2 Samuel 12:23
Tetapi sekarang kanak-kanak itu sudah mati, apa guna aku berpuasa lagi? Dapatkah aku mengambil dia pula? Sesungguhnya aku akan pergi mendapatkan dia, tetapi tiada ia akan kembali kepadaku.
Tetapi sekarang kanak-kanak itu sudah mati, apa guna aku berpuasa lagi? Dapatkah aku mengambil dia pula? Sesungguhnya aku akan pergi mendapatkan dia, tetapi tiada ia akan kembali kepadaku.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Hata, maka Natanpun pulanglah ke rumahnya; maka didatangkan Tuhan suatu bela kepada kanak-kanak yang diperanakkan oleh bini Uria itu bagi Daud, sehingga ia itu jatuh sakit payah.
16Maka dipohonkan Daud kepada Allah akan kanak-kanak itu dan berpuasalah Daud dengan yakin serta masuk ke dalam, lalu meniarap di tanah semalam-malaman itu.
17Maka segala tua-tua dalam istana bagindapun berbangkitlah, lalu mendapatkan baginda hendak membangkitkan baginda dari tanah itu, tetapi tiada baginda mau dan tiada juga baginda santap roti sertanya.
18Hata, selang tujuh hari matilah kanak-kanak itu, maka takutlah segala hamba Daud memaklumkan kepada baginda hal kanak-kanak itu sudah mati, karena katanya: Bahwasanya pada masa kanak-kanak itu lagi hidup jikalau kita bersembah kepada baginda, tiada baginda mau dengar akan sembah kita, entah bagaimana dapat kita sembahkan kepada baginda kanak-kanak itu sudah mati? kalau-kalau ia itu mendatangkan jahat.
19Maka dilihat Daud bahwa hambanya berbisik-bisik seorang dengan seorang, lalu diketahui Daud akan hal kanak-kanak itu sudah mati, maka sebab itu titah Daud kepada hambanya: Iakah kanak-kanak itu sudah mati? Maka sembah mereka itu: Sudah mati, tuanku!
20Maka berbangktilah Daud dari pada tanah, lalu bersiram dan memakai minyak bau-bauan dan bersalin pakaiannya, setelah itu masuklah baginda ke dalam bait Tuhan dan meminta doa di sana, kemudian pulanglah baginda ke dalam istana serta disuruh baginda sajikan santapan, lalu santaplah baginda.
21Maka sebab itu sembah segala hambanya kepadanya: Betapa gerangan kelakuan tuanku ini? Karena sebab kanak-kanak yang lagi hidup itu tuanku berpuasa dan menangis; setelah sudah mati kanak-kanak itu, maka tuanku bangkit berdiri lalu santap!
22Maka titah baginda: Adapun aku berpuasa dan menangis pada masa kanak-kanak itu lagi hidup, yaitu sebab kataku: Siapa tahu, barangkali Tuhan hendak mengasihani akan daku serta menghidupi kanak-kanak itu.
39Kemudian rindulah hati baginda raja Daud hendak ke luar mendapatkan Absalom, karena bagindapun sudah menghiburkan hatinya dari pada Amnon, yang sudah mati itu.
24Setelah itu maka dihiburkan Daud akan Batsyeba, isterinya, maka bagindapun masuk mendapatkan dia dan bersetubuh dengan dia, kemudian diperanakkannya laki-laki seorang, yang dinamainya Sulaiman, maka Tuhanpun mengasihi akan dia.
22Karena tahunku, yang sedikit bilangannya, itu hampir akan lalu, maka aku pergi dari pada jalan yang tiada akan kujalani kembali.
33Maka sangat hancurlah hati baginda, lalu naiklah baginda ke atas sotoh pintu gerbang sambil menangis, sambil berkata dalam antara baginda naik itu: Wai anakku Absalom! Wai anakku Absalom, wai anakku Absalom! Aduh, terutamalah aku sudah mati akan gantimu, wai Absalom anakku! wai anakku!
