Ayub 27:13

Terjemahan Lama

Bahwa inilah bahagian yang ditentukan Allah kepada orang fasik, dan pusaka yang diperoleh orang lalim dari pada Yang Mahakuasa.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ayb 20:19-29 : 19 Sebab sudah dianiayakannya orang miskin dan dirampasinya, dan sudah dijarahnya rumah dan tiada dibangunkannya pula. 20 Sebab gelojoh perutnya tiada tahu puas, maka tiada akan diluputkannya barang yang terlebih disukainya. 21 Suatupun tiada terlepas dari pada gelojohnya, maka sebab itu selamatnya tiada akan kekal. 22 Di tengah-tengah kemewahan jatuhlah ia ke dalam kesusahan, segala palu celaka itu terkena kepadanya. 23 Dengan dia juga ia akan mengenyangkan perutnya, bahwa Allah akan menyuruhkan nyala api murka-Nya, yang menghujani dia akan makanannya. 24 Jikalau kiranya ia lari luput dari pada senjata besi, maka panah besi kersani kelak menerusi dia; 25 ia itu akan terus tembus dari pada tubuhnya dan keluar dari pada empedunya dengan gemerlapan, maka perkara yang hebatpun akan berlaku atasnya. 26 Segala harta bendanya sudah ditentukan bagi kebinasaan, maka api yang tiada dihembus orang akan makan dia, dan makan habis juga akan barang yang tinggal dari pada kemahnya. 27 Langitpun akan menyatakan kejahatannya, dan bumipun akan bangkit melawan dia. 28 Barang perolehan rumahnya akan terhambur, ia itu akan hanyut pada hari murka-Nya. 29 Inilah bahagian yang ditentukan Allah bagi orang fasik, dan inilah barang pusaka yang ditentukan oleh Yang Mahakuasa baginya.
  • Ayb 31:3 : 3 Bukankah kebinasaan menantikan orang jahat, dan kerusakanpun akan segala orang yang berbuat salah?
  • Mzm 11:6 : 6 Maka Ia menghujani orang fasik itu dengan halilintar sabung-menyabung, dengan api dan belerang; dan angin panas bala sampar itulah bahagian piala mereka itu.
  • Mzm 12:5 : 5 Yaitu segala orang yang berkata demikian: Bahwa kami akan menang dengan lidah kami, dan bibir kami itulah kami punya! Siapakah tuan di atas kami?
  • Ams 22:22-23 : 22 Janganlah rampas harta orang miskin, sebab miskinlah ia, dan jangan memijak orang papa dalam hukum. 23 Karena Tuhan juga akan membicarakan halnya serta membinasakan segala orang yang membinasakan mereka itu.
  • Pkh 8:13 : 13 Tetapi orang jahat tiada akan selamat dan tiada melanjutkan umurnya, melainkan seperti bayang-bayang adanya, sebab tiada ia takut akan hadirat Allah.
  • Yes 3:11 : 11 Wai bagi orang fasik, maka jahat akan berlaku atasnya, karena segala perbuatan tangannya akan dibalas kepadanya.
  • Mal 3:5 : 5 Maka pada masa itu Aku akan menghampiri kamu hendak berhukum, dan dengan segera Aku akan memutuskan hukum atas segala tukang sulap dan atas orang yang berbuat zinah, dan atas orang yang bersumpah dusta dan atas orang yang dengan gagahnya menahani upah orang upahan, dan yang menganiayakan perempuan janda dan anak piatu dan orang dagang, dan yang tiada takut akan Daku, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam.
  • Yak 5:4-6 : 4 Tengoklah, upah orang yang berusaha menuai di ladangmu, yang kamu tahan dengan tipu daya itu, berteriak dan teriak orang yang menuai itu telah masuk ke dalam telinga Tuhan segala tentara. 5 Kamu sudah hidup dengan kemewahan di dunia, dan mendapat kesukaan; kamu sudah memuaskan hatimu pada hari menyembelih. 6 Kamu sudah menghukumkan dan membunuh orang yang benar itu; ia tiada melawan kamu.
  • 2Ptr 2:9 : 9 jikalau begitu, sudah nyata bahwa Tuhan tahu melepaskan segala orang yang beribadat dari dalam pencobaan, dan tahu mengawali orang-orang yang tiada benar sehingga sampai kepada hari hukuman, supaya disiksakannya mereka itu,
  • Ayb 15:20-35 : 20 Pada sebilang hari orang fasik itu menyebabkan kesukaran dirinya, maka hanya suatu bilangan tahun sudah ditentukan baginya. 21 Bunyi kegentaran adalah selalu di dalam telinganya dan pada masa selamat sentosa juga datanglah kebinasaan atasnya. 22 Tiada ia harap bahwa ia boleh terlepas dari pada kegelapan, melainkan pada sangkanya ia tertaruh akan dimakan pedang. 23 Ia mengembara ke sana ke mari hendak mencahari makan, diketahuinya bahwa beberapa hari kegelapan sudah ditentukan baginya. 24 Bahwa kesusahan dan kepicikan mengejuti dia, dan mendatangi dia seperti seorang raja yang siap akan berperang. 25 Sebab dikedangkannya tangannya hendak melawan Allah dan ia mendurhaka kepada Yang Mahakuasa; 26 dan ia berlari-lari mendapatkan Dia dengan lehernya di bawah beberapa perisai yang tebal lagi lengkung. 27 Gemuknya sudah menudungi mukanya dan membesarkan pahanya seperti dengan bantal; 28 maka duduklah ia di dalam rumah yang sudah ditinggalkan oleh orang isinya, yang sedia akan menjadi suatu kerobohan batu. 29 Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi. 30 Tiada ia akan keluar dari dalam kegelapan, dan apipun akan makan habis segala taruknya, dan nafas dari pada mulut Allahpun akan menghembuskan dia. 31 Janganlah ia harap akan barang sia-sia, yang menipukan dia, karena barang yang sia-siapun akan balasannya. 32 Harinya belum genap, maka ajalnya sudah sampai; cabangnyapun tiada berdaun hijau lagi. 33 Adalah ia bagaikan pokok anggur yang gugur buahnya dahulu dari pada masak; dan seperti pokok zait yang luruh segala bunganya! 34 Karena perhimpunan orang munafik itu menjadi sunyi kelak dan apipun makan habis akan segala kemah orang yang makan suap. 35 Mereka itu mengandungkan kesusahan dan memperanakkan kesukaran, dan hati mereka itupun mereka bohong.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 87%

