Mazmur 129:7

Terjemahan Lama

Bahwa orang penyabit tiada memenuhi tangannya dengan dia, dan orang yang memberkaspun tiada memenuhi kandungannya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Gal 6:8 : 8 Karena barangsiapa yang menabur di dalam hawa nafsunya itu akan menuai kebinasaan daripada hawa nafsunya; tetapi barangsiapa yang menabur di dalam Roh itu, akan menuai hidup yang kekal daripada Roh itu.
  • Mzm 126:6 : 6 Orang yang mengandung biji-bijian yang hendak ditaburkan itu, ia itupun berjalan sambil menangis, tetapi sesungguhnya ia akan kembali kelak sambil bersorak-sorak, sambil memikul berkas-berkasnya.
  • Yes 17:10-11 : 10 Karena engkau sudah melupakan Allah, pohon selamatmu, dan tiada engkau ingat akan gunung batu kuatmu, tambahan pula engkau sudah membuat beberapa taman lezat akan dirimu dan sudah menanami dia dengan pokok-pokok lain negeri. 11 Setelah sudah engkau menanam dia, engkaupun memeliharakan tumbuhannya dan keluaran buah-buahnya pada tiap-tiap pagi, tetapi hanya akan ada harap penuaian sahaja, pada hari itu akan ada penyakit belaka dan sengsara yang terpedih.
  • Hos 8:7 : 7 Karena mereka itu sudah menabur angin, tak akan jangan mereka itu akan mendapat tofan; bahwa tiada akan bertumbuh mayang-mayang gandum padanya; adalah ia itu pucuk yang tiada berbiji-biji; jikalau kiranya adalah isinya, niscaya kelak dimakan habis juga oleh orang keluaran akan dia.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 6Biarlah mereka itu seperti rumput yang di atas sotoh rumah, ia itu keringlah dahulu dari pada dicabut orang akan dia.

  • 75%

    27Karena biji lenga tiada dikupaskan orang kulitnya dengan gulung, dan jentera penggeretanpun tiada dikitar-kitarkan pada jintan, melainkan biji lenga ditebah dengan kayu dan jintanpun dengan tongkat.

    28Adapun gandum itu diirik-irik sampai ia itu kecil, tetapi tiada diirik-irik dan ditumbuk orang akan dia selalu; apabila jentera penggeretan sudah dikitar-kitarkan padanya, tiada diberi orang ia itu dihancurkan oleh kuku binatang.

  • 7Karena mereka itu sudah menabur angin, tak akan jangan mereka itu akan mendapat tofan; bahwa tiada akan bertumbuh mayang-mayang gandum padanya; adalah ia itu pucuk yang tiada berbiji-biji; jikalau kiranya adalah isinya, niscaya kelak dimakan habis juga oleh orang keluaran akan dia.

  • 6Di padang mereka itu menyabit makanannya dan dipetiknya buah yang ketinggalan di dalam kebun anggur si penganiaya itu.

  • 8Maka orang yang lalupun tiada berkata demikian: Biarlah berkat Tuhan atas kamu! kami memberkati akan kamu dengan nama Tuhan!

  • 25Maka apabila kamu masuk ke dalam perhumaan kawanmu, bolehlah kamu menggentas mayang-mayang gandum dengan tanganmu, tetapi jangan kamu mengenakan sabit kepada perhumaan kawanmu itu.

  • 17Bahwa segala biji-bijian sudah jadi busuk di bawah gumpal tanahnya, segala peluburpun sudah rusak, segala jelapangpun sudah dirombak, karena habislah segala gandum sudah layur.

  • 9Maka apabila kamu menuai hasil tanahmu, jangan kamu menuai habis-habis segala ujung tanahmu dan jangan kamu memungut barang yang ketinggalan dari pada penuaianmu itu.

  • 74%

    5Orang yang menabur biji-bijian sambil berlinang-linang air matanya, ia itu akan menuai kelak sambil bersorak-sorak.

