2 Samuel 12:22

Terjemahan Lama

Maka titah baginda: Adapun aku berpuasa dan menangis pada masa kanak-kanak itu lagi hidup, yaitu sebab kataku: Siapa tahu, barangkali Tuhan hendak mengasihani akan daku serta menghidupi kanak-kanak itu.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yes 38:1-3 : 1 Bermula, maka pada masa itu juga jatuhlah Hizkia sakit payah, hampir akan mati, maka datanglah nabi Yesaya bin Amos menghadap baginda, serta katanya: Demikian ini firman Tuhan: Berwasiatlah engkau kepada orang isi istanamu, karena engkau akan mati kelak, dan tiada hidup lagi. 2 Setelah itu maka bagindapun memalungkan wajahnya ke sebelah dinding lalu meminta doa kepada Tuhan, 3 sembahnya: Ya Tuhan, hendaklah kiranya Engkau ingat akan hal aku sudah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan segala benar dan sempurna hatiku dan sudah kuperbuat barang yang baik kepada pemandangan-Mu. Maka Hizkiapun menangislah tersedih-sedih.
  • Yes 38:5 : 5 Pergilah engkau, katakanlah kepada Hizkia: Demikianlah firman Tuhan, Allah moyangmu Daud: Sudah Kudengar permintaan doamu, dan sudah Kulihat segala air matamu; bahwasanya Aku akan menambahi panjang umurmu dengan lima belas tahun lagi;
  • Yl 1:14 : 14 Sucikanlah suatu hari puasa, serukanlah suatu hari larangan, himpunkanlah segala tua-tua dengan segala orang isi negeri dalam rumah Tuhan, Allahmu, dan berseru-serulah kepada Tuhan.
  • Yl 2:14 : 14 Siapa tahu? mudah-mudahan Ia kembali dan bersesal, dan ditinggalkan-Nya suatu berkat di belakang-Nya akan persembahan makanan dan persembahan minuman bagi Tuhan, Allahmu.
  • Am 5:15 : 15 Bencilah akan yang jahat, kasihlah akan yang baik, biarlah keadilan ditetapkan dalam pintu gerbang, supaya dikasihani Tuhan, Allah serwa sekalian alam, akan sisa Yusuf itu.
  • Yun 1:6 : 6 Maka datanglah nakhoda kapal mendapatkan dia sambil katanya: Apakah padamu, maka engkau tidur lelap begitu? bangunlah engkau: berserulah kepada dewamu, mudah-mudahan dewa itu mengasihani akan kita, biar jangan kita binasa!
  • Yun 3:9-9 : 9 Entah siapa tahu, mudah-mudahan kembalilah Allah dan menyesallah Ia dan berpaling dirinya dari pada kehangatan murka-Nya sehingga tiada kita binasa. 10 Hata, maka dilihat oleh Allah akan perbuatan mereka itu, bahwa mereka itu bertobat dari pada jalannya yang jahat, lalu bersesallah Allah akan jahat yang telah Ia berfirman hendak berbuat kepada mereka itu, maka tiada juga sampai dibuat-Nya itu.
  • Yak 4:9-9 : 9 Rasalah susah hati dan meratap serta menangis; biarlah tertawamu menjadi ratap, dan kesukaanmu menjadi kedukaan. 10 Hendaklah kamu merendahkan diri di hadirat Tuhan, maka Ia akan meninggikan kamu kelak.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 84%

    15Hata, maka Natanpun pulanglah ke rumahnya; maka didatangkan Tuhan suatu bela kepada kanak-kanak yang diperanakkan oleh bini Uria itu bagi Daud, sehingga ia itu jatuh sakit payah.

    16Maka dipohonkan Daud kepada Allah akan kanak-kanak itu dan berpuasalah Daud dengan yakin serta masuk ke dalam, lalu meniarap di tanah semalam-malaman itu.

    17Maka segala tua-tua dalam istana bagindapun berbangkitlah, lalu mendapatkan baginda hendak membangkitkan baginda dari tanah itu, tetapi tiada baginda mau dan tiada juga baginda santap roti sertanya.

    18Hata, selang tujuh hari matilah kanak-kanak itu, maka takutlah segala hamba Daud memaklumkan kepada baginda hal kanak-kanak itu sudah mati, karena katanya: Bahwasanya pada masa kanak-kanak itu lagi hidup jikalau kita bersembah kepada baginda, tiada baginda mau dengar akan sembah kita, entah bagaimana dapat kita sembahkan kepada baginda kanak-kanak itu sudah mati? kalau-kalau ia itu mendatangkan jahat.

