Yeremia 22:10
Janganlah kamu lagi menangisi orang mati dan jangan lagi kamu meratapi dia, melainkan hendaklah kamu menangisi orang yang sudah pergi, karena sekali-kali tiada ia akan kembali dan tiada dilihatnya pula negeri jadinya.
Janganlah kamu lagi menangisi orang mati dan jangan lagi kamu meratapi dia, melainkan hendaklah kamu menangisi orang yang sudah pergi, karena sekali-kali tiada ia akan kembali dan tiada dilihatnya pula negeri jadinya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
11Karena demikianlah firman Tuhan akan hal Salum bin Yosia, raja Yehuda, yang kerajaan akan ganti Yosia, ayahanda baginda: Barangsiapa yang sudah keluar dari dalam tempat ini, ia itu tiada akan masuk pula ke dalamnya.
12Melainkan di tempat kepadanya dibawa orang akan dia dengan tertawan, di sana juga ia akan mati, dan tiada dilihatnya pula negeri ini.
9Seperti awan yang lenyap dan melayang-layang, demikian turunlah manusia ke dalam alam barzakh dan tiada ia naik pula dari dalamnya.
10Tiada ia balik kembali kepada rumahnya, dan tempat kedudukannyapun tiada mengenai akan dia pula.
5Dan lagi firman Tuhan demikian: Janganlah engkau masuk rumah orang yang berkenduri, dan jangan engkau pergi akan meratap dan jangan engkau bercintakan mereka itu, karena Aku sudah melalukan selamat-Ku dan kemurahan-Ku dan rahmat-Ku dari pada bangsa ini, demikianlah firman Tuhan.
6Bahwa baik orang besar baik orang kecil akan mati kelak di dalam negeri ini dan tiada mereka itu dikuburkan dan tiada diangkat orang sebiji ratap atasnya atau ditoreh orang tubuhnya atau dicukurnya kepalanya karena sebab mereka itu.
7Lagipun tiada dimakan orang arwah akan menghiburkan orang yang kematian, atau diberikan orang piala penghiburan kepadanya, jikalau karena bapanya atau karena ibunya sekalipun.
18Sebab itu firman Tuhan akan hal Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, demikian: Bahwa orang tiada akan angkat biji ratap ini atasnya: Wah, saudaraku laki-laki! atau: Wah, saudaraku perempuan! dan tiada pula orang akan mengangkat biji ratap ini atasnya: Wah, tuanku! atau: Wah, baginda!
19Melainkan dikuburkan oranglah akan dia seperti ditanamnya akan bangkai keledai, dan dihelanya akan dia dan dibuangnya akan dia jauh dari pada pintu-pintu Yeruzalem.
27Adapun negeri yang dirindukannya hendak kembali ke sana, sekali-kali tiada mereka itu akan kembali ke dalamnya.
16Demikianlah firman Tuhan: Tahanilah akan suaramu dari pada menangis dan matamupun dari pada air mata, karena adalah pahala bagi kelelahanmu, demikianlah firman Tuhan; maka mereka itu akan balik kelak dari dalam negeri musuh.
9Mata yang sudah memandang kepadanya tiada akan memandang kepadanya pula, dan tempatnyapun tiada lagi menentang dia.
16Hai anak Adam! bahwa sesungguhnya Aku akan mengambil dari padamu kekenangan matamu oleh suatu bala, tetapi janganlah engkau meratap atau menangis atau bercucuran air matamu.
17Berdiamlah dirimu dari pada meraung dan jangan engkau berbuat perkabungan akan orang mati; kenakanlah destar pada kepalamu dan kasut pada kakimu; janganlah engkau menudungi mulut dan janggutmu atau makan hidangan orang lain.
23Tetapi sekarang kanak-kanak itu sudah mati, apa guna aku berpuasa lagi? Dapatkah aku mengambil dia pula? Sesungguhnya aku akan pergi mendapatkan dia, tetapi tiada ia akan kembali kepadaku.
17Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Ingatlah ini dan panggillah datang akan perempuan yang meratap, dan suruhkanlah orang menjemput perempuan yang bijaksana supaya mereka itu datang.
18Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air.
15Barangsiapa yang lagi tinggal dari padanya, ia itu akan ditekan oleh bala sampar, dan tiada mereka itu ditangisi oleh perempuan jandanya.
4Maka sebab itu kataku: Biarkanlah akan daku, supaya aku menangis tersedih-sedih; janganlah kamu paksa hendak menghiburkan daku dari pada kebinasaan puteri bangsaku.
16Sebab itu, demikianlah firman Tuhan, Allah serwa sekalian alam, yaitu Tuhan: Pada segala lorong akan ada peratap dan dalam segala kampung akan orang berkata demikian: Aduh! Aduh, dan dipanggilnya orang dusun akan menangis dan orang yang tahu akan meratap.
5Karena siapa gerangan yang dapat mengasihankan dikau, hai Yeruzalem? siapakah yang dapat menaruh sayang akan dikau? atau siapakah yang hendak singgah akan meminta selamat atasmu?
20Maka sebab itu sesungguhnya Aku akan memulangkan dikau kepada segala nenek moyangmu dan engkau akan turun ke dalam kuburmu dengan selamat, dan matamupun tiada akan melihat segala bala yang Kudatangkan kelak atas negeri ini. Hata, maka disampaikannyalah jawab ini kepada baginda.
30Maka mayat itupun diletakkannya dalam kuburnya sendiri, lalu diratapi oranglah akan dia, katanya: Wai, saudaraku!
4Dan lagi katakanlah olehmu kepada mereka itu: Demikianlah firman Tuhan: Adakah orang jatuh dan tiada bangun pula? adakah orang akan sesat menyimpang dan tiada mau balik pula?
