1 Yohanes 4:20

Terjemahan Lama

Jikalau barang seorang berkata, "Aku mengasihi Allah," dan membenci saudaranya, maka orang itu pendusta, karena orang yang tiada mengasihi saudaranya yang ia tampak, tiadalah dapat ia mengasihi Allah yang belum ia tampak.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • 1Yoh 3:17 : 17 Tetapi barangsiapa ada berharta dunia dan tampak saudaranya di dalam kekurangan, lalu menutup pintu hatinya daripada orang itu, bagaimanakah boleh kasih Allah tinggal di dalamnya?
  • 1Yoh 4:12 : 12 Maka seorang pun belum pernah memandang Allah; jikalau kita berkasih-kasihan sama sendiri, Allah tinggal di dalam kita, dan kasih-Nya sempurnalah di dalam kita.
  • 1Yoh 2:4 : 4 Maka orang yang berkata, "Aku kenal Dia," tetapi tiada menurut hukum-hukum-Nya, menjadi seorang pendusta, dan kebenaran itu tiada di dalam Dia.
  • 1Yoh 2:9 : 9 Barangsiapa yang mengatakan dirinya di dalam terang, tetapi membenci saudaranya, ialah di dalam gelap sampai sekarang ini.
  • 1Yoh 2:11 : 11 Tetapi orang yang membenci saudaranya, ialah di dalam gelap dan berjalan gelap, dan tiada tentu tujuannya, karena matanya sudah digelapkan oleh gelap itu.
  • 1Yoh 1:6 : 6 Jikalau kita mengatakan bahwa kita beroleh persekutuan serta-Nya, tetapi berjalan di dalam gelap, maka kita dusta dan tiada melakukan yang sebenarnya.
  • 1Ptr 1:8 : 8 yang sebelum kamu tampak, kamu kasih akan Dia, walaupun sekarang ini kamu belum nampak Dia, kamu percaya, dan karena Dia kamu bersukaria sangat dengan sukacita yang tiada terkatakan dan megah,

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 21Maka hukum ini telah kita dapat daripada-Nya, bahwa orang yang mengasihi Allah, hendaklah mengasihi saudaranya juga.

  • 80%

    7Hai segala kekasihku, hendaklah kita berkasih-kasihan sama sendiri, karena kasih itu daripada Allah; dan barangsiapa yang menaruh kasih, ialah asalnya daripada Allah dan mengenal Allah,

    8maka orang yang tiada menaruh kasih itu tiada mengenal Allah; karena Allah itu kasih adanya.

    9Di dalam inilah kasih Allah itu sudah diberi nyata kepada kita, bahwa Allah sudah menyuruhkan anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia ini, supaya dengan Dia itu kita boleh hidup.

    10Di dalam hal inilah kasih, yaitu bukannya kita yang sudah mengasihi Allah, melainkan Allah yang sudah mengasihi kita, dan yang sudah menyuruhkan anak-Nya menjadi korban perdamaian karena segala dosa kita.

    11Hai segala kekasihku, jikalau sebegitu Allah sudah mengasihi kita, maka kita pun patutlah berkasih-kasihan sama sendiri.

    12Maka seorang pun belum pernah memandang Allah; jikalau kita berkasih-kasihan sama sendiri, Allah tinggal di dalam kita, dan kasih-Nya sempurnalah di dalam kita.

  • 80%

    10Di dalam hal ini telah nyata segala Anak Allah dengan anak Iblis: Barangsiapa yang tiada berbuat barang yang benar itu bukannya daripada Allah, demikianlah juga orang yang tiada mengasihi saudaranya.

    11Karena inilah pesan yang sudah kamu dengar dari mulanya: Bahwa patut kita berkasih-kasihan sama sendiri;

    12bukannya seperti Kain, yang berasal daripada si Jahat, membunuh saudaranya. Apakah sebabnya ia membunuh dia? Sebab segala perbuatannya jahat, dan perbuatan saudaranya itu benar adanya.

