1 Timotius 3:8
Demikian juga hendaklah segala pembela sidang itu menaruh sopan, jangan lidah bercabang, jangan ditawan oleh anggur, jangan mencari laba yang keji;
Demikian juga hendaklah segala pembela sidang itu menaruh sopan, jangan lidah bercabang, jangan ditawan oleh anggur, jangan mencari laba yang keji;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Jangan orang yang baharu masuk agama, supaya jangan ia membesarkan diri sambil terkena hukuman Iblis.
7Dan lagi patutlah ia mendapat nama yang baik di antara orang luar, supaya jangan ia terkena cela dan jerat Iblis.
9hendaklah mereka itu menaruh rahasia iman di dalam perasaan hati yang suci.
10Dan lagi hendaklah orang itu diuji dahulu. Kemudian, jikalau mereka itu tiada bercacat cela, biarlah mereka itu memegang jawatan pembela sidang itu.
11Demikian juga hendaklah segala isterinya itu menaruh sopan, jangan menfitnahkan orang, maka hendaklah mereka itu menahan diri, dan dipercayai di dalam segala perkara.
12Hendaklah pembela sidang itu menjadi suami seorang isteri sahaja, serta memerintahkan anak-anaknya dan isi rumahnya dengan sempurna.
13Karena orang, yang sudah memegang jawatan pembela sidang itu dengan sepertinya, mendapat suatu martabat yang tinggi bagi dirinya dan besar kebebasan menjalankan pekerjaannya dengan iman kepada Kristus Yesus.
6yaitu barangsiapa yang tiada bercela, dan suami seorang isteri sahaja, dan anak-anaknya beriman dan tiada di dalam tuduhan percabulan, dan tiada durhaka.
7Karena seorang gembala sidang itu sebagaimana wakil Allah tiada harus bercela; jangan ia beraja di hati, jangan lekas marah, jangan menjadi pemabuk atau orang perkelahian, jangan mencari laba yang keji;
8melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, memerintahkan dirinya, adil, suci, menahan diri,
9berpaut kepada perkataan yang sungguh menurut pengajaran itu, supaya dapat ia menasehatkan orang di dalam pengajaran yang benar itu, dan menempelak orang yang melawan.
1Maka inilah perkataan yang sungguh: Jikalau barang seorang berkehendakkan jawatan gembala sidang, maka tujuannya itu kepada suatu pekerjaan yang baik.
2Sebab itu hendaklah gembala sidang itu tiada bercela, yaitu menjadi suami seorang isteri sahaja, menahan diri, siuman, berkelakuan sopan, suka memberi tumpangan, tahu mengajar orang;
3bukannya pemabuk atau orang perkelahian, melainkan orang yang lembut hati, bukannya orang yang berbantah-bantah, dan bukannya orang ingin akan uang;
4melainkan yang memerintahkan isi rumahnya dengan sempurna, dan yang memeliharakan anak-anaknya bertaat kepadanya dengan sopan santunnya;
1Tetapi hendaklah engkau ini mengatakan barang yang berpatutan dengan pengajaran yang benar, yaitu:
2Segala orang tua wajiblah menahan diri, dan sopan, memerintahkan dirinya, dan menjadi sempurna di dalam iman dan kasih dan sabar;
3demikianlah juga segala perempuan tua wajiblah berkelakuan seperti yang patut bagi orang yang saleh, jangan menfitnahkan orang, jangan menjadi hamba kepada air anggur, melainkan menjadi guru perkara kebajikan,
4supaya mereka itu mengajar perempuan yang muda-muda itu mengasihi suaminya, dan menyayangi anak-anaknya,
5dan memerintahkan dirinya, dan menjadi suci, dan rajin memeliharakan rumah tangga, dan baik hatinya, dan tunduk kepada suaminya, supaya jangan menjadi suatu hujat kepada Firman Allah.
6Demikian juga nasehatkanlah segala orang laki-laki yang muda-muda memerintahkan dirinya;
7maka di dalam segala sesuatu hendaklah engkau sendiri menunjukkan suatu teladan segala perbuatan yang baik; dan di dalam pengajaranmu tunjukkanlah tulus dan sopan,
8dan beritakanlah berita yang benar, yang tiada dapat disalahkan, supaya orang pihak lawan kita berasa malu sebab tiada dapat menjahatkan kita.
9Dan nasehatkanlah segala hamba orang menaklukkan dirinya kepada tuannya dan memperkenankan dia di dalam segala perkara dengan tiada melawan kata-katanya,
10dan dengan tiada mencuri, melainkan menunjukkan setia yang sempurna, supaya di dalam segala perkara mereka itu menjadi suatu perhiasan bagi pengajaran Allah, Juruselamat kita.
