2 Raja-raja 20:15
Maka sembah Yesaya: Apa yang dilihatnya dalam istana tuanku? Maka sahut Hizkia: Bahwa mereka itu sudah melihat segala sesuatu yang di dalam istanaku; satupun tiada dalam segala khazanahku yang tiada kutunjuk kepadanya.
Maka sembah Yesaya: Apa yang dilihatnya dalam istana tuanku? Maka sahut Hizkia: Bahwa mereka itu sudah melihat segala sesuatu yang di dalam istanaku; satupun tiada dalam segala khazanahku yang tiada kutunjuk kepadanya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2Maka sukacitalah hati Hizkia akan mereka itu, lalu ditunjuknya kepadanya khazanahnya, segala emas, perak dan rempah-rempah dan minyak yang harum baunya, dan segenap gedung senjatanya dan segala sesuatu yang terdapat di dalam khazanahnya, baik yang di dalam istananya baik yang di dalam segenap kerajaannya, suatupun tiada yang tiada ditunjuk Hizkia kepada mereka itu.
3Maka pada masa itu datanglah nabi Yesaya mendapatkan raja Hizkia serta katanya kepadanya: Apa kata orang-orang itu dan dari mana datangnya mendapatkan dikau? Maka sahut Hizkia: Adapun mereka itu sudah datang kepadaku itu dari negeri yang jauh, yaitu dari Babil.
4Maka kata Yesaya: Apakah dilihatnya di dalam istanamu? Maka sahut Hizkia: Mereka itu sudah melihat segala sesuatu yang di dalam istanaku; barang suatu juapun tiada di dalam khazanahku, yang tiada kutunjuk kepadanya.
5Lalu kata Yesaya kepada Hizkia: Sekarang dengarlah olehmu firman Tuhan serwa sekalian alam.
6Bahwasanya hari akan datang kelak apabila segala sesuatu di dalam istanamu dan segala sesuatu yang telah ditaruh oleh nenek moyangmu di dalam khazanah sampai kepada hari ini, ia itu akan dibawa ke Babil, suatupun tiada akan tinggal, demikianlah firman Tuhan.
13Maka raja Hizkiapun menjawati utusan itu, dan diperlihatkannyalah kepada mereka itu segenap gedungnya yang berisi benda yang indah-indah dari pada emas, perak dan rempah-rempah dan minyak-minyak yang harum baunya, dan lagi gedung alat senjatanya, dan segala yang terdapat dalam khazanahnya, sehingga dalam istananya dan dalam segenap kerajaannya satupun tiada yang tiada diperlihatkan baginda kepada mereka itu.
14Setelah itu maka datanglah nabi Yesaya menghadap baginda raja Hizkia serta sembahnya kepadanya: Apakah sembah orang itu dan dari mana mereka itu datang menghadap tuanku? Maka sahut Hizkia: Mereka itu sudah datang dari negeri yang jauh, yaitu dari Babil.
16Maka sembah Yesaya kepada Hizkia: Sekarang hendaklah tuanku dengar akan firman Tuhan:
17Bahwasanya hari akan datang kelak, apabila segala sesuatu yang di dalam istanamu, dan yang ditaruh oleh segala nenek moyangmu datang kepada hari ini, itu akan dibawa ke Babil, satu juapun tiada akan tinggal, demikianlah firman Tuhan.
15Maka diberikan raja Hizkia segala perak yang terdapat dalam rumah Tuhan dan dalam perbendaharaan istana baginda.
16Maka pada masa itu dikerat raja Hizkia segala emas dari pada pintu kaabah Tuhan dan dari pada tiang-tiang yang telah disalut oleh Hizkia, raja orang Yehuda, lalu diberikannya kepada raja Asyur.
13Di mana gerangan raja Hamat dan raja Arpad dan raja negeri Sefarwaim dan Hena dan Iwa?
14Hata, maka disambut raja Hizkia surat itu dari pada tangan utusan itu, setelah dibacanya maka naiklah baginda ke dalam rumah Tuhan, lalu dihamparkan raja Hizkia surat itu di hadapan hadirat Tuhan.
