Kisah Para Rasul 28:2
Maka orang pulau itu pun menunjukkan kasihan yang teramat sangat kepada kami, karena dinyalakannya api serta menyambut kami sekalian sebab kena hujan dan dingin.
Maka orang pulau itu pun menunjukkan kasihan yang teramat sangat kepada kami, karena dinyalakannya api serta menyambut kami sekalian sebab kena hujan dan dingin.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Tatkala kami sudah selamat, baharulah kami ketahui bahwa pulau itu bernama Melite.
3Tetapi apabila Paulus sudah memungut seberkas ranting-ranting dan meletakkan ke atas api itu, maka keluarlah seekor ular, sebab hangat itu, memagut tangannya.
4Apabila orang pulau itu terpandang binatang itu tergantung pada tangannya, maka mereka itu pun berkatalah sama sendiri, "Tiada syak lagi orang ini pembunuh orang, walaupun ia sudah terlepas daripada bahaya laut, tetapi Dewi Pembalas tiada membiarkan dia hidup."
5Lalu Paulus pun mengebaskan binatang itu ke dalam api dan suatu pun tiada ia berasa sakit.
6Maka mereka itu bersangka bahwa ia akan bengkak, atau seketika itu juga rebah mati. Tetapi apabila sudah lama mereka itu menunggu dan tiada kelihatan barang sesuatu bahaya atasnya, maka berubahlah sangka mereka itu, lalu mengatakan bahwa Paulus suatu dewa.
7Maka dekat dengan tempat itu juga adalah beberapa bidang tanah yang dipunyai oleh seorang bernama Pubelius, penghulu pulau itu; maka ia telah menyambut dan menjamu kami dengan kemurahan tiga hari lamanya.
9Setelah itu, maka orang lain-lain yang ada berpenyakit di pulau itu pun datanglah serta disembuhkannya.
10Maka mereka itu pun menghormatkan kami dengan beberapa hormat; dan tatkala kami hendak bertolak, mereka itu membawakan kami barang yang perlu.
11Maka lepas tiga bulan lamanya berlayarlah kami dengan sebuah kapal yang dari Iskandaria bergambar Dioskuri (anak kembar: Kastor dan Poluk), yang berlabuh semusim dingin di pulau itu.
12Serta tiba di Sirakusa, maka singgahlah kami di situ tiga hari lamanya.
26Akan tetapi tak dapat tiada kita akan terdampar pada sebuah pulau."
27Tatkala sampai kepada malam yang keempat belas sedang kami terapung-apung di laut Aderia, maka sekira-kira tengah malam kelasi-kelasi itu pun, yang menyangkakan sudah dekat dengan daratan,
14Di situlah kami berjumpa dengan saudara-saudara, yang menjemput kami singgah tujuh hari lamanya beserta dengan mereka itu; kemudian pergilah kami ke Rum.
15Setelah saudara-saudara yang di sana mendengar hal ihwal kami, maka datanglah mereka itu sampai ke pekan Apius dan Kedai Tiga berjumpa dengan kami. Tatkala Paulus terpandang mereka itu, lalu mengucapkan syukur kepada Allah sambil menetapkan hatinya.
14Tetapi tiada berapa lama antaranya turunlah memukul ke situ suatu angin puting beliung yang bernama Yurakulon.
15Tatkala kapal itu dibawa angin dan tiada dapat melawannya, maka kami biarkan sahaja lalu berhanyut.
16Dan tatkala kami di bawah angin menyusur sebuah pulau kecil bernama Kelauda, maka dengan sukarnya dapatlah kami menarik sampan.
17Setelah dinaikkannya sampan itu, dicarinya akal membarut kapal itu, dan sebab takut terdampar pada Sirtis, maka diturunkannya segala alat kapal, dan demikianlah terapung-apung.
18Sebab kami sangat terlambung-lambung oleh ribut, maka pada keesokan harinya mereka itu pun membuangkan muatan ke laut,
19dan lusanya membuangkan beberapa perkakas kapal dengan tangan sendiri.
20Tatkala tiada kelihatan matahari dan bintang beberapa hari lamanya, dan angin ribut tersangat kuat menimpa kami, maka akhirnya putuslah segala pengharapan kami akan beroleh selamat.
21Maka sedang sudah lama orang tiada makan, lalu berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka itu sambil berkata, "Ya Tuan-Tuan, sepatutnya didengarkan perkataan hamba: Jangan berlayar dari Kerete sehingga mendapat marabahaya dan kerugian ini.
12Maka oleh sebab letaknya pelabuhan itu tiada baik bagi menumpang semusim dingin, maka kebanyakan orang pun menetapkan ikhtiarnya hendak langsung berlayar dari situ, mudah-mudahan dapat mereka itu sampai ke Penik, lalu tinggal semusim dingin itu di sana, yaitu suatu pelabuhan di pulau Kerete, yang menghadap barat daya dan barat laut.
43Tetapi oleh sebab penghulu laskar itu hendak menyelamatkan Paulus itu, maka dirintanginya maksud mereka itu sambil memerintahkan, bahwa segala orang yang tahu berenang hendaklah terjun ke laut dan naik ke darat dahulu.
