2 Raja-raja 8:13
Maka kata Hazael: Entah siapa gerangan hambamu ini, yang laksana anjing juga adanya, maka akan dibuatnya kelak perkara yang besar ini? Maka kata Elisa: Sudah dinyatakan Tuhan kepadaku, bahwa engkau akan menjadi raja benua Syam.
Maka kata Hazael: Entah siapa gerangan hambamu ini, yang laksana anjing juga adanya, maka akan dibuatnya kelak perkara yang besar ini? Maka kata Elisa: Sudah dinyatakan Tuhan kepadaku, bahwa engkau akan menjadi raja benua Syam.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
14Arakian, maka bermohonlah ia kepada Elisa, lalu berjalan, setelah sampai kepada tuannya titah baginda kepadanya: Apakah kata Elisa itu kepadamu? Maka sembahnya: Bahwa telah ia berkata demikian: Tak dapat tiada tuanku kelak akan sembuh pula.
15Maka sesungguhnya pada keesokan harinya diambilnya kain kambeli, dicelupnya dalam air, lalu dihamparkannya di atas mukanya, sehingga matilah baginda; maka Hazaelpun naik raja akan gantinya.
7Bermula, maka Elisapun sudah datang ke Damsyik pada masa Benhadad, raja benua Syam itu, sakit; maka dikabarkan oranglah kepada baginda, sembahnya: Bahwa aziz Allah itu sudah datang ke mari.
8Maka titah baginda kepada Hazael: Ambillah olehmu akan suatu hadiah pada tanganmu, lalu pergi mendapatkan aziz Allah itu dan bertanyakanlah Tuhan olehnya demikian: Bolehkah aku sembuh pula dari pada penyakit ini?
9Hata, maka pergilah Hazael mendapatkan dia, diambilnya pada tangannya suatu hadiah dari pada benda yang terindah-indah di Damsyik, muatan untuk empat puluh ekor, maka datanglah ia menghadap Elisa serta katanya: Adapun hamba ini disuruh oleh Benhadad, anak tuan dan raja benua Syam, supaya hamba mendapatkan tuan dan menyampaikan kata ini: Bolehkah aku sembuh pula dari pada penyakit ini?
10Maka kata Elisa kepadanya: Pergilah engkau, katakanlah kepadanya: Sekali-kali tiada boleh engkau sembuh pula, karena sudah dinyatakan Tuhan kepadaku bahwa ia akan mati kelak.
11Maka direnung-renungnya dan diamat-amatinya akan dia, sampai kemalu-maluanlah ia, maka menangislah aziz Allah itu.
12Maka kata Hazael: Mengapa tuan menangis? Maka sahutnya: Sebab kuketahui akan segala jahat yang kauperbuat akan bani Israel kelak; bahwa engkau akan menunukan kota bentengnya dengan api dan membunuh orang muda-mudanya dengan pedang dan meremukkan anak-anaknya dan membelahkan orangnya perempuan yang bunting.
15Maka firman Tuhan kepadanya: Baliklah engkau kepada jalanmu ke padang belantara Damsyik, pergilah ke sana dan siramilah Hazael dengan minyak bau-bauan akan raja benua Syam.
16Lalu hendaklah engkau menyirami Yehu bin Nimsi akan raja orang Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, hendaklah kausirami akan nabi menjadi gantimu.
17Maka akan jadi kelak bahwa barangsiapa yang luput dari pada pedang Hazael, ia itu akan dibunuh oleh Yehu, dan barangsiapa yang luput dari pada pedang Yehu itu, ia itu akan dibunuh oleh Elisa.
22Bermula, maka oleh Hazael, raja benua Syam itu, dianiayakan orang Israel sepanjang umur hidup Yoahaz,
11Maka oleh sebab kelakuan itu sangat murka hati raja benua Syam, maka dipanggilnya akan segala hambanya, lalu titahnya kepadanya: Tiadakah kamu memberitahu aku, siapa gerangan dari pada orang kita sefakat dengan raja orang Israel?
12Maka sembah seorang hambanya: Bukannya demikian, ya tuanku! melainkan nabi Elisa, yang di antara orang Israel itu, ia memberitahu kepada raja orang Israel segala titah yang dikatakan tuanku jikalau dalam bilik peraduan tuanku sekalipun.
13Maka titah baginda: Pergilah kamu melihati tempatnya, supaya boleh kusuruhkan orang pergi menangkap dia. Maka dipersembahkan oranglah kepada baginda, sembahnya: Bahwa sesungguhnya adalah ia di Dotan.
13Maka tiba-tiba datanglah seorang nabi menghampiri Akhab, raja orang Israel, sambil katanya: Demikian inilah firman Tuhan: Sudahkah engkau melihat segala balatentara itu? Bahwasanya pada hari ini juga Aku menyerahkan dia kepada tanganmu, supaya diketahui olehmu, bahwa Akulah Tuhan.