15Dan raja Hizkiapun meminta doa di hadapan hadirat Tuhan, sembahnya: Ya Tuhan, Allah orang Israel, yang bersemayam di antara kerubiun! Engkaulah Allah dengan sebenarnya, hanya Engkau jua Tuhan atas segala kerajaan yang di atas bumi, Engkau juga yang sudah menjadikan langit dan bumi.
16Ya Tuhan! beri apalah telinga dan dengarlah; ya Tuhan, bukakan apalah mata-Mu dan lihatlah dan dengarlah kiranya segala perkataan Sanherib, yang sudah menyuruhkan orang itu, supaya dicelakannya Allah yang hidup.
19Maka titah raja Hizkia kepada Yesaya: Benarlah firman Tuhan yang kaukatakan ini. Dan lagi titah baginda: Manakan tidak benar, tegal akan ada selamat sentosa sepanjang umur hidupku.
20Adapun barang yang lagi tinggal dari pada segala kisah raja Hizkia dan segala kuasanya dan bagaimana telah diperbuatnya kolam dan saluran air dan dialirkannya air itu ke dalam negeri, bukankah semuanya itu tersebut dalam kitab tawarikh raja-raja Yehuda?
22Maka titah Hizkia: Apakah akan tandanya, aku akan naik pula ke dalam kaabah Tuhan kelak?
14Hata, maka disambut Hizkia surat itu dari pada tangan utusan itu, setelah dibacanya maka naiklah baginda ke dalam kaabah Tuhan, lalu dihamparkan Hizkia surat itu di hadapan hadirat Tuhan,
15dan Hizkiapun meminta doa di hadapan hadirat Tuhan, sembahnya:
18Setelah itu, maka masuklah mereka itu ke dalam, lalu menghadap baginda raja Hizkia, serta sembahnya: Bahwa segenap rumah Tuhan sudah patik sucikan, demikianpun mezbah korban bakaran serta dengan segala perkakasnya, dan meja sajian serta dengan segala perkakasnya.
5Hata, maka sampailah hamba raja Hizkia itu kepada Yesaya,
3Ya Tuhan, hendaklah kiranya Engkau ingat akan hal aku sudah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan segala benar dan sempurna hatiku, dan sudah kuperbuat barang yang benar kepada pemandangan-Mu. Maka baginda Hizkiapun menangislah tersedih-sedih.
4Hata, maka belum sudah Yesaya keluar dari pada pagar halaman yang tengah itu, tiba-tiba datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:
5Hata, maka sampailah hamba raja Hizkia itu kepada Yesaya,
8Adapun raja Hizkia sudah bertitah kepada Yesaya demikian: Apakah tandanya maka Tuhan hendak menyembuhkan aku, sehingga selang tiga hari aku akan naik masuk ke dalam rumah Tuhan?
8Maka kata Hizkia kepada Yesaya: Benarlah firman Tuhan yang kaukatakan itu. Dan lagi katanya: Adalah juga selamat sentosa pada segala hari umur hidupku.
8Adapun setelah sudah datang Yehizkia dan segala penghulu melihatkan timbun-timbunan itu, maka diberkatinya Tuhan dan segala umat-Nya, yaitu orang Israel.
9Maka Yehizkiapun bertanyakanlah segala imam dan orang Lewi akan hal timbunan itu.
23Maka banyaklah orang yang menghantar persembahan kepada Tuhan di Yeruzalem, dan benda yang indah-indah kepada Yehizkia, raja Yehuda, sehingga kemudian dari pada hari itu bagindapun ditinggikan di hadapan mata segala orang kafir.
3sembahnya: Ya Tuhan, hendaklah kiranya Engkau ingat akan hal aku sudah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan segala benar dan sempurna hatiku dan sudah kuperbuat barang yang baik kepada pemandangan-Mu. Maka Hizkiapun menangislah tersedih-sedih.
4Maka datanglah firman Tuhan kepada Yesaya, bunyinya:
31Hata, maka apabila datanglah utusan raja-raja Babil, yang telah disuruhkan kepadanya akan bertanyakan perihal mujizat yang telah jadi dalam negeri itu, ditinggalkan Allah akan baginda, hendak mencobai baginda, supaya diketahuinya segala sesuatu yang di dalam hatinya.
