1 Timotius 3:6
Jangan orang yang baharu masuk agama, supaya jangan ia membesarkan diri sambil terkena hukuman Iblis.
Jangan orang yang baharu masuk agama, supaya jangan ia membesarkan diri sambil terkena hukuman Iblis.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Dan lagi patutlah ia mendapat nama yang baik di antara orang luar, supaya jangan ia terkena cela dan jerat Iblis.
8Demikian juga hendaklah segala pembela sidang itu menaruh sopan, jangan lidah bercabang, jangan ditawan oleh anggur, jangan mencari laba yang keji;
1Maka inilah perkataan yang sungguh: Jikalau barang seorang berkehendakkan jawatan gembala sidang, maka tujuannya itu kepada suatu pekerjaan yang baik.
2Sebab itu hendaklah gembala sidang itu tiada bercela, yaitu menjadi suami seorang isteri sahaja, menahan diri, siuman, berkelakuan sopan, suka memberi tumpangan, tahu mengajar orang;
3bukannya pemabuk atau orang perkelahian, melainkan orang yang lembut hati, bukannya orang yang berbantah-bantah, dan bukannya orang ingin akan uang;
4melainkan yang memerintahkan isi rumahnya dengan sempurna, dan yang memeliharakan anak-anaknya bertaat kepadanya dengan sopan santunnya;
5jikalau barang seorang tiada tahu memerintahkan isi rumahnya sendiri, bagaimanakah dapat ia menjaga sidang jemaat Allah?
6yaitu barangsiapa yang tiada bercela, dan suami seorang isteri sahaja, dan anak-anaknya beriman dan tiada di dalam tuduhan percabulan, dan tiada durhaka.
7Karena seorang gembala sidang itu sebagaimana wakil Allah tiada harus bercela; jangan ia beraja di hati, jangan lekas marah, jangan menjadi pemabuk atau orang perkelahian, jangan mencari laba yang keji;
12Sebab itu siapa yang menyangkakan dirinya itu tegak, hendaklah ia beringat jangan ia jatuh.
3Jikalau barang seorang mengajar pengajaran yang berbeda, dan tiada bersetuju dengan perkataan yang benar, yaitu perkataan Tuhan kita Yesus Kristus, dan pengajaran yang menuju ibadat kepada Allah itu,
4maka orang itu membesarkan diri dengan tiada mengetahui apa-apa, melainkan gila bersoal-soal dan berbalah-balah, yang mendatangkan dengki, perkelahian, berbagai-bagai umpat, sangka-sangka yang jahat,
10Adapun orang yang mengadakan mazhab kemudian daripada nasehat sekali dua, tolakkanlah dia,
11sebab engkau ketahui bahwa orang yang semacam itu telah sesat dan berdosa, maka ialah yang meletakkan hukuman atas dirinya sendiri.
1Hai saudara-saudaraku, janganlah kamu semuanya hendak menjadi guru, sebab mengetahui bahwa kami akan menerima hukuman yang terlebih berat;
3Di dalam barang sesuatu pun tiada kami mendatangkan syak, supaya jangan pekerjaan kami dicela.
5yang merupakan dirinya seperti orang beribadat, tetapi kuasa ibadat itu telah ditolakkannya, maka daripada orang itu palingkanlah dirimu.
6Karena di antara orang semacam itulah yang mencuri masuk ke dalam rumah, lalu melarikan perempuan yang bodoh-bodoh, yang sarat dengan dosanya, dipimpin oleh berbagai-bagai keinginannya,
7yang senantiasa belajar, tetapi tiada pernah sampai kepada pengenalan akan yang benar.
17Maka kamu ini, hai kekasihku, sedangkan kamu memang sudah mengetahui segala perkara itu, hendaklah kamu beringat, supaya jangan kamu sama terhanyut oleh sebab kesesatan segala orang jahat itu, lalu jatuh daripada keadaanmu yang teguh ini;
26dan lepas dengan siuman daripada jerat Iblis, yang sedang menawan mereka itu akan melakukan kehendaknya.
10istimewa pula orang-orang yang melakukan dirinya menurut tabiat duniawi, di dalam hawa nafsu yang najis, dan menghinakan segala kuasa. Mereka itu berani dan beraja di hati, dan tiada gentar mengumpat segala yang mulia-mulia,
6Segala hal ini, hai saudara-saudaraku, kuambil kias atas diriku sendiri dan Apollos oleh karena kamu, supaya kamu dapat mempelajari di dalam hal kami "bahwa janganlah melampaui barang yang tersurat", supaya jangan seorang membesarkan diri atas nama seorang mengatas orang yang lain.
18Congkak itu dahulu dari pada kebinasaan, dan kebesaran hati dahulu dari pada jatuh.
18Janganlah seorang pun menipu diri. Jikalau barang seorang di antara kamu menyangka dirinya sendiri bijak di dalam dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya boleh ia menjadi pandai.