    27Langitpun akan menyatakan kejahatannya, dan bumipun akan bangkit melawan dia.

    28Barang perolehan rumahnya akan terhambur, ia itu akan hanyut pada hari murka-Nya.

    29Inilah bahagian yang ditentukan Allah bagi orang fasik, dan inilah barang pusaka yang ditentukan oleh Yang Mahakuasa baginya.

  • 14Jikalau anak-anaknya bertambah-tambah banyaknya, mereka itu akan dimakan pedang, dan anak cucunyapun tiada akan beroleh makan sampai kenyang.

  • 76%

    2karena jikalau begitu, apakah bahagianku dari pada Allah yang di atas, atau barangku pusaka dari pada Yang Mahatinggi?

    3Bukankah kebinasaan menantikan orang jahat, dan kerusakanpun akan segala orang yang berbuat salah?

  • 11Wai bagi orang fasik, maka jahat akan berlaku atasnya, karena segala perbuatan tangannya akan dibalas kepadanya.

  • 17Tetapi engkau sudah menggenapi kejahatan orang fasik, maka engkau dipegang oleh hukum dan siksa.

  • 3Adakah baik bagi-Mu menindih dan membuang perbuatan tangan-Mu, sementara Engkau memberi cahaya kepada bicara orang-orang fasik?

  • 20Pada sebilang hari orang fasik itu menyebabkan kesukaran dirinya, maka hanya suatu bilangan tahun sudah ditentukan baginya.

  • 74%

    21Bahwa jahat itu mengejar akan orang yang berdosa, tetapi kepada orang yang benar dibalas kebajikan kelak.

    22Orang yang baik itu akan meninggalkan pusaka kepada anak cucu cicitnya, tetapi harta benda orang yang berdosa itu telah tertaruh bagi orang yang benar.

  • 6Maka Ia menghujani orang fasik itu dengan halilintar sabung-menyabung, dengan api dan belerang; dan angin panas bala sampar itulah bahagian piala mereka itu.

  • 73%

    19Adakah Allah menyimpan siksa-Nya bagi anak-anaknya; baik lagi dibalas-Nya kepada orang fasik sendiri, supaya diketahuinya.

    20Baiklah matanya sendiri melihat kebinasaannya dan ia sendiri minum murka Yang Mahakuasa!

  • 4Balaslah kiranya akan mereka itu sekadar perbuatannya dan sekadar kejahatan pekerjaannya; balaslah akan mereka itu sekadar perbuatan tangannya dan kembalikanlah pembalasannya kepadanya.

  • 7Kerusakan orang jahat akan makan terus ke dalamnya, sebab engganlah mereka itu akan berbuat benar.

  • 22Bahwa sesungguhnya orang yang beroleh berkat dari pada Tuhan, ia itu mempusakai tanah itu, tetapi orang yang kena laknatnya, ia itu akan dibinasakan.

  • 72%

    16Bahwasanya selamatnya tiada di dalam tangannya. Jauhlah kiranya dari padaku bicara orang fasik itu.

    17Berapa kali pelita orang fasik itu dipadamkan juga dan kebinasaanpun datang atasnya apabila dengan murka dibahagikan Allah kepada mereka itu kesukaran seperti barang pusaka?

  • 72%

    30Bagaimana orang jahat itu diluputkan pada masa celaka dan dihantar keluar pada hari murka besar.

