Ayub 5:4
Bahwa selamatpun jauhlah dari pada anak-anaknya, maka mereka itu terpijak-pijak dalam pintu gerbang dan seorang juapun tiada penolong mereka itu.
Bahwa selamatpun jauhlah dari pada anak-anaknya, maka mereka itu terpijak-pijak dalam pintu gerbang dan seorang juapun tiada penolong mereka itu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Hasil tanahnya dimakan habis oleh orang yang berlapar dan dirampas juga jikalau dari tengah-tengah duri sekalipun, dan segala harta benda mereka itu disamun.
3Bahwa aku sendiri juga sudah melihat seorang ahmak berakar, tetapi sebentar lagi aku mengutuki tempat kedudukannya.
9Biarlah segala anak-anaknya menjadi piatu, dan bininyapun menjadi janda.
10Biarlah anak-anaknya mengembara sana sini sambil meminta sedekah, sambil mencahari makan dalam rumahnya yang telah roboh itu.
11Biarlah orang piutang merampas segala sesuatu yang ada padanya dan orang lainpun merebut barang yang diusahakannya.
12Seorangpun jangan berbuat kebajikan akan dia dan seorangpun jangan mengasihani akan anak-anaknya yang piatu.
14Seperti dengan telanjangnya orang telah keluar dari dalam rahim ibunya, demikianpun orang kembali akan pergi seperti datangnya juga; dari pada segala perolehan usahanya tiada akan dibawanya sertanya sebanyak yang terbawa dalam genggam.
4Kalau-kalau sebab anakmu sudah berbuat dosa, maka diserahkannya mereka itu ke dalam kuasa kejahatannya.
14Jikalau anak-anaknya bertambah-tambah banyaknya, mereka itu akan dimakan pedang, dan anak cucunyapun tiada akan beroleh makan sampai kenyang.
5Duri dan jerat adalah pada jalan orang angkara; barangsiapa yang hendak memeliharakan nyawanya, ia itu menjauhkan dirinya dari sana.
10Anak-anaknya mencahari jalan akan mendiamkan orang yang telah dijadikannya miskin, dan dengan tangannya sendiri ia akan mengembalikan segala hartanya.
21jikalau kiranya sudah kuangkat tanganku akan melawan anak piatu, sebab di dalam pintu gerbang aku melihat pembantuku,
21Anak-anaknya lalu menjadi mulia, maka tiada diketahuinya; mereka itu menjadi hina, maka tiada diindahkannya.
4Disuruhnya orang miskin menyimpang dari pada jalan; segala orang isi negeri yang lemah itu menyembunyikan dirinya dari padanya.
5Mereka itu seperti keledai hutan di gurun, yang keluar pagi hari akan mencahari makan; maka padang itu memberi makan akan dia dan akan anak-anaknyapun.
13Disuruhnya segala orang teruna berkisar dan segala budak-budakpun berhuyung-huyung di bawah kayu.
4Lidah anak penyusu lekatlah pada langitan mulutnya dari dagaha; segala anak-anak minta makan, tetapi seorangpun tiada yang membahagi makanan kepadanya.
5Orang yang dahulu makan segala nikmat, sekarang pingsan dari lapar dalam segala lorong-lorong; dan orang yang dahulu dipeliharakan dengan diberi pakai sekelat kirmizi, sekarang duduk pada timbunan abu.
9Perempuan janda sudah kausuruh pergi dengan hampanya, dan lengan anak piatu sudah kauhancurkan.
17Bahwa segala biji-bijian sudah jadi busuk di bawah gumpal tanahnya, segala peluburpun sudah rusak, segala jelapangpun sudah dirombak, karena habislah segala gandum sudah layur.
4Maka budak-budak akan kujadikan raja mereka itu dan anak-anak akan memerintahkan mereka itu.
5Maka mereka itu akan menganiaya seorang akan seorang, masing-masing akan kawannya, maka orang muda akan mendurhaka kepada orang tua dan orang hinapun kepada orang yang mulia-mulia.
55supaya tak usah diberikannya kepada salah seorang mereka itu dari pada daging anaknya, yang akan dimakan olehnya pada masa satupun tiada lagi tinggal padanya dalam kesukaran dan kepicikan, yang didatangkan musuhmu atas kamu dalam segala negerimu.
3Bahwa kami ini anak piatu yang tiada berbapa, dan ibu kamipun seperti perempuan janda adanya.