    6Orang yang mengandung biji-bijian yang hendak ditaburkan itu, ia itupun berjalan sambil menangis, tetapi sesungguhnya ia akan kembali kelak sambil bersorak-sorak, sambil memikul berkas-berkasnya.

  • 5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.

  • 4Barangsiapa yang mencamkan angin, ia itu tiada akan menabur, dan orang yang memandang awan-awan itu tiada akan menuai.

  • 5Maka perihalnya akan seperti dikumpulkan orang hasil yang lagi terdiri diperhumaan atau seperti lengan orang peladang menyabit mayang-mayang gandum, dan seperti orang memungut mayang-mayang di lembah Refayim.

  • 73%

    36Maka orang yang menuai itu mendapat upah, dan mengumpulkan hasil bagi hidup yang kekal, supaya baik yang menabur, baik yang menuai itu, sama-sama bersukacita.

    37Karena di dalam hal inilah sebenar-benar makna pepatah itu: Lain orang menabur, lain orang menuai.

  • 29Maka katanya: Jangan, sebab barangkali apabila kamu pungut lalang itu, gandum itu pun tercabut juga sertanya.

  • 19Maka apabila kamu sudah habis menuai segala hasil tanahmu, dan terlupalah kamu akan barang seikat yang lagi tinggal di bendangmu, jangan kamu balik pergi mengambil dia, karena ia itulah bahagian orang dagang dan anak piatu dan perempuan janda, supaya diberkati Tuhan, Allahmu, akan kamu dalam segala perbuatan tanganmu.

  • 37dan ditaburinya bendang dan ditanaminya kebun anggur dan dipungutnya buah-buahan hasilnya.

  • 9Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Orang yang tinggal dari pada Israel itu akan dipungut habis seperti buah pokok anggur dipungut habis dengan rajin; kembalikanlah tanganmu selalu seperti orang pemetik buah-buah anggur kepada rantingnya.

  • 7Siapakah pernah menjadi laskar atas perbelanjaannya sendiri? Dan siapakah pula yang membuka kebun anggur tiada boleh makan buah-buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan sekawan lembu dan yang tiada minum susunya itu?

  • 38Jikalau kamu membawa banyak biji-bijian ke luar kepada bendangmu sekalipun, sedikit juga akan kamu kumpulkan, karena belalang kelak makan habis akan dia.

  • 15Bahwa engkau akan menabur, tetapi tiada menuai; engkau akan mengirik buah zait, tetapi tiada mengurapi dirimu dengan minyaknya; engkau akan mengapit air anggur, tetapi tiada minum dari padanya.

  • 12Tetapi tiada diketahuinya akan kepikiran Tuhan dan tiada mereka itu mengerti bicara-Nya; bahwa Ia akan mengumpulkan mereka itu seperti berkas-berkas gandum kepada tempat pengirik.

  • 4Bahwa jangan kamu menyengkangkan mulut lembu yang mengirik biji-bijian.

  • 15Adakah kapak bermegah-megah kepada orang yang menetak dengan dia? adakah gergaji membesarkan dirinya kepada orang yang menarik dia? seolah-olah tongkat menggerakkan orang yang mengangkat dia, seolah-olah tongkat yang diangkat bukan lagi kayu adanya!

  • 5Orang yang kenyang pergi makan upah akan beroleh rezeki dan orang yang berlaparpun berjalan dengan lekanya; orang yang mandul beranak sampai tujuh kali, dan yang beranak banyak itu telah menjadi lemah adanya.

  • 17Kendatilah pokok ara tiada berbunga dan pokok anggurpun tiada berbuah, dan pokok zaitpun janji dengan dusta dan segala bendangpun tiada keluarkan makanan, dan segala kawan domba dirampas dari dalam kandang dan seekor lembupun tiada lagi dalam kandang;

  • 5Hasil tanahnya dimakan habis oleh orang yang berlapar dan dirampas juga jikalau dari tengah-tengah duri sekalipun, dan segala harta benda mereka itu disamun.

  • 29Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi.