10Janganlah kamu lagi menangisi orang mati dan jangan lagi kamu meratapi dia, melainkan hendaklah kamu menangisi orang yang sudah pergi, karena sekali-kali tiada ia akan kembali dan tiada dilihatnya pula negeri jadinya.
35Maka datanglah segala anak-anaknya laki-laki dan perempuan hendak menghiburkan dia, tetapi engganlah ia dihiburkan serta katanya: Bahwa karena anakku ini aku hendak berkabung sampai ke kubur. Demikianlah Yusuf itu ditangisi oleh bapanya.
10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.
11Kataku: Bahwa aku tiada lagi akan melihat Tuhan, yaitu Tuhan di dalam negeri orang yang hidup; tiada lagi aku akan memandang manusia serta dengan segala isi dunia.
36Maka sesungguhnya baharulah habis sembahnya ini, tiba-tiba datanglah segala putera baginda sambil menangis riuh rendah bunyinya, demikianpun baginda dan segala hamba baginda menangislah dengan sangat besar tangisnya.
37Adapun Absalom itu sudah lari, lalu pergi mendapatkan Talmai bin Amihur, raja Gesur; tetapi Daud juga menangisi puteranya pada segala hari itu.
21Setelah bangun patik pada pagi hari hendak menyusui anak patik, bahwa sesungguhnya sudah mati ia, tetapi setelah patik mengamat-amati akan dia pada pagi itu, heran, maka nyatalah bukan ia ini anak patik, yang telah patik peranakkan itu.
19Maka katanya kepada bapanya: Aduh, kepalaku! kepalaku! Lalu kata bapanya kepada seorang hamba: Bawalah akan dia kepada emaknya.
20Maka diangkatnya, dibawanya akan dia kepada emaknya, maka duduklah budak itu pada ribaannya sampai tengah hari, lalu matilah ia.
20Maka iapun meminta doa kepada Tuhan, katanya: Ya Tuhan, Allahku! masakan sebab hendak berbuat jahat akan perempuan janda yang aku menumpang dalam rumahnya ini, maka telah Engkau bunuh anaknya?
10maka adapun Absalom, yang telah kita siram akan raja atas kita, ia itu sudah mati dalam perang; sekarang mengapa maka kamu lagi diam dari pada mempersilakan baginda kembali?
23Karena tahulah aku bahwa Engkau hendak membawa akan daku kepada maut, dan kepada tumpuan segala kejadian yang hidup.
9Seperti awan yang lenyap dan melayang-layang, demikian turunlah manusia ke dalam alam barzakh dan tiada ia naik pula dari dalamnya.
10Tiada ia balik kembali kepada rumahnya, dan tempat kedudukannyapun tiada mengenai akan dia pula.
26Hata, apabila kedengaranlah kepada bini Uria hal lakinya sudah mati, maka merataplah ia akan lakinya.
27Setelah sudah genaplah segala hari perkabungan itu, disuruh Daud bawa akan dia ke dalam istananya, diperisterikannya ia, lalu perempuan itupun memperanakkan baginya seorang anak laki-laki. Tetapi perkara yang telah diperbuat Daud itu jahat adanya kepada pemandangan Tuhan!
12Maka mereka itu sekalian meratap dan menangis dan berpuasa sampai haripun malamlah karena Saul dan karena Yonatan, putera baginda, dan karena segala umat Tuhan dan karena segala isi rumah Israel, sebab mereka itu sudah rebah mati dimakan pedang.
14Jikalau kiranya manusia yang sudah mati itu boleh hidup pula, maka pada segala hari peperanganku aku harap juga, sampai datang ketukaranku.
10Setelah itu maka Daudpun mangkatlah beradu dengan segala nenek moyangnya, lalu dikuburkan oranglah akan baginda dalam negeri Daud.
