1 Korintus 9:7
Siapakah pernah menjadi laskar atas perbelanjaannya sendiri? Dan siapakah pula yang membuka kebun anggur tiada boleh makan buah-buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan sekawan lembu dan yang tiada minum susunya itu?
Siapakah pernah menjadi laskar atas perbelanjaannya sendiri? Dan siapakah pula yang membuka kebun anggur tiada boleh makan buah-buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan sekawan lembu dan yang tiada minum susunya itu?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Dan mana orang yang telah menanam pokok anggur dan belum makan buahnya, baiklah ia balik pulang ke rumahnya, asal jangan ia mati dalam peperangan dan seorang lain makan hulu buahnya.
6Atau aku dengan Barnabas sahajakah yang tiada berhak berhenti daripada pekerjaan tangan?
8Adakah aku berkata ini cara manusia? Atau tiadakah kata Taurat sedemikian itu juga?
9Karena adalah tersurat di dalam Taurat Musa: Bahwa janganlah engkau menyimpai mulut lembu yang sedang mengirik itu. Adakah Allah memikirkan lembu itu?
10Atau adakah yang difirmankan-Nya itu semata-mata karena kita? Bahkan, karena kita juga sudah tersurat, bahwa orang yang menenggala itu harus menenggala dengan pengharapan, dan yang mengirik itu pun dengan pengharapan mendapat bahagian.
11Jikalau kami menabur benih rohani kepada kamu, suatu perkara besarkah jikalau kami menuai buah duniawi daripada kamu?
12Jikalau orang lain beroleh hak atas kamu, apatah lagi kami? Tetapi tiadalah kami menggunakan hak itu, melainkan kami menderita segala hal, supaya jangan kami menyekat Injil Kristus.
13Tiadakah kamu mengetahui, bahwa orang yang mengerjakan kewajiban rumah Allah, itu mendapat makan daripada rumah Allah, dan orang yang menunggu tempat korban itu pun mendapat bahagian dengan tempat korban itu?
14Demikianlah juga sudah ditetapkan oleh Tuhan, bahwa orang yang memberitakan Injil hendaklah mendapat kehidupannya daripada Injil itu.
6Adapun orang dusun yang berlelah itu, patutlah ia mula-mula mendapat buah-buahan itu.
8tiada juga kami makan makanan dengan percuma daripada tangan orang, melainkan dengan berlelah dan bersusah payah bekerja siang malam, supaya jangan kami membebankan barang seorang di antara kamu.
9Bukannya sebab kami tiada berhak, melainkan supaya kami menjadikan diri kami suatu teladan yang patut kamu turut.
10Karena pada masa kami lagi beserta dengan kamu, berpesanlah kami kepadamu inilah: Jikalau barang seorang tiada mau bekerja, jangan ia makan.
11Karena kami dengar akan hal beberapa orang di antara kamu yang hidup dengan tiada senonoh, yaitu dengan tiada bekerja, melainkan menjadi pengganggu orang.
12Maka kepada orang semacam itu kami pesan dan memberi nasehat di dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka itu bekerja dengan senyap dan makan rezekinya sendiri.
7Di dalam rumah itulah kamu tinggal serta makan minumlah barang yang diberinya; karena tiap-tiap orang yang bekerja, niscaya mendapat upahnya. Janganlah kamu berpindah-pindah dari sebuah rumah ke sebuah rumah.
7Siapakah di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang menenggala atau menggembala, yang berkata tatkala hamba itu balik dari bendang: Mari lekas duduk makan?
8Bukankah ia akan berkata kepadanya: Siapkan makananku, ikatlah pinggangmu melayani aku, sehingga sudah aku makan minum, baharulah engkau pula makan minum?
9Adakah diucapkannya syukur kepada hamba itu sebab diperbuatnya seperti yang disuruhnya itu?
18Karena demikian inilah bunyi Alkitab: Bahwa janganlah engkau menyimpai mulut lembu yang sedang mengirik itu; dan lagi: Bahwa tiap-tiap orang yang bekerja, niscaya ada upahnya.
4Tiadakah kami berhak makan dan minum?
8Maka yang menanam dan yang menyiram itu menjadi sama, tetapi masing-masing akan memperoleh pahalanya sendiri, sekadar pekerjaannya sendiri.
9Karena kami orang bekerja bersama-sama dengan Allah, maka kamu huma Allah, dan bangunan Allah.
7Bahwa orang penyabit tiada memenuhi tangannya dengan dia, dan orang yang memberkaspun tiada memenuhi kandungannya.
10atau barang tempat bekal bagi perjalanan, atau dua helai baju, atau kasut, atau tongkat pun; karena tiap-tiap orang yang bekerja, patut mendapat makanannya.