  • 25Dan segala gunung, tempat tahulu orang membelakan tanahnya dengan cangkul, tiada orang akan ke sana lagi dari takut akan duri dan onak, melainkan ia itu tempat akan dihalau lembu ke sana dan akan dipijak-pijak oleh kambing domba.

  • 72%

    15Setelah sudah ia bangun pula hendak memungut, maka kata Boaz kepada hamba-hambanya: Apabila ia memungut di antara segala berkas, jangan kamu mengusik akan dia,

    16melainkan terkadang-kadang cecerkanlah segenggam-segenggam, dan biarkanlah dia, supaya ia itu dipungut olehnya, dan jangan kamu gusar akan dia.

  • 10Orang telanjang disuruhnya pergi dengan tiada berbaju, dan yang sudah memikul berkas-berkas gandumnya disuruhnya pergi dengan lapar.

  • 6Tetapi ingatlah perkataan ini: Orang yang menabur berdikit-dikit, ia akan menuai berdikit-dikit juga, dan orang yang menabur dengan lebihnya, ia akan menuai dengan lebihnya juga.

  • 25Jikalau rumput mulai tumbuh dan kelihatanlah pucuk-pucuknya, hendaklah tumbuh-tumbuhan dari gunung dihimpunkan.

  • 13Bahwasanya Aku akan menindih kamu selaku penggeretan yang sarat menindih berkas-berkas gandum.

  • 12Pada masa lagi hijau, tiada dipotong, maka keringlah ia dahulu dari pada segala tumbuh-tumbuhan yang lain.

  • 4Barangsiapa yang bekerja dengan tangan malas, ialah akan kepapaan kelak, tetapi tangan orang rajin itu menjadikan kaya.

  • 26Barangsiapa yang menahankan beras, ia itu kelak akan kena kutuk orang banyak; tetapi berkat akan turun kelak atas kepala orang yang menjual berasnya.

  • 6Taburkanlah biji-bijianmu pada pagi hari dan jangan engkau lepaskan tanganmu dari padanya pada petang, karena tiada kauketahui mana yang betul, entah ini, entah itu, atau keduanya sama baik adanya.

  • 6Bahwa kesenangan segenggam itu terutama dari pada kedua belah genggam penuh dengan kesusahan dan sakit hati.

  • 11Malulah segala orang berhuma dan raunglah segala tukang kebun anggur sebab gandum dan syeir, karena hasil tanah itu sudah hilang.

  • 5Maka musim penebahan gandum akan mendapatkan musim pungutan buah anggur, dan musim pungutan buah anggur akan mendapatkan musim penaburan, maka kamu akan makan rezekimu sampai kenyang-kenyang, dan dengan sentosa kamu akan duduk dalam negerimu.

  • 3Bahwa orang penenggala sudah menenggalakan belakangku dan dipanjangkannya alur-alurannya.

  • 28Maka bumi itu mengeluarkan buah dari dirinya sendiri, mula-mula kecambah, kemudian mayangnya, akhirnya butir gandum yang sepenuh-penuhnya di dalam mayang itu.

  • 11Setelah sudah engkau menanam dia, engkaupun memeliharakan tumbuhannya dan keluaran buah-buahnya pada tiap-tiap pagi, tetapi hanya akan ada harap penuaian sahaja, pada hari itu akan ada penyakit belaka dan sengsara yang terpedih.

  • 16Maka pada tanah akan ada kelimpahan gandum yang subur, buahnyapun akan menggeresek sampai di atas kemuncak gunung yang seperti Libanon, dan yang di dalam negeri itupun akan berbunga seperti tumbuh-tumbuhan di bumi.

  • 24Adakah orang penenggala yang menenggala sahaja pada segala hari akan menabur biji-bijian? Bahwa ia membuka tanahnya lalu disisirnya akan dia.

  • 24Maka segala lembu dan keledai yang mengusahakan tanah itu akan makan barang yang amat bersih, yang telah dikiraikan dengan ayak dan nyiru.