1 Samuel 1:20
Karena sesungguhnya selang beberapa hari lamanya hamillah Hanna, lalu beranaklah ia laki-laki seorang, yang dinamainya Semuel, karena katanya: Sudah kupinta dia kepada Tuhan.
Karena sesungguhnya selang beberapa hari lamanya hamillah Hanna, lalu beranaklah ia laki-laki seorang, yang dinamainya Semuel, karena katanya: Sudah kupinta dia kepada Tuhan.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Maka sahut Eli, katanya: Pergilah engkau dengan selamat! bahwa Allah orang Israel akan mengaruniakan kepadamu kelak barang yang telah kaupinta kepadanya.
18Maka kata Hanna: Biarlah kiranya hambamu ini beroleh kasihan kepada pemandangan tuan! Setelah itu maka pergilah perempuan itu, lalu iapun makanlah dan rupa mukanyapun tiada muram lagi.
19Maka bangunlah mereka itu pagi-pagi, dipintanya doa di hadapan hadirat Tuhan, lalu kembali mereka itu sekalian pulang ke rumahnya di negeri Rama. Maka Elkana bersetubuhlah dengan Hanna, bininya, dan Tuhanpun ingat akan dia.
19Maka oleh ibunya diperbuatkan jubah kecil akan dia, dibawanya kepadanya sehelai pada tiap-tiap tahun, apabila datanglah ia serta dengan lakinya ke hulu akan mempersembahkan korban tahun.
20Maka Elipun memberkati akan Elkana kedua laki bini, katanya: Dikaruniakan Tuhan apalah kepadamu benih dari pada perempuan ini sebab permintaan doa yang telah dipinta olehnya kepada Tuhan. Hata, maka pulanglah keduanya ke tempat kedudukannya.
21Hata, ditilik Tuhan akan Hanna, maka mengandunglah ia pula, lalu beranak laki-laki tiga orang dan perempuan dua orang; maka Semuel, budak itu, makin besar di hadapan hadirat Tuhan.
26Maka kata Hanna: Ya tuan! sesungguh-sungguh tuan hidup, ya tuan! sahaya ini perempuan itu, yang dahulu berdiri hampir dengan tuan, serta yang meminta doa kepada Tuhan.
27Maka sahaya sudah meminta budak ini, dan Tuhan telah mengaruniakan barang yang telah sahaya pinta kepadanya.
28Maka sebab itu sahayapun menyerahkan dia kepada Tuhan sepanjang umur hidupnya, karena ia telah dipinta kepada Tuhan. Hata, maka mereka itupun menyembah sujudlah kepada Tuhan.
21Hata, maka Elkana, orang laki-laki itu, pergilah ke hulu serta dengan segala orang isi rumahnya hendak mempersembahkan kepada Tuhan korban tahun dan segala nazarnya.
22Tetapi Hanna tiada pergi ke hulu, melainkan katanya kepada lakinya: Apabila kanak-kanak ini lepas susu kelak aku hendak membawa akan dia, supaya ia menghadap hadirat Tuhan dan tinggal di sana selalu.
23Maka kata Elkana, lakinya, kepadanya: Buatlah barang yang baik kepada pemandanganmu; tinggal juga sampai sudah engkau lepas susu akan dia; sahaja biarlah Tuhan juga menyampaikan firman-Nya. Demikian tinggallah perempuan itu sambil menyusui anaknya sampai dilepasnya susu akan dia.
24Setelah sudah dilepasnya susu, dibawanya akan dia sertanya ke hulu dan lagi akan lembu muda tiga ekor dan tepung seefa dan air anggur sekirbat, maka dibawanya akan dia ke dalam rumah Tuhan yang di Silo; maka budak itupun lagi amat muda adanya.
4Maka sesungguhnya pada hari Elkana mempersembahkan korban, diberikannyalah bahagian akan Penina, bininya, dan akan segala anak-anaknya, laki-laki dan perempuan.
5Tetapi akan Hanna diberikannya suatu bahagian yang pilihan dan terutama, karena kasihlah ia akan Hanna, tetapi telah dimandulkan Tuhan akan rahimnya.
6Maka madunyapun mempersakiti hatinya dengan kepahitan hendak memanaskan hatinya, sebab Tuhan telah memandulkan rahimnya.
7Maka demikianlah halnya pada tiap-tiap tahun, setiap kali ia pergi ke hulu, ke rumah Tuhan, dipersakitinya hatinya, sehingga menangislah ia dan tiada mau makan.
8Maka kata Elkana, lakinya: Hai Hanna, mengapa engkau menangis? apa sebab engkau tiada mau makan? dan karena apa susah hatimu? Bukankah aku ini bagimu terlebih baik dari pada anak laki-laki sepuluh orang?
9Setelah sudah orang makan minum di Silo, bangkitlah Hanna lalu berdiri, maka Eli, imam itu, adalah duduk pada kursi dekat dengan jenang kaabah Tuhan.
10Maka sebab sangatlah susah hatinya, dipinta oleh Hanna doa kepada Tuhan sambil menangis tersedih-sedih.
11Maka bernazarlah ia, katanya: Ya Tuhan serwa sekalian alam! jikalau kiranya sekali jua Engkau menilik akan kesukaran hamba-Mu ini dan Engkau ingat akan daku dan tiada melupakan hamba-Mu, melainkan Engkau mengaruniai hamba-Mu dengan seorang anak laki-laki, niscaya aku mempersembahkan dia kelak kepada Tuhan pada segala hari umur hidupnya dan pisau cukurpun tiada akan terkena kepada kepalanya.