    13Hai saudara-saudaraku, janganlah heran, jikalau dunia ini membenci kamu.

    14Maka kita ini mengetahui bahwa kita telah lepas daripada mati menuju hidup, karena kita mengasihi segala saudara. Maka orang yang tiada mengasihi, tinggallah di dalam maut.

    15Barangsiapa yang membenci saudaranya, ialah seorang pembunuh; dan kamu mengetahui bahwa kepada seorang pembunuh tiada ada hidup yang kekal di dalam dirinya.

    16Dengan yang demikian kita sudah mengetahui kasih yang benar, oleh sebab Ia sudah menyerahkan nyawa-Nya karena kita; maka patutlah kita pun menyerahkan nyawa kita karena segala saudara.

    17Tetapi barangsiapa ada berharta dunia dan tampak saudaranya di dalam kekurangan, lalu menutup pintu hatinya daripada orang itu, bagaimanakah boleh kasih Allah tinggal di dalamnya?

    18Hai anak-anakku, jangan kita mengasihi dengan perkataan atau dengan lidah, melainkan dengan perbuatan dan dengan sesungguhnya.

  • 80%

    9Barangsiapa yang mengatakan dirinya di dalam terang, tetapi membenci saudaranya, ialah di dalam gelap sampai sekarang ini.

    10Maka orang yang mengasihi saudaranya itu, ia tinggal di dalam terang, dan di dalam orang itu tiadalah ada barang yang syak.

    11Tetapi orang yang membenci saudaranya, ialah di dalam gelap dan berjalan gelap, dan tiada tentu tujuannya, karena matanya sudah digelapkan oleh gelap itu.

  • 79%

    16Dan kita ini sudah mengetahui dan sudah percaya akan kasih Allah kepada kita. Maka Allah itu kasih, dan orang yang tinggal di dalam kasih tinggal di dalam Allah, dan Allah tinggal di dalam dia.

    17Di dalam inilah kasih itu sempurna di dalam kita, supaya kita beroleh keluasan hati pada Hari hukuman, karena sebagaimana Kristus di dalam kasih, sebegitu juga kita di dalam dunia ini.

    18Di dalam kasih tidak ada ketakutan, tetapi kasih yang sempurna membuangkan ketakutan, karena ketakutan itu mendatangkan siksa, dan orang yang takut itu belum sempurna kasihnya.

    19Maka kita menaruh kasih, oleh sebab Ia mula-mula mengasihi kita.

  • 76%

    4Maka orang yang berkata, "Aku kenal Dia," tetapi tiada menurut hukum-hukum-Nya, menjadi seorang pendusta, dan kebenaran itu tiada di dalam Dia.

    5Tetapi barangsiapa yang menurut firman-Nya, sesungguhnya di dalam dialah kasih Allah menjadi sempurna. Dengan yang demikianlah kita mengetahui bahwa kita ada di dalam Dia.

    6Maka orang yang mengatakan dirinya tinggal di dalam Dia, sepatutnyalah ia melakukan dirinya sama seperti Kristus sudah melakukan diri-Nya.

  • 22Sedangkan kamu sudah menyucikan jiwamu di dalam taatmu kepada yang benar, sehingga kamu kasih dengan tulusnya akan segala saudara, maka hendaklah kamu berkasih-kasihan sama sendirimu dengan bersungguh-sungguh hati,

  • 15Janganlah kamu mengasihi dunia atau barang yang ada di dalam dunia. Jikalau barang seorang mengasihi dunia, maka kasih Bapa itu tiadalah ada di dalam dia.

  • 71%

    1Barangsiapa yang percaya bahwa Yesus itu Kristus, maka orang itu berasal daripada Allah; dan barangsiapa yang mengasihi Allah, yang telah menjadikan dia, ia pun mengasihi orang yang berasal daripada-Nya.

