Ayub 15:29
Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi.
Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
30Tiada ia akan keluar dari dalam kegelapan, dan apipun akan makan habis segala taruknya, dan nafas dari pada mulut Allahpun akan menghembuskan dia.
31Janganlah ia harap akan barang sia-sia, yang menipukan dia, karena barang yang sia-siapun akan balasannya.
32Harinya belum genap, maka ajalnya sudah sampai; cabangnyapun tiada berdaun hijau lagi.
28maka duduklah ia di dalam rumah yang sudah ditinggalkan oleh orang isinya, yang sedia akan menjadi suatu kerobohan batu.
14Maka iapun akan dicabut dari dalam kemah pengharapannya, dan dibawa oranglah akan dia menghadap malak alhaibani.
15Maka ia itu akan duduk di dalam kemahnya, yang tiada lagi dia punya, dan tempat kediamannya akan disiram dengan belerang.
16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.
17Peringatan akan dia hilanglah dari atas bumi dan tiada lagi nama baginya di lorong-lorong.
18Ditolak oranglah akan dia dari dalam terang ke dalam gelap dan dibuangnya akan dia dari atas bumi.
19Padanya akan tiada anak atau cucu di antara bangsanya, dan di dalam rumahnya seorangpun tiada akan tinggal dengan hidup.
19Dengan kekayaannya juga ia berbaring, tetapi pada akhirnya, apabila ia membuka mata, maka tiada ia lagi.
15Iapun akan bersandar kepada rumahnya, maka tiada ia itu tahan berdiri, ia akan berpegang kepadanya, maka tiada ia itu akan tinggal tetap.
16Tetapi Allah akan menebus jiwaku dari pada kuasa kubur, karena Iapun akan mengangkat aku. -- Selah.
17Sebab itu janganlah takut apabila barang seorang menjadi kaya dan kemuliaan rumahnya makin besar.
10Tiada ia balik kembali kepada rumahnya, dan tempat kedudukannyapun tiada mengenai akan dia pula.
7ia juga akan hilang seperti tahinya sampai selama-lamanya, dan orang yang dahulu sudah melihat dia itu akan bertanya: Di mana gerangan ia?
8Bahwa lenyaplah ia seperti mimpi, tiada didapati oranglah akan dia pula, dan terbanglah seperti suatu khayal pada malam.
9Mata yang sudah memandang kepadanya tiada akan memandang kepadanya pula, dan tempatnyapun tiada lagi menentang dia.
14Seperti dengan telanjangnya orang telah keluar dari dalam rahim ibunya, demikianpun orang kembali akan pergi seperti datangnya juga; dari pada segala perolehan usahanya tiada akan dibawanya sertanya sebanyak yang terbawa dalam genggam.
20Sebab gelojoh perutnya tiada tahu puas, maka tiada akan diluputkannya barang yang terlebih disukainya.
21Suatupun tiada terlepas dari pada gelojohnya, maka sebab itu selamatnya tiada akan kekal.
14Jikalau anak-anaknya bertambah-tambah banyaknya, mereka itu akan dimakan pedang, dan anak cucunyapun tiada akan beroleh makan sampai kenyang.
15Barangsiapa yang lagi tinggal dari padanya, ia itu akan ditekan oleh bala sampar, dan tiada mereka itu ditangisi oleh perempuan jandanya.
13Tetapi orang jahat tiada akan selamat dan tiada melanjutkan umurnya, melainkan seperti bayang-bayang adanya, sebab tiada ia takut akan hadirat Allah.
6Karena adalah halnya seperti pokok kerendang di padang, yang tiada merasainya apabila datang baiknya, dan tinggallah ia di tempat-tempat kering dalam gurun, di tanah masin, yang tiada diduduki orang.
19Jikalau ia memberkati jiwanya pada masa hidupnya sekalipun dan dipujinya akan dikau, apabila engkau berbuat baik akan dirimu,
26Segala harta bendanya sudah ditentukan bagi kebinasaan, maka api yang tiada dihembus orang akan makan dia, dan makan habis juga akan barang yang tinggal dari pada kemahnya.
27Langitpun akan menyatakan kejahatannya, dan bumipun akan bangkit melawan dia.
28Barang perolehan rumahnya akan terhambur, ia itu akan hanyut pada hari murka-Nya.
19Masakan diindahkan-Nya segala kekayaanmu; bahwa segala emas dan segala mata benda yang di atas bumi itu satupun tiada kepadanya.
21Bunyi kegentaran adalah selalu di dalam telinganya dan pada masa selamat sentosa juga datanglah kebinasaan atasnya.
2Ia seperti bunga sekuntum baharu berkembang lalu dipetik orang; ia lenyap seperti bayang-bayang dan tiada tahan lama.
24Bahwa tiada juga dipanjangkannya tangannya kepada bukit pekuburan; adakah pada mereka itu penangis di dalam kesukarannya?
10Seketika sahaja, maka orang fasik itu akan tiada lagi, jikalau engkau mengamat-amati tempatnya maka tiada lagi ia di sana.
17Sekali-kali tiada akan dilihatnya sungai air madu dan susu mengalir kelilingnya.
18Ia akan mengembalikan barang yang telah diambilnya, tiada ditelannya pula; barang yang dikembalikannya itu sama dengan kekayaannya, tiada lagi hatinya bersukacita akan dia.
10dan orang yang kaya di dalam hal ia direndahkan, karena seperti bunga rumput ia akan hilang kelak.
11Karena matahari itu terbit dengan panas terik, serta melayukan rumput itu dan bunganya luruh, dan keelokan rupanya pun hilanglah; demikianlah juga orang yang kaya itu pun layu pada segala perjalanannya.
28Barangsiapa yang harap pada kekayaannya, ia itu akan jatuh kelak, tetapi segala orang yang benar itu akan bertunas seperti pokok muda-muda.
18Mereka itu seperti barang yang ringan di atas muka air; terkutuklah bahagiannya di atas bumi, tiada pernah mereka itu menurut jalan ke kebun anggur.
24karena tiadalah kekayaan yang kekal adanya, dan tiada makota yang tetap kepada orang turun-temurun.
9(karena tebusan jiwa mereka itu terlalu besar, tiada dapat disampaikan pada selama-lamanya);
5Bahwa sesungguhnya pelita orang fasik itu akan dipadamkan dan api dapurnyapun tiada akan bernyala-nyala lagi.
6Terang di dalam kemahnyapun akan berubah menjadi gelap dan damarpun dipadamkan dari atasnya.
3Dalam rumahnya akan ada kelimpahan dan kekayaan, maka kebenarannya itu kekal selama-lamanya.
12Pada sangka hatinya bahwa rumahnya akan tinggal tetap pada selama-lamanya dan tempat kedudukannyapun kekal turun-temurun, dan dinamainya negeri-negeri dengan nama dirinya.
3Tiada diberi Tuhan bahwa nyawa orang benar itu kelaparan, tetapi harta orang jahat itu dibuangkan-Nya.
32Dengan hormat dihantar orang akan dia ke kubur; adalah seperti ia lagi menunggui keramatnya.
21Karena apakah ia peduli akan isi rumahnya yang kemudian dari padanya, setelah genaplah sudah segala bulan yang sudah ditentukan kepadanya?
7Bahwa orang penyabit tiada memenuhi tangannya dengan dia, dan orang yang memberkaspun tiada memenuhi kandungannya.