23Maka kata suaminya: Mengapa maka pada hari ini engkau pergi kepadanya? Bukannya bulan baharu atau hari sabat. Maka sahutnya: Jangan engkau susahkan.
29Jikalau kamu hendak mengambil anak inipun dari padaku, lalu datang sesuatu bahaya atasnya, niscaya kamu kelak memasukkan ubanku ini dengan dukacita ke dalam kubur.
30Sebab itu, jikalau patik mendapatkan hamba tuanku, bapa patik, maka budak ini tiada serta dengan patik, tegal nyatalah nyawa bapa itu bergantung kepada nyawa budak ini,
17Maka merataplah Daud dengan sebiji ratap akan Saul dan akan Yonatan, putera baginda.
21Setelah itu maka titah baginda kepada Yoab: Bahwasanya ridlalah aku akan perkara ini; pergilah engkau menyambut kembali akan si Absalom, orang muda itu.
16Maka lakinyapun berjalanlah sertanya, sambil berjalan dari belakang, sambil menangis sampai datang ke Bahurim; lalu kata Abner kepadanya: Pergilah engkau; pulang sahaja; maka pulanglah ia.
21Mengapa tiada Engkau mengampuni salahku dan menghapuskan kejahatanku? karena sekarang aku akan berbaring dalam lebu; Engkau mencahari akan daku kelak, maka aku tiada lagi!
22Tetapi daging tubuhnya merasai sakit dan nyawa di dalamnya berdukacita adanya.
13Dengarlah kiranya akan permintaan doaku, ya Tuhan! dan berilah telinga akan seruku, dan jangan Engkau mendiami air mataku, karena akulah seorang dagang sertamu dan lagi seorang menumpang, seperti segala nenek moyangku juga. (39:14)Berilah kiranya kelepasan; berilah aku lagi merasai kesukaan dahulu dari pada aku pergi, dahulu dari pada ketidaanku.
1Arakian, maka diwartakan oranglah kepada Yoab: Bahwasanya selalu baginda menangisi dan meratapi Absalom.
4Maka baginda sudah berselubungkan mukanya dan bagindapun menjerit dengan nyaring suaranya: Wai anakku Absalom, Absalom, anakku! Wai anakku!
20Bahwa kelemarin baharu engkau datang, masakan pada hari ini aku membawa akan dikau mengembara serta dengan kami. Tak dapat tiada aku pergi ke manapun baik, tetapi hendaklah engkau balik dan bawalah akan segala saudaramu itu sertamu, dan hendaklah kebajikan dan setia menyertai akan dikau kiranya.
11Mengapa tiada aku mati baharu keluar dari dalam rahim, dan putus nyawa baharu keluar dari dalam perut?
21yaitu dahulu dari pada aku pergi ke negeri yang gelap gulita dan yang berbayang-bayang maut, akan tiada balik kembali,
3Maka berpindahlah Daud dari sana ke Mizpai orang Moab, lalu sembahnya kepada raja orang Moab itu: Berilah kiranya ibu bapa patik tinggal serta dengan segala hamba tuanku, sampai patik mengetahui akan hal patik dipengapakan Allah kelak.
23Lalu titah baginda: Kata seorang: Inilah anakku yang hidup itu, tetapi anakmu itu yang sudah mati; dan kata seorangnya: Bukan, melainkan yang mati itu anakmu dan yang hidup itu anakku.
8Tetapi sesungguhnya jikalau aku ke hadapan, tiada Ia di sana, jikalau aku ke belakang, tiada kudapati akan Dia;
3Aduh, jikalau kiranya aku tahu di mana boleh mendapat akan Dia, jikalau kiranya aku boleh sampai kepada kursinya!
31Maka titah Daud kepada Yoab dan kepada segala orang yang sertanya: Carikkanlah olehmu akan pakaianmu dan pakaikanlah kabung dan berjalanlah kamu sambil menangis di hadapan mayat Abner. Hata, maka raja Daud sendiripun mengiringkan jempananya.