Ayub 27:14
Jikalau anak-anaknya bertambah-tambah banyaknya, mereka itu akan dimakan pedang, dan anak cucunyapun tiada akan beroleh makan sampai kenyang.
Jikalau anak-anaknya bertambah-tambah banyaknya, mereka itu akan dimakan pedang, dan anak cucunyapun tiada akan beroleh makan sampai kenyang.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Barangsiapa yang lagi tinggal dari padanya, ia itu akan ditekan oleh bala sampar, dan tiada mereka itu ditangisi oleh perempuan jandanya.
13Bahwa inilah bahagian yang ditentukan Allah kepada orang fasik, dan pusaka yang diperoleh orang lalim dari pada Yang Mahakuasa.
9Biarlah segala anak-anaknya menjadi piatu, dan bininyapun menjadi janda.
10Biarlah anak-anaknya mengembara sana sini sambil meminta sedekah, sambil mencahari makan dalam rumahnya yang telah roboh itu.
11Biarlah orang piutang merampas segala sesuatu yang ada padanya dan orang lainpun merebut barang yang diusahakannya.
12Seorangpun jangan berbuat kebajikan akan dia dan seorangpun jangan mengasihani akan anak-anaknya yang piatu.
13Segala anak cucunya biarlah ditumpas dan namanyapun dihapuskan dengan gilir yang kedua.
21Sediakanlah pembantaian akan anak-anaknya karena sebab segala kejahatan bapanya; asal jangan mereka itu berbangkit pula akan mengalahkan dunia, melainkan dunia diramaikan pula dengan negeri-negeri;
21Sebab itu serahkanlah kiranya anak-anak laki-laki mereka itu kepada lapar, biarlah pedang berlumur dengan darah mereka itu, biarlah segala bini mereka itu menjadi bulus dan balu, dan segala laki mereka itu mati dibunuh dan segala teruna mereka itu dimakan pedang dalam peperangan.
29Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi.
30Tiada ia akan keluar dari dalam kegelapan, dan apipun akan makan habis segala taruknya, dan nafas dari pada mulut Allahpun akan menghembuskan dia.
28Barang perolehan rumahnya akan terhambur, ia itu akan hanyut pada hari murka-Nya.
29Inilah bahagian yang ditentukan Allah bagi orang fasik, dan inilah barang pusaka yang ditentukan oleh Yang Mahakuasa baginya.
4Bahwa selamatpun jauhlah dari pada anak-anaknya, maka mereka itu terpijak-pijak dalam pintu gerbang dan seorang juapun tiada penolong mereka itu.
14Seperti dengan telanjangnya orang telah keluar dari dalam rahim ibunya, demikianpun orang kembali akan pergi seperti datangnya juga; dari pada segala perolehan usahanya tiada akan dibawanya sertanya sebanyak yang terbawa dalam genggam.
54Adapun orang laki-laki di antara kamu yang lemah lembut dan lezat dengan tiada berhingga, ia itu akan menjeling dengan dengki akan saudaranya dan akan bini ribaannya dan akan lebihnya anak-anak yang telah dihidupinya itu,
55supaya tak usah diberikannya kepada salah seorang mereka itu dari pada daging anaknya, yang akan dimakan olehnya pada masa satupun tiada lagi tinggal padanya dalam kesukaran dan kepicikan, yang didatangkan musuhmu atas kamu dalam segala negerimu.
10Anak-anaknya mencahari jalan akan mendiamkan orang yang telah dijadikannya miskin, dan dengan tangannya sendiri ia akan mengembalikan segala hartanya.
14dengan tangan-Mu, ya Tuhan! dari pada mereka, yang orang dunia belaka, dan yang punya bahagian dalam kehidupan ini, dan yang telah Engkau mengisi perutnya dengan benda yang termulia; maka anak-anaknya menjadi kenyang, dan ditinggalkannya lagi pusaka bagi anak-anaknya.
24maka murka-Ku akan bernyala-nyala dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang dan segala bini kamu akan menjadi janda dan segala anak-anakmu akan menjadi piatu.
20Sebab gelojoh perutnya tiada tahu puas, maka tiada akan diluputkannya barang yang terlebih disukainya.
21Suatupun tiada terlepas dari pada gelojohnya, maka sebab itu selamatnya tiada akan kekal.
22Di tengah-tengah kemewahan jatuhlah ia ke dalam kesusahan, segala palu celaka itu terkena kepadanya.
23Dengan dia juga ia akan mengenyangkan perutnya, bahwa Allah akan menyuruhkan nyala api murka-Nya, yang menghujani dia akan makanannya.