12Arakian, maka sementara lambat ia meminta doa di hadapan hadirat Tuhan, maka diamat-amati Eli akan mulutnya.
13Karena Hanna itupun berkata-kata dalam hatinya, bibirnya sahaja bergerak, tetapi tiada kedengaran bunyi suaranya, maka sebab itu pada sangka Eli mabuklah ia.
15Hata, maka Semuelpun berbaringlah sampai pagi, lalu dibukakannya pintu kaabah Tuhan, tetapi takutlah Semuel memberitahu khayal itu kepada Eli.
16Maka dipanggil Eli akan Semuel, katanya: Hai anakku, Semuel! Maka sahutnya: Sahaya!
6Maka kembali Tuhan memanggil Semuel; maka Semuelpun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli sambil katanya: Bahwa sahaya ada di sini, maka tuan sudah memanggil sahaya. Maka sahut Eli: Tiada aku panggil, hai anakku! balik sahaja engkau berbaring.
7Adapun Semuel itu belum mengetahui akan Tuhan, karena firman Tuhan belum dinyatakan kepadanya.
8Maka kembali dipanggil Tuhan akan Semuel pada ketiga kalinya, lalu bangunlah ia pergi mendapatkan Eli sambil katanya: Bahwa sahaya ada di sini; maka tuan sudah memanggil sahaya. Pada ketika itu baharulah nyata kepada Eli, bahwa Tuhan juga yang sudah memanggil orang muda itu.
9Maka sebab itu kata Eli kepada Semuel: Pergilah engkau berbaring pula, maka akan jadi kelak apabila dipanggil-Nya akan dikau, baiklah katamu demikian: Hendaklah Tuhan kiranya berfirman, karena hamba-Mu ini mendengar juga. Maka pergilah Semuel lalu berbaring pula pada tempatnya.
10Maka datanglah Tuhan berdiri di sana serta memanggil dia seperti dahulu: Hai Semuel, Semuel! Maka sahut Semuel: Berfirmanlah juga, ya Tuhan! karena hamba-Mu ini ada mendengar.
24Hata, maka kemudian dari pada itu beranaklah perempuan itu laki-laki seorang, yang dinamainya Simson; maka kanak-kanak itupun makin besar dan iapun beroleh berkat dari pada Tuhan.
16Maka kata Elisa: Betul pada masa begini, lepas setahun umur hidup, engkau akan memeluk seorang anakmu laki-laki. Maka sembah perempuan itu: Jangan tuan, ya aziz Allah! jangan apalah tuan berdusta kepada sahaya ini.
17Hata, maka perempuan itupun hamillah, lalu beranaklah ia laki-laki, betul pada masa yang telah ditentukan, yaitu setelah sudah lalu genap setahun umur hidup, setuju dengan sabda Elisa itu kepadanya.
3dan pelita Tuhan belum padam dan Semuelpun sudah pergi berbaring tidur dalam kaabah Tuhan, yaitu di tempat tabut Allah,
4maka dipanggil Tuhan akan Semuel, lalu katanya: Bahwa sahaya ada di sini.
1Sebermula, maka adalah seorang laki-laki dari Ramatayim Zofim, yaitu dari pegunungan Efrayim, namanya Elkana bin Yerokham bin Elihu bin Tuhu bin Zuf, seorang Eferati.
2Maka adalah padanya dua orang bininya, seorang bernama Hanna dan seorang bernama Penina, maka Penina itupun beranak, tetapi Hanna tiada beranak.
26Maka Semuel, orang muda itu, makin besar makin ia berkenan, baik kepada Tuhan baik kepada manusia.
11Hata, maka kemudian dari pada itu pulanglah Elkana ke rumahnya di Rama, tetapi budak itupun tinggal berkhidmat kepada Tuhan di hadapan imam Eli.
1Hata, maka Semuel, orang muda itu, berkhidmatlah kepada Tuhan di hadapan Eli; maka mahallah firman Tuhan pada masa itu, karena tiadalah wahyu pada sediakala.
15Adapun Tuhan sudah memberitahu kepada Semuel dengan nyata-nyata satu hari dahulu dari pada datang Saul, firman-Nya:
1Sebermula, maka pada masa Semuel sudah tua diangkatnya kedua anaknya laki-laki akan hakim atas orang Israel.
19Arakian, maka Semuel itu makin besar dan Tuhanpun adalah sertanya, dan sepatah kata dari pada firman-Nyapun tiada yang tiada disampaikan-Nya.
9Maka oleh Semuel diambil akan seekor anak domba yang menyusu, dipersembahkannya sama sekali kepada Tuhan akan korban bakaran, maka Semuelpun meminta doa akan orang Israel kepada Tuhan dan Tuhanpun meluluskan permintaannya.
5Kemudian kata Semuel: Himpunkanlah olehmu segenap orang Israel ke Mizpa, maka aku hendak meminta doa akan kamu kepada Tuhan.
15Tetapi sahut Hanna, katanya: Bukan begitu, ya tuan! melainkan sahaya ini seorang perempuan yang berdukacita, bukan sahaya sudah minum air anggur atau minuman yang keras, melainkan sahaya sudah mencurahkan segala kepikiran hati sahaya di hadapan hadirat Tuhan.
21Maka kembali pula kelihatanlah Tuhan di Silo, karena Tuhan menyatakan diri-Nya kepada Semuel di silo dengan firman Tuhan.
10Maka pada masa itu datanglah firman Tuhan kepada Semuel, bunyinya:
28Maka bani Semuel itulah Wasni, yang sulung, kemudian Abia.
21Setelah sudah didengar Semuel akan kata orang banyak itu, maka disampaikannyalah kepada Tuhan.