11yang mulutnya harus dikatupkan, yaitu orang yang membuat supaya terbalik segenap isi rumah orang, dengan mengajarkan barang yang tiada patut sebab laba yang keji.
2Gembalakanlah kawan domba Allah yang ada di antaramu, jangan sebab terpaksa, melainkan dengan sesuka hati menurut kehendak Allah; dan jangan sebab hendak beroleh laba yang keji, melainkan dengan sebulat-bulat hati;
16Jikalau barang seorang laki-laki atau perempuan yang beriman itu mempunyai janda, hendaklah ia menolong mereka itu dan jangan sidang jemaat itu terbeban, supaya dapat sidang itu menolong segala perempuan yang janda betul.
17Adapun ketua-ketua yang memerintah baik-baik itu, patutlah diberi hormat dua kali ganda, istimewa pula orang yang berusaha memberitakan firman dan yang mengajar.
2Dan lagi wajib di dalam hal pemelihara itu, bahwa masing-masing didapati setiawan.
3Karena nasehat kami itu bukannya peri yang sesat, dan bukannya dengan tiada ikhlas, dan bukannya dengan semu daya,
2jangan mengumpat orang, jangan berbantah-bantah, melainkan hendaklah manis lakunya, serta menunjukkan hati yang sehabis-habis lembut kepada orang sekalian;
3Jikalau barang seorang mengajar pengajaran yang berbeda, dan tiada bersetuju dengan perkataan yang benar, yaitu perkataan Tuhan kita Yesus Kristus, dan pengajaran yang menuju ibadat kepada Allah itu,
3Di dalam barang sesuatu pun tiada kami mendatangkan syak, supaya jangan pekerjaan kami dicela.
3Dengan tamaknya kelak mereka itu akan mencari untung daripada kamu dengan perkataan munafik. Maka hukuman mereka itu yang dari dahulu itu tiada berlambatan akan jatuh ke atas dirinya, dan kebinasaannya tiada tidur.
20hendak menegahkan supaya jangan orang mencela kami di dalam hal pemberian besar yang kami pegang itu.
21Karena kami hendak memeliharakan nama, bukan sahaja pada pemandangan Tuhan, melainkan pada pemandangan manusia juga.
18Karena orang yang semacam ini bukannya bertuhankan Tuhan kita, yaitu Kristus, melainkan bertuhankan perutnya sendiri; dan dengan perkataan yang manis dan elok mereka itu memperdayakan orang yang tulus hati.
9Tetapi orang yang berkehendakkan menjadi kaya itu jatuh ke dalam pencobaan dan jerat dan banyak keinginan yang bodoh dan yang mendatangkan bencana, yang menenggelamkan manusia ke dalam kerusakan dan kebinasaan.
22Jangan engkau mengantarkan tangan dengan gopoh-gopoh atas seorang jua pun, dan jangan bersekutu di dalam dosa orang lain. Peliharakanlah dirimu dengan suci.
8Sungguhlah perkataan itu; maka kehendakku: Engkau menguatkan segala perkara itu, supaya orang, yang sudah percaya akan Allah itu, berusaha mengerjakan segala kebajikan. Segala perkara itu baik dan berfaedah kepada manusia.
7Maka inilah engkau pesankan, supaya mereka itu tiada bercacat cela.
3Dan jangan ingin terlalu akan makanannya yang sedap, karena itulah hidangan penipu adanya.
10dan pencuri, dan orang tamak, dan pemabuk, dan pencerca, dan pendaya, semuanya itu tiada akan menjadi waris kerajaan Allah.
5Karena tiada pernah kami mengumbuk-umbukkan kamu, sebagaimana kamu pun mengetahui; tiada juga kami bertudung dengan tamak, Allahlah saksinya;
18dan supaya mereka itu berbuat baik, sehingga kaya dengan kebajikan, dan menaruh peri dermawan, dan gemar berberi-berian,
3Sebab itu, hai Saudara sekalian, pilihlah di antara kamu tujuh orang yang terpuji dan penuh dengan Rohulkudus dan hikmat, yang dapat kami wakilkan atas pekerjaan ini.
24Seorang hamba Tuhan tiada patut berkelahi, melainkan manis dan lemah lembut kepada orang sekalian, pandai mengajar orang, dan sabar atas kesukaran,
3Tetapi zinah dan segala perbuatan yang cemar atau tamak, jangan sampai disebut namanya pun di antara kamu, sebagaimana yang patut bagi orang suci.
5pertengkaran orang yang rusak akalnya dan yang sudah tersentak perasaan yang benar, menyangkakan bahwa ibadat itu menjadi suatu daya memperoleh laba.