19Dan katakanlah kepadanya: Demikian inilah firman Tuhan: Sudahkah engkau membunuh orang dan merampas barang akan milikmu? Dan lagi hendaklah engkau katakan kepadanya: Demikian inilah firman Tuhan: Oleh karena sebab anjing telah menjilat darah Nabot itu, maka anjingpun akan menjilat darahmu kelak, bahkan, darahmu juga!
24Hata, maka mangkatlah Hazael, raja benua Syam, lalu Benhadad, puteranya, naik raja menggantikan baginda.
3Maka sebab itu berbangkitlah murka Tuhan akan orang Israel, diserahkan-Nya mereka itu kepada tangan Hazael, raja benua Syam, dan kepada tangan Benhadad bin Hazael pada segala hari itu.
4Tetapi raja Yoahazpun meminta doa kepada Tuhan dengan segala yakin hatinya, maka Tuhanpun mendengar akan dia, karena dilihat-Nya sengsara orang Israel, yang dianiayakan oleh raja benua Syam.
36Maka baliklah mereka itu memberitahu Yehu, maka kata Yehu: Demikian juga firman Tuhan, yang telah dikatakan-Nya dengan lidah Elia, hamba-Nya, yaitu orang Tisbi itu, bunyinya: Pada bendang Yizriel juga anjingpun akan makan bangkai Izebel,
31Maka titah baginda: Demikianlah perbuatan Allah akan daku dan dipertambahkan-Nya pula, jikalau tiada pada hari ini juga kepada Elisa bin Safat itu dipancung dari pada tubuhnya.
32Adapun Elisa itu duduk dalam rumahnya dan segala tua-tua negeripun adalah duduk sertanya apabila disuruhkan baginda seorang dari hadapannya. Maka sebelum suruhan itu sampai kepada Elisa, kata Elisa kepada segala tua-tua itu: Tiadakah kamu melihat bahwa anak si pembunuh itu sudah menyuruhkan orang hendak memancung kepalaku? Ingatlah kamu, apabila suruhan itu datang kelak, hendaklah kamu menutup pintu dan menolak akan dia ke luar dengan tudung pintu: bukankah bunyi kaki tuannya adalah di belakangnya?
8Lalu tunduklah ia sambil sembahnya: Siapa gerangan patik ini, maka tuanku hendak menilik kepada patik yang seperti anjing mati?
4Maka sebab itu Aku akan mengirimkan suatu api ke dalam istana Hazael, yang makan habis kelak akan segala maligai Benhadad!
4Maka bagindapun lagi dalam bertitah kepada Gehazi, hamba aziz Allah itu, titahnya: Ceriterakanlah kepadaku segala perkara besar-besar yang telah diadakan oleh Elisa itu.
38Maka sementara dibasuhkan orang akan rata itu dalam kolam Samaria, adalah beberapa anjing menjilat darahnya di tempat orang sundal biasa mandi, yaitu seperti firman Tuhan yang telah dikatakan-Nya itu.
28Maka datanglah aziz Allah itu hampir, lalu katanya kepada baginda raja orang Israel: Demikian inilah firman Tuhan: Oleh karena sebab orang Syam telah berkata begini: Bahwa Tuhan itulah Allah gunung dan bukannya Ia Allah padang, maka Aku menyerahkan orang yang amat banyak ini kepada tanganmu kelak, supaya diketahui oleh kamu sekalian, bahwa Akulah Tuhan.
21Demi dilihatnya mereka itu maka kata raja orang Israel kepada Elisa: Bolehkah aku membunuh dia, bahkan membunuh dia, ya bapaku?
11Maka kata raja Yosafat: Tiadakah di sini seorang nabi Tuhan, supaya boleh kita bertanyakan Tuhan olehnya? Maka sahut seorang hamba raja Israel, sembahnya: Adalah di sini Elisa bin Safat, yang dahulu mencucurkan air pembasuh kepada tangan Elia.
17Hata, maka kemudian dari pada itu berangkatlah Hazael, raja benua Syam, pergi memerangi negeri Gat, maka dialahkannya, lalu berpalinglah Hazael mukanya hendak mendatangi Yeruzalempun.
7Dan engkaupun akan membunuh segala orang isi istana Akhab, tuanmu, supaya Kutuntut bela darah hamba-Ku, segala nabi-nabi, dan darah segala hamba Tuhan kepada Izebel itu.
9Tetapi kata Obaja: Apa gerangan dosa hamba ini, maka tuan menyerahkan hamba kepada tangan Akhab, supaya dibunuhnya hamba?
13Tetapi pada masa itu datanglah hamba-hambanya hampir kepadanya serta sembahnya: Ya datuk! jikalau kiranya disuruh nabi itu buat suatu perkara yang besar, masakan tiada datuk melakukan dia? istimewa pula sekarang katanya kepada datuk: Mandikanlah tubuhmu maka engkau akan suci kelak!