12Pada sebelah kanan bangkitlah berdiri orang hina itu, ditolaknya kakiku dan diratakannya jalan kebinasaan sampai kepadaku.
13Mereka itu membongkar-bangkirkan jalanku, ditambahinya kesukaranku; siapakah penolong mereka itu?
9Anak piatu disentaknya dari pada susu ibunya dan barang yang lagi tinggal pada orang miskin itu diambilnya akan gadai.
4lepaskanlah kiranya orang papa dan miskin; sentakkanlah dia dari dalam tangan orang jahat.
15Maka sebab itulah kebinasaannya akan datang sekonyong-konyong, dengan segera juga ia dipecahkan, sehingga tiada dapat disembuhkan pula akan dia.
23Dari pada perusahaan ladang orang miskin keluarlah banyak rezeki, tetapi suatu kekayaan boleh dihabiskan oleh kurang hemat-hemat.
23Maka akan orang yang begitu dikaruniakannya selamat sentosa, jikalau matanya mengamat-amati jalannya sekalipun.
8Anak-anak mereka itu adalah dengan selamat sentosa di hadapannya dan segala benih mereka itu makin besar di hadapan matanya.
9Rumah-rumah mereka itu terlindung dari pada kegentaran dan cemeti Allah tiada turun kepadanya.
12Kerusakan belaka yang lagi tinggal di dalam negeri, lagipun pintu gerbangnya roboh berpecah-pecah ditumbuk dengan gada.
20Bahwa kemahku sudah rusak, segala alinya putus, segala anakku sudah meninggalkan daku, mereka itu tiada lagi; seorangpun tiada yang membentangkan kemahku dan yang menggantungkan kelambunya.
28Mereka itu sudah menjadi gemuk dan bisai, jikalau mereka itu melampaui segala ukuran kejahatan sekalipun! Tiada mereka itu memutuskan hukum yang adil dalam acara orang piatu, kendatilah mereka itu juga beruntung, dan lagi tiada dibenarkannya hal perkara orang-orang miskin.
7Langkahnya, yang kuat begitu, akan dipicikkan, dan bicaranyapun akan menjatuhkan dia.
5Barangsiapa yang menipu sahabatnya, maka mata anak-anaknyapun akan jadi kabur.
16Bahwasanya selamatnya tiada di dalam tangannya. Jauhlah kiranya dari padaku bicara orang fasik itu.
2hendak menjauhkan orang miskin dari pada hukum, dan hendak menjadikan rampasan akan hak segala orang di antara umat-Ku yang tak dapat melawan, supaya segala janda perempuan akan jarahannya dan segala anak piatupun akan rampasannya!
41Segala pagar temboknya telah Kautetas, dan segala kota bentengnya telah Kaurobohkan.
5Berbahagialah orang yang penuh tarkasnya dengan dia, yang tiada beroleh malu apabila mereka itu berbantah-bantah dengan seterunya dalam pintu gerbang.
18Ditolak oranglah akan dia dari dalam terang ke dalam gelap dan dibuangnya akan dia dari atas bumi.
21Bunyi kegentaran adalah selalu di dalam telinganya dan pada masa selamat sentosa juga datanglah kebinasaan atasnya.
20yang dihancurkan antara pagi dengan petang, dan yang hilang sampai selama-lamanya dengan tiada diketahui orang.
12Karena Kuketahui bagaimana besar segala kejahatanmu dan bagaimana amat banyak segala dosamu; kamu yang memijak-mijak orang yang benar dan menerima suap dan kamu enggan membenarkan hal orang miskin di dalam pintu gerbang.
14suatu bangsa yang giginya laksana pedang dan gigi gerahamnya laksana pisau, hendak makan habis akan segala orang miskin yang di dalam negeri, dan akan segala orang yang kekurangan di antara manusia.
14Pada siang hari mereka itu bertemu dengan kegelapan, dan pada tengah haripun mereka itu menggagau seperti pada waktu malam.
30Bahwa cuma-cuma juga sudah kusesah anak-anakmu, tiada juga mereka itu menerima pengajaran; bahwa pedangmu juga sudah membinasakan segala nabimu seperti singa yang menerkam.
21Sebab itu serahkanlah kiranya anak-anak laki-laki mereka itu kepada lapar, biarlah pedang berlumur dengan darah mereka itu, biarlah segala bini mereka itu menjadi bulus dan balu, dan segala laki mereka itu mati dibunuh dan segala teruna mereka itu dimakan pedang dalam peperangan.