10Tetapi Tuhan yang mengaruniakan benih kepada penabur, dan roti untuk makanan, Ialah juga akan mengaruniakan dan memperbanyakkan taburanmu dan melebatkan buah-buahan kebajikan kamu,
2Gembalakanlah kawan domba Allah yang ada di antaramu, jangan sebab terpaksa, melainkan dengan sesuka hati menurut kehendak Allah; dan jangan sebab hendak beroleh laba yang keji, melainkan dengan sebulat-bulat hati;
3dan jangan melakukan dirimu seperti pemerintah atas orang yang diserahkan kepadamu, melainkan menunjukkan dirimu menjadi teladan kepada kawan domba itu.
6Tetapi ingatlah perkataan ini: Orang yang menabur berdikit-dikit, ia akan menuai berdikit-dikit juga, dan orang yang menabur dengan lebihnya, ia akan menuai dengan lebihnya juga.
4Maka tiada seorang laskar pun yang sedang berperang itu mengusutkan hatinya dengan perkaranya sendiri, supaya ia menyukakan yang sudah mengerah dia menjadi laskar.
17Karena jikalau aku berbuat demikian itu dengan kehendakku sendiri, adalah suatu pahala padaku; tetapi jikalau bukannya dengan kehendakku sendiri, maka ia itu suatu jawatan yang dipercayakan kepadaku.
18Jikalau demikian, apakah pahalaku? Inilah: Aku memberitakan kabar kesukaan itu dengan tiada berupah, sehingga aku tiada melakukan kebebasanku di dalam hal memberitakan Injil itu.
6Dan pada masa kamu makan minum, bukankah kamu sendiri juga yang makan minum itu?
9Apakah faedahnya bagi orang yang berlelah itu dari pada barang yang diusahakannya?
36Maka orang yang menuai itu mendapat upah, dan mengumpulkan hasil bagi hidup yang kekal, supaya baik yang menabur, baik yang menuai itu, sama-sama bersukacita.
37Karena di dalam hal inilah sebenar-benar makna pepatah itu: Lain orang menabur, lain orang menuai.
11Barangsiapa yang mengusahakan tanahnya, ia itu akan dikenyangkan dengan makanan, tetapi orang yang menurut orang sia-sia, ia itu kurang akal.
37dan ditaburinya bendang dan ditanaminya kebun anggur dan dipungutnya buah-buahan hasilnya.
8Aku sudah merugikan sidang-sidang jemaat yang lain, mengambil upah daripada mereka itu, supaya aku boleh melayani kamu.
9Dan tatkala aku ada bersama-sama dengan kamu di dalam kekurangan, tiada aku menjadi suatu beban ke atas seorang jua pun, karena kekuranganku itu dicukupkan oleh saudara-saudara yang datang dari Makedonia. Di dalam segala sesuatu aku menahan diriku daripada menjadi suatu beban kepada kamu, dan demikianlah kelak aku akan menahan diriku.
26Bahwa hajat orang bekerja itu juga membantu akan dia dalam kelelahannya, karena beratlah tanggungan yang diletakkan oleh mulut adanya.
39Jikalau kamu menanami kebun anggur dan memeliharakan dia dengan usaha sekalipun, tiada juga kamu akan minum air anggurnya atau mengumpulkan buahnya, karena ulat kelak makan habis akan dia.
7Maka kata mereka itu kepadanya: Oleh sebab seorang pun tiada mengupah kami. Lalu berkatalah ia kepadanya: Pergilah kamu juga ke kebun anggur itu.
15Dan dari pada segala hasil tanahmu dan buah-buah pokokmu akan diambilnya dalam sepuluh asa, diberikannya kelak kepada segala pegawainya dan kepada hamba-hambanya.
39jikalau kiranya aku sudah makan hasilnya dengan tiada membayar upahnya dan jikalau kiranya sudah kuisap darah orang upahannya,
5Jikalau seorang membiarkan binatangnya makan habis akan ladang atau kebun anggur orang lain, sebab telah dihalaukannya binatang itu ke dalamnya, maka tak akan jangan diberinya barang yang terutama dari pada ladangnya sendiri dan yang terutama dari pada kebun anggurnya akan gantinya.
4Bahwa jangan kamu menyengkangkan mulut lembu yang mengirik biji-bijian.
9Maka apabila kamu menuai hasil tanahmu, jangan kamu menuai habis-habis segala ujung tanahmu dan jangan kamu memungut barang yang ketinggalan dari pada penuaianmu itu.
20Maka jikalau kiranya kamu berkata demikian: Apakah yang kami akan makan pada tahun yang ketujuh itu? bahwasanya tiada boleh kami menabur dan tiada boleh kami mengumpulkan hasil kami.
6Kamu menaburkan banyak, tetapi hasilnya hanya sedikit; kamu makan, tetapi bukan sampai kenyang; kamu minum, tetapi bukan sampai puas hati; kamu berpakai-pakai, tetapi bukan sampai suhu tubuhmu, dan barangsiapa yang menerima upah, ia itu menerima upahnya dalam pundi-pundi yang berpesok.