Mazmur 6:5
Kembalilah kiranya, ya Tuhan! luputkanlah jiwaku, peliharakanlah aku oleh karena kemurahanmu.
Kembalilah kiranya, ya Tuhan! luputkanlah jiwaku, peliharakanlah aku oleh karena kemurahanmu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
18Karena liang lahad tiada akan memuji-muji Engkau dan mautpun tiada akan mempermuliakan Dikau; barangsiapa sudah turun ke dalam kubur, ia itu tiada harap lagi pada kebenaran-Mu.
19Melainkan orang yang hidup, bahkan, yang hidup itu memuji-muji Engkau, seperti kuperbuat sekarang ini: Bahwa bapa akan memaklumkan kebenaran-Mu kepada segala anak-anaknya.
17Bahwa orang-orang mati itu tiada akan memuji Tuhan, demikianpun tiada segala orang yang telah turun ke dalam tempat yang sunyi.
5Bahwa aku ini telah masuk bilangan orang yang turun ke dalam liang lahad, dan adalah halku seperti seorang yang tiada bergaya,
6yang diasingkan serta dengan orang mati, seperti orang terbunuh yang berbaring dalam kubur, yang tiada lagi Engkau ingat akan dia, sudah tercerai jauh dari pada tangan-Mu.
5Karena orang yang hidup itu mengetahui akan hal ia mati kelak, tetapi orang yang sudah mati itu tiada tahu apa-apa, dan tiada lagi pahala baginya, apabila peringatan akan mereka itu sudah terlupa.
10Bahwa mataku balut dari karena aniaya; ya Tuhan! aku berseru kepada-Mu sepanjang hari serta aku menadahkan tanganku kepada-Mu.
11Engkau akan berbuat ajaib akan orang matikah? bolehkah orang yang telah mati itu berbangkit pula serta memuji akan Dikau? -- Selah.
12Bolehkah kemurahan-Mu dimasyhurkan orang dalam kubur? dan setia-Mu dalam tempat kebinasaan?
9Maka kepada-Mu, ya Tuhan! aku sudah berseru dan kepada Tuhan aku sudah meminta doa;
47Berapa lamakah, ya Tuhan! Engkau lagi menyembunyikan diri-Mu! dan kehangatan murka-Mu menghanguskan seperti api?
48Ingatlah kiranya bagaimana singkat umur hidupku; mengapa gerangan Engkau telah menjadikan segala anak Adam bagi yang sia-sia?
49Siapakah manusia yang hidup dan yang tiada akan melihat maut, dan yang dapat melepaskan jiwanya dari pada kuasa alam barzakh? -- Selah.
12tetapi manusia tinggal juga terhantar dan tiada ia berbangkit pula; selagi ada langit tiada ia bangun pula dan tiada ia jaga dari pada tidurnya.
13Aduh, hendaklah kiranya Engkau menyembunyikan aku dalam alam barzakh dan melindungkan aku di sana, sampai sudah undur murka-Mu; hendaklah Engkau menentukan suatu perhinggaan padaku, lalu Engkau teringat akan daku pula.
4Bahkan, hatiku sudah terkejut sangat, maka berapa lamakah Engkau, ya Tuhan!
6Karena pada tempat maut itu tiadalah barang peringatan akan Dikau, dan dalam alam barzakh itu siapakah yang memuji akan Dikau?
14Setelah sudah mati tiada mereka itu hidup pula, setelah sudah mangkat tiada mereka itu bangkit pula; apabila Engkau mendatangkan tulah, maka Engkau membinasakan mereka itu dan menghapuskan segala peringatan akan mereka itu.
3Ya Tuhan, Allahku! aku telah berseru kepadamu, maka Engkau menyembuhkan daku.
9Seperti awan yang lenyap dan melayang-layang, demikian turunlah manusia ke dalam alam barzakh dan tiada ia naik pula dari dalamnya.
10Tiada ia balik kembali kepada rumahnya, dan tempat kedudukannyapun tiada mengenai akan dia pula.
15Seperti domba mereka itupun dimasukkan ke dalam kubur dan maut itulah gembalanya! Pada pagi hari itulah orang benar akan memerintahkan mereka itu dan kubur itu akan membusukkan rupanya daru dalam tempat diamnya.