    19Maka dilihat Daud bahwa hambanya berbisik-bisik seorang dengan seorang, lalu diketahui Daud akan hal kanak-kanak itu sudah mati, maka sebab itu titah Daud kepada hambanya: Iakah kanak-kanak itu sudah mati? Maka sembah mereka itu: Sudah mati, tuanku!

    20Maka berbangktilah Daud dari pada tanah, lalu bersiram dan memakai minyak bau-bauan dan bersalin pakaiannya, setelah itu masuklah baginda ke dalam bait Tuhan dan meminta doa di sana, kemudian pulanglah baginda ke dalam istana serta disuruh baginda sajikan santapan, lalu santaplah baginda.

    21Maka sebab itu sembah segala hambanya kepadanya: Betapa gerangan kelakuan tuanku ini? Karena sebab kanak-kanak yang lagi hidup itu tuanku berpuasa dan menangis; setelah sudah mati kanak-kanak itu, maka tuanku bangkit berdiri lalu santap!

  • 23Tetapi sekarang kanak-kanak itu sudah mati, apa guna aku berpuasa lagi? Dapatkah aku mengambil dia pula? Sesungguhnya aku akan pergi mendapatkan dia, tetapi tiada ia akan kembali kepadaku.

  • 77%

    19Maka kata Elia kepadanya: Berikanlah anakmu itu kepadaku. Maka diambil oleh Elia akan anaknya dari pada ribaannya, dibawanya akan dia naik ke dalam alayat, tempat kedudukannya, lalu dibaringkannya ia di atas tempat tidurnya.

    20Maka iapun meminta doa kepada Tuhan, katanya: Ya Tuhan, Allahku! masakan sebab hendak berbuat jahat akan perempuan janda yang aku menumpang dalam rumahnya ini, maka telah Engkau bunuh anaknya?

    21Maka dibentangkannya dirinya tiga kali di atas kanak-kanak itu sambil dipintanya doa kepada Tuhan, katanya: Ya Tuhan, Allahku, beri apalah nyawa kanak-kanak ini kembali ke dalamnya.

    22Maka didengar Tuhan akan doa Elia itu, lalu kembalilah nyawa kanak-kanak itu ke dalamnya sehingga hiduplah ia pula.

  • 72%

    18Arakian, maka anak itupun makin besar, maka sekali peristiwa pada suatu hari keluarlah budak itu pergi mendapatkan bapanya, yang dengan segala orang menuai itu.

    19Maka katanya kepada bapanya: Aduh, kepalaku! kepalaku! Lalu kata bapanya kepada seorang hamba: Bawalah akan dia kepada emaknya.

    20Maka diangkatnya, dibawanya akan dia kepada emaknya, maka duduklah budak itu pada ribaannya sampai tengah hari, lalu matilah ia.

  • 72%

    20lalu bangunlah perempuan ini pada tengah malam, diangkatnya anak patik dari sisi patik sementara patik tuanku ini tidur, dibaringkannya anak patik dalam pangkunya dan anaknya sendiri, yang mati itu, dibaringkannya dalam pangku patik.

    21Setelah bangun patik pada pagi hari hendak menyusui anak patik, bahwa sesungguhnya sudah mati ia, tetapi setelah patik mengamat-amati akan dia pada pagi itu, heran, maka nyatalah bukan ia ini anak patik, yang telah patik peranakkan itu.

  • 35Maka datanglah segala anak-anaknya laki-laki dan perempuan hendak menghiburkan dia, tetapi engganlah ia dihiburkan serta katanya: Bahwa karena anakku ini aku hendak berkabung sampai ke kubur. Demikianlah Yusuf itu ditangisi oleh bapanya.

  • 71%

    26Maka kata Hanna: Ya tuan! sesungguh-sungguh tuan hidup, ya tuan! sahaya ini perempuan itu, yang dahulu berdiri hampir dengan tuan, serta yang meminta doa kepada Tuhan.

    27Maka sahaya sudah meminta budak ini, dan Tuhan telah mengaruniakan barang yang telah sahaya pinta kepadanya.

  • 70%

    13Adapun akan daku, pada masa mereka itu sakit aku berpakaikan kain karung dan aku memenatkan hatiku dengan berpuasa, dan doakupun kembalilah ke dalam dadaku.

    14Maka kelakuanku seolah-olah karena seorang saudaraku atau sahabatku dan aku tunduk berpakaikan serba hitam seolah-olah berkabung akan seorang ibu.

  • 12Maka mereka itu sekalian meratap dan menangis dan berpuasa sampai haripun malamlah karena Saul dan karena Yonatan, putera baginda, dan karena segala umat Tuhan dan karena segala isi rumah Israel, sebab mereka itu sudah rebah mati dimakan pedang.