10Dan lagi hendaklah orang itu diuji dahulu. Kemudian, jikalau mereka itu tiada bercacat cela, biarlah mereka itu memegang jawatan pembela sidang itu.
11Demikian juga hendaklah segala isterinya itu menaruh sopan, jangan menfitnahkan orang, maka hendaklah mereka itu menahan diri, dan dipercayai di dalam segala perkara.
6Demikian juga nasehatkanlah segala orang laki-laki yang muda-muda memerintahkan dirinya;
7maka di dalam segala sesuatu hendaklah engkau sendiri menunjukkan suatu teladan segala perbuatan yang baik; dan di dalam pengajaranmu tunjukkanlah tulus dan sopan,
6Biarlah jangan orang memperdayakan kamu dengan perkataan yang sia-sia; karena itulah sebabnya datang murka Allah atas anak-anak durhaka.
6Maka hal memegahkan dirimu itu tiada baik. Tiadakah kamu ketahui bahwa ragi yang sedikit itu mengkhamirkan segenap gumpal tepung itu?
11supaya jangan kita dialahkan oleh daya Iblis, karena kita mengetahui muslihatnya.
22Jangan engkau mengantarkan tangan dengan gopoh-gopoh atas seorang jua pun, dan jangan bersekutu di dalam dosa orang lain. Peliharakanlah dirimu dengan suci.
3Jangan kamu tertipu oleh seorang jua pun dengan barang sesuatu daya, karena tiada akan jadi kelak sebelum orang banyak berpaling daripada iman itu dahulu, dan dinyatakan kelak si Orang yang mengamalkan dosa itu, yaitu anak jahanam,
18Jangan seorang pun dapat mengecewakan kamu daripada pahalamu, dengan peri merendahkan diri dan dengan menyembah segala malaekat sambil berkuat di atas penglihatannya, dengan sia-sia membesarkan dirinya menurut angan-angannya,
3dan jangan melakukan dirimu seperti pemerintah atas orang yang diserahkan kepadamu, melainkan menunjukkan dirimu menjadi teladan kepada kawan domba itu.
3Karena jikalau barang seorang menyangkakan dirinya indah padahal ia bukannya indah, ialah menipu dirinya sendiri.
15Katakanlah segala perkara itu, dan nasehatkan serta tempelak dengan secukup perintah. Jangan engkau dipermudahkan oleh seorang jua pun.
12Biarlah jangan seorang pun mempermudahkan engkau sebab engkau muda, melainkan hendaklah engkau menjadi suatu teladan bagi segala orang yang beriman, baik di dalam pertuturan baik kelakuan baik kasih baik iman atau kesucian.
6Jikalau engkau ingatkan segala perkara itu kepada saudara-saudara kita, niscaya engkaulah akan menjadi hamba yang baik kepada Kristus Yesus, mahir di dalam pengajaran iman dan dengan segala pengajaran yang baik yang telah engkau turut dengan taatnya.
27jangan kamu beri tempat kepada Iblis.
13Seorang pun jangan, apabila ia terkena pencobaan, berkata, "Bahwa aku terkena pencobaan Allah," karena Allah tiada tercoba dengan kejahatan, dan Ia sendiri tiada mencoba seorang jua pun;
9Tetapi orang yang berkehendakkan menjadi kaya itu jatuh ke dalam pencobaan dan jerat dan banyak keinginan yang bodoh dan yang mendatangkan bencana, yang menenggelamkan manusia ke dalam kerusakan dan kebinasaan.
1Maka seorang tua-tua jangan engkau tengking, melainkan nasehatkan dia seperti kepada seorang bapa; dan akan orang muda-muda seperti kepada saudara;
24Maka bagi Dia yang berkuasa memeliharakan kamu daripada terserandung, serta mendirikan kamu dengan tiada bercela di hadapan kemuliaan-Nya, dengan sukacita yang amat sangat,
14Ingatkanlah segala perkara itu kepada orang-orang, dengan menasehatkan mereka itu bersungguh-sungguh di hadirat Tuhan, supaya jangan mereka itu berbantah-bantah dari hal perkataan, yang satu pun tiada gunanya, melainkan akan membinasakan orang yang mendengarnya.
15karena memang ada beberapa orang yang telah menyimpang mengikut Iblis.
2Dan kamu ini membesarkan dirimu, maka tiadakah lebih patut kamu berdukacita, supaya orang yang melakukan perbuatan ini dibuangkan dari antaramu?
15Maka kebijakan itu bukan kebijakan yang datang dari atas, melainkan dari dunia, yaitu yang berasal daripada hawa nafsu, dan kehendak Iblis.
9Tetapi Mikhail, penghulu malaekat, tatkala ia berlawan dengan Iblis, berbalah-balahan dari hal mayat Musa, tiada berani ia mencerca ke atasnya, melainkan katanya, "Dihardik Tuhan kiranya akan dikau."