32Dengan hormat dihantar orang akan dia ke kubur; adalah seperti ia lagi menunggui keramatnya.
10Karena tiada Engkau akan meninggalkan jiwaku dalam alam barzakh dan tiada Engkau membiarkan kesucian-Mu itu menjadi busuk.
2Maka sebab itu akupun memuji hal segala orang mati, yang sudah putus nyawa itu, terlebih dari pada orang yang hidup, yang lagi hidup sampai sekarang.
23Karena tahulah aku bahwa Engkau hendak membawa akan daku kepada maut, dan kepada tumpuan segala kejadian yang hidup.
24Bahwa tiada juga dipanjangkannya tangannya kepada bukit pekuburan; adakah pada mereka itu penangis di dalam kesukarannya?
21Yang rindu akan maut, maka tiada ia datang; digali-galinya akan dia terlebih dari pada akan benda yang tersembunyi.
22Kepada orang yang bersorak-sorak akan bukit pekuburan dan yang bersukacita apabila didapatinya akan kubur.
10Tetapi apabila mati manusia, maka terhantarlah ia dengan tiada berdaya lagi, apabila manusia putus nyawa, di manakah ia?
21Mengapa tiada Engkau mengampuni salahku dan menghapuskan kejahatanku? karena sekarang aku akan berbaring dalam lebu; Engkau mencahari akan daku kelak, maka aku tiada lagi!
13Apakah pengharapanku? bahwa alam barzakh juga tempat kediaman aku; di sana, di dalam kegelapan, sudah kuhamparkan tilamku.
1Bahwa nyawaku sudah rusak, segala hariku sudah dipadamkan, hanya kubur juga yang tinggal bagiku.
8Jikalau kiranya aku naik ke langit, maka Engkau adalah di sana; jikalau kiranya aku berbuat hamparan dalam alam barzakh, bahwasanya di sanapun adalah Engkau.
3Maka tali maut telah melengkung aku dan segala hebat neraka telah berlaku atasku, dan aku merasai kesukaran dan kedukaan.
3Bagaimana seteru mengejar jiwaku! dipijak-pijaknya nyawaku ke bumi; didudukkannya aku dalam tempat gelap gulita, seperti orang yang sudah lama mati.
5Bahwa nyawa segala orang mati itu gemetarlah dan segala yang duduk di bawah air.
4Bahwa putuslah nyawanya kelak dan iapun kembali kepada tanah asalnya; maka pada hari itu juga hilanglah segala cahayanya.
6Bahwa Tuhan jua yang mematikan dan yang menghidupkan, Tuhan jua yang menurunkan ke dalam alam barzakh dan yang menaikkan orang pula.
17Cahayakanlah kiranya hadirat-Mu kepada hamba-Mu, dan lepaskanlah aku oleh kemurahan-Mu.
16Ia itu turun ke dalam alam barzakh yang sunyi senyap, jikalau kiranya adalah perhentian di dalam duli sekalipun.
17Sebab itu janganlah takut apabila barang seorang menjadi kaya dan kemuliaan rumahnya makin besar.
27karena tiada Engkau akan membiarkan jiwaku di dalam alam maut, dan tiada Engkau beri Orang kudus-Mu kena binasa.
14Dari pada kuasa neraka dapat Kuluputkan dia dan dari pada kematian dapat Kutebus dia. Hai maut! di manakah bisamu? hai neraka! di manakah kebinasaanmu? Bahwa sesal itu terlindung dari pada mata-Ku.
6Bahwa jiwaku seolah-olah dikenyangkan dengan kesedapan yang indah-indah, mulutku serta dengan bibirnyapun bersorak-sorak dan menyanyi dengan bergemar,
10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.
20Bahwa Engkau yang telah menunjuk kepadaku beberapa kepicikan dan bala, Engkau akan menghidupkan aku pula dan menaikkan aku pula dari dalam keleburan.
13Karena ingatlah Ia akan menuntut bela segala penumpahan darah, dan tiada Ia lupa akan seru orang yang teraniaya.
6Beberapa tali neraka telah menyesakkan daku dan jerat maut telah kulihat di hadapanku.