Ayub 21:32
Dengan hormat dihantar orang akan dia ke kubur; adalah seperti ia lagi menunggui keramatnya.
Dengan hormat dihantar orang akan dia ke kubur; adalah seperti ia lagi menunggui keramatnya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
33Segala gumpal tanah di padang manislah baginya; dibujuknya akan segala orang supaya mereka itu mengikut dia, dan kebanyakan orang yang tiada tepermanai banyaknya itu sudah berjalan dahulu dari padanya.
21Daging tubuhnya makin kurus kelihatannya, dan tulang-tulangnyapun menjangkir dengan tiada rupanya.
22Maka nyawanya hampir kepada kebinasaan dan jiwanya kepada mati yang tertentu.
26Keduanyapun berbaring tidur di dalam abu dan cacing tanahpun menudungi keduanya.
11Segala tulang-tulangnya akan penuh dengan bala dosanya yang tersembunyi, yang akan berbaring sertanya di dalam lebu duli.
23Karena tahulah aku bahwa Engkau hendak membawa akan daku kepada maut, dan kepada tumpuan segala kejadian yang hidup.
24Bahwa tiada juga dipanjangkannya tangannya kepada bukit pekuburan; adakah pada mereka itu penangis di dalam kesukarannya?
15Barangsiapa yang lagi tinggal dari padanya, ia itu akan ditekan oleh bala sampar, dan tiada mereka itu ditangisi oleh perempuan jandanya.
17Sebab itu janganlah takut apabila barang seorang menjadi kaya dan kemuliaan rumahnya makin besar.
18Karena pada masa matinya satupun tiada dari pada sekalian itu akan dibawanya sertanya, dan kemuliaannyapun tiada mengikut dia dalam kubur.
19Jikalau ia memberkati jiwanya pada masa hidupnya sekalipun dan dipujinya akan dikau, apabila engkau berbuat baik akan dirimu,
9Seperti awan yang lenyap dan melayang-layang, demikian turunlah manusia ke dalam alam barzakh dan tiada ia naik pula dari dalamnya.
10Tiada ia balik kembali kepada rumahnya, dan tempat kedudukannyapun tiada mengenai akan dia pula.
19Dengan kekayaannya juga ia berbaring, tetapi pada akhirnya, apabila ia membuka mata, maka tiada ia lagi.
31Siapa gerangan membangkit-bangkit kepadanya kelakuannya? siapa gerangan membalas kepadanya sekadar perbuatannya?
16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.
17Peringatan akan dia hilanglah dari atas bumi dan tiada lagi nama baginya di lorong-lorong.
18Ditolak oranglah akan dia dari dalam terang ke dalam gelap dan dibuangnya akan dia dari atas bumi.
19Padanya akan tiada anak atau cucu di antara bangsanya, dan di dalam rumahnya seorangpun tiada akan tinggal dengan hidup.
19Melainkan dikuburkan oranglah akan dia seperti ditanamnya akan bangkai keledai, dan dihelanya akan dia dan dibuangnya akan dia jauh dari pada pintu-pintu Yeruzalem.
16Ia itu turun ke dalam alam barzakh yang sunyi senyap, jikalau kiranya adalah perhentian di dalam duli sekalipun.
7ia juga akan hilang seperti tahinya sampai selama-lamanya, dan orang yang dahulu sudah melihat dia itu akan bertanya: Di mana gerangan ia?
8Bahwa lenyaplah ia seperti mimpi, tiada didapati oranglah akan dia pula, dan terbanglah seperti suatu khayal pada malam.
9Mata yang sudah memandang kepadanya tiada akan memandang kepadanya pula, dan tempatnyapun tiada lagi menentang dia.
30Maka mayat itupun diletakkannya dalam kuburnya sendiri, lalu diratapi oranglah akan dia, katanya: Wai, saudaraku!