32Adapun barang yang lagi tinggal dari pada segala kisah Yehizkia dan segala kebaikannya, bahwasanya tersuratlah ia itu serta dengan penglihatan nabi Yesaya bin Amos di dalam kitab raja-raja Yehuda dan Israel.
1Demi didengar baginda raja Hizkia akan hal yang demikian, maka dikoyak-koyakkannya pakaiannya dan baginda berpakaikan kain karung, lalu masuklah baginda ke dalam rumah Tuhan.
20Maka pada masa itu disuruhkan Yesaya bin Amoz akan utusan kepada Hizkia, mengatakan: Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel: Barang yang telah kaupinta kepadaku akan hal Sanherib, raja Asyur itu, ia itu sudah Kudengar.
11Bahwasanya telah didengar olehmu segala perkara yang diperbuat oleh raja Asyur akan segala negeri, bagaimana telah ditumpasnya sekaliannya, masakan engkau diluputkan.
6tetapi esok harilah waktu begini aku akan menyuruhkan hambaku kepadamu, supaya diselidiknya akan istanamu dan akan rumah segala pegawaimu, maka sesungguhnya segala keinginan matamu itu akan dirampas olehnya dengan tangannya.
22Setelah itu, maka datanglah Elyakim bin Hilkia, pemerintah istana itu, dan Sebna, karkun itu, dan Yoah bin Asaf, penyurat silsilah itu, menghadap Hizkia dengan koyak-koyak pakaiannya, lalu disampaikannyalah kepada baginda segala perkataan Rabsake itu.
1Bermula, maka pada masa itu juga jatuhlah Hizkia sakit payah hampir akan mati, maka datanglah nabi Yesaya bin Amoz menghadap baginda serta katanya: Demikian ini firman Tuhan: Berwasiatlah engkau kepada orang isi istanamu, karena engkau akan mati kelak, tiada hidup lagi.
1Hata, serta raja Hizkiapun mendengar dia, dikoyak-koyakkan baginda pakaiannya dan bagindapun berpakaikan kain kambeli, lalu masuk ke dalam kaabah Tuhan.
27Bermula, maka pada Yehizkia adalah banyak kekayaan dan kemuliaan, diperbuatnya akan dirinya beberapa khazanah akan emas perak dan permata yang indah-indah dan rempah-rempah dan perisai dan akan pelbagai benda kegemaran.
11Maka bertitah Yehizkia, disuruhnya lengkapkan beberapa bilik perbekalan di dalam rumah Tuhan, lalu dilengkapkan oranglah akan dia.
37Maka datanglah Elyakim bin Hilkia, pemerintah istana, dan Sibna, jurutulis, dan Yoah bin Asaf, katib, menghadap raja Hizkia dengan berpakaikan pakaian koyak-koyak, lalu dipersembahkannya kepada baginda segala perkataan Rabsaki itu.
20Arakian, maka bangunlah baginda raja Hizkia pada pagi-pagi hari, dihimpunkannyalah segala penghulu negeri, lalu berjalanlah baginda naik ke dalam rumah Tuhan.
15Bermula, maka firmah Hua, Tuhan serwa sekalian alam, demikian: Pergilah engkau mendapatkan penghulu bendahari, yaitu Sebna, pemerintah istana, dan katakanlah kepadanya:
18Dan lagi serambi sabat, yang telah dibuat orang pada rumah itu dan pintu raja yang di luar dilalukannya dari pada rumah Tuhan oleh karena sebab raja Asyur itu.
19Lalu kata Rabsaki kepadanya: Katakanlah olehmu kepada Hizkia: Demikianlah titah raja yang mahabesar, yaitu baginda raja Asyur: Apa macam percaya ini, yang kautaruh itu?
13Tiadakah kamu ketahui akan barang yang telah kuperbuat dan yang diperbuat oleh nenek moyangku akan bangsa-bangsa segala negeri itu? Adakah dalam sedikit jua dewata bangsa-bangsa segala negeri itu sudah dapat melepaskan negeri mereka itu dari pada tanganku?
11Bahwasanya telah didengar olehmu segala perkara yang diperbuat oleh raja-raja Asyur akan segala negeri, bagaimana telah ditumpasnya akan sekaliannya; masakan engkau diluputkan.