28Maka berjalanlah ia serta dengan raja Yoram bin Akhab ke Ramot di Gilead hendak memerangi Hazael, raja benua Syam itu, maka dialahkan orang Syam itu akan raja Yoram.
8Bermula, maka raja benua Syam berperang dengan orang Israel, maka berbicaralah ia dengan segala hambanya, titahnya: Kepada tempat anu aku hendak menyerang dengan balatentaraku.
13Tetapi kata Elisa kepada raja orang Israel: Apakah perkaraku dengan dikau? Pergilah engkau kepada segala nabi ayahmu dan kepada segala nabi bundamu. Tetapi kata raja orang Israel kepadanya: Jangan; karena sudah dipanggil Tuhan akan ketiga orang raja ini hendak diserahkan-Nya kepada tangan orang Moabi.
9Maka sebab itu titah baginda kepada utusan Benhadad itu: Katakanlah olehmu kepada baginda tuanku begini: Segala sesuatu yang tuanku suruh katakan kepada hamba dahulu, ia itu hendak hamba perbuat, tetapi perkara ini tiada boleh hamba perbuat. Hata, maka berjalanlah utusan itu, lalu dipersembahkannya sahutan ini kepada tuannya.
10Maka raja Benhadad utusanlah pula kepadanya, titahnya: Demikianlah perbuatan segala dewata akan daku dan dipertambahkannya pula, jikalau kiranya pecah-pecahan batu Samaria itu cukup akan memenuhi tangan segala rakyat yang ada mengiringkan daku!
12Maka bangunlah baginda pada malam, lalu titahnya kepada segala hambanya: Sekarang aku mau memberitahu kamu, kita hendak dipengapakan orang Syam itu: bahwa diketahuinya perut kita berlapar, sebab itu mereka itu telah keluar dari tempat tentara itu hendak menyembunyikan dirinya di padang, katanya: Apabila mereka itu sudah keluar dari dalam negeri, dapatlah kita menangkap dia dengan hidupnya, lalu kita akan masuk ke dalam negeri itu.
22Setelah itu, maka datanglah nabi itu kepada baginda raja orang Israel serta katanya: Pulanglah engkau, himpunkanlah segala rakyatmu, camkanlah dan perhatikanlah baik-baik barang yang patut kauperbuat, karena habis setahun lagi musim begini raja Syam itu akan mendatangi engkau pula.
23Bermula, maka sembah segala hamba raja Syam itu kepadanya: Adapun dewa-dewa mereka itu, yaitu dewa-dewa gunung adanya, maka sebab itu kuat mereka itu dari pada patik sekalian, tetapi jikalau kiranya patik memerangi dia di padang, niscaya patik, sekalian ini mengalahkan dia kelak.
19Maka aziz Allah itu sangat amarah akan baginda, serta katanya: Jikalau kiranya sudah engkau palu lima enam kali, niscaya kemudian engkau mengalahkan orang Syam sampai binasa mereka itu, tetapi sekarang engkau akan mengalahkan orang Syam itu hanya tiga kali jua.
2Maka disuruhkannya beberapa utusan kepada Akhab, raja orang Israel ke dalam negeri,
30Adapun baginda raja benua Syam itu sudah berpesan kepada segala penghulu rata yang padanya, titahnya: Jangan kamu berperang baik dengan orang besar baik dengan orang kecil, melainkan dengan raja Israel seorangnya juga.
4Maka pergilah Naaman memberitahu kata itu kepada baginda tuannya, sembahnya: Begitu begini kata anak dara yang dari negeri Israel itu.
20lalu kata Gehazi, hamba Elisa, aziz Allah itu: Bahwasanya tuanku sudah menegahkan Naaman, orang Syam itu, tiada ia mau menerima dari pada tangannya barang yang telah dihantarnya kepadanya, tetapi demi Tuhan yang hidup aku hendak mengikut akan dia dari belakang dan mengambil barang sesuatu dari pada tangannya.
8dan sudah Kuputuskan kerajaan itu dari pada isi istana Daud dan Kukaruniakan dia kepadamu, maka bukan engkau seperti hamba-Ku Daud, yang telah memeliharakan segala firman-Ku dan yang mengikut Aku dengan segenap hatinya hendak berbuat hanya perkara yang benar kepada pemandangan-Ku;
2Tetapi sahut panglima yang pada lengannya baginda bertelekan, katanya kepada aziz Allah: Jikalau kiranya dijadikan Tuhan tingkap di langit, baharu perkara itu boleh jadi. Maka kata Elisa: Bahwa sesungguhnya engkau akan melihat dengan matamu, tetapi tiada engkau akan makan dari padanya.
3bertitahlah raja orang Israel kepada segala hambanya demikian: Tahukah kamu bahwa Ramot yang di Gilead itu kita punya? Maka diam juga kita, tiada kita rampas negeri itu dari pada tangan raja benua Syam!