31Setelah sudah dikuburkannya, maka kata nabi tua itu kepada anaknya: Apabila aku sudah mati hendaklah kamu menanamkan aku dalam kubur tempat aziz Allah itu tertanam, dan letakkanlah tulang-tulangku pada sisi tulang-tulang itu,
9(karena tebusan jiwa mereka itu terlalu besar, tiada dapat disampaikan pada selama-lamanya);
19tetapi engkau juga terbuang dari dalam kuburmu seperti suatu pucuk kebencian, berpakaikan mayat dan orang yang dimakan pedang, yang turun ke dalam liang tanah yang tertambak dengan batu, seperti bangkai yang terpijak-pijak.
20Bahwa engkau juga tiada dikuburkan serta dengan mereka itu, karena engkau sudah membinasakan negerimu dan membunuh segala rakyatmu; bahwa benih orang yang berbuat jahat itu tiada tersebut namanya sampai selama-lamanya.
12tetapi manusia tinggal juga terhantar dan tiada ia berbangkit pula; selagi ada langit tiada ia bangun pula dan tiada ia jaga dari pada tidurnya.
13Aduh, hendaklah kiranya Engkau menyembunyikan aku dalam alam barzakh dan melindungkan aku di sana, sampai sudah undur murka-Mu; hendaklah Engkau menentukan suatu perhinggaan padaku, lalu Engkau teringat akan daku pula.
14Jikalau kiranya manusia yang sudah mati itu boleh hidup pula, maka pada segala hari peperanganku aku harap juga, sampai datang ketukaranku.
21Di sana orang penggagah yang amat kuasa itu berkata-kata kepadanya dan kepada segala pembantunya di tengah-tengah alam barzakh; mereka itu sudah turun dan berbaring dengan segala orang kulup yang sudah dimakan pedang.
48Ingatlah kiranya bagaimana singkat umur hidupku; mengapa gerangan Engkau telah menjadikan segala anak Adam bagi yang sia-sia?
14Maka iapun akan dicabut dari dalam kemah pengharapannya, dan dibawa oranglah akan dia menghadap malak alhaibani.
29Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi.
16Orang yang melarat dari pada jalan akal budi itu kelak turun ke dalam alam barzakh.
14Adapun jalannya ini, ia itu suatu kebodohan padanya, bahwasanya segala anak cucunyapun berkenan akan perkataan mereka itu. -- Selah.
15Bahkan, engkau telah tercampak ke dalam neraka, ke dalam keleburan yang sangat dalam.
20Rahim ibunyapun melupakan dia dan iapun menjadi kegemaran cacing tanah; seorangpun tiada lagi ingat akan dia; maka orang jahat itu ditebang seperti sebatang pohon kayu.
21Yang rindu akan maut, maka tiada ia datang; digali-galinya akan dia terlebih dari pada akan benda yang tersembunyi.
22Kepada orang yang bersorak-sorak akan bukit pekuburan dan yang bersukacita apabila didapatinya akan kubur.
22Tetapi daging tubuhnya merasai sakit dan nyawa di dalamnya berdukacita adanya.
2Ia seperti bunga sekuntum baharu berkembang lalu dipetik orang; ia lenyap seperti bayang-bayang dan tiada tahan lama.
5Kembalilah kiranya, ya Tuhan! luputkanlah jiwaku, peliharakanlah aku oleh karena kemurahanmu.
10Tetapi apabila mati manusia, maka terhantarlah ia dengan tiada berdaya lagi, apabila manusia putus nyawa, di manakah ia?
12Melainkan di tempat kepadanya dibawa orang akan dia dengan tertawan, di sana juga ia akan mati, dan tiada dilihatnya pula negeri ini.
21Karena apakah ia peduli akan isi rumahnya yang kemudian dari padanya, setelah genaplah sudah segala bulan yang sudah ditentukan kepadanya?
32Harinya belum genap, maka ajalnya sudah sampai; cabangnyapun tiada berdaun hijau lagi.
18hendak melepaskan nyawanya dari pada kebinasaan dan jiwanya dari pada disambar maut.