10Janganlah hal itu kamu kabarkan di Gat, jangan kamu menangis tersedih-sedih! bergelumanglah dirimu dengan abu di Afera.
11Hendaklah kamu langsung, hai perempuan penduduk Safir! dengan malu ketelanjanganmu; bahwa perempuan penduduk Zaanan tiada keluar; peratapan adalah di Bait-haizal dan ia itu menegahkan kamu dari pada tinggal di sana.
13Demikianpun orang yang sudah menjual tiada ia akan kembali kepada barang yang telah dijual itu, jikalau keduanya lagi hidup sekalipun; karena wahyu akan hal milik sekalian itu tak boleh ditiadakan dan masing-masing orang berkanjanglah dalam kejahatannya.
35Maka datanglah segala anak-anaknya laki-laki dan perempuan hendak menghiburkan dia, tetapi engganlah ia dihiburkan serta katanya: Bahwa karena anakku ini aku hendak berkabung sampai ke kubur. Demikianlah Yusuf itu ditangisi oleh bapanya.
11Maka pada hari itu akan ada peratap besar di Yeruzalem, seperti peratap Hadad-rimon di lembah Megidon.
24Maka diangkat segala hambanya akan baginda dari atas ratanya, dibaringkannya baginda di atas sebuah rata lain, yang sertanya, lalu dibawanya akan baginda ke Yeruzalem; maka mangkatlah baginda, lalu bagindapun dikuburkan di dalam kubur nenek moyangnya; maka segenap orang Yehuda dan orang isi Yeruzalempun meratapi Yosia.
2Bahwa negeri Yehuda berdukacita dan segala pintu gerbangnyapun lemahlah adanya; dengan pakaian perkabungan duduklah masing-masing di bumi dan tangis Yeruzalempun naiklah ke langit.
14Maka apabila patik sekalian mati, adalah patik juga seperti air tercurah kepada bumi, yang tiada terkumpulkan; maka sebab itu tiada diambil Allah akan nyawa kelak, melainkan niat-Nya juga jangan sampai orang yang terbuang itu tinggal terbuang selalu dari pada patik sekalian.
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
12Jikalau mereka itu memeliharakan anak-anak sekalipun, Aku juga merampas dia, sehingga seorangpun tiada lagi; wai, bahkan, berlapis-lapis wai bagi mereka itu apabila Aku sudah menjauhkan diriku dari padanya.
10Atas segala gunung Kunyaringkan kelak tangis dan pengaduh, atas segala pondok gembala di padang belantara suatu biji ratap, karena sekalian itu sudah dibakar habis, sehingga seorangpun tiada lalu dari sana dan bunyi binatangpun tiada kedengaran lagi; baik segala unggas di udara baik segala binatangpun sudah lari, semuanya sudah lenyap!
17Sebab itu katakanlah ini kepada mereka itu: Bahwa dengan tiada berkeputusan baik siang baik malam berhamburanlah air mata dari pada mataku, sebab anak dara puteri bangsaku sudah kena luka, ia itu luka parah dan kena suatu bala yang sangat pedih.
8Sebab itu hendaklah kamu berpakaikan kain karung, serta meratap dan meraung-raung, karena belum lagi kehangatan murka Tuhan undur dari pada kita.
4Bahwa segala jalan Sion itu muramlah, karena seorangpun tiada yang datang memuliakan masa raya; segala pintu gerbangnya sudah rusak, segala imamnya berkeluh kesah, segala anak daranya berdukacita dan ia sendiripun dalam kepahitan hatinya.
1Arakian, maka diwartakan oranglah kepada Yoab: Bahwasanya selalu baginda menangisi dan meratapi Absalom.
8Hendaklah orang berkabung seperti pengantin muda yang berpakaikan kain perkabungan karena tunangan pada masa mudanya.
28Bahwasanya Aku akan memulangkan dikau kepada segala nenek moyangmu dan engkaupun akan turun ke dalam kuburmu dengan selamat, dan matamupun tiada akan melihat segala bala yang Kudatangkan kelak atas tempat ini dan atas segala orang isinya. Hata, maka disampaikannyalah jawab ini kepada baginda.
7Bahwasanya segala orang sombongnya adalah berseru-seru di luar; segala utusan yang menyorong damai itu menangis tersedih-sedih.
5Maka tiada ia akan kembali ke Mesir, melainkan Asyur juga jadi rajanya, karena engganlah mereka itu bertobat.
22melainkan engkau sudah balik dan makan roti dan minum air di tempat yang dipesannya kepadamu: Jangan engkau makan roti atau minum air di sana, maka sebab itu mayatmu tiada akan sampai ke dalam kubur nenek moyangmu.
20Bahwa engkau juga tiada dikuburkan serta dengan mereka itu, karena engkau sudah membinasakan negerimu dan membunuh segala rakyatmu; bahwa benih orang yang berbuat jahat itu tiada tersebut namanya sampai selama-lamanya.
34Maka iapun akan balik pada jalan yang telah diturutnya hendak datang ke mari, tetapi tiada ia akan masuk ke dalam negeri ini, demikianlah firman Tuhan.
16Maka adapun engkau, janganlah engkau minta doa akan bangsa ini, janganlah engkau nyaringkan serumu dan doamu akan mereka itu, dan janganlah engkau berulang-ulang memohon kepada-Ku, karena tiada Aku mau mendengar akan doamu.
12Karena sesungguhnya pada hari ini kamu dipanggil Hua, Tuhan serwa sekalian alam akan menangis dan meratap dan akan mencabut ikal rambut dan memakai kain karung;
12Sekarang pergilah engkau, pulang ke rumahmu; bahwa serta kakimu masuk ke dalam negeri, maka anak itupun akan mati.