3Bahwasanya anak-anak itulah bahagian pusaka dari pada Tuhan, dan perihal baik itulah suatu anugerah adanya.
41Jikalau kamu beroleh anak-anak laki-laki dan perempuan sekalipun, tiada juga mereka itu bagi dirimu, karena mereka itu akan dibawa pergi bagaikan orang tawanan.
16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.
8biarlah barang yang telah kutabur itu dimakan orang lain, dan segala tumbuh-tumbuhankupun dicabut dengan akarnya!
19Padanya akan tiada anak atau cucu di antara bangsanya, dan di dalam rumahnya seorangpun tiada akan tinggal dengan hidup.
3Jikalau kiranya seorang beranak seratus dan hidup beberapa berapa tahun lamanya, sehingga panjanglah sangat umur hidupnya sekalipun, tetapi tiada puas hatinya dengan barang yang baik dan lagi tiada ia dikuburkan dengan sepertinya, niscaya kataku kelak bahwa baiklah anak gugur dari pada orang yang begitu.
8Anak-anak mereka itu adalah dengan selamat sentosa di hadapannya dan segala benih mereka itu makin besar di hadapan matanya.
14suatu bangsa yang giginya laksana pedang dan gigi gerahamnya laksana pisau, hendak makan habis akan segala orang miskin yang di dalam negeri, dan akan segala orang yang kekurangan di antara manusia.
2Bahwa benihnya akan berkuasa di atas bumi dan bangsa orang saleh itu akan beroleh berkat.
4Kalau-kalau sebab anakmu sudah berbuat dosa, maka diserahkannya mereka itu ke dalam kuasa kejahatannya.
21Bahwa perempuan mandul yang tiada beranak itu dianiayakannya dan akan perempuan janda tiada dibuatnya barang yang baik.
30Maka Aku akan menaruh benihnya sampai kekal dan takhta kerajaannya sepanjang umur langit.
22Bahwa sesungguhnya orang yang beroleh berkat dari pada Tuhan, ia itu mempusakai tanah itu, tetapi orang yang kena laknatnya, ia itu akan dibinasakan.
12Bahwa celaka seolah-olah membuka mulut yang berlapar kepadanya, dan kebinasaanpun lekat pada sisinya.
14Bahwa engkau akan makan, tetapi tiada sampai kenyang, dan laparpun akan berlebih-lebihan di dalam perutmu; bahwa engkau akan undur, tetapi tiada luput, dan jikalau luput sekalipun, maka Aku menyerahkan dikau juga kepada pedang.
22Orang yang baik itu akan meninggalkan pusaka kepada anak cucu cicitnya, tetapi harta benda orang yang berdosa itu telah tertaruh bagi orang yang benar.
23Dari pada perusahaan ladang orang miskin keluarlah banyak rezeki, tetapi suatu kekayaan boleh dihabiskan oleh kurang hemat-hemat.
10Tetapi jikalau padanya adalah seorang anaknya yang penggagah adanya, yang menumpahkan darah dan yang berbuat akan saudaranya barang sesuatu dari pada segala perkara yang tersebut itu,
5Orang yang kenyang pergi makan upah akan beroleh rezeki dan orang yang berlaparpun berjalan dengan lekanya; orang yang mandul beranak sampai tujuh kali, dan yang beranak banyak itu telah menjadi lemah adanya.
19Adakah Allah menyimpan siksa-Nya bagi anak-anaknya; baik lagi dibalas-Nya kepada orang fasik sendiri, supaya diketahuinya.
14Tetapi sesungguhnya jikalau diperolehnya seorang anaknya, yang melihat segala dosa yang dibuat bapanya, lalu takut dan tiada ia berbuat yang demikian,
10Bahwa Engkau akan menjadikan mereka itu seperti dapur api oleh murka dari hadirat-Mu, Tuhan menelan mereka itu kelak pada masa murka-Nya dan api kelak makan habis akan mereka itu.
18Kutuklah buah perutmu dan hasil tanahmu dan kandungan lembumu dan peranakan dombamu.
21Anak-anaknya lalu menjadi mulia, maka tiada diketahuinya; mereka itu menjadi hina, maka tiada diindahkannya.
19Lagi benihmu seperti pasir di tepi laut dan yang terbit dari pada sulbimu seperti kersik di sungai banyaknya; sekali-kali tiada dihapuskan namanya atau diparangkan dari hadapan hadirat-Ku.
30Pada masa itu anak-anak sulung orang miskin akan beroleh makan puas-puas, dan segala orang papa akan berbaring dengan sentosa; apabila asalmu Kubunuh dengan lapar dan sisamu Kubinasakan.