    2Dengan inilah kita mengetahui, bahwa kita mengasihi segala Anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah sambil melakukan hukum-hukum-Nya,

  • 10Jikalau kita mengatakan bahwa kita tiada pernah berbuat dosa, maka kita menjadikan Allah pendusta, dan firman-Nya tiada pada kita.

  • 35Dengan hal ini sekalian orang akan mengetahui bahwa kamu murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu menaruh kasih sama sendiri."

  • 9Adapun hal kasih di antara saudara dengan saudaramu itu, tak usahlah disuratkan kepadamu, karena kamu sendiri telah diajari oleh Allah berkasih-kasihan sama sendiri.

  • 11Hai saudara-saudaraku, jangan seorang mencela orang. Adapun orang yang mencela saudaranya atau menyalahkan saudaranya, ialah mencela hukum serta menyalahkan hukum. Tetapi jikalau engkau menyalahkan hukum itu, bukannya engkau penurut hukum itu, melainkan hakimnya.

  • 42tetapi Aku kenal kamu, bahwa kamu tiada menaruh kasih Allah di dalam hatimu.

  • 3Tetapi jikalau barang seorang mengasihi Allah, ialah dikenal oleh Allah.

  • 10Maka orang yang percaya akan Anak Allah ada kesaksian di dalam dirinya; maka orang yang tiada percaya akan Allah, menjadikan Dia pendusta, sebab orang itu tiada percaya akan kesaksian yang disaksikan Allah dari hal Anak-Nya.

  • 11Apakah sebabnya? Adakah sebab aku tiada mengasihi kamu? Allah yang mengetahui.

  • 17Inilah Aku berpesan kepadamu, supaya kamu berkasih-kasih sama sendiri."

  • 23Inilah hukum-Nya, yang wajib kita percaya akan nama anak-Nya Yesus Kristus, sambil berkasih-kasihan sama sendiri, sebagaimana Ia sudah mengaruniakan kita hukum.

  • 12Inilah hukum-Ku, yaitu hendaklah kamu berkasih-kasih sama sendiri sama seperti Aku sudah mengasihi kamu.

  • 6Jikalau kita mengatakan bahwa kita beroleh persekutuan serta-Nya, tetapi berjalan di dalam gelap, maka kita dusta dan tiada melakukan yang sebenarnya.

  • 11Hai kekasihku, janganlah engkau ikut teladan yang jahat, melainkan yang baik. Adapun orang yang berbuat baik itu daripada Allah; maka orang yang berbuat jahat itu belum nampak Allah.

  • 24Siapa yang tiada mengasihi Aku, tiada juga ia menurut perkataan-Ku; dan perkataan yang kamu dengar itu bukan perkataan-Ku, melainkan firman Bapa itu, yang menyuruh Aku.

  • 7dan ibadatmu itu ditambah dengan kasih akan segala saudara, dan kasihmu akan segala saudara itu ditambah dengan pengasihan.

  • 23Siapa yang membenci Aku, ia membenci Bapa-Ku juga.

  • 23Sebab itu, jikalau engkau hendak mempersembahkan persembahanmu di tempat korban, dan di sana engkau teringat, bahwa saudaramu ada sakit hati kepadamu,

  • 8Jikalau kita mengatakan bahwa kita tiada berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran itu tiada pada kita.

  • 17Jangan dalam hatimu ada dengki akan saudaramu, melainkan hendaklah kamu menegur samamu manusia dengan nyata-nyata, maka tiada salah tertanggung atasmu karena sebabnya.

  • 16Jikalau barang seorang nampak saudaranya berbuat dosa yang tiada membawa mati, hendaklah ia mendoakan, maka Allah akan mengaruniakan dia hidup, yaitu tiap-tiap orang yang berbuat dosa yang tiada membawa mati. Maka ada suatu dosa membawa mati; bukannya dari hal itu aku katakan yang ia patut mendoakan.