  • 18Maka sembah Ibrahim kepada Allah: Ya Tuhan, biar apalah Ismail saja hidup di hadapan hadirat-Mu.

  • 16Lalu pergilah ia duduk bertentangan kira-kira sepermanah jauhnya, serta katanya: Tiada tertahan aku melihat budak ini mati. Maka duduklah ia bertentangan dengan dia sambil menangis dengan nyaring suaranya.

  • 70%

    29Jikalau kamu hendak mengambil anak inipun dari padaku, lalu datang sesuatu bahaya atasnya, niscaya kamu kelak memasukkan ubanku ini dengan dukacita ke dalam kubur.

    30Sebab itu, jikalau patik mendapatkan hamba tuanku, bapa patik, maka budak ini tiada serta dengan patik, tegal nyatalah nyawa bapa itu bergantung kepada nyawa budak ini,

  • 25Bukankah aku sudah menangis akan orang yang mendapat hari kesukaran? bukankah hatiku sudah bercintakan orang celaka?

  • 33Maka sangat hancurlah hati baginda, lalu naiklah baginda ke atas sotoh pintu gerbang sambil menangis, sambil berkata dalam antara baginda naik itu: Wai anakku Absalom! Wai anakku Absalom, wai anakku Absalom! Aduh, terutamalah aku sudah mati akan gantimu, wai Absalom anakku! wai anakku!

  • 17Hata, maka pada sekali peristiwa, yaitu kemudian dari pada yang tersebut itu, bahwa anak orang perempuan yang punya rumah itu jatuhlah sakit, maka penyakitnya itu payah sangat, sehingga tiada lagi tinggal nyawa-nyawa ikan dalamnya.

  • 10Maka sebab sangatlah susah hatinya, dipinta oleh Hanna doa kepada Tuhan sambil menangis tersedih-sedih.

  • 22Tetapi daging tubuhnya merasai sakit dan nyawa di dalamnya berdukacita adanya.

  • 22Karena tahunku, yang sedikit bilangannya, itu hampir akan lalu, maka aku pergi dari pada jalan yang tiada akan kujalani kembali.

  • 3Maka sekarangpun, ya Tuhan! ambillah kiranya jiwaku dari padaku, karena dari pada hidup baiklah aku mati.

  • 28Dan lagi titah baginda kepadanya: Apakah perkaramu? Maka sembahnya: Bahwa perempuan ini telah berkata kepada patik demikian: Berikanlah anakmu, supaya kita makan dia pada hari ini, maka esok hari kita akan makan anakku.

  • 11Maka direnung-renungnya dan diamat-amatinya akan dia, sampai kemalu-maluanlah ia, maka menangislah aziz Allah itu.

  • 30Demi didengar baginda segala sembah perempuan ini, maka dicarik-carikkannya pakaiannya sendiri sambil berjalan dari atas dewala itu; maka kelihatanlah kepada orang banyak bahwa tubuh baginda ada berpakaikan kain karung.

  • 1Arakian, maka diwartakan oranglah kepada Yoab: Bahwasanya selalu baginda menangisi dan meratapi Absalom.

  • 12Karena sesungguhnya pada hari ini kamu dipanggil Hua, Tuhan serwa sekalian alam akan menangis dan meratap dan akan mencabut ikal rambut dan memakai kain karung;

  • 13Maka duduklah mereka itu sertanya di tanah tujuh hari tujuh malam lamanya, maka seorangpun tiada mengatakan kepadanya barang sepatah kata juapun, karena dilihatnya sangat besarlah kesukarannya itu.

  • 22Segala puji bagi Tuhan, yang telah menyatakan keridlaan-Nya akan daku dengan ajaib-ajaib di dalam negeri yang berkota benteng.

  • 30Tetapi kata emaknya budak itu: Demi Tuhan yang hidup dan nyawamupun hidup, tiada sahaya mau meninggalkan tuan! Maka sebab itu berbangkitlah Elisa lalu mengikut dia.

  • 34Karena bagaimana boleh patik mendapatkan bapa patik, jikalau budak ini tiada serta? Jangan patik melihat celaka yang akan berlaku atas bapa patik itu.

  • 11Maka sembah perempuan itu: Hendaklah kiranya tuanku ingat akan Tuhan, Allah tuanku, asal jangan segala penuntut bela itu bertambah-tambah akan membinasakan dan jangan ditumpasnya akan anak patik itu. Maka titah baginda: Demi Tuhan yang hidup, sehelai rambutpun tiada akan gugur dari pada kepala anakmu ke bumi!