdamai dengan lawanmu, selagi engkau bersama-sama dengan dia di jalan; supaya jangan lawanmu itu menyerahkan engkau kepada hakim, dan hakim pula menyerahkan engkau kepada pegawai, lalu engkau dimasukkan ke dalam penjara.
20Karena apakah kemegahannya, jikalau dengan sabar kamu tahan apabila kamu disiksakan dari sebab berbuat dosa? Tetapi jikalau dengan sabar kamu tahan sengsara dari sebab berbuat baik, maka itulah yang berkenan kepada Allah.
12Tetapi jikalau atas peri demikian kamu berdosa kepada saudara-saudara itu, dan melukakan perasaan hatinya yang lemah itu, maka kamu juga berdosa kepada Kristus.
6Jangan kamu mendolak-dalikkan hak orangmu yang miskin dalam acaranya.
17Tetapi di dalam memberi peraturan ini, tiadalah aku memuji kamu, sebab kamu datang berhimpun ini bukannya mendatangkan kebajikan, melainkan mendatangkan kejahatan.
13Sebab itu, biarlah jangan kita lagi bertuduh-tuduhan sama sendiri, melainkan terlebih baik kamu memutuskan ini: Bahwa jangan seorang memberi syak atau sakit hati kepada saudara itu.
10Tetapi engkau ini, apakah sebabnya engkau menyalahkan saudaramu? Atau engkau, apakah sebabnya engkau memudahkan saudaramu pula? Karena kita sekalian kelak akan menghadap kursi pengadilan Allah.
41Apakah sebabnya engkau memandang selumbar yang di dalam mata saudaramu itu; tetapi balok yang di dalam matamu sendiri tiada engkau sadari?
18Tetapi jikalau ia sudah merugikan engkau dan berutang kepadamu, taruhkanlah ke atas tanggunganku,
12Tetapi yang terutama sekali, hai saudara-saudaraku, jangan kamu bersumpah, baik demi surga baik demi bumi atau barang sumpah yang lain; melainkan biarlah "Ya" kamu di atas yang "Ya", dan "Tidak" kamu di atas yang "Tidak", supaya jangan kamu terkena hukum.
19Hai kekasihku, janganlah kamu sendiri membalas, melainkan berilah keluasan kepada kemurkaan, karena adalah tersurat: Bahwa kepada Akulah ada pembalasan; Aku ini akan membalaskan, kata firman Tuhan.