    31Siapa gerangan membangkit-bangkit kepadanya kelakuannya? siapa gerangan membalas kepadanya sekadar perbuatannya?

  • 72%

    10Biarlah anak-anaknya mengembara sana sini sambil meminta sedekah, sambil mencahari makan dalam rumahnya yang telah roboh itu.

    11Biarlah orang piutang merampas segala sesuatu yang ada padanya dan orang lainpun merebut barang yang diusahakannya.

  • 23Yang membenarkan orang jahat karena sesuap, dan yang menahani akan kebenaran dari pada orang yang benar.

  • 13Mengapa orang fasik itu selalu menghujat akan Allah serta berkata dalam hatinya bahwa tiada Engkau akan menuntutnya?

  • 7Mengapa gerangan orang-orang fasik itu hidup dan jadi tua dan bertambah-tambah kuatnya?

  • 21Demikianlah akan hal tempat kediaman orang fasik, dan demikianlah tempat orang yang tiada mengetahui akan Allah.

  • 22Di tengah-tengah kemewahan jatuhlah ia ke dalam kesusahan, segala palu celaka itu terkena kepadanya.

  • 13Tetapi orang jahat tiada akan selamat dan tiada melanjutkan umurnya, melainkan seperti bayang-bayang adanya, sebab tiada ia takut akan hadirat Allah.

  • 10Adakah lagi dalam rumah orang fasik beberapa harta dari lalim dan sebuah efa yang kurang dan yang terkutuk?

  • 71%

    2Jikalau mereka itu menghendaki bendang, maka dirampasnya, atau rumah, maka diambilnya; demikianlah dirampasnya rumah dari pada tuannya rumah dengan gagah dan harta benda dari pada orang yang empunya dia.

  • 71%

    7Jikalau engkau benar, apakah persembahanmu kepada-Nya? atau apakah perolehan-Nya dari pada tanganmu?

    8Bahwa kejahatanmu itu hanya kepada samamu manusia juga, dan kebenaranmu berguna hanya kepada seorang anak Adam.

  • 31Bahwa sesungguhnya orang yang benar itu kelak dibalas dalam dunia ini, istimewa pula orang yang jahat dan yang berdosa.

  • 26Dipalu-Nya akan mereka itu seperti akan orang fasik pada pemandangan orang kebanyakan.

  • 14dengan tangan-Mu, ya Tuhan! dari pada mereka, yang orang dunia belaka, dan yang punya bahagian dalam kehidupan ini, dan yang telah Engkau mengisi perutnya dengan benda yang termulia; maka anak-anaknya menjadi kenyang, dan ditinggalkannya lagi pusaka bagi anak-anaknya.

  • 18Sungguhpun Ia juga yang sudah memenuhi rumah mereka itu dengan barang yang baik, sebab itu jauhlah dari padaku bicara orang fasik itu.

  • 27Orang yang lalim menjadi kebencian kepada orang yang benar, maka orang yang betul kelakuannya itu kebencian kepada orang jahat adanya.

  • 14Pada petang hari sesungguhnya adalah kegentaran, maka dahulu dari pada datang pagi sudah tiada ia itu lagi! Bahwa inilah bahagian orang yang sudah menjarahi kita dan nasib untung mereka sekalian yang sudah merampas kita.

  • 3Bolehkah Allah mengubahkan hukum? bolehkah Yang Mahakuasa menyalahkan barang yang benar?

  • 10Orang fasik akan melihat dia dan menjadi marah; iapun akan mengertak giginya, dan iapun akan dimakan oleh dengki; maka kehendak orang fasik itu dibatalkan juga adanya.

  • 16Adapun sedikit yang pada orang benar itu terlebih baik dari pada kelimpahan banyak orang jahat.

  • 27Karena mereka itu menganiaya akan dia yang telah Kaupalu, dan ditambahinya sakit akan orang yang telah Kaulukakan.

  • 7Tetapi Allah juga akan merobohkan dikau kelak pada selama-lamanya; Iapun akan mencabut dan membantun engkau dari dalam kemahmu, bahkan, Iapun akan mencabut engkau dari dalam negeri segala orang hidup. -- Selah.

  • 3Sungguh tongkat kejahatan itu tiada akan lekat pada bahagian pusaka orang yang benar, supaya jangan orang yang benar itupun mengedangkan tangannya kepada kesalahan.

  • 24Bahwa bumi sudah diserahkan kepada tangan orang fasik; Ia menudungi muka segala hakim; jikalau tiada Ia, siapa gerangan lagi?

  • 27Bahwasanya kamu menggali-gali lawan seorang sahabatmu.

  • 23Bahwa kehendak orang yang benar itu semata-mata baik, tetapi niat orang jahat itu percabulan jua.

  • 12Bahwa orang yang benar mencamkan baik-baik hal rumah orang jahat, bila dijatuhkannya dirinya ke dalam kebinasaan.