44Dan yang lain-lain itu, separuh berpegang pada papan, dan separuh pada pecahan-pecahan kapal. Dengan hal yang demikian mereka itu sekalian selamat sampai ke darat.
17Tatkala kami tiba di Yeruzalem, maka segala saudara itu pun menyambut kami dengan sukacitanya.
6Maka di sana penghulu laskar itu mendapat sebuah kapal dari Iskandaria yang hendak berlayar ke Italia, lalu kami pun ditumpangkannya ke dalam kapal itu.
7Maka beberapa hari lamanya kami berlayar perlahan-lahan, dan dengan kesukarannya kami menghampiri Kenidus, dan sedang angin menahan kami, maka berlayarlah kami menyusur pulau Kerete melalui Salmone,
8dan dengan kesukarannya menyusur pulau itu, maka tibalah kami pada suatu tempat bernama Pelabuhan Elok, dekat negeri Lasea.
18Dengan perkataan ini sukar rasul itu menahan orang banyak daripada berbuat korban kepadanya.
41Maka sampai kepada suatu tempat dua arus, lalu mereka itu pun mendamparkan kapal itu sehingga haluannya lekat tiada dapat bergerak, tetapi buritannya habis pecah oleh sebab kekuatan gelombang itu.
7Mereka itu bermalam dengan telanjang dan tiada padanya barang tudungan pada musim dingin.
3Pada keesokan harinya singgahlah kami di Sidon. Maka Yulius itu, yang berbudi bahasa kepada Paulus, mengizinkan dia pergi kepada sahabat-sahabatnya menyenangkan diri.
4Setelah bertolak dari sana, berlayarlah kami menyusur Kiperus sebab angin sakal.
14Setelah ia berjumpa dengan kami di Asos, lalu kami menyambut dia, langsung pergi ke Mitilene.
15Maka orang-orang itu sudah sangat berguna kepada kami, sehingga tiada kami diusik dan satupun tiada kami kehilangan selamanya segala hari kami beredar-edar serta dengan mereka itu pada masa kami di padang itu.
16Maka adalah mereka itu bagi kami akan pagar tembok keliling, baik siang baik malam, pada segala hari kami sertanya dalam menggembalakan domba.
29Dan sebab takutkan kalau-kalau terkandas ke atas tempat berbatu karang, maka mereka itu pun melabuhkan empat sauh daripada buritan, serta mencita-cita akan hari siang.
30Tetapi tatkala kelasi-kelasi itu mencari akal hendak berlepas diri meninggalkan kapal itu serta menurunkan sampan ke laut dengan berpura-pura hendak mengulurkan sauh dari haluan,
37Tetapi kata Paulus kepada mereka itu, "Kami ini sudah dibalun di hadapan orang banyak dengan tiada keputusan hakim, meskipun kami orang Rum, dan dibuangkan ke dalam penjara; sekarang ini mereka itu hendak mengeluarkan kami dengan senyap? Tidak sekali-kali, biarlah mereka itu datang sendiri membawa kami ke luar."
13Maka orang itu berdayung-dayunglah hendak membawa kapal itu balik ke darat, tetapi tiada dapat, karena makin lama makin bergelora laut itu baginya.
21Maka kata mereka itu kepadanya, "Surat pun tiada kami ini terima dari Yudea akan halmu, dan daripada segala saudara yang datang ke mari seorang pun tiada yang menceriterakan atau mengatakan apa-apa kecelaanmu.
11Tatkala orang banyak nampak perbuatan Paulus itu, mereka itu pun mengangkat suaranya sambil berkata dengan bahasa Likaonia, "Dewa-dewa telah turun kepada kita menjelma menjadi manusia."
12Maka orang pun membawa budak itu dengan hidup; maka sekaliannya beroleh penghiburan banyak.
39Setelah siang hari, maka tiada dikenalnya daratan itu, tetapi dilihatnya suatu teluk yang berpantai; maka berikhtiarlah mereka itu kalau-kalau dapat mendamparkan kapal itu ke sana.
7yang ada bersama-sama dengan Sergius Paulus, seorang bijaksana, pemerintah negeri itu. Maka ialah memanggil Barnabas dan Saul datang, hendak mendengar firman Allah.
14Tetapi setelah hal itu didengar oleh kedua rasul itu, yaitu Barnabas dan Paulus, lalu dikoyakkannya pakaiannya sendiri sambil berlari masuk ke dalam orang banyak serta berteriak,
12Maka sekalian orang banyak itu pun diamlah, lalu mendengar Barnabas dan Paulus menceriterakan segala tanda ajaib dan mujizat yang diadakan Allah di antara orang kafir oleh keduanya itu.
7Setelah sampai pelayaran kami dari Tsur tiba di Tolemais, lalu kami memberi salam kepada segala saudara, dan tinggallah sertanya satu hari lamanya.
38Atau masa manakah kami nampak Tuhan seorang keluaran, lalu kami menyambut Tuhan? atau bertelanjang, lalu kami memakaikan dengan pakaian?